Guru Geografi: Cerita | Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Senin, September 12

Pengalaman Berobat di Klinik Ar-Ridlo Cijantung Jakarta [Deteksi Penyakit Tanpa Cek Lab]

Pengalaman Berobat di Klinik Ar-Ridlo Cijantung Jakarta [Deteksi Penyakit Tanpa Cek Lab]

Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman berobat murah di klinik Ar-Ridlo Cijantung Jakarta ya gaes. Jadi awalnya itu kepala saya tiba-tiba kliyengan kaya gempa dan saya coba cek ke klinik, tes darah kemudian didapati kolestrol di atas normal 120an.

Lalu setelah itu saya belum puas dengan hasil lab dan mencoba tanya-tanya tentang tempat pengobatan kepada teman-teman. Akhirnya ketemu satu klinik di Cijantung, namanya Ar-Ridlo, coba cek di link map berikut : Koordinat Lokasi.

Pengobatan di Ar-Ridlo ini pada dasarnya berbasis empiris jadi tidak ada obat-obat yang mahal seperti dari rumah sakit. Ajaibnya pasien hanya diminta tensi darah kemudian di ruangan nanti ada Bapak Arief yang akan mendeteksi penyakit pasien tanpa disentuh dan selalu akurat.

Jadi saya coba berangkat dari Bekasi pagi hari jam setengah enam pakai motor menuju arah Ciracas lewat Kranggan, maklum kalau pakai mobil pasti macetnya minta ampun. Setelah sampai Cijantung kemudian masuk ke wilayah pemukiman padat dengan jalan gang sempit.

Setelah itu saya parkirkan motor dan sudah banyak pasien menunggu di hari Sabtu pagi. Jam 7 pagi antrian dibuka dan saya daftar dulu dengan membayar 2.000 rupiah saja lalu diberi kartu berobat.
Suasana Klinik Ar Ridlo

Pengobatan sendiri baru dibuka jam 9 pagi, jadi harus nunggu dua jam bro. Tapi lebih baik dapat antrian pertama daripada nunggu antrian belakang yang bisa sampai jam 12an, terlalu siang. 

Untuk jadwal pengobatan di Ar-Ridlo sendiri satu minggu itu liburnya Jumat dan Minggu, sisanya ada jam pagi dan sore, kecuali sabtu sampai siang saja.

Setelah dua jam gabut menunggu dan jalan-jalan dulu keluar, akhirnya jam 9 saya kembali ke klinik dan mulai dibuka pemanggilan tensi darah. Data tensi darah ini yang dipakai Prof Arief nantinya untuk membaca penyakit pasien. Saya juga ga ngerti apakah karena jam terbang beliau atau apa gitu, karena bisa melihat penyakit tanpa sentuh dan cek lab yang bisa jutaan.

Saya diminta berbaring lalu disuruh tarik nafas dalam, dan seketika diagnosis diucapkan. Pokonya kita diam saja, pak Arief akan tahu penyakit kita. Aneh bin ajaib, tapi memang begitu adanya. Setelah itu saya akan diberikan resep jamu dan pantangannya.

Ada dua resep yaitu A dan B tergantung penyakit kita apa. Lalu nanti ada tambahan mulai dari lidah buaya, pisang raja sampai kacang panjang. Intinya kita itu diminta disiplin karena tubuh sudah lama terkonaminasi jadi untuk perbaikan sel maka dibutuhkan asupan yang baik dan bukan bahan-bahan kimia gak jelas.

Beberapa pasien juga ada yang dapat sembuh setelah berobat kesini, kuncinya disiplin menerapkan pola makan dan menaati pantangan makanan yang diberikan. Memang menyiksa tapi itulah adanya, sakit memang tidak enak.

Tubuh bisa memperbaiki diri sendiri asalkan semua sel dalam keadaan baik dan tanpa gangguan dari luar. Jadi pengobatan ini membuat pasien harus bisa menyelesaikan dirinya sendiri.

Setiap hari klinik Ar-Ridlo Cijantung ini selalu penuh pasien, karena memang diagnosisnya tepat tanpa harus kita cek lab, bayar mahal dan lainnya. Usut punya usut, uang donasi sukarela dari pasien pun sebagian diberikan ke yayasan dan pesantren di Majalengka.

