Guru Geografi: Geografi Regional - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Geografi Regional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografi Regional. Tampilkan semua postingan

Jumat, Mei 25

Teori-Teori Modern Mengenai Perubahan Sosial

Teori-Teori Modern Mengenai Perubahan Sosial

Coba dalam kehidupan ini, apa yang tidak berubah dari waktu ke waktu?. Semua hal berubah seiring dengan perkembangan peradaban manusia.

Sejak manusia pertama turun ke bumi, mereka melakukan perubahan-perubahan hingga kini perubahan tersebut terus terjadi dan tidak akan berhenti. 

Ada beberapa teori yang bisa menjelaskan tentang fenomena perubahan sosial ini. Mari kita simak.
Teori-Teori Modern Mengenai Perubahan Sosial
Gedung pencakar langit di negara maju
1. Teori Modernisasi
Teori modernisasi ini melihat bahwa perubahan negara-negara terbelakang akan mengikuti jalan yang sama dengan negara industri di barat. Cara tersebut adalah melalui proses modernisasi sehingga negara terbelakang menjadi negara berkembang. 

Teori ini melihat bahwa negara terbelakang memiliki banyak kekurangan sehingga harus menanggulangi kekurangan yang dimiliki untuk mencapai tahap tinggal landas atau take off.

Dalam masa transisi, sebuah negara akan mengalami revolusi demografi dengan ciri: menurunnya angka kematian dan kelahiran, menurunnya ukuran dan pengaruh keluarga, terbukanya sistem stratifikasi, peralihan dari struktur feodal ke birokrasi, menurunnya pengaruh agama, beralihnya fungsi pendidikan dari keluarga dan komunitas ke sistem pendidikan formal, munculnya kebudayaan massa dan munculnya ekonomi pasar, industrialisasi dan kapitalisme.

2. Teori Ketergantungan
Teori ketergantungan melihat bahwa ada ketergantungan secara ekonomi antara negara-negara dunia ketiga dan negara-negara industri. Negara-negara dunia ketiga membutuhkan pinjaman dan investasi dari negara-negara industri. 

Saat negara industri berkembang, negara dunia ketiga semakin terbelakang dengan arus kolonialisme dan kapitalisme. Relasi yang gak sehar antara negara dunia ketiga dan negara industri akan berdampak pada peningkatan kemiskinan di negara-negara dunia ketiga.

3. Teori Sistem Dunia
Teori ini dibuat oleh Wallerstein yang menyatakan bahwa perekonomian kapitalis dunia tersusun atas tiga jenjang yaitu negara inti, negara semiperiferi dan negara periferi. 

Negara inti adalah negara di Eropa Barat, negara semiperiferi adalah negara di Eropa Selatan dan negara periferi adalah negara di kawasan Asia dan Afrika. Kemampuan yang dimiliki negara inti menyebabkan negara inti menguasai sistem dunia. 

Negara inti mampu memanfaatkan sumber daya dari negara semiperiferi dan negara periferi yang berakibat kian lebarnya jurang perbedaan antara negara inti dan negara periferi.

Gambar: disini

Selasa, Mei 22

30 Kota Dengan Populasi Penduduk Terpadat di Dunia

30 Kota Dengan Populasi Penduduk Terpadat di Dunia

Apakah kamu tinggal di Jakarta saat ini?. Jika iya maka kamu tentu akan merasakan sesaknya kota Jakarta bukan?. 

Macet, padat, polusi sangat mengganggu kota berpenduduk 10 juta jiwa lebih ini. Lalu apakah Jakarta adalah kota terpadat di dunia?. 

Bukan, saat ini Tokyo menempat rangking populasi kota terbesar di dunia dengan jumlah 37,8 juta jiwa, lebih besar dari total penduduk negara Kanada. 

Kota adalah sebuah perwujudan dari aktifitas manusia di dalamnya selama berabad-abad. Kota semakin tumbuh dan berkembang karena mobilitas manusia di dalamnya.

PBB melalui divisi populasi telah meranking populasi penduduk di kota-kota besar dunia. Data ini dibuat tahun 2014 dan merupakan perkiraan total populasi karena sangat sulit mengukur populasi perkotaan yang pasti terutama di negara berkembang. 

Inilah proyeksi penduduk kota besar di dunia tahun 2014. Silahkan pilih dimana kalian akan hidup di masa depan.
30 Kota Dengan Populasi Penduduk Terpadat di Dunia
Pemandangan Tokyo saat malam hari

1. Tokyo, Jepang populasi 37,8 juta jiwa
2. Delhi, India populasi 25 juta jiwa
3. Shanghai, Cina populasi 23 juta jiwa
4. Mexico City, populasi 20,8 juta jiwa
5. Sao Paolo, Brasil populasi 20,8 juta jiwa
6. Mumbai, India populasi 20,7 juta jiwa
7. Osaka, Jepang populasi 20,1 juta jiwa
8. Beijing, Cina populasi 19,5 juta jiwa
9. New York, AS populasi 18,6 juta jiwa
10. Cairo, Mesir populasi 18,4 juta jiwa
11. Dhaka, Bangladesh populasi 17 juta jiwa
12. Karachi, Pakisatan populasi 16,1 juta jiwa
13. Buenos Aires, populasi 15 juta jiwa
14. Kolkata, India populasi 14,8 juta jiwa
15. Istambul, Turki populasi 14 juta jiwa
16. Chongqing, Cina populasi 12,9 juta jiwa
17. Rio de Janeiro, Brasil populasi 12, 8 juta jiwa
18. Manila, Filipina populasi 12,8 juta jiwa
19. Lagos, Nigeria populasi 12,6 juta jiwa
20. Los Angeles, AS populasi 12,3 juta jiwa
21. Moskow, Rusia populasi 12,1 juta jiwa
22. Guangzhou, Cina populasi 11,8 juta jiwa
23. Kinshasa, Kongo populasi 11,1 juta jiwa
24. Tianjin, Cina populasi 10,9 juta jiwa
25. Paris, Perancis populasi 10,8 juta jiwa
26. Shenzhen, Cina populasi 10,7 juta jiwa
27. London, UK populasi 10,2 juta jiwa
28. Jakarta, Indonesia populasi 10,2 juta jiwa
29. Seoul, Korea Selatan populasi 9,8 juta jiwa
30. Lima, Peru populasi 9,7 juta jiwa 
Gambar: disini

Kamis, Mei 17

13 Negara Yang Berlokasi di Garis Ekuator

13 Negara Yang Berlokasi di Garis Ekuator

Garis kahtulistiwa atau ekuator adalah garis tengah bumi yang membagi bumi menjadi dua bagian yaitu bagian utara dan selatan. 

