News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan

Jumat, Mei 11

Pengertian, Bentuk dan Ciri Bakteri

Pengertian, Bentuk dan Ciri Bakteri

Mikroorganisme prokariotik yang diglongkan ke dalam monera adalah bakteri dan ganggang hijau. 

Organisme yang memiliki membran inti digolongkan ke dalam organisme eukariotik. Monera bersel tunggal adalah bakteri guys. 

Ada perbedaan pokok antara bakteri dan ganggang biru. Bakteri umumnya tidak berklorofil sehingga tidak berfotosintesis sedangkan ganggang biru berklorofil sehingga dapat berfotosintesis. 

Hanya ada beberapa bakteri yang dapat berfotosintesis misalnya bakteri hijau dan bakteri ungu karena punya klorofil. 

Bakteri itu ada dimana-mana ya guys termasuk di tubuh kita. Bakteri ini fungsinya banyak dan harus ada dalam kehidupan. 

Bakteri memiliki ukuran sangat kecil dan panjangnya sekitar 10 mikron, jadi gak bisa dilihat mata harus pakai mikroskop.

1. Bentuk Bakteri
Berikut ini akan dibahas bentuk sel bakteri yaitu batang, bola dan spiral.
a. Bakteri Bentuk Batang
Bakteri berbentuk batang dikenal sebagai basil. Kata basil berasal dari kara bacillus yang berarti batang. Bentuk basil dapat dibedakan menjadi basil tunggal, diplobasil dan streptobasil.
1. Basil tunggal yaitu bakteri yang hanya berbentuk satu batang tunggal misalnya Salmonella typhi, penyebab penyakit tipus.
2. Diplobasil yaitu bakteri berbentuk batang yang bergandengan dua-dua.
3. Streptobasil yaitu bakteri berbentuk batang yang bergandengan memanjang membentuk rantai misalnya Bacillus anthracis penyebab antraks.

2. Bakteri Bentuk Bola
Bakteri berbentuk bola (coccus) ini juga dapat dibedakan menjadi:
1. Monokokus adalah bakteri berbentuk bola tunggal contohnya Neisseria gonorrhoeae, penyebab kencing nanah.
2. Diplokokus adalah bakteri berbentuk bola yang bergandengan dua-dua, misalnya Diplococcus pneuminae penyebab penyakit pneumonia atau radang paru.
3. Sarkina, yaitu bakteri berbentuk bola yang berkelompok empat-empat sehingga bentuknya mirip kubus.
4. Streptokokus adalah bakteri bakteri bentuk bola memanjang seperti rantai.
5. Stafilokukus adalah bakteri berbentuk bola yang berkoloni membentuk sekelompok sel tidak teratur sehingga bentuknya mirip dompolan buah angguh.

c. Bakteri Bentuk Spiral
Ada tiga macam bakteri bentuk sprila yaitu:
1. Spiral, yaitu golongan bakteri yang bentuknya seperti spiral misalnya Spirillium. Sel tubuhnya umumnya kaku.
2. Vibrio atau bentuk koma yang dianggap sebagai bentuk spiral tak sempurna misalnya Vibrio cholerae penyebab kolera.
3. Spirochaeta yaitu golongan bakteri berbentuk spiral yang bersifat lentur. Pada saat bergerak, tubuhnya dapat memanjang dan mengerut.
Pengertian, Bentuk dan Ciri Bakteri
Bentuk-bentuk bakteri
2. Ciri-Ciri Bakteri
Ciri-ciri bakteri adalah sebagai berikut:
a. Merupakan mikroorganisme yang rata-rata punya lebar 0,5-1 mikron dan panjang hingga 10 mikron.
b. Bisa idup di berbagai lingkungan misalnya di tanah, rubuh organisme, air tawar dan air laut.
c. Dinding selnya tersusun atas polisakarida yang berikatan dengan protein membentuk peptidoglikan atau asam muramik. Dari dalam selnya ada yang mengeluarkan lendir, membungkus dinding sel hingga membentuk kapsul. Bakteri berkapsul biasanya merupakan bakteri patogen.
d. Bakteri ada yang punya flagela atau cambuk yang digunakan untuk bergerak. Namun ada pula bakteri yang bisa gerak tanpa flagela. Belum diketahui bagaimana mekanisme bergeraknya.
e. Jika kondisi lingkungan buruk, beberapa bakteri dapat membentuk spora. Karena spora berada di dalam sel maka disebut endospora. Endospora berdinding tebal sehingga tahan panas dan lingkungan buruk.