Sekali lagi ini hanya cerita pengalaman saya, dan bagi anda yang mau mencoba silahkan saja. Sediakan waktu dan tetap munajat sehat kepada Allah SWT karena kita manusia cuma bisa berusaha dan tempatnya salah. Untuk jadwal praktik bisa dilihat di google map, sudah banyak yang ulas.

Minggu, Juli 31

Hunting Buku Bekas/Second di Sekitar Cileungsi Bogor

Hunting Buku Bekas/Second di Sekitar Cileungsi Bogor

Beberapa minggu lalu anak saya yang paling besar diberikan tugas oleh sekolah untuk mencari buku bekas untuk nantinya disumbangkan ke sekolah.

Tema buku yang diberikan adalah ASEAN, kesehatan dan tokoh nasional. Tadinya saya mau carikan buku di toko online tapi coba aja cari keliling-keliling sekitar rumah.

Lalu saya coba buka google map dan ketikkan keyword "toko buku bekas", dan muncul di Citra Indah City. Lumayan dekat lah dari Grand Nusa Indah.

Jam 10 pagi kami berangkat pakai mobil menuju lokasi dan sekitar 20 menitan sudah sampai di TKP. Lokasinya silahkan buka link berikut: Klik

Toko buku bekas ini persis samping jalan dan isinya lumayan cukup lengkap. Berbagai buku dari biografi, novel, ilmiah, fiksi, komik jadul relatif ada.

Penjaga toko adalah pasangan lansia yang mungkin sedang menjalani masa pensiun dengan berjualan buku seken.

Akhirnya setelah beberapa menit mencari, dapat sekitar 4 buku yang diperlukan untuk anak saya. Total harganya 65 ribuan.

Nah bagi yang sedang mencari buku-buku bekas dari anak SD sampai kuliahan, tak ada salahnya coba hunting di sini. 

Tidak masalah buku itu jadul atau tidak, yang penting ilmu di dalamnya dapat kita serap dan menambah wawasan untuk bekal kita hidup.

Senin, Juli 4

Parkir Malioboro 15.000 Rupiah, Bikin Dompet Ciut

Parkir Malioboro 15.000 Rupiah, Bikin Dompet Ciut

Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman mahalnya parkir di Malioboro saat liburan.

Liburan sekolah semester ini pastinya semua lokasi wisata akan penuh oleh wisatawan tak terkcuali Malioboro.

Spot jantung wisata di Jogja ini selalu menjadi incaran wisatawan. Kawasan Malioboro pun kini sudah ditata menjadi semi pedestrian dan para PKL dipindah ke Teras Malioboro yang ada di samping kantor gubernur.

Saya bergerak dari Bantul pakai mobil ke Malioboro dan sudah pasti macet saat sore hari.

Parkir mobil pun sudah penuh dimana-mana. Tadinya saya mau parkir si basement Matahari Mall tapi sudah penuh.

Akhirnya cari-cari dapat di parkiran SMP N 3 belakang Gedung Merah. Salah satu masalah di Malioboro memang kantong parkir yang tidak sebanding dengan volume kendaraan wisatawan yang membludak.

Biaya parkir mobil kemarin 15.000 rupiah, lumayan juga buat pesugihan. Tahun lalu saya parkir di alun utara 10.000 rupiah.
Apakah harga parkir Malioboro tersebut wajar?. Ya silahkan ukur diri saja ya, kalau saya sih karena masih ada uang lebih ya udah ga papa daripada ga bisa parkir.

Memang lebih enak pakai motor saja nanti kalau ke Malioboro lagi. Dari sisi pendapatan tentu sangat menguntungkan ya gaes. 

Jadi bagi kalian yang mau ke Malioboro jika anggota keluarga ga terlalu banyak, mending pakai motor saja, bebas macet dan bisa milih parkir lebih leluasa.

Sabtu, Juli 2

Jejak Gunung Api Purba Pada Formasi Breksi Vulkanik Nglanggeran

Jejak Gunung Api Purba Pada Formasi Breksi Vulkanik Nglanggeran

Hari ini kami berempat plesiran dari Bantul menuju Nglanggeran Gunungkidul. Sebenarnya dulu sudah pernah ke sana tapi masih ingin lagi mengunjungi situs geologi luar biasa tersebut.