Meskipun garis ekuator atau khatulistiwa ini membentang 24.901 mil di seluruh dunia namun garis ini hanya melintasi wilayah 13 negara saja. 

Waduh 13, angka sial dong?. Lalu apa saja negara yang berlokasi di garis ekuator ini?.

Negara tersebut adalah Sao Tome and Principe, Gabon, Kongo, Republik Demokratik Kongo, Uganda, Kenya, Somalia, Maladewa, Indonesia, Kiribati, Ekuador, Kolombia dan Brasil. 

Maladewa dan Kiribati tidak menyentuh garis ekuator dari sisi daratan namun melewati perairan yang dikendalikan oleh dua negara tersebut. Tujuh negara berlokasi di Afrika, tiga di Amerika Latin dan tiga lainnya di Asia Tenggara. 

Dalam istilah geografi, khatulistwia adalah satu dari 5 notifikasi lingkaran lintang yang membantu kita memahami lokasi astronomis di Peta. 

Empat garis notifikasi lain adalah Lingkar Arktik, Lingkar Antartika, Tropic of Cancer dan Tropic of Capricorn. Dalam hal musim, ekuator dilewati matahari pada Maret dan September. Matahari muncul dan melintasi garis ini untuk melalukan perjalanan langsung ke utara dan selatan di atas khatulistiwa.
13 Negara Yang Berlokasi di Garis Ekuator
Negara di daerah tropis
Karena fenomena ini maka orang-orang yang hidup di sepanjang khatulistiwa mengalami matahari terbit dan terbenam tercepat saat matahari bergerak tegak lurus di atas garis ekuator, lama panjang hari relatif sama sepanjang waktu, siang hari berlangsung 14 menit lebih lama dibandingkan malam hari.

Dalam hal iklim, sebagian besar negara yang berlokasi di ekuator mengalami suhu lebih hangat sepanjang tahun dibandingkan wilayah lain di dunia dengan ketinggian yang sama. Ini karena tingkat penyinaran matahari di kahtulistiwa lebih intens dan sama sepanjang tahun. 

Meskipun begitu, ekuator menawarkan variasi iklim yang sangat beragam karena fitur geografis negara-negara yang ada di sana.

Ada sedikit fluktuasi sepanjang tahun meski mungkin ada perbedaan dramatis dalam hal curah hujan, kelembaban dikarenakan pengaruh arus angin.

Tidak ada istilah empat musim spring, summer, autumn dan winter di ekuator karena hanya ada musim hujan dan kemarau. 

Lalu apakah ada salju di daerah ekuator?. Tentu ada, salju bisa terbentuk di daerah dengan ketinggian lebih dari 5000 meter seperti di Puncak Jaya Wijaya Indonesia. 

Gambar: disini

Rabu, Maret 21

Pengertian Potensi Sosial Wilayah Indonesia

Pengertian Potensi Sosial Wilayah Indonesia

Potensi fisik jika diimbangi dengan potensi sosial jelas tidak akan memunculkan sebuah negara yang tangguh. 

Indonesia saat ini menempati urutan keempat dalam hal jumlah populasi terbesar di dunia, dibawah China, India dan AS. 

Ini merupakan salah satu potensi sosial dalam hal kuantitas penduduk. Lalu apa saja potensi sosial lain yang Indonesia miliki saat ini dan bisa menjadi penunjang pembangunan?.

a. Persebaran dan Kualitas Penduduk Indonesia
Persebaran penduduk Indonesia saat ini masih belum merata dan terkonsentrasi di Pulau Jawa. Menurut data 2013, DKI Jakarta memiliki kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia yaitu lebih dari 15.234 jiwa/km persegi dan kepadatan penduduk terenah adalah di Papua Barat yaitu 8-9 jiwa/km persegi.

Indonesia saat ini memiliki jumlah penduduk yang besar, sekitar 237 juta jiwa. Penduduk usia produktif (15-64 tahun) sekitar 45% dan akan terus meningkat hingga 2025. 

Penduduk usia produktif memiliki potensi besar bagi pembangunan namun hal ini harus diiringi dengan kualitas penduduk yang baik. Kualitas penduduk dipengaruhi oleh tiga faktor berikut:
1. Pendidik
Semakin tinggi tingkat pendidik, maka semakin tinggi pula kualitas usmber daya manusia yang dimiliki. Indikatornya adalah tingkat buta huruf.
2. Kesehatan
Kondisi gizi sangat berpengaruh pada pola pikir, katahanan belajar dan kreatifitas seseorang. Angka kematian bayi dapat menjadi indikator tingkat kesehatan di suatu negara.
3. Pendapatan per kapita
Pendapatan per kapita Indonesia masih di bawah rata-rata dunia bahkan di Asia Tenggara sendiri. Indonesia ada di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand dalam hal pendapatan per kapita.
Pengertian Potensi Sosial Wilayah Indonesia
Kebudayaan merupakan aset Indonesia
b. Keragaman Budaya Indonesia
Indonesia kaya akan suku bangsa dan budaya yang meliputi bahasa, kesenian, makanan, tarian, adat dan lainnya. Kearifan lokal budaya di Indonesia merupakan aset yang harus dirawat dan dilestarikan untuk dijadikan daya tarik wisata dan sebagai identitas Indonesia. 

Hasil kebudayaan masyarakat Indonesia nampak dari tata perilaku, baju adat, senjata, rumah adat, upacara adat hingga arstitektur seperti candi dan lainnya.

c. Kreatifitas
Saat ini berbagai macam kreasi anak bangsa banyak bermunculan. Ini merupakan salah satu kunci pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat. 

Di era globalisasi ini masyarakat Indonesia banyak melahirakn inovasi-inovasi produk yang bernilai jual sehingga mampu meningkatkan daya saing dengan negara-negara lain. 
Gambar: disini

Selasa, Januari 23

Fenomena Salju di Gurun Sahara, Normalkah?

