Guru Geografi: Cerita - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Selasa, April 6

Cerita Pengalaman Pertama Vaksinasi Covid Dosis Pertama

Cerita Pengalaman Pertama Vaksinasi Covid Dosis Pertama

Halo pemirsa sekalian salam sejahtera semoga kita semua tetap diberkahi kesehatan oleh Allah SWT. Kali ini saya akan cerita sedikit mengenai kegiatan vaksinasi Covid yang telah saya lakukan.

Jadi ceritanya beberapa bulan lalu sekolah kami sudah mendaftarkan semua guru dan karyawan untuk giliran dapat vaksinasi Covid. Hal ini tentu untuk mendukung pemerintah agar Indonesia cepat mendapatkan Herd Immunity sehingga kembali ke kehidupan normal.

Vaksinasi pertama Covid dosis pertama dilakukan di salah satu sekolah swasta di Galaxy Bekasi Selatan. Saya menerima jadwal vaksinasi baru kemarin dan diminta datang esok hari (6 April). Dalam hati, ini dadakan sekali karena biasanya seminggu atau dua minggu sebelumnya udah dikasih tahu.

Oke berhubung besok akan divaksinasi maka hari sebelumnya saya menjaga diri dengan makan makanan bergizi, beli buah apel, mengurangi aktivitas berat dan tidur cukup. Kenapa saya beli apel, karena apel bisa menstabilkan tekanan darah sepengalaman saya.

Hari ini pagi hari saya bersiap dari rumah untuk pergi ke tempat vaksinasi di SMP PB Soedirman Galaxy. Jadwal vaksinasi tertulis pukul 11.00 dan saya berangkat jam 11.30 pakai motor dari rumah. Gak 30 menit udah nyampe di TKP dan pasti udah banyak orang datang.
Vaksinasi untuk kebaikan bersama
Saya lalu bawa formulir antrian dan dapat nomor 277, lalu mengisi dulu identitas. Sudah banyak teman-teman guru dan karyawan lain yang stand by menunggu giliran divaksin. Sampai pukul 12 ternyata saya belum juga dipanggil, akhirnya break dulu jam 12.00 untuk sholat zuhur dan makan siang.

Daripada madesu ya udah saya dan teman-teman nongkrong dulu di food court samping sekolah untuk ngopi sambil merileksan diri supaya tensi stabil. Usut punya usut beberapa teman juga ada yang gagal divaksin karena tensi tinggi, mungkin karena grogi atau emang ada turunan hipertensi. Kalau tensi tinggi gak boleh divaksin dulu jadi diminta istirahat 15 menit dan merilekskan diri.

Nah jadi sobat perlu ingat ya, kalau mau divaksin harus rileks santai saja jangan mikirin macam-macam hal negatif nanti malah gak jadi vaksinnya. Selepas jam 12.00 saya lalu dipanggil giliran untuk cek suhu tubuh, lalu daftar di meja pendaftaran. 

Dari meja pendaftaran lalu menuju meja ukur tensi, alhamdulillah tensi 120/70 normal saja bos. Jadi langsung ke meja dokter ditanya apakah sedang mengonsumsi obat tertentu atau memiliki riwayat penyakit bawaan dll.

Di meja dokter clear karena saya masih alhamdulillah sehat dan gak sedang sakit berat atau mengonsumsi obat apapun. Lalu langsung ke meja vaksinasi. Vaksinasi dosisi 1 ini gak lama hanya beberapa detik daan tidak terasa karena jarumnya kecil sekali.
Beres vaksinasi tahap 1
Setelah vaksin dimaksukan lalu ke meja observasi untuk dicek apakah ada efek yang terasa. Kalau sudah clear maka diberikan print out jadwal vaksinasi kedua. Jadwal vaksinasi kedua saya adalah 4 Mei jadi masih lumayan lama.

Itulah sedikit cerita vaksinasi covid 19 yang saya lalui dan yang penting kita harus optimis dan jangan share berita-berita negatif vaksin karena itu justru akan melemahkan imun kita dan membuat kita menjadi orang yang suuzon. Nabi pun melarang kita berbuat demikian, berita-berita bohong tentang dampak vaksin adalah hasil dari kaum-kaum tidak bertanggung jawab.

Kalaupun ada dampak yang ditimbulkan misalnya, itu kan di berita hanya beberapa mungkin 1 banding berapa juta orang. Dalam aspek ilmiah berarti itu case khusus bukan dipukul rata dampaknya sama ke semua orang. Yang penting kita jujur jika punya riwayat penyakit ya sampaikan aja nanti ke dokternya. Salam waras dan mari berjuang kembali ke kehidupan normal.

Jumat, Maret 12

Prosedur Mengurus Perpanjangan SKCK di Polres Majalengka

Prosedur Mengurus Perpanjangan SKCK di Polres Majalengka

Oke guys kali ini saya akan sedikit bercerita lagi tentang bagaimana prosedur memperpanjang SKCK di polres Majalengka. Mumpung hari ini gak ada kegiatan lain dan ngajar juga masih online, jadi saya sempetin ke polres di pagi hari.

Kenapa saya ngurus perpanjangan SKCK lagi?. Karena ada keperluan lah, tapi gak usah diceritain disini ya itu mah. Oke jadi pagi hari jam 7.45 saya langsung tancap gas dari rumah ke Polres Majalengka yang berjarak cuma 15 menitan aja.

Saya pakai mobil karena motor lagi dipakai emak ke pasar, jadi dengan pede pakai celana jeans pendek saya masuk ke gerbang polres. Saya buka jendela mobil lalu langsung ditanya keperluan oleh penjaga dan setelah itu diminta balik lagi coy, gara-gara gak boleh pakai celana pendek.

Daripada ribut, ya udah saya kepaksa balik lagi ke rumah. Buset dah jadi nambah dua kerjaan ini. Oke setelah ke rumah dan ganti celana panjang, saya kembali ke polres dan masuk gerbang tapi kali ini gak ada yang jaga, lagi pada apel kali.

Mobil kemudian saya parkir di belakang gedung unit SKCK. Saya kemudian langsung ke bagian pendaftaran yang masih cukup kosong mengingat hari Jumat dan masih jam 8 pagi. Lalu saya tanya ke bagian pendaftaran tentang tata cara memperpanjang SKCK.

Persyaratan perpanjangan SKCK di Polres Majalengka sebagai berikut, cek di gambar aja ya, udah dengan biayanya. Gak mahal-mahal amat sih.
Syarat memperpanjang SKCK
Nah perlu kalian tahu jika SKCK kalian sudah 1 tahun lebih tidak diperpanjang maka gak usah buat baru lagi, nanti ngisi formulir lagi dan pegel tangan. Udah bawa aja SKCK lama entah itu tahun kapan lalu bilang mau perpanjang.
 
Yang paling penting lagi pastikan kalian siapin persyaratannya lengkap dari rumah biar gak bolak-balik ke fotokopian di polres. Kalau punya printer, silahkan scan dokumen KTP, KK, Ijazah, Akte lalu print sendiri atau kalau punya mesin fotokopi sendiri di rumah lebih bagus.

Setelah itu seperti bisa saya cap jari bayar 15.000 dan bayar penerbitan SKCK 30.000. Setelah semua berkas diberikan lalu tinggal menunggu diprint dan gak nyampe 10 menit udah beres. Kita tinggal fotokopi SKCK dan dilegalisir sesuai keperluan.

