Guru Geografi: Animasi Geografi - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Animasi Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Animasi Geografi. Tampilkan semua postingan

Jumat, Agustus 25

Animasi Tipe-Tipe Awan di Atmosfer

Animasi Tipe-Tipe Awan di Atmosfer

Awan, siapa yang tidak tahu salah satu fenomena atmosfer ini. Awan merupakan suatu kumpulan titik-titik air yang berkumpul di udara melalui proses kondensasi. 

Ada banyak jenis awan di atmosfer kita ini dan setiap awan mengidikasikan akan kondisi cuaca di daerah tersebut. Masa sih?. Awan cumulus yang seperti bulu domba mengindikasikan cuaca di atas tempatmu sedang normal alias stabil. 

Awan staratus yang berwarna abu dan meluas meandakan akan ada hujan yang lama namun tidak terlalu lebat. Awan cumulonimbus menandakan akan ada hujan badai petir yang dahsyat.  Gambar: disini

Awan dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk dan ketinggiannya. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat animasinya di bawah ini. WMO juga telah menerbitkan 11 jenis awan baru lho!. Silahkan baca artikelnya di :
Sumber: Ted Ed Yt

Selasa, Agustus 22

Animasi Gerak Semu Tahunan Matahari

Animasi Gerak Semu Tahunan Matahari

Coba perhatikan di pagi hari, matahari berada di ufuk timur bukan?. Lalu kamu perhatikan siang hari maka matahari akan berada di atas kepala dan kala sore hari matahari akan berada di ufuk barat. 

Itu adalah fenomena gerak semu harian matahari. Sebenarnya dinamakan gerak semu karena pada dasarnya matahari terlihat bergerak namun sejatinya bumi lah yang bergerak. 

Hal ini disebabkan oleh rotasi bumi. Lalu bagaimana dengan gerak semu tahunan matahari?. Gambar: disini
Animasi Gerak Semu Tahunan Matahari
Gerak semu tahunan adalah gerakan posisi matahari dikarenakan revolusi bumi. Gerak semu tahunan ini akan berdampak pada perubahan kondisi musim. 

Perubahan musim paling mencolok terlihat di daerah lintang tinggi alias subtropis. Untuk lebih memahaminya coba lihat animasinya di bawah ini:

Sumber: Kurdistan Planetarium Yt

Minggu, Agustus 20

Animasi Siklus Batuan Beku, Sedimen, Metamorf

Animasi Siklus Batuan Beku, Sedimen, Metamorf

Animasi Siklus Batuan Beku, Sedimen, Metamorf - Siklus batuan merupakan sebuah fenomena perubahan fisik dan kimia batuan di bumi. 

Kamu tentu sering melihat batuan di sekitarmu bukan?. Tapi tahukah kamu bahwa bahan dasar batuan itu semuanya sama yaitu magma. Tapi mengapa dari magma tersebut bisa terbentuk beragam jenis batuan?.

 Faktor lingkungan lah yang menyebabkan jenis batuan bisa berbeda-beda. Gambar: disini
Menurut genesa pembentukannya, batuan terbagi menjadi batuan beku, sedimen dan metamorf. Batuan beku berasal dari pembekuan magma baik di dalam maupun di luar permukaan bumi. 

Batuan sedimen terbentuk dari hasil penghancuran batuan beku yang kemudian mengendap. Batuan metamorf adalah batuan yang mengalami perubahan fisik dan kimia dari batuan asalnya. 

Untuk lebih memahami tentang urutan siklus batuan, coba lihat animasi di bawah ini:

Sumber: Jam Campus yt

Jumat, Agustus 18

Animasi Gunung Api Strato, Perisai, Caldera

Animasi Gunung Api Strato, Perisai, Caldera

Animasi Gunung Api Strato, Perisai, Caldera - Indonesia memiliki banyak gunung api dan bahkan yang terbanyak di dunia mungkin. Gunung api meruakan sebuah fenomena yang dihasilkan dari adanya penerobosan magma dari dalam bumi ke luar permukaan bumi. 

Apakah semua tempat di bumi ini terdapat gunung api?. Tidak, kebanyaka gunung api terbentuk di daerah subduksi lempeng dan hot spot. Gambar: disini
Add caption
Lalu apakah semua bentuk gunung api sama?. Tidak juga, ada 3 bentuk gunung api yang umum dijumpai yaitu strato, perisai dan kaldera. Gunung api strato terbentuk dari hasil endapan abu vulkanik dan lava sehingg membentuk kerucut menjulang ke atas. 

Gunung api perisai lahir karena erupsi magma encer sehingga berbentuk datar tidak menjulang ke atas. Umumnya banyak dijumpai di tengah samudera atau batas divergen. Kaldera merupakan gunung api yang terbentuk dari runtuhan kawah utama sehingga menghasilkan kawah baru yang luas seperti di Bromo.

Mayoritas gunung api di Indonesia bertipe strato dan kaldera. Hal tersebut dipengaruhi oleh posisi Indonesia yang berada di zona subduksi lempeng. Gunung api tipe perisai contohnya adalah Kilauea dan Maona Loa di Hawaii. 

Sumber: disini
Animasi Pembentukan Hujan Konvektif, Frontal dan Orografis

Animasi Pembentukan Hujan Konvektif, Frontal dan Orografis

Animasi Pembentukan Hujan Konveksi, Frontal dan Zenital - Hujan merupakan fenomena alami di atmosfer. Pembentukan hujan di bumi ini sangat erat kaitannya dengan siklus air. 