Fenomena Salju di Gurun Sahara, Normalkah?

Beberapa waktu lalu terjadi fenomena tak lazim di Gurun Sahara yaitu salju turun di gurun terluas di dunia ini. 

Salju biasanya turun di daerah tinggi di Afrika seperti Kilimanjaro, namun kali ini salju terekam menutupi sebagian Sahara dan ini langka. 

Gurun Sahara secara geografi merupakan daerah yang sangat panas dan luas dengan total 9,2 juta km persegi. Luas tersebut seukuran dengan AS dan membentang di utara hingga tengah daratan Afrika.

Baca juga:
Memahami tentang paleoklimat bumi
Pengaruh vulkanisme bagi kehidupan

Musim dingin adalah musim saat ada curha hujan yang mungkin jatuh di daerah ini. Udara di padang pasir sangat panas dan sangat sulit sekali hujan hingga menyentuh permukaan gurun pasir karena hilang di tengah perjalanan oleh panas gurun. 

Ada tiga episode hujan salju yang tercatat turun di gurun Sahara. Pertama tahun 1979, dan kedua bulan Desember 2016 dan yang ketiga adalah pada 7 Januari 2018. Sayangnya semua salju tersebut hanya muncul sekejap dan langsung hilang karena panas gurun sehingga momen ini cepat berlalu.

Terlepas dari faktor perubahan iklim atau entah apa, yang jelas kemunculan salju di atas Sahara merupakan fenomena langka dan unik. Gurun Sahara membentuk hampir 10% Afrika dan merupakan gurun pasir terluas di dunia. 

Gurun Sahara memiliki curah hujan < 250 mm per tahun sehingga menjadi wilayah paling ganas untuk ditinggali mahluk hidup terutama manusia. Baca juga: Cara menjawab soal prinsip geografi
Fenomena Salju di Gurun Sahara, Normalkah?
Fenomena salju di Sahara yang menghebohkan
Sahara meliputi utara Afrika dan berbatasan dengan Laut Merah di timur, lembah Sungai Niger dan Sudan di selatan, Laut Mediteran dan Pegunungan Atlas di utara dan Samudera Atlantik di barat. 

Menurut ahli geologi, gurun Sahara dulunya adalah daerah basah berawa dan akan kembali seperti itu 15.000 tahun ke depan. Fosil buaya dan flora tropis banyak ditemukan di bawah Sahara.

Berikut ini fakta unik tentang Gurun Sahara Afrika
1. Pergeseran iklim di Sahara berlangsung dalam siklus 41.000 tahun. Selama siklus ini bumi mengubah kemiringan rotasinya antara 22 sampai 24.5 derajat.
2. Gurun Sahara adalah gurun ketiga terluas di dunia setelah Antartika dan Arktik. 
3. Ukuran Sahara hampir sama dengan AS dan Cina.
4. Sahara dalam bahasa Arab artinya padang pasir terbesar.
5. Ada bukit pasir setinggi 590 kaki.
6. Ada fosil dinosaurus ditemukan di bawah Sahara.
7. Iklim Sahara merupakan paling keras di dunia.
8. Kambing dan unta adalah hewan umum di Sahara.
9. Manusia yang tinggal di Sahara kebanyakan adalah pengembara alias nomaden.
10. Padang pasir menyusut dan tumbuh mengikuti iklim.

Itulah beberapa fakta unik Gurun Sahara yang sempat kembali diselimuti salju di awal tahun 2018 ini. Mau mencoba berwisata ke gurun Sahara?. 

Gambar: disini

Selasa, Desember 12

Geografi Kota Yerusalem (Al Quds)

Geografi Kota Yerusalem (Al Quds)

Akhir-akhir ini berita dunia sedang panas karena pernyataan de facto Amerika terhadap Yerusalem yang menjadi ibukota Israel. 

Saya tidak akan membahas soal politik tersebut namun kali ini lebih melihat sisi kota suci Yerusalem secara geografis. Kota Yerusalem merupakan situs warisan dunia dan menjadi rumah suci 3 agama besar di dunia yaitu Islam, Yahudi dan Kristen.

Jerusalem memainkan peran sentral dalam perspektif spiritual dan emosional tiga agama monoteistik utama di dunia.  

Untuk Yahudi di seluruh dunia Yerusalem adalah fokus dari kerinduan kuno, bukti hidup kuno keagungan dan kemerdekaan dan Pusat Renaissance Nasional; bagi orang Kristen kota itu adalah lokasi dimana penderitaan Yesus dan kebangkitannya; bagi Muslim ini adalah tujuan dari perjalanan isra mi'raj Nabi Muhammad SAW dan salah satu dari mesjid suci umat Islam. Untuk semua tiga agama kota iniadalah sebuah kota kudus, Pusat ziarah, dan objek kebaktian.
Mesjid Al Aqsa di Yerusalem
Meski dalam hal demografi kota suci ini berubah dengan cepat namun Yerusalem telah mempertahankan karakternya dan sifat kosmopolitannya. Rumah-rumah ibadat, gereja, mesjid kuno yang unik membuat kota ini serasa membawa kita ke masa lalu. 
Yerusalem berdiri di sebuah bukit dengan ketinggian 785 m dan berada di perbatasan Palestina, Israel, Yordania. Di pusat kota ini terdapat kota tua berdinding abad pertengahan dengan luas 1 km persegi. 

Yerusalem memiliki iklim tropis semi arid dengan musim panas yang hangat dan kering dan musim dingin yang basah dan dingin. Curah hujan tahunan 600 mm dan hujan salju jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. 
Peta kota lama Yerusalem
Rata-rata suhu kota Yerusalem 24 derajat Celcius di Agustus dan 10 derajat Celcius di Januari. Musim panas di Yerusalem sangat intens karena kurangnya awan dan kelembaban rendah. Yerusalem tidak punya masalah polusi yang serius karena minimnya industri dan kendaran.

Sebelum Israel menginvasi Yerusalem ada sekitar 164.000 penduduk tinggal disana. Setelah pembagian kota terjadi setelah perang kemerdekaan 1948, sekitar setengah dari populasi penduduk hidup di sisi barat di bawah kendali Israel. 

