Konsep Integrasi Nasional Dalam Bingkai Kebhinekaan

- September 08, 2017
Bangsa Indonesia adalah sebuah bangsa yang besar dan berakar dari sejarah yang kuat. Bangsa Indonesia menyadari dan menghormati adanya perbedaan diatas keragaman. Bangsa Indonesia sejak dulu telah dipersatukan dalam semboyan "Bhineka Tunggal Ika" yang artinya "Berbeda-beda namun bersatu". Semboyan tersebut bukan hanya sebuah ikon atau sibol semata, namun juga menjadi ruh dari terciptanya intergrasi nasional. Integrasi nasional berasal dari dua kata yaitu integrasi dan nasional. Baca juga: Perkembangan kota menurut Lewis Mumford

Integrasi merupakan serapan dari bahasa Inggris integrate artinya menyatupadukan, menggabungkan, memeprsatukan. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, integrasi artinya pembauran hingga menjadi satu kesatuan utuh atau bulat. Kata nasional berasal dari bahasa Inggris natioan artinya bangsa. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, integrasi nasional memiliki makna politis dan antropologis.

Makna Politis Integrasi Nasional
Integrasi nasional secara politis berarti penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu idenitas nasional. 

Makna Antropologis Integrasi Nasional
Integrasi nasional secara antropologis artinya proses penyesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga mencapai suatu keserasian fungsi dalam kehidupan masyarakat. Integrasi masyarakat dalam negara dapat tercapai bila:
1. terciptanya kesepakatan dari sebagian besar anggotanya terhadap nilai-nilai sosial tertentu yang bersifat fundamental dan krusial.
2. sebagian besar anggotanya terhimpun dalam berbagai unit sosial yang saling mengawasi dalam aspek-aspek sosial yang potensial.
3. terjadinya saling ketegantungan diantara kelompok-kelompok sosial yang terhimpun dalam pemenhan kebutuhan ekonomi secara menyeluruh.

Integrasi nasional adalah cita-cita bangsa Indonesia ditengah keberagaman yang nyata. Integrasi nasional penting dipupuk dan dibangun bersama untuk menghindari berbagai konflik serta memyatukan perbedaan yang muncul. Untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan negara serta memelihara rasa kebersamaan, maka hal yang harus diperhatikan dalam rangka membangun integrasi nasional adalah:

1. adanya kemampuan dan kesadaran bangsa dalam mengelola perbedaan SARA dan keragaman budaya serta adat istiadat.
2. adanya kemampuan untuk mereaksi penyebaran ideologi asing.
3. adanya kemampuan untuk mereaksi dan mencegah dominasi ekonomi asing.
4. mampu berperan aktif dalam percaturan dunia di era globalisasi dalam berbagai aspeknya.
5. bertekad untuk membangun sistem budaya sesuai Pancasila dan UUD 45.
6. menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya dengan cara melakukan pengkajian kritis dan sosialisasi terhadap identitas nasional.
 
Konsep Integrasi Nasional Dalam Bingkai Kebhinekaan
Indonesia adalah satu
Perbedaan-perbedaan yang ada dalam suatu negara adalah hal biasa dan sejatinya merupakan anugerah yang harus disyukuri. Disatu sisi perbedaan membawa dampak positif namun disisi lain bisa menimbulkan konflik. Oleh sebab itu konsep integrasi nasional dalam perbedaan harus ditanamkan sejak dini dalam hati setiap rakyat Indonesia. Baca juga: Pertumbuhan penduduk dunia masa ke masa

Syarat keberhasilan suatu integrasi nasional sebuah negara adalah sebagai berikut:
1. anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan antara satu dan lainnya.
2. terciptanya kesepakatan dan konsensus bersama mengenai norma-norama dan nilai-nilai sosial yang dilestraikan dan dijadikan pedoman.
3. norma-norma dan nilai-nilai sosial dijadikan sebagai aturan baku dalam melangsungkan proses integrasi nasional. 
Gambar: disini
Comments
0 Comments

Berkomentar yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search