Jadi itulah sedikit cerita saya hari ini dalam rangka memperpanjang SKCK yang sudah mati. Jika ingin cepat beres usahakan datang ke polresnya pagi hari saat baru buka biar gak antri lama. Apalagi menjelang penerimaan CPNS, Taruna, TNI pasti akan semakin membludak. Salam sejahtera.

Kamis, Februari 25

Cara Mengurus Akta Lahir di Disdukcapil Majalengka

Cara Mengurus Akta Lahir di Disdukcapil Majalengka

Halo kawan-kawan sekalian, masih bingung cara membuat akta kelahiran anak anda?. Kali ini saya akan cerita tentang cara membuat akta kelahiran anak saya di disdukcapil Majalengka.

Jadi bulan Januari lalu alhamdullillah putra kedua kami lahir di salah satu rumah sakit di Majalengka Jawa Barat. Tentunya jika sudah punya anak lagi maka kartu keluarga harus direvisi dan harus mengurus akta kelahiran baru.

Anda harus menyiapkan data-data yang diperlukan untuk merubah kartu keluarga dan mengurus akta kelahiran, jangan sampai datang ke diskdukcapil nanti ditolak. Ikuti cerita saya berikut ini.

Pertama hal yang harus dilakukan adalah meminta surat keterangan lahir di rumah sakit (jika anak anda lahir di rumah sakit). Setelah itu surat keterangan tersebut difotokopi dan dilegalisir di rumah sakit.

Keesokan harinya kita pergi ke kelurahan terlebih dahulu untuk mendapatkan surat pengantar F1 untuk merubah KK. Sebelum ke kelurahan untuk mengurus pergantian KK, siapkan dulu data berikut ini (WAJIB):
 
1. fotokopi akta nikah
2. fotokopi KTP saksi lahir dua buah
3. fotokopi KTP pribadi
4. surat keterangan lahir dari puskesmas
 
Nah data tersebut kemudian diserahkan ke admin kelurahan untuk membuat form F1 yang akan diteruskan ke kecamatan. Saya waktu itu membuat form F1 ke kelurahan Cicenang.

Setelah itu kita pergi ke kecamatan membawa form dari kelurahan tadi untuk membuat pengantar ke disdukcapil. Kita hanya diminta form dari kelurahan dan fotokopi akta nikah. Catat ya, anda wajib membawa dua dokumen tersebut.

Tak sampai lama kemudian surat pengantar dari kecamatan didapat dan saya pergi ke disdukcapil untuk mengurus KK baru dan akta lahir anak. Sebelum membuat akta lahir maka kita harus merubah KK terlebih dahulu jadi pergi ke bagian pengurusan KK.

Saya mengambil nomor antrian dan dapat no 28, sudah banyak juga padahal masih jam 9. Selepas itu kita diminta untuk memfotokopi form dari kecamatan dan menyimpannya di map. Nah pastikan anda bawa map dari rumah, jangan beli di disdukcapil karena mahal 10.000 coy 1 map.

Selepas itu map diserahkan dan saya diminta petugas menunggu 2 jam untuk menunggu print KK baru. Busettt...ternyata untuk ngeprint KK yang kertasnya biasa aja bisa makan waktu 2 jam. Karena gak mau gabut di kantor disdukcapil jadi saya putuskan pulang dulu ke rumah, nanti jam 11an pergi ke kantor lagi.

Di rumah karena ada jadwal ngajar online jam 10-11, maka saya sempatkan mengisi jadwal tersebut. Nah setelah jam 11 saya kembali lagi ke kantor disdukcapil, karena jaraknya gak jauh banget jadi pakai motor 5 menit juga nyampe.

Motor diparkir lalu saya cek ke belakang dan antrian sudah semakin membludak. Saya tanya ke petugas ternyata KK belum jadi, ditunggu aja dulu sebentar lagi. Buset, udah 2 jam lebih ngeprint KK ga beres, ini yang buat pelayanan di kantor makin mengular. Mungkin kedepannya harus ada revolusi untuk mempercepat penerbitan dokumen supaya warga tidak nunggu lama, kasihan seharian harus menunggu print doang.

Akhirnya setelah 30 menitan menunggu, kartu keluarga baru sudah terbit dengan warna putih tidak seperti biasanya berwarna biru dengan motif Pancasila. Sekarang KK kaya print kertas fotokopi, gak istimewa sih, apakah buat pengiritan atau apa gak ngerti.

Ok, KK udah ditangan lalu saya pergi ke bagian administrasi akta lahir untuk membuat akta lahir anak. Saya diminta menyerahkan fotokopi KK, copy saksi, akta nikah, form dari kecamatan dan surat keterangan lahir untuk menerbitkan akta lahir.
Beli map 10.000 di disdukcapil
Habis itu ditunggu maksimal dua hari katanya baru jadi, weleh lelet juga ternyata untuk dapat satu dokumen harus dua hari bolak balik diskdukcapil. Kapan ya bisa proses penerbitkan dokumen bisa disederhanakan?.

Itulah rangkaian cerita saya membuat akta kelahiran dan kartu keluarga baru di disdukcapil Majalengka. Ringkasan alurnya di bawah ini ya.

1. Print surat keterangan lahir di rumah sakit
2. Minta form ke kelurahan, jangan lupa bawa copy KK, KTP, KTP saksi (dua orang), copy akta nikah
3. Pergi ke kecamatan, serahkan KK asli dan copy akta nikah.
4. Ke disdukcapil bagian penerbitan KK dulu (bawah map, fotocopy form dari kecamatan) 
5. Pergi ke loket akta lahir, serahkan KK baru, akta nikah, form dari kecamatan dan keterangan lahir dari rumah sakit.

Jika ingin cepat beres, pastikan dapat antrian awal. Datanglah jam 8 pas kantor buka biar dapat no antrian pertama. Untuk biaya gratis, hanya bayar parkir dan fotokopi saja.

Selasa, Februari 9

Analogi Banjir dan Konsep Rezeki

Analogi Banjir dan Konsep Rezeki

Awal tahun ini Indonesia kembali dilanda ujian berupa fenomena cuaca ekstrim yang melanda beberapa wilayah mulai dari Kalimantan Selatan, Sulawesi dan kini Jawa sedang memasuki puncak penghujan.

Banjir besar terjadi dimana-mana dan menyebabkan korban jiwa dan material yang besar. Mulai dari banjir besar Kalimantan Selatan, Manado dan kini Jawa sedang mengalaminya.

Angin muson barat yang membawa uap air masif dari daratan Asia dan Samudera Hindia membuat curah hujan ekstrim terjadi di bagian barat Indonesia.

Terakhir sampai tulisan ini dibuat, bencana banjir besar sedang melanda Jakarta, Subang dan wilayah pantai utara Jawa. 

Hujan pada prinsipnya adalah rezeki dan anugerah dari Allah SWT. Betapa tidak hal ini sudah tercantum dalam Al Quran itu sendiri. 

Akan tetapi saat ini hujan yang levelnya tinggi membuat kapasitas permukaan tanah tidak sanggup menampung debit curahan tersebut sehingga akhirnya banjir terjadi.

Lantas apakah semua ini salah Tuhan?. Saya rasa bukan seperti itu, namun kita bisa membangun cara pandang yang lain mengenai rezeki ini.