Pada 1960 populasi barat Yerusalem bertambah dua kali lipat. Jumlah penduduk Yerusalem terus bertumbuh sekitar setengah juta jiwa pada 1980an dan 850.000 jiwa pada 2015.

Yerusalem memiliki tipe vegetasi Mediteran-Iran-Turki. Jenis tanah bertipe merahcan coklat khas Mediteran dan dibentuk dari batu kapur. Ada sekitar 1.000 jenis vegetasi tumbuh di Yerusalem.

Kota ini adalah rumah dari 70 spesies burung. Jenis burung yang sering terlihat adalah gagak, kutilang dan jay. Ular viper Palestine kadang ditemukan juga. Kadal dan bunglon juga sering muncul di dinding kota.

Gambar: disini, disini

Kamis, Desember 7

Letak Astronomis dan Pembagian Waktu Indonesia

Letak Astronomis dan Pembagian Waktu Indonesia

Letak atau lokasi suatu tempat sangat penting dalam kajian ilmu geografi. Oleh sebab itu konsep geografi pertama adalah lokasi.

Untuk dapat mengetahui keadaan geografis suatu tempat dengan baik, kita perlu mengetahui letak tempat atau daerah tersebut di permukaan bumi. Kali ini saya akan bahas tentang letak astronomis Indonesia dan kaitannya dengan pembagian waktu. 

Letak astronomis merupakan letak suatu tempat dihubungkan dengan posisi garis lintang dan garis bujur yang membentuk suatu sistem koordinat. Garis lintang adalah garis-garis pararel pada bola bumi yang sejajar dengan ekuator. 

Lintang Utara (LU) berarti semua lokasi atau tempat yang terletak di sebelah utara ekuator. Lintang Selatan (LS) berarti semua lokasi atau tempat yang berada di sebelah selata ekuator. 

Jarak antar lintang diukur dengan satuan derajat. Lintang terendah adalah 0⁰ dan lintang tertinggi adalah 90⁰ (kutub utara dan selatan). Baca juga: Jenis-jenis peta

Garis bujur (meridian) adalah semua garis yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan, tegak lurus terhadap garis lintang. Semua meridian berbentuk setengah lingkaran besar. Jarak tiap meridian adalah 15⁰. 

Meridian utam (prime time) adalah meridian Greenwich sebagaimana disepakati oleh negara-negara peserta kongres Meridian Internasional di Washington pada 1884. Mengapa titik meridan nol di Greenwich?. 

Karena saat itu Inggris paling menguasai lautan di dunia. Baca juga: Menghitung sex ratio dan dependency ratio

Keliling bumi besarnya 360⁰ dan dibagi menjadi dua bagian yaitu bujur barat dan bujur timur, masing-masing 180⁰. Letak astronomis Indonesia tepatnya adalah 6⁰08' LU dan 11⁰15' LS. Letak lintang ini menunjukkan bahwa:

1. Batas paling utara Indonesia adalah 6⁰08' LU dan batas paling selatan adalah 11⁰15' LS. Pulau paling utara Indonesia adalah Pulau Miangas dan pulau paling selatan adalah Pulau Rote.
2. Jarak lintangnya adalah 17⁰ 23'.
3. Sebagian besar daerah Indonesia berada di belahan bumi selatan.
4. Wilayah Indonesia dilalui oleh garis ekuator khatulistiwa.

Berdasarkan letak garis bujurnya, wilayah Indonesia terletak diantara 94⁰45' BT dan 141⁰05' BT. Hal ini berarti:
1. Batas paling barat Indonesia adalah 94⁰45' BT dan paling timur adalah 141⁰05' BT.
2. Jarak bujurnya adalah 46⁰20' atau kira-kira 5.000 km atau hampir 1/8 keliling bumi. Perbedaan letak pada garis bujur menyebabkan perbedaan waktu.
3. Semua wilayah Indonesia terletak di belahan timur bumi dihitung dari meridian 0⁰ Greenwich
Letak Astronomis dan Pembagian Waktu Indonesia
Zonasi waktu Indonesia
Letak astronomis diatas menunjukkan bahwa Indonesia terletak di daerah iklim tropis. Daerah iklim tropis terletak antara 23,5⁰ LU atau Tropic of Cancer dan 23,5⁰ LS atau Tropic of Capricorn. 

Hal ini mengakibatkan suhu di Indonesia cukup tinggi antara 26-28⁰C, curah hujan tinggi (diatas 700 mm/per tahun, terjadi hujan konvektif, pelapukan batuan cepat dan spesies hewan tumbuhan banyak. 

Baca juga:
Awan cirrus, stratus dan cumulus
Ciri dan sebaran tanah di Indonesia

Perbedaan letak astronomis mengakibatkan terjadinya perbedaan waktu sekitar 3 jam, tepatnya 46 x 4 menit = 14 menit, antara bagian paling timur dan paling barat Indonesia. Sejak 1 Januari 1988, Indonesia memberlakukan pembagian waktu yang  baru
menggantikan pembagian waktu lama yang disahkan pada 1 Januari 1964. Saat ini ada 3 pembagian waktu Indonesia yaitu: 

1. Daerah Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB)
Waktu Indonesia Barat berdasarkan meridian pangkal 105⁰ BT, meliputi seluruh propinsi di Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Selisish 7 jam dari Greenwich.
2. Daerah Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA)
Waktu Indonesia Bagian Tengah berpatokan pada meridian 120⁰ BT meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT dan seluruh Sulawesi. Selisih 8 jam dari Greenwich.
3. Daerah Waktu Indonesia Bagian Timur(WIT)
Waktu Indonesia Bagian Timur berdasarkan meridian pangkal 139⁰ BT, meliputi seluruh propinsi di Papua, Maluku dan Maluku Utara. Seilsih 9 jam dari Greenwich.

Gambar: disini 

Sabtu, November 11

Pendekatan Sektoral dan Regional Pembangunan

Pendekatan Sektoral dan Regional Pembangunan

Pembangunan wilayah merupakan salah satu kunci maju tidaknya sebuah negara. Perencanaan pembangunan wilayah baiknya menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan sektoral dan pendekatan regional. 

Pendekatan sektoral biasanya bersifat less spatial atau kurang memperhatikan aspek ruang secara keseluruhan, sementara pendekatan regional lebih bersifat spasial dan merupakan jembatan untuk mengaitkan perencanaan pembangunan dengan tata ruang. 