Jadi kami berangkat naik motor dari Pundong ke arah Imogiri lalu Piyungan sampai Pathuk. 

Dari Pathuk kemudian menuju arah Kedung Pandang melewati Situs Geologi Gunung Api Purba Nglanggeran.

Kedung Pandang adalah air terjun berundak-undak dengan formasi batuan breksi vulkanik purba.

Kenampakan breksi purba ini sudah bisa dilihat dari jalan raya di batas tanjakan Piyungan menuju Gunung Kidul.

Breksi vulkanik di Nglanggeran menurut penelitian berasal dari aktifitas gunung api purba sekitar 18-50 juta tahun lalu atau di sekitaran era Miosen kurang lebih.😱 Wah lama juga ya?.

Mengapa bisa ada gunung api di Nglanggeran?. Menurut teori, itu karena pengaruh subduksi lempeng tektonik.
Batuan breksi vulkanik Nglanggeran
Tapi semakin kesini, terjadi perubahan posisi dari hot spot magma sehingga Gunung Nglanggeran menjadi tidak aktif lagi alias mati.

Jadi dalam jangka waktu jutaan tahun, kerak bumi selalu dinamis berubah. Contoh lain adalah karst Gunung Kidul adalah dasar laut yang mengalami pengangkatan karena gaya tektonik.

Jadi Nglanggeran kini menjadi kawasan ekowisata dan penelitian yang menarik bagi ahli geologi, geografi, paleontologi.

Selasa, Mei 10

Daftar Lengkap Nama Jemaah Haji Indonesia Tahun 2022 Tiap Provinsi

Daftar Lengkap Nama Jemaah Haji Indonesia Tahun 2022 Tiap Provinsi


Alhamdulillah setelah dua tahun tertunda karena pandemi Covid 19, tahun 2022 ini pelaksanaan Haji akan kembali dilakukan.

Melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama telah merilis daftar nama jemaah haji reguler yang berhak berangkat tahun 1443 H/2022 M, Ahad, 8 Mei 2022. Daftar tersebut bisa diakses melalui laman www.haji.kemenag.go.id.

“Alhamdulillah, proses verifikasi daftar nama jemaah haji regular sudah selesai. Saya sudah terbitkan Keputusan Dirjen PHU terkait itu. Daftar nama tersebut sudah diumumkan dan dikirim ke Kanwil Kemenag provinsi seluruh Indonesia untuk segera ditindaklanjuti,” kata Dirjen PHU Hilman Latief lewat keterangan tertulisnya.

Proses verifikasi jemaah hai ini , kata Hilman, dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah yang berangkat memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Saudi Arabia, yaitu mereka yang berusia paling tinggi 65 tahun 0 bulan per tanggal 30 Juni 2022 serta sudah menerima vaksinasi Covid-19.

“Saya minta jemaah yang sudah ditetapkan berhak berangkat tahun ini segera mempersiapkan diri dengan baik. Jangan lupa melakukan konfirmasi keberangkatan pada bank tempat mendaftar. Jemaah dapat melakukan proses konfirmasi dari 9 - 20 Mei 2022," tuturnya.

Tahun 2022 ini pemerintah Arab Saudi melalui aplikasi e-Haj mengumumkan bahwa jemaah haji reguler mendapat 92.825 kuota. Sementara untuk haji khusus, Saudi juga sudah menentukan jumlah kuotanya, sebesar 7.226 jemaah. Kuota petugas tahun ini berjumlah 1.901 orang. Sehingga, total jumlah kuota haji Indonesia adalah 100.051 orang. Selamat beribadah untuk para calon jemaah haji Indonesia.

Berikut ini list nama calon jemaah haji Indonesia 2022 tiap provinsi yang dikutip dari Kemenag. Silahkan download pada link berikut di bawah.