Beberapa waktu lalu pemimpin kita ada yang bilang bahwa banjir itu dikarenakan curah hujan yang tinggi atau ekstrim. Memang ada benarnya tapi salahnya juga lebih banyak sebenarnya.

Kota sekelas Venezia, Paris atau di Jepang saja sering banjir kalau hujan ekstrim, apalagi di Indonesia. Sebenarnya banyak sekali ahli tata ruang di Indonesia jebolan akademi perencanaan kota atau jurusan apalah namanya.

Namun hasil dilapangan seperti tak ada artinya, semua hanya sebatas ilmu teori. Saya juga berfikir bahwa banjir di Jakarta saja tidak akan pernah bisa teratasi karena kesalahannya sudah ekstrim dari jaman dahulu.

Dataran rendah dengan puluhan anak sungai dibangun kota megapolitan beton berpuluh tahun yang tidak mungkin untuk menghindari banjir. Ini fakta sejarah dan geografis sejak zaman kerajaan dan kolonialisme.
Banjir jadi alat politik
Saat ini becana di kita hanya menjadi komoditas saling ejek antar elite politik. Ini yang menjadikan negeri kita dikutuk oleh Tuhan karena pemimpinnya tidak amanah.

Hujan adalah fenomena alam sementara banjir adalah bencana. Bencana dan fenomena alam berbeda dari aspek sebab.

Fenomena alam adalah sebab turunnya rezeki sementara banjir karena kesalahan mahluk karena tatanan ekologis yang buruk.

Nah balik lagi ke judul tentang analogi banjir dan konsep rezeki. Seringkali kita mengeluh karena menganggap rezeki Tuhan yang diberikan sedikit padahal itu semua ada maknanya.

Anggaplah rezeki Tuhan itu adalah air hujan yang jika turun sekadarnya saja maka akan sangat menguntungkan dan memberikan kehidupan. Namun coba jika rezeki air tersebut diberikan sekaligus seperti saat ini, tentunya akan ada banyak keburukan seperti banjir.

Tuhan lebih tahu apa yang kita butuhkan dibandingkan dengan apa yang kita inginkan. Jadi menyikapi rezeki adalah salah satu hal penting bagi manusia.

Sedikit tapi membawa keberkahan, kebahagiaan adalah baik dibandingkan diberikan sekaligus tapi bisa jadi rezeki tersebut akan membawa kita pada keburukan, keserahakan, lupa diri dan lupa akan Tuhan.

Semoga banjir segera berlalu dan manusia mengambil pelajaran dari fenomena alam ini.

Senin, Februari 8

Pengalaman Sembuh Telinga Berdenging dan Kliyengan Tinitus

Pengalaman Sembuh Telinga Berdenging dan Kliyengan Tinitus

Halo kawan-kawan sekalian sobat blogger, kali ini saya akan sedikit bercerita terkait masalah kesehatan yang saya alami.
 
Jadi sekitar dua mingguan yang lalu selepas bangun tidur, tiba-tiba telinga saya bunyi "ngiiiing" disertai badan kliyengan alias keseimbangan kacau.
 
Waduh, meskipun masih bisa melakukan aktivitas namun kepala rasanya cenat-cenut dan bunyi telinga sebelah kanan membuat saya tidak bisa tidur.
 
Akhirnya saya browsing tentang sakit apa sebenarnya ini. Ternyata istilah medis dari telinga bunyi atau berdenging adalah tinitus.

Menurut beberapa literasi, tinitus itu bukan penyakit tapi sensasi alias gejala sekunder. Jadi ada sebab lain yang menyebabkan terjadinya sensasi bunyi di telingan kita.

Tinitus yang saya alami semakin keras saat suasana sunyi, terutama saat mau tidur. Selain itu kepala kliyengan dan kadang detak jantung terdengar keras.

Karena tidak mau berlarut-larut akhirnya saya coba periksa ke dokter THT dan melakukan endoskopi telinga. Hasilnya ternyata gendang telinga sebelah kanan saya tertarik ke belakang sehingga membuat gelembung udara tidak bisa keluar dan membuat sensor jadi kacau.

Selain itu saya cek tensi darah juga 145/95 alias hipertensi, mungkin inilah yang menyebabkan detak jantung terasa kencang di telinga.

Akhirnya dokter memberi resep dekongestan dan obat anti radang. Tinitus yang saya alami mungkin dari kebiasaan saya ngorek kuping kalau gatal atau sedang membersihkan pakai alat seperti sendok kecil.

Jadi bagi teman-teman yang gak mau mengalami sensasi bunyi dengung maka jangan main-main dengan telinga.

Mending langsung ke dokter aja kalau mau bersihkan telinga pakai alat irigasi, dijamin tokcer dan tanpa merusak organ lainnya. 

Penyebab tinitus sebenarnya masih banyak lagi, dan syukurnya yang saya alami bukan karena faktor penyakit yang berat. Jadi jaga baik-baik telinga kalian sobat blogger.
Gendang telinga ketarik ke belakang (endoskopi)

Jumat, Januari 1

Tulisan Pertama di Tahun 2021

Tulisan Pertama di Tahun 2021

Alhamdulillah hari ini kita sudah menginjak tahun 2021 penanggalaman Masehi dan tepat di hari Jumat. Apa yang harus kita lakukan pertamakali?.

Tentunya dalah bersyukur, karena Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kita untuk memperbaiki diri di tahun ini. 
 
Kita masih bisa bangun tidur, bernafas menghirup udara segar, dan melakukan aktifitas. Di sisi lain beberapa saudara kita ada yang masih berjuang melawan virus dan terbaring di rumah sakit.
 
Di tengah pandemi corona yang belum usai, tahun 2021 sejatinya adalah harapan agar semua kembali ke keadaan normal. Manusia ingin semua kembali seperti dua tahun lalu.

Dua tahun lalu kita masih bisa berkumpul bersama, sekolah seperti biasa, beramai-ramai di tempat terbuka, ngopi tanpa ada jarak satu sama lain, berdempetan di bis, lihat konser, tidak pakai masker dan kerumunan adalah tanda ekonomi berjalan.

Sekarang, semua telah berubah dan manusia kini mulai menjaga jarak satu sama lain karena ada virus yang mengancam. Segala hal ini sangat diatur dan tentunya menjengkelkan bagi semua manusia.

Peradaban manusia telah melalui berbagai macam peristiwa besar sejak ribuan tahun lalu dan sejarha mencatat manusia bisa melaluinya.

Pandemi Black Death, Perang Dunia, Virus Flu Spanyol, Flu Burung dan lainnya adalah bagian dari siklus kehidupan di bumi untuk mencari keseimbangan.

Bumi mungkin dalam beberapa tahun meminta untuk di refresh karena keseimbangannya terganggu oleh ulah manusia yang sudah melewati batas normal.

Dalam Al Quran pun Tuhan menyebutkan bahwa segala hal yang melampaui batas aturan-Nya maka akan menjadi masalah.

Masalah utama umat manusia adalah mereka kini mencoba melampaui batas dengan kemampuan akal dan pikiran yang sebenarnya diberikan Tuhan agar manusia sadar bahwa tidak ada yang bisa menandingi kekuatan sang Pencipta.

Kecacatan logika manusia yang semakin jauh dari aturan Tuhan membuat bumi semakin merana. Harusnya kita menjaga jarak dengan Tuhan agar sedekat mungkin. 