Dari sudut pandang regional, pengelompokkan dapat dilakukan atas dasar batas administrasi pemerintahan seperti kabupaten/kota, kecamatan dan kelurahan/desa.

1. Pendekatan Sektoral
Pendekatan sektoral adalah suatu pendekatan dimana seluruh kegiatan ekonomi didalam wilayah perencanaan dikelompokkan atas dasar sektor-sektor (contoh sektor jasa, pertanian, perkebunan, industri). 

Selanjutnya setiap sektor dianalisa satu persatu secara lebih mendalam. Setiap sektor dilihat potensi dan peluangnya kemudian menetapkan apa yang dapat ditingkatkan dan dimana lokasi kegiatan peningkatan tersebut. 

Contoh untuk analisa sektor pertanian, dapat dibagi menjadi subsektor seperti tanaman pangan, palawija, buah-buahan dan perkebunan besar.

Setiap subsektor memiliki komoditas masing-masing. Untuk masing-masing subsektor dapat diperinci lagi atas komoditas yang dominan. Misalnya untuk subsektor bahan makanan dapat diperinci atas komoditi beras, kacangan-kacangan dan sayuran. 

Dalam pendekatan sektoral untuk tiap sektor seharusnya dibuat analisis yang mendalam mengenai komoditas tersebut.

a. Sektor apa yang punya nilai keuntungan kompetitif di wilayah tersebut yang dapat bersaing di pasar global.
b. Sektor apa yang bersifat basis dan non basis
c. Sektor apa yang memiliki nilai tambah yang tinggi
d. Sektor apa yang banyak menyerap tenaga kerja

Atas dasar berbagai kriteria komoditas apa yang perlu dikembangkan di wilayah tersebut berdasarkan sasaran yang ingin dicapai. Penetapan skala prioritas sangat diperlukan dalam perencanaan pembangunan wilayah.
Pendekatan Sektoral dan Regional Pembangunan
Pembangunan jalan tol mempercepat pertumbuhan ekonomi regional
2. Pendekatan Regional
Pendekatan regional memperhatikan penggunaan ruang untuk kegiatan produksi atau jasa dan juga memprediksi arah konsentrasi kegiatan dan memperkirakan kebutuhan fasilitas untuk masing-masing konsentrasi serta merencanakan jaring-jaring penghubung sehingga berbagai konsentrasi kegiatan dapat dihubungkan secara efisien.

Pendekatan regional merupakan pendekatan yang memandang wilayah sebagai kumpulan dari bagian-bagian wilayah yang lebih kecil dengan segenap potensi dan daya tariknya masing-masing. 

Pendekatan regional seharusnya dapat menjawab berbagai pertanyaan yang belum terjawab, jika hanya menggunakan pendekatan sektoral seperti:

a. Lokasi dan berbagai kegiatan ekonomi yang akan mengalami perkembangan.
b. Penyebaran penduduk di masa yang akan datang dan kemungkinan munculnya pusat pertumbuhan baru.
c. Adanya perubahan pada struktur ruang wilayah dan prasarana yang perlu dibangun untuk mendukungn perubahan struktur ruang tersebut.
d. Perlunya penyediaan berbagai fasilitas sosial yang seimbang pada pusat pemukiman dan pusat berbagai kegiatan ekonomi.
e. Perencanaan jaringan penghubung yang akan menghubungkan berbagai kegiatan atau pemukiman secara efektif dan efisien. Baca juga: Fungsi desa sebagai hinterland

Gambar: disini
Klasifikasi Region Dalam Geografi

Klasifikasi Region Dalam Geografi

Memahami region sangat penting dalam geografi karena kajian utama geografi adalah region-region di permukaan bumi beserta fenomena di dalamnya. 

Pembedaan suatu region dengan region lainnya dapat ditinjau dari beberapa hal sebagai ukurannya, fungsinya atau kasus lainnya. 

Menurut luasnya, suatu benua atau anak benua dapat ditetapkan sebagai region, juga area yang lebih sempit seperti desa dan kota dapat dikatakan sebagai sebagai suatu region. 

Kriteria untuk menentukan suatu region berdasarkan fugnsinya, dapat ditentukan oleh satu faktor dan dapat pula didasarkan faktor jamak. 

Penentuan suatu wilayah sebagai suatu region terutama berdasarkan kriteria adanya suatu kesatuan bentuk, kesaruan ruang dan kesatuan fungsi yang mencirikan homogentias sebagai hasil distribusi, interelasi dan interaksi unsur-unsur geografi di dalamnya.

Penentuan suatu areal sebagai suatu region berdasarkan faktor tunggal misalnya region atua kawasan industri, kawasan politik, kawasan bahasa, kawasan iklim dan lainnya. Melihat contoh tadi maka luas region dapat dikatakan bervariasi. 

Region industri relatif lebih sempit dibandingkan region bahasa atau region iklim. Kawasan Industri Karawang lebih sempit dibanding Kawasan Iklim Tropik di bumi.

Klasifiaksi kawasan atau wilayah seperti daerah perkotaan, daerah pedesaan, wilayah Indonesia bagian Barat, Indonesia bagian Tengah dan Indonesia bagian Timur kriterianya tidak hanya satu melainkan banyak. 

Perbedaan antara daerah perkotaan dengan pedesaan meliputi kondisi fisik, sosial dan budaya. Wilayah Indonesia barat, tengah dan timur meliputi keadaan geologi, vegetasi, fauna, kedalaman laut, iklim dan lainnya.
Klasifikasi Region Dalam Geografi
Kota Jogja pusat pendidikan dan budaya
Suatu region terhadap region lainnya sukar ditentukan batasnya karena ada bagian-bagian yang bertampalan namun kita masih dapat menemukan inti region atau pusat region tersebut. 

Suatu region berkembang pada ruang atas dasar faktor tertentu misal kesuburan tanah, lembah sungai, pertemuan atau persimpangan jalan, kegiatan ekonomi, politik dan lainnya. 