Kamis, April 26

Lumut Kerak: Jenis, Cara Reproduksi dan Manfaatnya

Lumut Kerak: Jenis, Cara Reproduksi dan Manfaatnya

Teman-teman pernahkah melihat lumut kerak yang menempel pada pohon?. Lalu apakah sama antara lumut biasa dengan lumut kerak?. 

Beda donk, makanya gurugeografi akan mencoba membahasanya disini. Lumut kerak terdiri dari dua jeni organisme ya guys, yaitu jamur dan ganggang yang hidup bersimbiosis mutualisme alias menguntungkan gak ada yang dirugikan. 

Mereka itu bersimbiosis sangat erat membentuk talus sehingga seakan-akan menyatu menjadi satu organisme. Lumut kerak merupakan simbiosis antara jamur dari golongan Ascomycota atau Basidiomycota dengan Chlorophyta atau Cyanobacteria bersel satu.

Talus lumut kerak yang hidup menempel pada batang pohon biasanya berbentuk lembaran tipis seperti kerak. 

Tau kerak telor gak?, nah kay agitu lah pokoknya. Talu sini tersusun atas miselium yang kompak di sebelah luat dan hifa yang tidak kompak di sebelah dalam. Diantara hifa itu adalah sel-sel ganggang.

Jamur hidup secara heterotrof sementara ganggang hidup secara autotrof. Jamur memperoleh makanan dari hasil fotosintesis ganggang. 

Cyanobacteria dalam lumut kerak juga berfungsi sebagai pengikat nitrogen. 

Sementara jamur menyediakan air, mineral, melakukan pertukaran gas dan perlindungan terhadap ganggang. Lumut kerak menyerap mineral yang dibutuhkan dari udara, debu atau air. Seandainya terpisah nih, ganggang atau jamur bisa nggak hidup mandiri?. 

Cara Reproduksi Lumut Kerak
Reproduksi aseksual lumut kerak dilakukan dengan cara fragmentasi. Fragmen atua potongan lumut kerak induk terlepas, jika jatuh di tempat yang cocok maka akan tumbuh menjadi individu baru. 

Reproduksi aseksual juga dilakukan dengan membuat struktur khusus yang disebut soredia yaitu beberapa sel ganggang yang terbungkus oleh hida yang terdapat pada permukaan halus lumut kerak.

Itulah sebabnya mengapa di permukaan talus lumut kerak terdapat bentukan seperti serbuk memutih kaya tepung., itulah soredia. Sel-sel ganggang ini dapat terlepas dan jika jatuh di tempat yang cocok akan tumbuh menjadi lumut kerak batu.
Lumut Kerak: Jenis, Cara Reproduksi dan Manfaatnya
Parmelia lumut kerak pada batang pohon
Tipe-Tipe Lumut Kerak
Menurut bentuk pertumbuhannya, lumut kerak dibagi ke dalam tiga tipe yaitu krusosa, foliosa dan frutikosa. 
a. Krustosa adalah lumut kerak yang terbentuk seperti kerak dan melekat erat pada substratnya seperti Physcia.
b. Foliosa adalah lumut kerak yang berbentuk daun seperti Parmelia.
c. Frutikosa adalah lumut kerak seperti semak atau menggantu seperti pita. Contohnya Usnea.

Manfaat Lumut Kerak
Lumut kerak ini guys memiliki beberapa manfaatn bagi kehidupan manusia diantaranya:
a. dapat dibuat bahan dasar obat.
b. adapat digunakan sebagai penambah rasa dan aroma makanan.
c. pigmen yang dihasilkannya dapat dibuat kertas lakmus celup dan indikator pH.
d. pada daerah baerbatu, lumut kerak memulai pembentukkan tanah dengan melapukkan batuan dan menambahkan kandungan zat-zat yang dimilikinya.
e. dapat digunakan sebagai indikator pencemaran udara.

Gambar: disini

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close