Minggu, Maret 6

Pengalaman Beli Rumah di Grand Nusa Indah Cileungsi DP 5 Juta All In

Pengalaman Beli Rumah di Grand Nusa Indah Cileungsi DP 5 Juta All In

Assalamualaikum wr, wb para pejuang rumah se Indonesia, kali ini saya akan bagikan cerita pengalaman beli rumah KPR di Grand Nusa Indah Cileungsi Bogor. 

Jadi awalnya saya kan sudah kerja jadi guru dari tahun 2016 di kota Bekasi setelah pindah dari Banjarmasin tahun sebelumnya. Selama 5 tahun ini saya sudah ngontrak dari mulai kos sampai kluster rumah dalam jangka waktu 5 tahun tersebut.

Setelah dipikir-pikir akhirnya di tahun keenam ini saya putuskan mencari rumah, tentunya dengan model KPR saja karena kalau cash belum bisa. Selain itu harga rumah setiap tahun melonjak tajam, tidak bisa diimbangi dengan naiknya pendapatan yang drastis, kecuali saya jadi sultan dadakan.

Pertama saya survey di area dekat kluster kontrakan di Jatiasih, harga rumah sudah sangat tinggi diatas 500an juta. Saya mengincar rumah komersil saja karena kalau rumah subsidi lokasinya jauh sekali dan fasilitas rumahnya seadanya, belum ada pagar, septic tank, dapur, kanopi dll.

Setelah itu saya kemudian mengalihkan survey ke wilayah Cibubur dan Cileungsi, yang penting jalur untuk kerja masih satu garis lurus. Setelah beberapa hari akhirnya ketemu Grand Nusa Indah di Cileungsi.

Lokasi Grand Nusa Indah ini berada setelah Metland, Grand Wisata dan Citraland. Dari flyover Cibubur paling sekitar 15 menit kalau gak macet. Dulu waktu saya main ke Jonggol naik motor, saya pernah berhenti di bengkel tepat di depan Grand Nusa Indah ini. Mungkin sudah takdirnya memang sekarang tinggal di sana.

Saya lalu masuk ke area cluster yang masih luas, dengan jalan boulevard besar sekitar 2 km ke arah dalam. Nampaknya pemukiman ini masih terus akan berkembang seiring waktu dan menjadi semi kota mandiri.

Dengan diantar sales marketing saya ditunjukkan area perumahan yang sedang dibangun, ada beberapa yang sudah dihuni dan ada yang masih progress. Ada beberapa blok perumahan cluster di sini, dan pas saya datang yang sedang dibangun adalah kluster Danakitri.

Ingat untuk memastikan dulu agar perumahan anda tidak berada di wilayah low land, tanpa danau penampungan dan berada di sempadan sungai. Karena pasti akan banjir seperti di Villa Nusa Indah dan perumahan lain yang didirikan di pinggir sungai.

Tipe rumah yang ditawarkan di Danakitri adalah Danendra (30/60), Dewani (31/60) dan Danadipa (33/66). Saya sendiri memutuskan membeli yang Danadipa karena progress rumah sudah 60% waktu itu (bulan November) dan ada promo dari Bank Mandiri bunga 2,3%.

Saya langsung mengajukan booking 3 jt dan sisanya 2 juta lagi dibayar belakangan. Jadi promonya itu 5 juta All In (bebas semua biaya), ya biasalah maklum marketing developer dan bank. Setelah itu satu bulan kemudian di akhir Desember akad jual beli, supaya bisa dapat bunga fix 3 tahun 2,3%, lumayan buat nabung dulu.

Ada dua macam skema KPR yaitu yang konvensional dan syariah. Saya sempat cek keduanya dan metode syariah memang cicilan dipukul rata besar dari awal, dan syaratnya masih agak ribet. Jadi bismillah saya pilih yang konvensional saja. 

Harga rumah tahun lalu 450 juta dengan tenor 20 tahun, kok lama banget?. Gak papa biar gak mengganggu cash flow harian, toh setelah itu saya masih produktif dan di rumah tersebut insaallah saya akan bangun pos pendapatan lain, jadi mindsetnya seperti itu.

Semakin lama menunda mengambil rumah maka harga semakin melangit. Tahun ini saya harga rumah saya sudah naik 30 jutaan jadi 480 juta. Bayangkan 5-10-20 tahun kemudian, berapa harga rumah?. Apakah bisa dikerjar dengan kenaikan gaji?. 