Dengan demikian inti region dapat kita tentukan. Kepadatan penduduk dan kegiatan budaya juga dapat merupakan salah satu ciri sebagai petunjuk inti dari sebuah region. Baca juga: Macam-macam proyeksi peta

Suatu region seperti telah dikemukan diatas merupakan satu kesatuan baik kesatuan ruan, fungsi  ddan bentuk. Suatu region merupakan suatu sistem keruangan yang menyatukan komponen fisik dan non fisik, komponen ekonomi dengan non ekonomi, komponen manusia dan non manusia dan lainnya. 

Hanya saja tentu pada suatu regioan ada komponen yang lebih dominan dari yang lainnya sehingga region tersebut terkenal karena faktor dominan tersebut. Contoh Kota Jogja terkenal dengan kota budaya dan pendidikan, namun apakah tidak ada kegiatan ekonomi seperti industri di sana?. 

Tentu ada namun faktor pendidikan dan budaya lebih dominan dibandingkan sektor industrinya.
Gambar: disini

Selasa, November 7

Kondisi Geografi Indonesia

Kondisi Geografi Indonesia

Indonesia adalah sebuah negara yang membentang di khatulistiwa dengan bentuk kepulauan. Negara kita ini dijuliku jamrud khatulistiwa.

Kondisi geografi Indonesia sangat unik sehingga menjadikannya sebagai negara yang memiliki biodiversitas tinggi di dunia. Dalam artikel berikut akan dibahas tentang kondisi umum geografi Indonesia.
Kondisi Geografi Indonesia
Peta geografi Indonesia
Nama asli    : Republik Indonesia
Ibukota        : Jakarta
Luas wilayah       : 1.860.359,67 km persegi
Pemerintahan      : Republik
Kemerdekaan      : 17 Agustus 1945
Mata uang           : Rupiah
Lagu Kebangsaan : Indonesia Raya
a. Letak dan Batas
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau lebih dari 18.000 dan terletak antara 6 LU - 11 LS dan 95 BT - 141 BT. Posisi Indonesia strategis berada diantara dua benua yaitu Asia dan Australia serta diapit dua samudera besar yaitu Hindia dan Pasifik. Batas wilayah Indonesia adalah sebagai berikut:
1. Sebelah utara berbatasan dengan Laut Andaman, Selat Malaka, Singapura, Laut Cina Selatan, Filipina dan Samudera Pasifik
2. Sebelah timur berbatasan dengan Papua Nugini
3. Sebelah selatan berbatasan dengan Samudera hindia, Timor Leste, Australia dan Laut Arafuru
4. Sebelah barat berbatasan dengan Samudera Hindia

b. Cuaca dan Iklim
Menurut letak lintangnya, Indonesia masuk tipe iklim tropis dan dipengaruhi sirkulasi angin muson barat dan muson timur. Angin muson mengakbatkan musim hujan dan kemarau datang silih berganti di Indonesia. 

Musim hujan umumnya terjadi di bulan Oktober sampai April (angin muson barat) sementara musim kemarau umumnya datang pada bulan April sampai Oktober (angin muson timur). Peralihan diantara kedua musim tersebut dinamakan musim pancaroba.
Kondisi Geografi Indonesia
Padang sabana tropis Nusa Tenggara
c. Bentang Alam
Bentang alam Indonesia sangat bervariasi sehingga mengahsilkan iklim mikro di berbagai daerah. Ada yang terkenal dengan kota hujan, daerah padang rumput, kota angin dan lainnya. 
1. Wilayah Indonesia bagian barat berupa Dangkalan Sunda yang dahulu merupakan bagian benua Asia. Dangkalan Sunda meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan dan pulau/laut sempit disekitarnya. 

Bentang alam unik berupa Bukit Barisan, Pegunungan Kendeng, Pegunungan Meratus, Dataran Tinggi Gayo, Dataran Tinggi Bandung, Dataran Tinggi Dieng, Sungai Batanghari, Sungai Bengawan Solo, Sungai Barito, Gumuk pasir Parangtritis, Geopark Pegunungan Sewu dan lainnya.
Kondisi Geografi Indonesia
Gunung api purba Nglanggeran
 2. Wilayah Indonesia bagian tengah, berupa wilayah peralihan meliputi Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara dan pulau kecil disekitarnya. Bentang alam berupa Pegunungan Fenema, Pegunungan Takolekaju, Geopark Batur, Gunung Tambora dan lainnya.
3. Wilayah Indonesia bagian timur merupakan Dangkalan Sahul yang dahulu merupakan bagian dari Benua Australia. Daerahnya dangkalan Sahulu meliputi Papua dan pulau kecil disekitarnya. Bentang alam unik berupa Pegunungan Jaya Wijaya, Sungai Memberamo dan Digul, Lembah Baliem dan Taman Nasional Wasur.
Kondisi Geografi Indonesia
Piramida penduduk Indonesia 2017
d. Penduduk
Jumlah penduduk Indonesia tahun 2017 mencapai 263,5 juta jiwa dengan pertumbuhan diatas 1,5 % per tahun. Secara garis besar penduduk Indonesia dapat dibagi dalam dua kelompok besar yaitu suku Melayu di barat dan suku Papua di timur. 

Pulau terpadat adalah Jawa dan terjarang adalah Papua. Penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam (88%) disusul Katolik, Protestan, Hindu dan Budha. 
Gambar:  disini disini

Senin, Oktober 30

Kondisi Geografi Wilayah Asia Tenggara

Kondisi Geografi Wilayah Asia Tenggara

Asia Tenggara merupakan salah satu wilayah yang berada di Benua Asia. Kawasan regional ini bisa menjadi kekuatan dunia jiga dikelola dengan baik.

Negara-negara yang tergabung dalam kawasan Asia Tenggara adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Singapura, Filipina, Laos, Myanmar, Kamboja, Vietnam dan Timor Leste. Lalu seperti apa geografi Asia Tenggara itu?.

1. Letak Astronomis
Secara astronomis, Asia Tenggara berada di antara 28⁰ LU - 11⁰ LS dan 9⁰3 BT - 141⁰ BT. Berdasarkan letak astronomis tersebut maka kawasan Asia Tenggara secara geografis berbatasan dengan daerah berikut:
a. Bagian Utara berbatasan dengan India, Laut Cina Selatan dan Taiwan.
b. Bagian Timur berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudera Pasifik.
c. Bagian  Selatan berbatasan dengan Australia dan Samudera Hindia.
d. Bagian Barat berbatasan dengan Teluk Benggala, Laut Andaman dan Samudera Hindia.
Kondisi Geografi Wilayah Asia Tenggara
Peta negara ASEAN
2. Letak Geografis
Berdasarkan letak geografis, Asia Tenggara berada diantara dua benua yaitu Asia di utara dan Australia di selatan serta dua samudera yaitu Hindia di barat dan Pasifik di timur. 