Di dunia kita diperintahkan jaga jarak antar manusia, namun sebaliknya kita harus mendekat kepada sang Pencipta dengan hadirnya pendemi ini.

Tuhan pernah berkata, "dekati Aku, maka akan kuberikan Segalanya". Hanya Tuhan yang berhak sombong karena Dialah pemilik kita dan penguasa langit dan bumi.

Di tahun 2021 Masehi ini kiranya menjadi sebuah harapan akan kembalinya Bumi ke keadaan yang normal. Pandemi mengasah jiwa kita untuk lebih berempati, peduli satu sama lain sesama manusia.

Semoga peradaban manusia kembali menjadi beradab dan tidak lagi sebatas berlomba menyombongkan diri sebagai seorang mahluk yang sebenarnya tidak punya daya upaya.

Selamat tahun baru, semoga dunia kembali seperti sediakala dan pandemi segera berakhir.
Selamat tahun baru

Minggu, Desember 27

Awan Topi Lentikular Muncul Di Puncak Gunung Ciremai

Awan Topi Lentikular Muncul Di Puncak Gunung Ciremai

Pagi hari ini seperti biasa saya pergi mencari sarapan ke luar rumah dengan jalan kaki melewati pesawahan di kampung. 

Rumah saya memang berada di kota Majalengka namun masih banyak pesawahan. Bulan ini memasuki puncak musim hujan dan hampir setiap sore hingga malam hujan terus turun di kota Majalengka.

Dampaknya pagi hari suhu udara sangat dingin dan membuat fenomena langka muncul di atas Ciremai. Fenomena tersebut adalah awan topi lentikular.

Saya bergegas mengambil kamera untuk mengabadikan fenomena atmosfer yang jarang terjadi ini. Lalu apakah kehadiran awan lentikular ini menjadi pertanda bahaya?. 

Tentu tidak karena fenomena atmosfer ini adalah murni karena faktor alam. Yuk kita simak faktor terjadinya awan lentikular ini.
 
Awan lentikular adalah awan berbentuk lensa atau melingkar yang terbentuk di troposfer dan biasa terbentuk karena pembentukannya searah dengan arah angin di puncak gunung. Ada tiga jenis awan lentikular: 
 
1. altocumulus standing lenticular (ACSL),
2. stratocumulus standing lenticular (SCSL),
3. cirrocumulus standing lenticular (CCSL)
Awan lentikular di puncak Ciremai
Proses terbentuknya awan lentikular
Saat udara mengalir di permukaan bumi, maka ia akan menghadapi beberapa hambatan. Hambatan ini bisa buatan manusia seperti bangunan atau alami seperti bukit, gunung atau lembah. Gangguan ini menyebabkan alian udara akan berubah

Semakin tinggi udara maka akan semakin dingin. Ketika dingin, kelembaban yang dikandungnya berubah menjadi tetesan air. Tetesan inilah yang membentuk awan. Dengan demikian, arus udara hangat mendingin bergerak naik gunung, menciptakan awan.

Awan lentikular adalah awan berbentuk lensa yang biasanya berkembang di sisi bawah gunung atau pegunungan. Ini terjadi ketika udara yang stabil dan lembab mengalir di atas gunung, menciptakan serangkaian gelombang berosilasi. 
 
Jika suhu di puncak gelombang udara sama dengan suhu titik embun, kondensasi terjadi dalam formasi bentuk lensa. Ketika udara jatuh ke dasar gelombang udara, di mana suhu udara dan suhu titik embun tidak sama maka penguapan terjadi. Dengan demikian, awan gelombang, atau serangkaian awan lentikular, mampu terbentuk.

Awan lentiluar menjadi pertanda cuaca sedang ektrim di puncak gunung dan bisa memicu hujan lebat di lereng gunung. Namun awan ini bukan menjadi pertanda akan adanya fenomena lain seperti gempa atau tsunami.

Rabu, Desember 23

Webinar Kolaborasi MGMP Geografi Kota dan Kabupaten Bekasi

Webinar Kolaborasi MGMP Geografi Kota dan Kabupaten Bekasi

Setelah sekian lama vakum tanpa kegiatan, di akhir tahun ini MGMP Geografi Kota dan Kabupaten Bekasi mengadakan kegiatan webinar untuk meningkatkan kompetensi keilmuan guru.

Biasanya kegiatan MGMP dilakukan offline namun karena suasana pandemi maka dialihkan ke online atau daring. 
 
Atas inisiatif komunitas MGMP Geografi Kota dan Kabupaten Bekasi akhirnya bisa menyelenggarakan kegiatan webinar via zoom yang akan dibagi ke dalam 3 pertemuan.

Pertemuan pertama sudah dihelat pada 22 Desember kemarin dengan menghadirkan beberapa narasumber berkompeten dari kota dan kabupaten Bekasi.
Webinar guru geografi
Kegiatan dibuka oleh ketua acara yaitu Bapak Anang Suherman kemudian disusul sambutan dari Bapak Rojali selaku pengawas. Bapak Rojali kemudian memaparkan materi pertama terkait kebijakan pemerintah terkait merdeka belajar.

Bapak Rojali menggantikan Bapak Casmadi yang kodarullah dipanggil Allah SWT beberapa hari sebelum acara terselenggara. Kebijakan merdeka belajar pada dasarnya memberikan keleluasaan kepada guru untuk berkreasi dalam memberikan pendidikan dan pengajaran kepada siswa.

Sesi kedua kemudian diisi oleh Ibu Endang Rahayu yang memberikan pencerahan tentang tata cara pembuatan soal hots. Soal hots memiliki beberapa karakter dan bisa dimodifikasi dari soal lots dengan sedikit tambahan stimulus.

Sesi ketiga kemudian dilanjutkan oleh Ibu Anita yang memaparkan tentang tata cara kenaikan angka kredit bagi guru PNS. Kenaikan pangkat guru dapat dipercepat dengan melakukan beberapa kegiatan publikasi ilmiah dan ikut dalam kegiatan peningkatan kompetensi yang bekerjasama dengan instansi terkait.

Sesi keempat dilanjutkan oleh Agnas Setiawan yang menjelaskan tentang bagaimana menjadi seorang guru blogger. Di era milenial saat ini media sosial menjadi salah satu alat ampuh untuk meningkatkan kreatifitas seorang guru.

Sesi kelima atau terakhir diisi oleh Ahmad Habibi yang memberikan ulasan tentang cara menjadi guru youtuber. Youtube bisa menjadi sarana pendidikan dan pengajaran geografi saat ini apalagi di tengah pandemi yang memaksa pembelajaran dilakukan dengan jarak jauh.

Pukul 12.30 rangkaian acara webinar pertemuan 1 akhirnya selesai dan ditutup dengan penugasan kepada setiap peserta. Kegiatan webinar akan dilanjut di pertemuan kedua akhir Desember.

Kamis, Desember 10

Kecerdasan Ruang Digital di Era Media Sosial

Kecerdasan Ruang Digital di Era Media Sosial

Dalam geografi tentu kita mengenal istilah kecerdasan ruang atau spatial intelligent. Salah satu tujuan pembelajaran geografi adalah membentuk kecerdasan spasial seseorang.

Kecerdasan spasial sangat erat kaitannya dengan manajemen tata kelola ruang bumi. Lalu bagaimana jika kecerdasan ruang ini dibawa ke ranah dunia maya?.