Maka strategi manajemen hidup yang diperlukan untuk menaklukan ekonomi kapitalisme seperti ini. Kalau anda punya uang banyak, ya syukur alhamdulillah belilah dengan cash. Silahkan atur strategi sebaik mungkin, kurangi mengeluh.
Cluster Danadipa Grand Nusa Indah

Lanjut ya, jadi setelah akad, saya masing menunggu finishing rumah yang rencannya mungkin awal puasa baru bisa ditempati. Artinya saya beli indent tapi pas survey, wujud pembangunan sudah ada. Banyak juga developer rumah abal-abal yang menawarkan rumah indent tapi ujung-ujungnya penipuan, entah itu pakai embel-embel syariah atau apalah. Jadi anda harus banyak membaca dan hati-hati saat membeli rumah.

Proses pengajuan KPR rumah di Grand Nusa Indah relatif cepat dengan memakai Bank Mandiri, karena payroll gaji saya Mandiri. Metode KPR sekarang adalah flat + floating,  jadi pastikan juga kalian semua paham maksudnya.

Progres pembangunan rumah sekarang sudah 99% tinggal finishing fasilitas listrik dan PDAM serta taman dan jalan utama saja. Mudah-mudahan puasa ini sudah bisa ditinggali.

Arena perumahan masih sangat luas dan terus dilakukan pembangunan unit rumah. Ada beberapa fasilitas pendukung seperti waterpark, alfamidi, danau penampung air yang luas, sekolah sedang dibangun di area Grand Nusa Indah.

Ada beberapa tipe rumah yang dijual disini, jadi silahkan cek sendiri saja di google. Bagi yang mau tau info lanjut atau pengalaman lain dan mengarahkan langsung ke marketing Grand Nusa Indah, silahkan bisa whatsapp saya di bawah.

Pengalaman setiap hari pemesanan rumah selalu ada dan semakin hari menunda maka semakin mahal harga dan lama jadinya. Lokasinya pun akan semakin jauh dari pusat keramaian. Tapi ingat sebelum memutuskan membeli rumah, analisa dulu cash flow keuangan keluarga ya, jangan main radikal saja.

Kamis, Januari 6

Biaya dan Proses Mutasi Balik Nama di Samsat Majalengka

Biaya dan Proses Mutasi Balik Nama di Samsat Majalengka

Halo teman-teman kali ini saya akan cerita tentang proses dan biaya mutasi dan balik nama mobil saya dari Jakarta ke Majalengka Jawa Barat. Artinya mutasi kendaraan lintas provinsi, semua dilakukan sendiri gak pake biro jasa.

Nah pertama, saya kan dulu di bulan Oktober (pas pajak habis) sudah cabut berkas dari Jakarta Utara, lalu selanjutnya mendaftarkan kendaraan ke samsat tujuan (Majalengka). Artikel saat cabut berkas mutasi ada di link berikut: Cara mutasi plat dari Jakarta 

Harusnya saya tanggal 6 Desember sudah harus ke samsat tujuan, tapi berhubung masih ngantor jadi pas libur akhir tahun saja sekalian mudik.

Jadi setelah saya mudik, saya langsung pergi ke samsat Majalengka bawa mobil untuk pemberkasan. Mobil saya saat ini adalah Daihatsu Sigra 1.2 MT. Pagi hari jam 8 saya berangkat dan langsung ke bagian cek fisik kendaraan.
Loket mutasi samsat Majalengka

Seperti biasa saya daftar di bagian loket pendaftaraan cek fisik di lantai bawah dan gosok nomor mesin dan nomor rangka. Disini saya ngasih tips saja Rp.5000 ke petugasnya, meskipun memang harusnya ya ga bayar. 

Setelah cek fisik, lanjut saya pergi ke bagian mutasi dan menyerahkan semua dokumen mutasi dan balik nama dari samsat Jakarta. Petugas di bawah kemudian meminta saya datang lagi sekitar 2 mingguan untuk prosesnya, waduh. Nanti petugas akan memberikan surat jalan pengganti STNK.