Dampak dari posisi geografis ini adalah Asia Tenggara memiliki dua musim yaitu hujan dan kemarau serta dipengaruhi sirkulasi angin muson. Selain itu badai siklon kadang terjadi di batas utara dan selatan. 

Vietnam dan Filipina adalah negara yang rawan badai siklon di Asia Tenggara. Baca juga: Faktor cuaca suatu daerah

3. Letak Geologis
Menurut letak geologinya, Asia Tenggara merupakan kawasan yang dilalui dua jalur pegunungan muda yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Dampaknya adalah munculnya pegunungan api terutama disepanjang batas subduksi di selatan dan di utara.

4. Kondisi Iklim
Asia Tenggara secara astronomis dilalui oleh garis khatulistiwa. Sebagian besar negara di Asia Tenggara beriklim tropis. Ciri iklim tropis adalah suhu rata-rata tinggi sepanjang tahun (24-28⁰C), memiliki dua musim, curah hujan tinggi, perbedaan suhu tidak terlalu ekstrim saat kemarau dan hujan. 

Iklim tropis yang sebagian besar dimiliki oleh negara ASEAN ini mempengaruhi kondisi flora dan fauna. Jenis hutan di Asia Tenggara didominiasi hutan tropis, sisanya sabana dan hutan musim.
Kondisi Geografi Wilayah Asia Tenggara
Wisata ASEAN
5. Kondisi Penduduk
Jumlah penduduk Asia Tenggara pada 2005 berjumlah 558.778 juta jiwa. Jumlah itu mencapai 15% dari seluruh populasi penduduk Asia. Indonesia adalah negara Asia Tenggara dengan populasi terbanyak dan Brunei adalah yang paling sedikit. 

Penduduk Asia Tenggara terdiri dari berbagai suku bangsa seperti Melayu, Negrito, Lao Yao, Cina, India, Arab, Khmer dan Man, Tho,M uong, Vietnam.

6. Mata Pencaharian
Mata pencaharian penduduk kawasan Asia Tenggara bervariasi mulai dari pertanian, pertambangan, pariwisata, perdagangan dan perindustrian. Pertanian masih mendominasi di Asia Tenggara dengan produk utama seperti padi, jagung, buah-buahan, palawija, teh dan lainnya. 

Industri dan pariwisata kini menjadi sektor yang berkembang pesat di Asia Tenggara. Singapura menjadi salah satu negara yang menjadikan pariwisata sebagai leading sector sehingga banyak wisatawan yang berkunjung ke negeri tersebut.  

Gambar: disini

Senin, Oktober 9

Geografi Kepulauan Hawaii

Geografi Kepulauan Hawaii

Siapa yang tak kenal Hawaii, sebuah kepulauan vulkanik di tengah Pasifik yang menjadi destinasi wisata dunia. 

Kepulauan Hawaii merupakan rangkaian pulau dan batu karang sepanjang 3.300 km membentuk lengkungan lebar di tengah lautan Pasifik. 

Kepulauan ini dimulai oleh Pulau Hawaii dan berakhir nyaris pada garis waktu internasional dengan noktah kecil di lautan yang disebut Kuro Atoll. Sejauh 650 km sampai ke ujung paling timur negara bagian ini terdapat pulau-pulau berbagai ukuran.

Delapan pulau besar di Hawaii yaitu Oahu, Hawaii, Maui, Kauai, Lanai, Molokai, dan Kahoolawe, memuat 99 persen dari wilayah negara bagian ini. 

Luas Pulau Hawaii 8.150 km persegi terdiri dari hampir 2/3 wilayah total negara bagian ini. Pulau paling kecil adalah Kahoolawe dengan luas 125 km persegi dan tidak berpenghuni.
Geografi Kepulauan Hawaii
Kepulauan Hawai di Pasifik via google map
Keadaan Fisik Hawaii
Hawaii berdekaran dengan tengah-tengah lautan Pasifik. Honolulu, ibukota negara ini berada 3.850 km disebelah barat San Fransisco dan 6.500 km di sebelah timur Tokyo dan 7.300 km timur laut Australia. 

Pulau ini sekilas terpencil sekali namun karena mobilitas yang semakin tinggi maka pulau-pulau di tengah Pasifik ini berkembang menjadi pusat interaksi penting.

Rangkaian pegunungan di Hawaii hanya bagian yang terlihat dari sederetan gunung api besar. Dasar laut di daerah ini berada 4000 -5000 m dibawah muka laut. Jadi gunung api harus mendaki 5000 m ke atas dulu sebelum menyembul ke permukaan air laut. 

Jenis kegiatan gunung api yang membentuk kepulauan ini yaitu hot spot masih berlangsung hingga kini. Aliran lava encer mengalir ke berbagai penjuru pulau dan menambah luas area pulau ini dari waktu ke waktu.

Beberapa gunung api di Pulau Besar masih aktif. Maona Loa masih erupsi rata-rata sekali dalam empat tahun. Kegiatan ini menjadi ancaman bagi Hilo, kota terbesar di pulau ini. Letusan pada tahun 1950 melanda daerah seluas 100 km persegi. 

Gunung api lain yaitu Kilauea erupsi sekitar 7 tahun sekali dan telah menyumbang perluasan pulau ini seluas 260 ha.
Geografi Kepulauan Hawaii
Aliran lava Kilauea
Hawaii adalah negara bagian Amerika Serikat yang terdiri dari lereng-lereng bergelombang dan keringgian yang berubah drastis di beberapa lokasi. Formasi ini akibat dari pengikisan permukaan gunung api oleh air yang mengalir. 

Batu-batu karang terkikis dihantam ombak, membentuk tepi-tepi spektakuler di bagian-bagian kepulauan ini. Batu karang semacam ini di sisi timur laut menjulang hingga 1.150  m dan menjadi gunung karang tertinggi di dunia.

