Objek Formal Geografi dan Penjelasannya

- March 26, 2017
Objek formal geografi merupakan metode pendekatan yang digunakan dalam menganalisa suatu masalah yang dilakukan dengan konteks keruangan. Para ahli geografi Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Geograf Indonesia telah sepakat mengenai penentuan objek formal geografi. Adapun metode atau pendekatan objek formal geografi meliputi beberapa aspek yaitu aspek keruangan (spasial), kelingkungan (ekologi), kewilayahan (regional) dan waktu (temporal).
 
Objek Formal Geografi dan Artinya
Perubahan lanskap karena mencairnya gletser
1. Aspek Keruangan
Geografi mempelajari suatu wilayah antara lain dari segi "nilai" suatu tempat dari berbagai sisi kepentingan.. Berdasarkan kondisi tersebut kita kemudian mempelajari lokasi, jarak, keterjangkauan dan sebagainya.

2. Aspek Kelingkungan
Geografi mempelajari suatu tempat atau ruang dalam kaitannya dengan kondisi tempat atau ruang tersebut beserta komponen-komponen yang ada di dalamnya dalam satu kesatuan wilayah. Komponen-komponen tersebut terdiri dari komponen biotik dan komponen abiotik. Keduanya berinteraksi membentuk satu sistem kehidupan di dalam satu ruang permukaan bumi.

3. Aspek Kewilayahan
Geografi mempelajari kesamaan dan perbedaan wilayah dengan ciri khasnya masing-masing. Berdasarkan kekhasan yang dimiliki suatu wilayah muncul pewilayahan atau regionalisasi seperti kawasan gurun, kawasan Arktik, kawasan ASEAN, kawasan neotropik dan lainnya.

4. Aspek Waktu
Geografi mempelajari perkembangan wilayah berdasarkan periode waktu atau perkembangan dan perubahan permukaan bumi dari waktu ke waktu. Misalnya perkembangan kota dari tahun ke tahun, perkembangan kemunduran garis pantai, perkembangan penyusutan gletser di kutub dan lainnya. 
Gambar: share.america.gov
Comments
0 Comments
 

Start typing and press Enter to search