Saat ini hampir separuh kegiatan manusia beralih ke ruang maya atau digital dengan hadirnya perangkat telekomunikasi canggih dan aplikasi populer.

Namun akhir-akhir ini ada pola yang tak biasa dalam kehidupan bermedsos di Indonesia. Seringkali saya perhatikan beberapa ruang forum atau grup yang judulnya ilmiah namun ada saja konten-konten yang melenceng dan berbau SARA.

Utamanya saat muncul kasus yang trending, langsung setiap medsos kebagian itu berita. Misalkan grup geografi, lalu muncul share berita bombastis tentang politik identitas.
Cerdas memanfaatkan ruang digital pic:kompas
Memangnya salah ya melakukan hal seperti itu?. Sebenarnya sah saja namun lebih baik share di grup yang memiliki kepentingan yang sama agar tidak menimbulkan percikan permusuhan kepada anggota lain yang berbeda pandangan.

Inilah maksud dari kecerdasan ruang digital yang saat ini sangat terasa sekali efeknya. Amarah masyarakat banyak muncul dari info-info yang beredar di ruang-ruang digital. Ternyata ketidakcerdasan ruang nyata terbawa juga ke dunia maya.

Hasilnya banyak sekali hoax dan peristiwa yang dimulai dari hoax kemudian viral. Inilah dampak dari ketidakcerdasan menempatkan konten sesuai ruang.

Memang ada juga orang yang sengaja menjaring trafik untuk mendapatkan keuntungan dengan cara demikian. Namun perlu dipahami bahwa hal-hal semacam inilah yang menjadi bibit permusuhan dan perpecahan bangsa.

Guru geografi di sekolah harus mencoba memberikan pemahaman kepada siswa terkait kecerdasan ruang digital di era globalisasi. Jangan sampai bangsa hancur karena ruang-ruang maya menjadi sarana bom hoax oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Jumat, Desember 4

Hoax Berita Fenomena Geosfer di Negeri Utopis

Hoax Berita Fenomena Geosfer di Negeri Utopis

Fenomena geosfer, hmmm..nampaknya guru geografi, ahli geografi sudah biasa kali ya dengan istilah ini. Tiap hari kita belajar tentang kejadian-kejadian yang ada di geosfer.

Setiap hari fenomena geosfer terjadi dan di berita pun tiap detik mungkin berseliweran fenomena terkini. Namun apa yang salah dengan fenomena tersebut?.
 
Coba perhatikan, kini fenomena geosfer seolah-olah berdusta pada publik padahal sejatinya mereka tidak pernah berdusta. Semua karena ulah manusia.
 
Manusia kini sudah tidak peduli lagi dengan kejujuran, dan yang penting adalah untung di mata kapitalis. Maksudnya apa sih, saya gak ngerti?.
 
Coba perhatikan salah satu fenomena berikut ini!
Pembodohan publik lewat gambar

Beberapa hari ini Gunung Semeru di Jawa Timur sedang erupsi dan itu adalah kenyataan atau fakta. Akan tetapi ada yang salah dalam penyajian fenomena kepada publik oleh media.

Screenshoot gambar atau thumbnail yang ditampilkan adalah erupsi gunung lain yang lebih dahsyat. Padahal erupsi Semeru gak gitu-gitu amat.

Gambar yang diberitakan oleh beberapa (ingat ya beberapa) media online diatas dengan gambar erupsi dahsyat adaah Gunung Sakurajima di Jepang.

Masyarakat kita yang umumnya masih awam tentu akan cepat percaya lalu share info tersebut. Inilah yang diinginkan kaum kapitalis. Membodohi masyarakat dengan gambar bohong agar terkesan bombastis lalu kliknya banyak.

Negara ini memang darurat pers, semua berlomba membangun kebohongan bahkan fenomena geosfer pun dibuat seolah-olah berbohong seperti pejabat-pejabat politik yang hobi berbohong kepada rakyatnya.

Inilah krisis yang terjadi di media kita sekarang, menghalalkan segara cara untuk meraup untung. Alangkah baiknya jika memang negara ini ingin maju yaitu dengan menginformasikan berita yang real secara keseluruhan tanpa ada sedikitpun pembohongan baik dari sisi gambar.

Saya merasa kejujuran yang selalu ditanamkan guru di sekolah seolah-olah tidak berarti dengan pola-pola berita yang setiap hari terjadi seperti ini. Jadi bohong rasanya jika negara ingin maju tapi media-media tetap membodohi publik.

Sekarang adalah jamannya tampilan lebih utama dibanding isi. Jadi jangan heran jika peradaban masyarakat semakin bodoh jika pola-pola pembohongan seperti ini selalu terjadi. Salam reformasi pemberitaan.

Selasa, Desember 1

Sinetron Covid-19 Indonesia Lain Daripada Yang Lain

Sinetron Covid-19 Indonesia Lain Daripada Yang Lain

Rasanya sudah jengah sekali ya kita mendengar berita di televisi atau medsos tentang Covid-19 yang tidak ada ujungnya. Sudah hampir setahun serangan virus ini melanda dunia dan belum ada tanda akan berhenti ke keadaan normal.

Apalagi di Indonesia, cerita covid seperti sinteron indosiar yang heboh bukan main. Saya akan coba review sedikit aja deh terkait sinetron ini daripada gak nulis apa-apa.

Bermula di awal tahun, berita serangan virus Corona yang melanda kota Wuhan mulai merebak. Ribuan orang terpapar dan pemerintah Cina langsung seketika itu menutup alias lock down Wuhan untuk antisipasi virus menyebar.

Namun nampaknya virus telah menyebar sebelum pergantian tahun ke semua penjuru bumi. Alhasil negara-negara lain mulai dilanda pandemi dengan cepat.

Lalu gimana dengan Indonesia?. Kita mah masih santuy coy, bandara masih dibuka dan pejabat negara masih santuy karena belum ada kasus terdeteksi. Sampai beberapa bulan belum ada kasus, salah satu menteri juga bilang bahwa masyarakat kita kebal atau apalah gitu.

Eh pas bulan Maret akhirnya kasus 01 mulai terdeteksi lalu disusul ada karantina awak kapal pesiar dari Cina yang diberitain heboh banget sampai live di TV.
 
Setelah itu masyarakat panik dan mulai memburu masker. Mulai dah muncul mafia masker, sampai-sampai harga masker di pasaran udah gak karu-karuan. Edan.
 
Masyarakat mulai belanja skala besar, bawa karung ke supermarket buat persediaan di rumah. Udah mulai chaos aja ini negara.

Lanjut selang beberapa minggu kemudian, presiden tampil di televisi dan menyatakan bahwa virus Corona tidak berbahaya jadi masyarakat gak usah panik. Weleh hingga saat ini juga udah puluhan ribu orang mati pak!.
 
Habis itu muncul dokter influencer berinisial T yang heboh dengan postingan yang menggebu-gebu dan tampil spartan dengan meminta pemerintah untuk lock down seperti negara lain.
Presiden nampaknya masih bingung, dikarantina /lock down ntar ekonomi gak berjalan. Mau ngasih pakan ke rakyat juga duitnya tekor. Jadi labil nih, akhirnya munculah istilah PSBB dan nanti disusul PSBM dan apalagi ya nanti mungkin PSSI, Persib, PSMS atau apalah...he (bercanda).