Pengikisan oleh air ini memotong permukaan lava. Ngarai-ngarai menghempas kubah-kubahnya. Dasar Ngarai Waimea di Kauai lebih dari 800 m di bawah permukaan tanah. 

Air terjun setinggi ratusan meter merupakan fenomena umum lain di Hawaii. Sungai-sungai yang mengalir di timur mengikis pegunungan, memisahkannya dan menghasilkan dataran rendah yang lebar. Baca juga: Vegetasi hutan hujan tropis
Geografi Kepulauan Hawaii
Salah satu burung khas Hawaii
Kondisi Iklim Hawaii
Lokasi Hawaii jelas mempengaruhi kondisi iklim pulau ini. Suhu tertinggi di Hawaii tercatat hanya 31 derajat Celcius dan terendah adalah 13 derajat Celcius. Posisi Honolulu yang berada di 20 derajat LU menjadikan hanya sedikit perbedaan lama siang dan malam. 

Variasi curah hujanlah yang menandai perubahan besar tipe musim di kepulauan Hawaii. Di musim panas, Hawaii terus dipengaruhi oleh angin passat timur laut yang sampai ke kepulauan ini melalui kawasan berair dingin ang berlokasi di sebelah timur laut. 

Hal ini menciptakan cuaca sejuk, berawan, hangat namun tidak panas. 

Di musim dingin, angin passat ini hilang dan memberi kesempatan badai dari utara dan barat laut masuk. Honolulu pernah mengalami curah hujan sampai 43 cm dalam 24 jam. 
Geografi Kepulauan Hawaii
Kota Honolulu di Hawaii
Kondisi Tanah
Sebagian besar tanah vulkanik Hawaii bersifat permeabel dan ini memungkinkan air turun dengan cepat dan mengeringkan tanah dengan jangkauan yang lebih luas daripada sejumlah besar vegetasi. 

Jadi banyak kawasan yang menerima curah hujan sedang sampai rendah terlihat kering. Isolasi pulau Hawaii dsiertai cuaca iklim dan variasi lingkungan yang besar membentuk vegtasi dan komunitas burung yang beranekaragam. 

Ada ribuan tipe vegetasi asli disini dan 66 burung endemik tercatat hanya ada di Hawaii. Tidak ada mamalia darat yang muncul disini hingga manusia datang.

Sabtu, Oktober 7

Geografi Catalonia Spanyol

Geografi Catalonia Spanyol

Akhir-akhir ini media internasional sedang panas memberitakan tentang kemerdekaan Catalonia di Spanyol. Sebenarnya wilayah apa sih Catalonia itu?. 

Catalonia saat ini masih masuk negara Spanyol namun secara bahasa dan kultur mereka punya kekhasan tersendiri. Catalonia saat ini merupakan pusat industri dan wilayah paling kaya di Spanyol. 

Selain itu Catalonia merupakan markas tim elite Eropa FC Barcelona. Baca juga: Cara mudah menjawab soal konsep geografi di UN
Geografi Catalonia Spanyol
Peta wilayah Catalonia
Sebagian besar masyarakat Catalan tinggal di Barcelona yang merupakan pusat ekonomi dan politik di sana serta pusat wisata populer Eropa terutama pantai yang menghadap laut Mediterania. Populasi Catalonia saat ini mencapai 7,5 juta jiwa.
Sejarah Catalonia 
Daerah ini pertama kali muncul sebagai entitas yang berbeda dengan kemunculan Pemerintahan Barcelona  pada abad ke-11. 

Pada abad ke-12 Pemerintahan  tersebut berada di bawah pemerintahan kerajaan yang sama dengan kerajaan Aragon, yang kemudian menjadi kekuatan laut abad pertengahan yang besar.

Catalonia telah menjadi bagian dari Spanyol sejak awal abad ke-15, ketika Raja Ferdinand dari Aragon dan Ratu Isabella dari Kastilia menikah dan mempersatukan wilayah mereka.
 

Dengan mempertahankan identitasnya,  kawasan ini semakin terintegrasi ke dalam negara Spanyol, sampai abad ke-19 Catalonia kembali ingin memproklamirkan sebagai negara merdeka. 

Ketika Spanyol menjadi republik pada tahun 1931, Catalonia diberi otonomi yang lebih luas. Selama Perang Saudara Spanyol, Catalonia adalah benteng utama Republik, dan jatuhnya Barcelona ke sayap kanan Gen Francisco Franco pada tahun 1939 menandai era perlawanan Spanyol terhadap Catalan.
 
Di bawah peraturan ultra-konservatif Franco, otonomi dicabut, nasionalisme Catalan ditekan dan penggunaan bahasa Katalan dibatasi.
Geografi Catalonia Spanyol
Catalonia surga pantai dunia
Kemerdekaan Catalonia
Arah angin kemudian berbalik dengan munculnya pemerintahan Spanyol yang demokratis setelah kematian Franco. Catalonia sekarang memiliki parlemen dan badan eksekutif sendiri dengan wilayah yang lebih luas.

Semangat nasionalis melonjak di tahun 2010 setelah sebuah keputusan pengadilan Spanyol menetapkan batas kekuasaan Catalan. Presiden Catalonia saat itu Jose Montilla mengatakan bahwa keputusan itu telah menyerang martabat warga Catalonia.

Rakyat Catalonia percaya bahwa penghasilan negara mereka masuk ke kas Madrid dan menyalahkan krisis utang Spanyol di tahun 2008 akibat pemerintahan pusat.  
Geografi Catalonia Spanyol
Kota Barcelona dari udara
Kebangkitan Bahasa Catalan
Pemerintahan Spanyol mengatakan bahwa Catalonia tidak punya hak konstitusional untuk melepaskan diri. Rencana referendum 1 Oktober 2017 menciptakan ketegangan baru antara Catalan dan pemerintah pusat. 

Bahasa Catalan mendekati bahasa daerah di Perancis Selatan dan Castilla di Spanyol. Namun Castilla mendominasi Spanyol dan masih menjadi bahasa mayoritas Catalan. 

Bahasa Catalan merupakan bahasa no 9 yang paling banyak digunakan di Eropa namun bukan masuk bahasa resmi Uni Eropa. Baca juga: Geografi Kota Yerusalem

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close