Sejarah Irigasi di Dunia

- January 19, 2017
Irigasi sudah sejak zaman dahulu dikenal manusia untuk mengairi lahan. Lalu sejak kapan irigasi berkembang di dunia?. Berikut ini kronologinya.

6000 Sebelum Masehi
Irigasi dikenal pertama kali di Mesir dan Mesopotamia menggunakan air dari Sungai Nil dan Eufrat/Tigris. Pada saat banjir di bulan Juli sampai Desember, air lalu disalurkan selama 40 sampai 60 hari. Air itu kemudian dikembalikan ke sungai pada masa pertumbuhan tanaman.

3500 Sebelum Masehi
Musim banjir tahunan di sepanjang Sungai  Nil tak tercatat secara berkala sehingga bangsa Mesir menciptakan alat ukur banjir atau Nilometer. Desainnya sederhana berupa kolom vertical yang dimasukan ke dalam sungai agar terlihat kedalamannya berapa. Desain kedua menggunakan tangga yang dimasukan ke sungai. Data ini kemudian diguanakan oleh Dukun Mesir kuno untuk memprediksi banjir.
Irigasi di Mesir Kuno
3100 Sebelum Masehi
Proyek irigasi pertama diciptakan di bawah pimpinan Raja Menes. Dia dan penerusnya menggunakan bendungan dan canal untuk mengalihkan banjir Nil ke sebuah danau yang disebut "Moeris".

2000 Sebelum Masehi
Pipa panjang dibuat dari semen dan hancuran batu oleh orang Romawi untuk menyalurkan air. Pipa yang sama digunakan seabad lalu untuk membawa air lembah San Gabriel California.

1792 Sebelum Masehi
Raja Babilonia, Hammurabi adalah raja pertama yang memiliki lembaga irigasi di dalam kerajaan. Lembaga ini bertugas mendistribusikan air secara proporsional berdasarkan luas lahan, petani bertugas memelihara saluran air dil lahannya, dan adminstrasi kolektif dari semua pengguna kanal.

1700 Sebelum Masehi
Tiang besar dengna palang seimbang, tali dan ember dipasang pada masa ini. Dengan menarik tali lalu menurunkan ember ke sunagi, operator lalu mengangkat air dari sungai. Tiang bisa berputar dan ember dikosongkan saat air dialihkan. Dengan metode ini air bisa didapat meski sungai belum banjir.

700 Sebelum Masehi
Roda Air Mesir (Noria), merupakan sebuah roda dengan ember dan pot Tanah liat dibuat melingkar. Roda diputar oleh aliran sungai. Aliran ini mengisi ember yang terendam aliran sungai kemudian otomatis akan berputar karena perbedaan berat. Model ini merupakan model irigasi otomatis tanpa tenaga manusia di dunia.

604-562 Sebelum Masehi
Taman Gantung Babilonia adalah salah satu keajaiban dunia kuno dan dibangun pada masa Nebukadnezar di Babilonia. Yang hilang dari sejarah adalah bagaimana taman tersebut diberi pengairan dan akhirnya metode yang digunakan adalah irigasi.
Sejarah Irigasi di Dunia
Taman Gantung Babilonia
550-331 Sebelum Masehi
Kareze di Mesopotamia, merupakan teknik yang memungkinkan penggunaan air Tanah sebagai sumber utama irigasi. Sebuah Qanat dibangun terlebih dahulu dengan menggali vertical hingga ke dalam Tanah. Setelah sumur Qanat itu selesai, lalu terowongan digali dengan arah horizontal ke ujung sumur. Lereng alami akan memungkinkan air sumur mengalir menurut gravitasi ke bawah terowongan. Qanat masih digunakan saat ini di Cina dan Maroko.

500 Sebelum Masehi
Roda Air Persia, digunakan pertamakali dan saat ini dikenal sebagai pompa. Perangkat ini merupakan rangkaian alat pengangkut air mirip Noria namun tidak menggunakan tenaga air sungai dan bisa menggunakan tenaga manusia.

250 Sebelum Masehi
Saat mengunjungi Mesir, Sarjana Yunani Archimedes menciptkaan perangkat pompa Archimedes yang terdiridari sekrup di dalam tabung hampa. Sekrup itu berbalik dan saat sia berotasi maka air akan terangkut.

500 Masehi
Penggunaan kincir angina pertamakali tidak diketahui meski gambar kincir angin pompa dari Persia diketahui. Desain ini punya layar vertical yang terbuat dari daun alang-alang atua kayu yang melekat pada poros pusat.

1800 Masehi
Irigasi di dunia pada masa ini mencakup 19 juta ha lebih. Saat ini sudah mencapai 600 juta ha. Baca juga: Geografi kota Yerusalem
Sumber:  www.irrigationmuseum.org, www.grouporigin.com, slideplayer.com
Comments
0 Comments

Berkomentar yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search