Waktu berjalan dan grafik case Covid terus menanjak khususnya di wilayah Jakarta. Masyarakat dilarang mudik saat lebaran meski bisa kucing-kucingan juga.
 
Kegiatan sekolah juga dirubah menjadi pembelajaran jarak jauh alias daring dan tidak boleh ada pembelajaran tatap muka.

Pemerintah lalu membentuk satgas Covid yang tiap sore hari ngumumin jumlah infeksi baru. Nampkanya tayangan ini punya rating paling tinggi. Pantesan bayak iklan.

Akhirnya setelah beberapa bulan, bosan juga dan pemerintah tidak lagi mengumukan via televisi terkait penambahan case covid. Jadi berita covid banyak beralih ke kanal-kanal medsos untuk melihat perkembangannya atau lihat web pemerintah langsung.

Lanjut, waktu berjalan dan tenaga kesehatan sudah banyak gugur begitupun pasien covid. Presiden makin cemas tapi kayaknya masyarakat ga cemas juga. 

PSBB kemudian berevolusi menjadi new normal. Weleh padahal kasus covid masih gitu-gitu aja. Masyarakat seolah bereforia. Kantor-kantor mulai buka meski dijadwal dan beberapa pasar dan pusat perbelanjaan mulai dibuka dengan protokol ketat katanya.

Eh, selang beberapa minggu case Covid mulai naik tajam lagi dan Jakarta melakukan rem darurat karena ketersediaan kamar isolasi dikhawatirkan overload.

PSBB kembali diketatkan dan jadwal transportasi di Jakarta mulai dikurangi. Alhasil penyebaran wabah bisa ditekan selang beberapa minggu kemudian.
 
Momen kerumunan ekstrim terjadi saat demo buruh gara-gara disahkannya UU Omnisbuslaw.

Menjelang akhir tahun pilkada tetap digelar dan para paslon malah membuat kerumunan saat pendaftaran begitupun saat kampanye. Pejabatnya juga ternyata sama saja gak tahu diri.
 
Belum sampai disitu, salah satu tokoh agama kharismatik HRS pulang kampung dan membuat kerumunan luar binasa di bandara sampai menggelar acara hajatan.

Gile, gak mikir dan gak punya empati apa ya?. Sekelas tokoh panutan tapi tidak punya critical thinking, sori ya ini jujur-jujuran aja.

Lalu berita televisi dan medsos mengerucut ke kerumunan HRS tadi sampai-sampai menjadi trending (hingga kini). Mulai dari drama masuk rumah sakit, kabur lewat belakang, gak mau SWAB dan lainnya.

Sekarang gubernur DKI dan wagub juga kena covid sama dengan gubernur dan pejabat lainnya yang sudah terkena lebih dahulu. Lalu apakah masyarakat itu hanya tinggal menunggu giliran saja untuk terinfeksi?.
 
Bicara tentang vaksin, beritanya udah heboh dari pertengahan tahun dan sampai sekarang masih belum jelas. Rakyat kita nampaknya beranggapan bikin vaksin sama kaya bikin mie rebus kali ya?.

Ah, sudahlah memang negeri ini beda dari yang lain. Kita tunggu saja akhir dari cerita Covid ini dan semoga badai pademi ini segera hilang dan kita kembali hidup dengan normal se normal normalnya.

Jumat, November 20

Hati-Hati Penipuan Voucher Hotel Gratis di Bali

Hati-Hati Penipuan Voucher Hotel Gratis di Bali

Halo pemirsa sobat blog gurugeografi setanah air Indonesia, kali ini saya akan berbagai sedikit pengalaman nih terkait penipuan voucher hotel gratis.

Di jaman sekarang ini semua orang akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang, bahkan salah satunya dengan menipu. 

Sebenarnya dalam hal bisnis, penipuan adalah dampak dari ketidacerdasan konsumen sendiri. Memang disamping sang penipu adalah ahli tulen menghipnotis (dalam hal marketing) ditambah kita sebagai konsumen buta literasi.

Jadi saya akan beri contoh saja pengalaman ditawari voucher gratis menginap di hotel Bali. Awal bulan lalu saya pergi ke salah satu mall besar di pinggiran Jakarta.

Di salah satu supermaket ketika saya sedang berbelanja, saya dihampiri oleh seorang pria yang meminta saya untuk mengisi kuesioner.

Lantas saya bertanya "ini kuesioner apa ya?". Pria berusia tanggung tersebut lantas menjawab "ini hanya kuesioner dari program hotel pak, bukan apa-apa".

Lalu dengan terpaksa saya mengisi kuesioner tersebut yang judulnya"XXXXXXXBali" semacam itu lah. 

Pria tadi juga mewancarai saya terkait nama, isteri, profesi sampai gaji segala. Lalu tak lupa nomor hp dan email diminta. Wah dalam hati pasti ini list marketing, tapi gak papa saya ingin mencoba alias ngetes.

Singkat cerita kuesioner udah diisi dan saya pergi pulang ke rumah setelah belanja di mall tersebut.

Seminggu kemudian seperti yang saya duga mulai muncul gempuran telepon dari agen liburan tersebut untuk menawarkan voucer hotel gratis di Bali selama 3 hari.

Saya diminta untuk ikut pertemuan di Hotel yang sudah ditunjuk kemudian membawa KTP dan katanya tidak ada ikatan apa-apa atau bayar apa-apa.
Modus tipu-tipu voucher hotel
Dalam hati, jaman sekarang mana ada yang gratis bos. Dulu saya juga berpengalaman sebagai marketing jadi paham pola-pola seperti ini.

Saya lalu menolak voucher tersebut dengan alasan gak punya duit ongkosnya. Lalu sang CS bisa mengcounter dengan kalimat "nanti akan ada undian tiket gratis lho pak di akhir acara". 

Kata saya "mbahmu lek", enak aja ngomong. Gak usah diundi kalau mau..ngasih aja. Terlihat bertele-tele, tersistematis dari segi kata-kata.

Telpon kemudian ditutup dan karena saya penasaran lalu saya coba cek pengalaman blogger yang pernah ditawari model voucher hotel abal-abal ini di google.

Ternyata hasilnya udah banyakkkkk sekali yang kena tipu. Jadi nanti pas acara itu sang calon konsumen akan diprospek dengan ajian marketing level dewa supaya gak sadar alam pikirannya dan tiba-tiba ikut member dan harus bayar keanggotaan.
 
Biaya yang harus dibayar per bulan atau per tahun pun fantastis bisa bikin bangkrut. Ngapain liburan harus setor kaya asuransi segala, wong edan.

Gile aje kan, ini nih gak sukanya dunia marketing jaman now. Jadi alhasil saya gak jadi datang ke acara tersebut daripada buang-buang waktu gak penting, mending ikut acara lain yang berfaedah.

Sang CS akhirnya nelpon juga di hari H, menanyakan kenapa gak datang. Saya jawab, gak jadi karena banyak urusan. Kalau mau bagi-bagi voucher ya tinggal kasih ke yang lain apa susahnya.

Memang marketing penipuan ini menyasar orang-orang yang awam sekali sehingga misalkan dari 1000 orang pun dapat 10 orang itu udah bagus. Jadi sebisa mungkin kita jangan jadi bagian yang 10 orang tadi.

Kuncinya adalah jangan mudah terbujuk rayuan pertama kali seorang sales. Perbanyak membaca dan cek n ricek sebelum memutuskan bergabung ke sebuah acara pembagian voucher hotel gratis di Bali.

