Sejarah Cryptocurrency dan Bitcoin

- December 07, 2017
Bitcoin, istilah ini mungkin bagi kebanyakan orang masih awan namun
untuk sebagian orang menjadi suatu yang diburu. Lalu apa itu sebenarnya bitcoin dan cryptocurrency itu?. Bitcoin merupakan mata uang virtual di dunia maya. Mata uang ini telah muncul dalam beberapa tahun  dan banyak orang bertanya tentang bitcoin saat ini karena nilainya yang semakin fantastis. Satu keping bitcoin kini menyentuh ratusan juta rupiah. Lalu bagaimana masa depan bitcoin dan bagaimana sejarah sepak terjangnya?. Saya akan ulas sedikit di artikel ini.

Cryptocurrency hanyalah sebuah barisan kode komputer yang memiliki nilai moneter. Garis kode ini dibuat oleh listrik dan komputer berkemampuan sangat tinggi. Bagaimana, jadi sekarang listrik dan komputer bisa punya nilai jual seperti mata uang. Cryptocurrency atau mata uang virtual merupakan uang digital publik yang dibuat dengan perhitungan matematis yang teliti dan diawasi oleh jutaan pengguna komputer yang disebut "miners" atau penambang. Jadi ini mata uang bersifat ghoib alias gak bisa kita lihat dan pegang. 

Crypto berasal dari kriptografi yaitu suatu proses keamanan yang digunakan untuk melindungi transaksi dengan mengirimkan kode untuk pembelian. Kriptografi juga mengendalikan terciptanya "koin" baru, yaitu istilah yang digunakan untuk menggambarkan jumlah kode tertentu.

Pemerintah tidak memiliki kendali atas terciptanya kripto-kripto yang kini semakin populer. Sebagian besar kripto diawali dengan sebuah cap pasar yang artinya produksi akan menurun seiring waktu dan membuat koin lain lebih bernilai jual di masa depan.
Sejarah Cryptocurrency dan Bitcoin
Bitcoin, mata uang virtual yang sedang booming
Bitcoin adalah mata uang kriptocoin pertama yang pernah ditemukan. Tidak ada yang tahu persis siapa yang menciptakannya alias anonymous. Namun bitcoin pertama kali muncul pada 2009 oleh seorang pengembang yang bernama Satoshi Nakamoto namun menghilang dan meninggalkan bitcoin kemudian.

Salah satu kelebihan bitcoin adalah ia dapat disimpan seara offline pada hardware lokal seseorang. Proses itu dinamakan cold storage dan melindungi bitcoin dari ancaman maling. Jika bitcoin disimpan di internet maka resiko dihack akan tinggi. Di sisi lain jika seseorang kehilangan akses ke perangkat keras berisi bitcoin maka mata uangnya akan lenyap selamanya. Diperkirakan sekitar 30 miliar dollar bitcoin telah hilang pada beberapa miners. Meski beresiko tinggi, bitcoin kini terus menjadi pusat perhatian dan menjadi sasaran beberapa orang untuk mendapatkan uang instan.

Bitcoin benar-benar uang virtual dan dirancang mandiri terhadap nilai jualnya tanpa bantuan bank untuk memindahkan uangnya. Jika anda punya bitcoin, maka ia akan punya sifat seperti batangan emas, mereka punya nilai dan bisa dijual pribadi oleh anda. Anda dapat membeli barang dan layanan secara online atau menyimpannya agar nilainya meningkat sepanjang tahun. Bitcoin diperdagangkan dari satu 'dompet' ke dompet lain. Dompet adalah database pribadi kecil anda yang disimpan di drive komputer, smartphone, tablet atau di cloud storage. Bitcoin tahan pemalsuan karena terbuat dari komputasi rumit dan sulit untuk memanipulasinya. So saat ini kita sudah dihadapkan pada suatu hal yang maya untuk ditukar dalam keadaan nyata. 
Gambar: disini
Comments
0 Comments

Berkomentar yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search