Jadi sampai disini saya belum bayar pajak, biaya BBN, stnk, plat dll. Ya sudah saya balik lagi ke rumah dan pergi liburan dulu ke Pangandaran. Cerita liburan ke Pangandaran via jalur selatan Cikatomas-Cijulang bisa dicek di artikel berikut: Jalur Selatan Tasik-Pangandaran

Selepas dari Pangandaran setalah 2 mingguan kurang, saya balik lagi ke samsat untuk proses mutasi dan balik nama. Pemrosesan seperti biasa di bagian mutasi dan disini mulai ada biaya yaitu 500.000 rupiah. Lumayan ya gaes, saya juga gak tahu itu rincian 500 ribu buat apa karena gak ada kuitansinya. Mungkin untuk proses BPKB baru ke Polda Jabar biar diurus mereka atau apa, ga ngerti pokonya.
Loket Update Kepemilikan Kendaraan
Tapi gpp lah yang penting beres hari itu juga. Nah setelah bayar 500 ribu saya diminta pergi ke lantai atas untuk ke bagian Costumer Service. Disini saya diberikan formulir isian, sama seperti saat cabut berkas mutasi. Yang jelas kita isi sendiri, manual pakai pulpen. Usahakan bawa pulpen sendiri daripada bingung disana pada kepakai pulpennya.

Setelah formulir diisi lalu saya diminta ke bagian Progresif/Update Kepemilikan untuk menyerahkan data, dari sini saya diberikan nomor antrian dan berkas lalu didaftarkan ke bagian Penetapan Dokumen Baru.

Setelah 5 menitan kemudian dipanggil lagi untuk bayar, bisa cash dan transfer. Berapa totalnya?. Jreeeenggg, 3,68 juta rupiah. Lumayan gan, biaya blaik nama 900 rebuan, terus ada denda administrasi apa gitu yang gak paham sekitar 200 rebuan, terus ada biaya plat baru, dan pajak mobil 2 juta. 

Setelah bayar kemudian saya nunggu print STNK baru sekitar 5 menitan dan diminta ke bawah lagi untuk buat plat baru. Di bawah saya serahkan kembali STNK baru lalu plat nomor baru dicetak dan ternyata bayar lagi gaes 25.000.
Cetak Plat Nomor Baru
Lalu untuk BPKB ditunggu selama 2 bulan katanya nanti datang lagi ke samsat. Itulah rincian proses mutasi dan balik nama mobil saya dengan total biaya sekitar 4 jutaan . Ini gak pake calo atau biro jasa ya, karena ingin hemat. Kalau pakai biro pasti jatuhnya bisa hampir dua kali lipat.

So far proses mutasi dan balik nama mobil gue ga lama, asal prosesnya dilakukan dengan benar sesuai aturan dan datang pagi saja kalau mau cepat biar gak antri lama. 

Untuk yang sedang ingin balik nama dan mutasi, disarankan sebelum pajak tahunan habis misalkan 1 bulan sebelumnya. Jangan sampai bayar pajak dulu lalu balik nama dan mutasi, nanti anda bayar pajak dua kali di samsat baru, kan gaje bayar double. Selamat tertib administrasi.

Rabu, Oktober 6

Mutasi dan Balik Nama Kendaraan Lintas Provinsi

Mutasi dan Balik Nama Kendaraan Lintas Provinsi

Halo gan kali ini saya berikan sedikit pengalaman saya saat mutasi dan balik nama mobil plat Jakarta ke Majalengka Jawa Barat. Artinya kita melakukan mutasi kendaraan lintas provinsi.

Jadi ceritanya satu tahun lalu saya beli mobil di kota Bekasi dan tahun ini berencana ingin mutasi dan balik nama sesuai KTP yaitu Majalengka. Kenapa kok jauh-jauh ke Majalengka?. Karena saya tidak berniat untuk buat KTP Bekasi, jadi berencana ingin pulang kampung dan kerja disana. Rumah juga sudah ada di sana jadi tidak jadi masalah.

Oke lalu gimana langkah-langkahnya?. Begini ya gan, jadi yang namanya beli kendaraan second itu ribetnya adalah jika kita gak punya KTP pemilik kendaraan, masih mending jika beli dari saudara atau keluarga mungkin rada enak.