Sabtu, November 14

Apa Yang Diharapkan Dalam Pembelajaran Geografi?

Apa Yang Diharapkan Dalam Pembelajaran Geografi?

Pagi-pagi selepas bangun tidur dan sel-sel tubuh yang rusak dibersihkan oleh sistem imun tubuh adalah waktu yang tepat untuk mengeluarkan ide-ide.

Banyak sekali tokoh-tokoh terkenal yang menghasilkan ide-ide tebaik saat prime time biologis di pagi hari. 
 
Itulah mengapa kita yang Islam dianjurkan bangun pagi agar mendapatkan gelombang alpha yang merupakan kunci dari lahirnya ma'rifat (tinggi sekali ya bahasanya).

Tapi, ya memang faktanya memang begitu. Sedikit prolog saja buat pengetahuan gak papa ya. Nah pagi hari ini saya duduk di meja kerja seperti biasa lalu tiba-tiba muncul sebuah ide untuk menulis. Jika tidak langsung ditulis akan menguap lagi begitu saja.

Jadi saya berfikir tentang "apa sih yang sebenarnya diharapkan dalam pembelajaran geografi itu?". Mungkin guru-guru lain juga ada yang berfikir demikian. 

Sekian puluh tahun mata pelajaran geografi eksis di kurikulum pendidikan terutama di jenjang menengah. Soal konten materinya sudah pasti ada perubahan dari waktu ke waktu menyesuaikan kebutuhan dan biasanya sih berbau politik.

Saya tidak akan begitu bicara ke teknis berapa jam ideal, muatan materi dan tek-tek bengeknya tapi hanya ingin mencari tahu tentang apa sih yang sebenarnya dituju dan diharapkan saat kita belajar geografi?. Lalu setelah sekian puluh tahun merdeka, apakah harapan tersebut terlaksana?.

Saat hanya menggarisbawahi sedikit saja bahwa tujuan utama geografi itu agar manusia memiliki kecerdasan ruang. Apa sih kecerdasan ruang itu?.

Mungkin sederhananya, kecerdasan ruang (spatial intelligence) itu adalah suatu kemampuan manusia dalam menyadari, memahami dan mengelola ruang permukaan bumi agar mampu menjadi ruang huni yang layak bagi manusia itu sendiri.
Memahami geografi itu gimana sih?
 
Lalu sejauhmana fakta di lapangan mengenai kecerdasan ruang masyarakat kita?. Nampaknya terasa menyedihkan ya. Sudah banyak terjadi bencana karena kita abai terhadap kecerdasan ruang ini.

Banjir, longsor, kemacetan, slum area, kemiskinan dan bahkan pandemi Covid saat ini adalah hasil dari ketidakcerdasan ruang. 
 
Puluhan tahun belajar dari SD-kuliah tentng geografi, dapat nilai UN bagus lalu hasilnya seperti ini. Apa yang sebenarnya diharapkan tentang geografi ini?. Apakah geografi hanya sebatas mata pelajaran yang cuma lewat saja tanpa ada makna?.

Udah berapa kali muatan kurikulum geografi diganti dari semua aspek mulai dari indikator, standar isi, SKL, materi pokok dan lainnya lah. Tapi rasanya di kehidupan nyata hal tersebut tidak terasa.
 
Kita nampaknya masih dominan pada ranah instructional effect daripada nurturant effect. Belajar topik tertentu, paham lalu dapat nilai diatas KKM. Padahal fungsi pendidikan dan pembelajaran adalah pada perubahan perilaku. 

Gak tahu ya perasaan dari dulu negeri kita ga bisa berubah soal ini. Apa sudah watak nusantara atau gimana, susah sekali mencari benang merahnya. Mungkin bisa dikaitkan dengan ciri manusia Indonesia menurut ahli sosiologi macam Soerjono Soekanto, Selo Soemarjan dan lainnya.

Pandemi Covid yang membutuhkan konsep jarak agar penularan virus berkurang juga tetap diabaikan masyarakat. Manusia-manusia tetap berkerumun dengan dalih jenuh, berwisata, ingin menyambut salah satu tokoh tertentu dan lainnya. Lalu apanya yang salah?.

Tidak ada yang salah, hanya sekilas kecerdasan ruang semakin tidak ada artinya bagi masyarakat Indonesia. Lalu dimana letak salahnya?. 

Saya tidak tahu dan tidak mau menjawab soal itu tapi yang jelas tugas guru geografi ya akan tetap memberikan pengetahuan tentang membangun kecerdasan ruang. Harapan itu tidak akan pernah padam selama rotasi bumi masih berputar. 
 
Guru-guru geografi Indonesia adalah guru-guru tangguh dan banyak menginspirasi siswa dan guru lain. Salah satunya adalah Pak Sofyanto yang terus berkarya memajukan geografi. Simak ceritanya di blognya berikut Sofyanto.id

Minggu, November 8

Pengalaman Gagal Tarik Tunai di ATM Tapi Terdebet di Rekening

Pengalaman Gagal Tarik Tunai di ATM Tapi Terdebet di Rekening

Halo kawan-kawan sekalian kali ini saya akan bercerita sedikit tentang pengalaman tarik tunai di ATM tapi uangnya tidak keluar.

Jadi awalnya dua minggu lalu sore hari saya keluar untuk cari makan di seputaran Galaxy Bekasi Selatan. Cuaca pada saat itu hujan deras berangin.

Dari rumah saya berangkat menuju Galaxy dan mampir dulu ke ATM BNI disana. Selepas memarkir kendaraan saya mencoba masuk ke anjungan dan melihat ada beberapa orang sedang melakukan transaksi.

Lantas saya pun bertanya kepada security disana "pak, apakah ATM nya bisa digunakan?". Bapaknya lalu menjawab "coba aja pak yang ATM sebelah sini, karena yang sebelah sana error". Perasaan saya sudah tidak enak mendengar jawaban tersebut.

Security sedikit menjelaskan bahwa untuk transfer tidak bisa karena jaringan sedang error, mungkin karena hujan deras. Tapi untuk tarik tunai mungkin masih bisa.

Dengan pede saya lalu memasukan kartu debet ke ATM dan mencoba tarik tunai. Dan akhirnya keanehan pun terjadi, setelah menekan nominal angka lalu ATM loading lama gak seperti biasanya.
Uang tidak keluar di ATM
Hampir 1 menit saya menunggu, lalu di layar muncul keterangan "waktu anda habis", kartu kemudian keluar dan saya cek di mobile banking ada saldo terdebet 300.000. Waduh, cilaka 12 ini mah!.

Nampaknya feeling saya benar, bahwa ATM error semua karena masalah jaringan selepas cuaca buruk. Lalu saya tanya ke security tentang cara complain masalah tersebut. 

Bapak security mengarahkan saya untuk menghubungi call center BNI di 1 500 046. Pagi hari esoknya saya telpon CS BNI dan berbicara tentang masalah saldo terdebet tapi uang tidak keluar di ATM.

Complain kemudian diterima, direkam dan kata CS BNI dana akan dikembalikan dalam waktu maksimal 2 mingguan. 

Singkat cerita esoknya saya coba cek mobile banking dan ternyata masih belum ada transferan. Saya kemudian coba lagi esoknya dan masih tidak ada transfer. Akhirnya saya tunggu saja selama seminggu. Selepas itu saya coba lihat mutasi rekening dan alhamdulillah sudah ada transfer 300.000 dari BNI.