Menurut genesanya, hujan terbagi menjadi hujan konveksi, hujan frontal dan hujan orografis. Hujan konvektif merupakan hujan yang diakibatkan oleh pertemuan dua massa udara yang naik dan menghasilkan hujan. 

Hujan seperti ini biasa terjadi di sore hari karena pemanasan di siang hari. Baca juga: Jenis-jenis front cuaca

Animasi Pembentukan Hujan Konvektif, Frontal dan Orografis
Hujan frontal diakibatkan oleh pertemuan dua massa udara yang berbeda yaitu hangat dan dingin. Pertemuan dua massa udara ini menghasilkan suatu bidang batas yang dinamakna fornt. Nah, hujan terjadi di sepanjang batas front ini.

Baca juga:
Karakteristik daerah doldrum itu apa?
Pengertian konsep dasar geografi

Hujan orografis merupakan hujan yang terjadi di lereng pegunungan. Udara dari daratan naik menuju puncak dan terhalang gunung. Awan hujan terbentuk di sisi gunung dan hujan terjadi. 

Sisi gunung lainnya menjadi daerah bayang hujan dan sering terjadi angin fohn. Untuk lebih memahaminya silahkan pelajari animasi di bawah ini:

Sumber: disini

Kamis, Agustus 17

Animasi Gempa Bumi Tektonik

Animasi Gempa Bumi Tektonik

Gempa bumi atau earthquake merupaka fenomena getaran di permukaan bumi yang disebabkan oleh berbagai faktor. Gempa bumi yang paling sering terjadi adalah gempa bumi tektonik.

 Gempa tektonik merupakan gempa yang dihasilkan oleh adanya pergerakan atau tumbukan lempeng tektonik. 
Animasi Gempa Bumi Tektonik

Gempa tektonik banyak terjadi di daerah batas tumbukan lempeng seperti Indonesia. Getaran yang dihasilkan gempa ini bisa sangat kecil hingga sangat besar dan menimbulkan bencana dahsyat. 

Tsunami di Aceh tahun 2004 diawali oleh gempa di dasar laut. Daerah-daerah yang berada di zona bahaya gempa harus mewaspadai ancaman ini. Masyarakat harus dibekali pengetahuan tentang mitigasi bencana yang tepat. Gambar: disini

Untuk melihat proses terjadinya gempa, bisa dilihat pada animasi flash di bawah. 
Sumber: Roving Genius Yt

Rabu, Agustus 16

Animasi Fenomena El Nino dan La Nina di Pasifik

Animasi Fenomena El Nino dan La Nina di Pasifik

El Nino dan La Nina merupakan suatu fenomena anomali cuaca yang terjadi di Samudera Pasifik bagian timur dan tengah. Kedua fenomena tersebut sangat berpengaruh pada pola musim di Indonesia.

El Nino terjadi saat lautan Pasifik bagian tengah dan timur menghangat sehingga evaporasi di sana tinggi. 

Jadi hal pertama yang harus pahami dari dua fenomena ini adalah el nino dan la nina sama-sama diawali dari adanya keganjilan di samudera Pasifik tengah dan timur, ingat ya.

Dampak dari evaporasi tersebut mengakibatkan banyaknya awan hujan di daerah sekitar Pasifik sehingga hujan lebat terjadi disana. Sementara di Indonesia penguapan sangat minim dan awan hujan jarang terbentuk sehingga mengakibatkan kemarau panjang.

La Nina merupakan kebalikan dari El Nino dimana lautan Pasifik timur dan tengah mendingin. Hal ini mengkibatkan pembentukan awan hujan tidak terjadi di sana.

Sementara itu di Pasifik bagian barat, evaporasi sangat tinggi karena suhu lautan memanas sehingga awan hujan banyak terbentuk. 

Indonesia mengalami musim hujan yang panjang dan lebat di kala La Nina. Untuk lebih memahami fenomena anomali ini lhat animasi di bawah:

Sumber: usoceangov
Animasi Siklus Air di Bumi

Animasi Siklus Air di Bumi

Halo teman-teman, selamat bejumpa lagi di blog saya. Kali ini saya akan coba bagikan contoh animasi flash tentang siklus air. Animasi in saya dapatkan dari web luar negeri dan saya embed di blog ini. Mudah-mudahan bisa digunakan untuk kegiatan belajar. Siklus air pada dasarnya merupakan sebuah perputaran air di bumi dan ini merupakan sebuah sistem yang teratur. Siklus air ini memungkinkan air berada pada volume yang sama dan tidak berubah. Tahapan siklus air secara umum adalah sebagai berikut:
1. Evaporasi = penguapan
2. Kondensasi = pembentukan awan
3. Presepitasi = jatuhnya butir air dari atmosfer
4. Infiltrasi = penyerapan air ke pori tanah
5. Run off = aliran air di atas tanah
6. Ground water = aliran air di bawah tanah
Animasi Siklus Air di Bumi

Siklus air terbagi menjadi siklus pendek, sedang dan panjang. Hal ini dipengaruhi oleh jarak terbentuknya. SIklus pendek terjadi jika perputaran air hanya terjadi di atas lautan, siklus sedang terjadi jika air jatuh di dataran rendah dekat pantai, siklus panjang terjadi jika presepitasi turun sampai di daerah puncak pegunungan. Gambar: disini

Jika animasi tidak berjalan di handphone anda, berarti harus instal dulu plugin flash di playstore.

Berikut animasi siklus air:
Sumber: 
http://www.phschool.com/atschool/phsciexp/active_art/water_cycle/water_cycle.swf


Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close