Kalau beli ke orang lain yang gak kenal misal dari dealer mobkas tentu bisa saja kan nanti udah di blokir pat nomor dan STNK nya karena menghindari pajak progresif pemilik awal jika ingin beli lagi. Jadi daripada ribet nanti, mending langsung urus saja mutasi dan sekalian balik nama.

Yang diperlukan oleh agan-agan adalah kesabaran, mau cape dan uang juga terutama. Saran saya jangan pakai jasa calo karena akan sangat mahal. Berikut ini langkah-langkah mutasi dan balik nama BPKB kendaraan dari Jakarta ke Jawa Barat.

Sekedar catatan, mobil saya ini platnya Jakarta Utara, jadi saya menuju Samsat di Gunung Sahari. Mumpung hari ini gak ada jadwal ngajar dan masih WFH jadi kesempatan untuk ngurus hal beginian.

1. Pastikan tahu lokasi samsat kendaraan awal
Pertama adalah kamu harus cek itu STNK diterbitkan di samsat mana, pastinya ada di BPKB atau STNK. Karena untuk cabut berkas harus ke samsat domisili awal itu kendaraan. Cek google map lalu pastikan datang di awal karena antrian pasti akan sangat panjang.

2. Persiapkan dokumen lengkap
Nah langkah krusial selanjutnya adalah siapkan dokumen pendukung dari rumah. Apa saja yang peralatan tempurnya?. Nih saya list aja ya:
- BPKB asli, STNK asli, KTP asli, Faktur pembelian asli, 
- kwitansi pembelian yang dibuat sendiri (beda dengan kwitansi dari dealer)
- pulpen

Nah dokumen diatas bisa disiapkan dari rumah jika sempat dan sangat menghemat biaya, lumaya lah. Lalu gimana proses selanjutnya?. Cek cerita saya di bawah ini.

Jadi hari ini pagi hari jam setengah 7 saya berangkar dari Jatiasih menuju Gunung Sahari, dengan membawa mobil tentunya untuk di cek fisik. Jalanan udah pasti padat karena udah mulai longgar ini PPPKM, tapi masih tergolong lancar lah. 

Jam 8 saya udah sampai di gerbang masuk samsat yang ternyata udah penuh oleh para wajib pajak. Saya tanya penjaga gerbang kemudian diarahkan untuk cek fisik kendaraan di belakang.

Jadi jangan dulu parkir mobil ya gan, tapi ke belakang daftar cek fisik kendaraan. Ada dua gedung, yang kiri untuk cek fisik Jakarta Utara, yang kanan untuk Jakarta Pusat. Lalu saya antri mobil untuk cek fisik sambil daftar ke loket.
Loket pendaftaran cek fisik kendaraan
Kalau kamu bingung, tanya aja ke orang disana pasti akan diarahkan menuju loket mana. Ingat lho, malu bertanya sesat arah kau di samsat gede ini.

Lalu setelah daftar dan bilang mau mutas dan balik nama, saya diberikan blanko cek fisik dan diserahkan ke tukang gosok no rangka dan mesin. Sebenarnya sih di proses ini gratis cuma saya ngasih aja 10.000 rupiah.
Gosok nomor rangka dan mesin

Setelah gosok beres, lalu saya parkirkan mobil di tempat yang kosong dan kembali ke gedung utama untuk fotokopi berkas ini itu. Jadi seperti yang udah saya cantumkan di awal, karena saya gak nyiapin dulu berkas-berkasnya maka jadi harus fotokopi di samsat.
Tukang fotokopi berjejer siap melayani

Ada beberapa fotokopi berderet di lorong menuju gerbang utama untuk proses ini. Satu kali transaksi itu pokonya 30 ribuan terdiri dari:
1. fotokopi BPKB
2. fotokopi STNK
3. fotokopi KTP
4. fotokopi faktur penjualan
5. fotokopi cek fisik
6. kuitansi pembelian mobil yang dibuat sendiri pakai materai (nah ini yang bikin ane kaget, buset ada-ada aja, padahal kuitansi dari dealer kan sama aja).