Jadi itulah pengalaman saya tarik tunai ATM tapi uang tidak keluar. Jadi jika kalian mengalaminya maka langsung kontak CS saja, dan jangan ke bank karena pasti akan diarahkan untuk telpon CS. Jadi solusinya cepat saja dan tidak bertele-tele. Jadi kalau cuaca buruk semestinya kita hindari dulu transaksi untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Minggu, Juni 28

Virus Upgrade Part Sepeda Racuni Bikers Pemula

Virus Upgrade Part Sepeda Racuni Bikers Pemula

Halo sobat semuanya apa kabarnya nih, ditengah pandmei Covid-19 nampaknya kaum bani pedal semakin mewabah di Indonesia. Terbukti di berita-berita medsos, toko sepeda diserbu oleh para bikers bahkan ada yang rela nunggu 2 jam sebelum toko sepeda bukan karena takut gak kebagian.

Mengapa sekarang toko sepeda laku?. Penyebabnya udah pasti karena covid-19 membuat sarana transportasi terbatas jadi masyarakat kembali beralih menggunakan sepeda untuk mobilitas. Selain itu faktor kesehatan juga menjadi salah satu hal utama di balik meningkatnya kaum bani pedal.

Sekarang ini jalanan udah penuh oleh pesepeda dan tentunya toko sepeda, bengkel sepeda laris manis. Omset toko sepeda naik hingga 100% dan antrian reparasi bengkel sepeda pun semakin mengular. Bersepeda bagi kaum urban kini menjadi trend, entah sampai kapan yang jelas tentunya hal ini baik selama bersepda dilakukan dengan cara yang benar dan tidak mngundang celaka orang lain, karena di beberapa medsos banyak juga biker newbie yang gaya-gayaan dijalan raya dan akhirnya nyelakain orang lain.

Saat ini jenis sepeda yang sedang ngetrend di kota adalah sepeda lipat alias seli. Dulunya sepeda ini dipakai anak-anak tapi sekarang karena fleksibilitasnya di perkotaan maka digunakan dewasa dan pekerja kantoran. Harga sepeda seli ikut-ikutan melambung pula. Standar harga sepeda seli kualitas menengah ada di angka 4-6 jutaan, cek aja di toko online untuk perbandingannya.
Upgrade part sepeda MTB
Nah kali ini balik ke judul, saya akan bahas tentang virus upgrade, he. Maksudnya apa sih?. Ini gan jadi lu kalau beli sepeda terus biasanya bikin komunitas atau masuk komunitas maka akan lihat sepda orang lain part nya beda dan udah diganti. Lama-kelamaan lu pada pasti ngiler kan, jadilah kena racun upgrade, beli parts sana-sini, iya ga?. he. Termasuk saya juga, tapi saya memang lagi butuh bukan ikut-ikutan sih.

Jadi beruntung sekali saya beli sepeda tahun lalu Polygon Cascade 3. Harganya masih dibawah 4 juta, sekarang udah naik bos. Sebenarnya saya punya Xtrada generasi pertama tahun 2001 (the legend), tapi karena di kampung malas bawanya ke kota jadi beli lagi aja, yang dulu dipakai sama orang tua aja.

Upgrade sepeda pada dasarnya bisa macam-macam mulai dari stang, ban, pedal, crank dan lainnya. Harga part upgrade yang kualitas baik cukup menguras dompet. Saya pun hanya upgrade crank depan saja, karena crank yang orisinal agak berat dan da beberapa gearnya patah, selain itu saya nambah tas di depan untuk masukin dompet dan hp aja. Dua part itu udah habis 500 rebuan.

Banyak motif upgrade sepeda mulai dari gengsi, nafsu dan keperluan. Bagi kalian yang hobi ngoprek sepeda khususnya pemulai saran saya sebelum membeli sepeda coba compare dulu. Kalau mau upgrade maka cari sepeda yang gak terlalu menguras kantong misalnya. Atau kalau lu orang tajir maka langsung beli yang puluhan juta aja, pasti partnya nomor wahid tuh.

Jadi komponen sepeda pada dasarnya sudah didesain sesuai kebutuhan harian pesepeda, gak diupgrade pun untuk pemakaian normal is ok. Biasanya ya itu, virus upgrade sepeda menular di komunitas atua teman, he. Tapi gak apa-apa sih asal lu pade punya budgetnya dan tidak tertipu. Pastikan untuk cek harga dan tanya teman komunitas dulu untuk tahu harga part sepeda. Atau bisa jadi ada teman jual barang second tapi masih bagus, harganya kan bisa agak miring. Biasanya sekali upgrade pasti ketagihan terus tuh...wkwkkwkw. Selamat mengupgrade sepeda, tetap bijak memilih part dan jaga keselamatan lalu lintas bersama.

Selasa, Juni 23

Biaya Cek Kandungan di dr. Quamila Majalengka

Biaya Cek Kandungan di dr. Quamila Majalengka

Halo teman-teman sekalian kali ini saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman berkunjung ke dr. Quamila SPOG. Sebelumnya memang saya dan isteri belum pernah berkunjung kesini karena pas kehamilan pertama dulu belum ada praktik dokter Quamila.

Dahulu saya dan isteri periksa kandungan biasanya ke dr. Maman tapi di kehamilan kedua ini ingin periksa ke dokter spesialis yang perempuan. Alhamdulilah sekarang sudah ada dokter kandung perempuan di Majalengka.

Lokasi praktik dr. Quamila tidak jauh dari rumah dan berada di klinik Ambunsuri Jl. Kesehatan sebelum rumah sakit umum Majalengka. Untuk bisa cek kandungan disana harus daftar dulu, saya daftar pagi hari untuk jadwal sore.
Klinik dr. Quamila Majalengka
Sore hari setelah ashar saya dan isteri berangkat menuju klinik, tak sampai 15 menit dari rumah. Klinik buka jam 4 sore dan sudah ada beberapa orang yang sedang menunggu untuk cek dokter. Setelah jam 4 bagian administrasi merekap urutan pasien. Karena dokter sedang ada operasi maka saya kebagian urutan jam setengah 6. Jadi balik dulu ke rumah dan kembali lagi 1 jam setengah kemudian.

Jam lima sore saya dan isteri kemudian berangkat kembali ke klinik dan pasien sudah lumayan penuh. Ternyata di masa pandemi COVID angka kehamilan meningkat. Tak lama berselang giliran saya dan isteri masuk ke ruang cek.

Dokter Quamila kemudian memeriksa kandungan dengan alat USG yang masih baru. Alhamdulillah ternyata janin sudah terlihat dan berumur 7 mingguan. Perkiraan dokter kelahiran di bulan Februari awal. Dokter kemudian memberikan resep vitamin untuk menambah nutrisi kehamilan, karena keluhan-keluhan tidak ada jadi tidak diberian obat-obat lainnya.

Pemeriksaan tidak lama hanya sekitar 15 menit saja, setelah itu bayar di kasir untuk menebus resep dan biaya USG. Total biaya cek kandungan dan resep vitamin dr. Quamila saat itu 245 ribu rupiah. Mudah-mudahan kehamilannya lancar, sehat sampai persalinan tahun depan. Itulah sedikit cerita periksa kandungan isteri di dr. Quamila.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close