Total biaya fotokopi 10.000 + bikin kuitansi 18.000 jadi 28 rebuan. Nah gimana, mending persiapkan dari awal kan kuitansinya di rumah?. Ingat ya pakai materai 10 ribu.

Oke habis beres berfotokopi ria maka lanjut masuk ke gedung utama, cek suhu dulu, cuci tangan prokes seperti biasa. Lalu saya diarahkan ke lantai dua kalau mau mutasi kendaraan.

Saya naik tangga saja karena liftnya lama penuh terus, lumayan sambil olahraga. Di lantai dua saya tanya lagi lokasi loket mutasi antar daerah. Lalu saya diarahkan ke pojok kiri dan disana ada tulisan LOKET MUTASI. Saya daftar dan serahkan dokumen yang tadi sudah disiapkan dari mulai cek fisik dan fotokopian. 
Loket mutasi dan balik nama di samsat

Setelah itu saya serahkan semuanya beserta BPKB asli dan STNK aslinya. Setelah validasi saya diminta isi lagi blanko tentang permohonan mutasi, isinya ikut aja sesuai STNK. Nah disinilah pentingnya punya pulpen sendiri, kalau nyari disana gak ada bos, minjem orang lain juga pada sibuk nulis.

Setelah itu balik lagi diminta ke loket khusus untuk cek dokumen tadi, lokasinya di samping loket mutasi. Nah habis selesai kemudian saya disuruh ke lantai 5 bos, waduh. Buat apa?. Untuk validasi fisikal kendaraan katanya.
Blanko isian manual pakai pulpen

Buset dari latai dua ke lantai lima, naik tangga lagi bray karena liftnya lama banget. Lalu pergi ke loket bagian fisikal sebelah kiri, nyerahin berkas-berkas yang udah seuduk tadi lalu diminta tunggu. Sekitar 5 menitan udah dipanggil lagi dengan berkas yang udah dicap legalisir lalu diminta ke lantai dua lagi bos.

Waduh bolak balik meneh ini, akhirnya turun tangga lagi ke lokasi loket mutasi di awal. Saya serahkan berkas-berkas yang saya juga ga ngerti deh pokonya buat apaan karena males liatnya banyak banget.

Setelah itu bayar 250.000 untuk permohonan mutasi, kalau motor itu 150.000 kalau gak salah. Nah disini ternyata saya disuruh nunggu 1-1,5 bulan, nanti akan di WA untuk datang lagi ke Samsat Gunung Sahari untuk dapat dokumen pengantar gitu lah buat ke samsat tujuan (Majalengka).

Waduh ternyata lama juga ya, itu juga estimasi kayaknya, jadi bisa lebih lama juga. Padahal pajak dah habis dua pekan ke depan. Tapi tidak apa-apa yang penting proses demi proses sudah dijalani. Saya tinggal menunggu panggilan lagi dan nanti akan ke Majalengka untuk buat BPKB dan STNK beserta plat nomor baru.

Ingat resi terakhir dari loket mutasi jangan sampai hilang untuk nanti sebagai bukti pengambilan berkas mutasi ke daerah tujuan.

Rincian total biaya yang dikeluarkan untuk permohonan cabut berkas mutasi dan balik nama mobil:
1. cek fisik 10.000
2. fotokopi dan kwitansi 28.000
3. surat mutasi 250.000
4. parkir 10.000 

Total jadi 298.000 rupiah, ditambah tadi ngopi dulu 5.000 he. Jadi 300 ribuan ya agan-agan, ini baru untuk cabut berkas saja. Bandingkan bila pakai jasa calo bisa jutaan kalau saya tanya ke salah satu teman.

Jadi mending urus sendiri saja, kalau ada waktu senggang apalagi yang masih WFH ini kesempatan bagus. Nah tinggal nanti saya ke Majalengka buat ngurus surat-suratan yang baru. 

Ceritanya nanti disambung lagi ya gan di artikel berikutnya, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi yang masih bingung cara mutasi dan balik nama lintas daerah. Pokonya ikuti aja aturannya, dan jangan pakai calo usahakan. Boleh juga kalau mau lihat cerita videonya di chanel youtube saya di bawah ini:

Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close