Guru Geografi: Kajian Islam - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Kajian Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, Juni 28

Pidato Idul Adha 2020 Keutamaan Qurban di Masa Pandemi Covid-19

Pidato Idul Adha 2020 Keutamaan Qurban di Masa Pandemi Covid-19

Berikut ini contoh pidato singkat idul adha 2020 tentang keutamaan berbagi di tengah pandemi COVID-19. Perayaan idul adha tahun ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya karena pandmei Covid membuat ibadah haji dibatalkan atau ditunda demi keamanan bersama. Haji hanya diperbolehkan untuk penduduk lokal Saudi dan ekspat yang sudah lama menetap disana. Semoga kita diberikan kesabaran dalam cobaan ini dan yakinlah Allah akan memberikan yang terbaik buat umatnya.

Assalamualaikum wr.wb.

Hadirin jamaah idul adha yang berbahagia
Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena hari ini kita masih bisa merayakan idul Adha di tengah situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia tak terkecuali Indonesia, negeri kita tercinta. Sholawat serta salam marilah senantiasa kita panjatkan kepada junjunan kita nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat dan tabiin yang telah membawa kita dari jaman jahilyah ke jaman penuh kecerahan dalam bingkai Islam.

Hadirin jamaah idul adha yang berbahagia
Hari ini kita merayakan hari Idul Adha di bulan Dzulhijah atau haji. Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini jamaan haji dunia khususnya Indonesia tidak bisa menunaikan ibadah haji seperti biasanya karena pandemi Covid-19. Pemerintah Saudi Arabia memutuskan untuk menutup ibadah haji dari negara luar karena pandemi Covid yang belum kunjung reda.

Tentu ada kesedihan dibalik tertundanya jamaah haji kita berangkat menunaikan ibadah ke tanah suci. Akan tetapi dibalik semua itu selalu ada hikmah dan tidak ada suatu takdir terjadi tanpa adanya campur tangan Allah SWT. Yakinlah semua yang ditakdirkan Allah SWT adalah yang terbaik bagi manusia.
Contoh pidato idul adha singkat 2020
Hadirin jamaah idul adha yang berbagia
Ibadah haji merupakan sebuah kewajiban bagi umat Islam bagi yang mampu dan sehat secara jasmani dan rohani sebagaimana Allah sebutkan dalam QS. Al Imran 97

فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًاوَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ ۗ 
"Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam."

Semoga kita semua diberikan kemudahan oleh Allah untuk bisa menjalankan ibadah haji di masa yang akan datang. Selain ibadah haji di bulan Dzulhijah ini tepatnya tanggal 10 Allah memerintahkan kita untuk menyembelih hewan kurban agar kita senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memupuk sifat dermawan dan berbagi kepada sesama. Terlebih di masa pandemi Covid tahun ini, sebagian besar masyarakat khususnya yang kurang mampu tentu terkena dampak signifikan dari wabah penyakit ini. Jadikanlah pandemi Covid 19 ini sebagai penyemangat kita untuk lebih sering berbagi, bersedekah kepada sesama umat. Karena sedekah merupakan salah satu amalan yang tidak akan putus sampai dengan yaumil akhir nanti. Insaallah sedekah Qurban kita akan memberikan syafaat di hari pembalasan kelak.

Disinilah peran Qurban diperlukan sebagain sarana berbagi manfaat, berbagi kasih kepada sesama manusia. Allah SWT berfirman dalam QS. Al Hajj ayat 37

لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْۗ كَذٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَاهَدٰىكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِيْنَ 

"Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu. Demi-kianlah Dia menundukkannya untuk-mu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik."

Hadirin jamaah idul adha yang berbagia
Demikianlah sambutan idul adha kali ini, mudah-mudahan apa yang disampaikan dapat memberikan manfaat bagi diri pribadi dan umat muslim pada umumnya. Jadikanlah hari raya Qurban kali ini sebagai momentum mempererat tali persaudaraan sesama umat di Indonesia. 

Wassalamualaikum wr. wb.

Minggu, Mei 6

Memahami Unsur-Unsur Kebahagiaan Sejati

Memahami Unsur-Unsur Kebahagiaan Sejati

Kebahagiaan, siapa yang tidak suka dengan kata tersebut. Setiap manusia pasti menginginkan hidupnya bahagia di dunia dan di akhirat. 

Namun apakah semua manusia memahami makna dari kebahagiaan itu sendiri?. Nabi Muhammad SAW bersabda "orang yang dapat tidur nyenyak d peraduannya, badannya sehat, punya makanan untuk hari itu, seolah-olah dia telah mendapatkan dunia dan segala kenikmatannya". (HR. Tirmidzi).

Sabda diatas itu bermakna jika kebutuhan makan, tempat tinggal dan keamanan telah tercukupi maka anda telah mendapatkan kebahagiaan sempurna. 

Tapi kebanyakan orang tidak menyadari, ditinya tidak pernah mersakan kebahagiaan dan kebaikan itu. Manusia sibuk menilai dan membandingkan dirinya dengan orang lain. 

Mengapa saya belum punya mobil, mengapa orang lain bisa dapat gaji puluhan juta, mengapa orang lain bisa liburan ke luar negeri dan lainnya?. Ini adalah hal yang melampaui batas kebahagiaan.

Lebih jelas lagi, Allah SWT berfirman "Dan telah Aku sempurnakan nikmat-Ku kepadamu," (Qs. Al Maidah: 3). Mungkin kita bertanya, nikmat apa yang telah disempurnakan Allah dan Rasulnya?. 

Apakah nikmat itu materi, nikmat sandang pangan berlebih, harta, istana, emas atau apa?. Tentu saja bukan nikmat itu semua. Sebab Rasul sendiri tidak pernah memiliki itu semua.

Rasul tinggal di rumah sangat sederhana, terbuat dari tanah liata, berlantai tanah dan beratap pelepah kurma. Nabi SAW juga pernah mengikat perut dengan batu untuk menahan lapar. 

Tak hanya itu, beliau juga pernah tidur beralas pelepah kurma hingga meninggalkan bekas di pipi. Nabi juga pernah menggadaikan baju perangnya kepada orang Yahudi untuk mendapkan 30 'sha gandum. 

Nabi SAW juga pernah berkeliling selama 3 hari mencari makan untuk sekedar mendapat kurma kering.

Lalu hari ini kita bagaimana?. Kebahagiaan selalu dilihat dari materi padahal akhirat adalah tempat kita kembali dan dunia ini akan kita tinggalnya dengan sekejap. 

"Maka hari akhir itu lebih baik bagimu dari pemulaan. Dan kelas Tuhan-mu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu lalu (hati) kamu menjadi puas". (QS. Dhuha 4-5).

Jadi kebahagiaan itu pada dasarnya bersumber dari hati dan pikiran. Banyak sekali manusia yang punya harta namun ternyata ia punya sakit kronis dan tidak bisa apa-apa. Uang tidak bisa lagi mengobati penyakitnya. 

Namun ada orang yang tidak punya materi namun ia tetap sehat, bisa beraktifitas, beribadah dan lainnya. Inilah sejatinya kebahagiaan, yaitu bisa beribadah kepada Allah dan sesama manusia. 

Janganlah kita terlena dengan kehidupan dunia karena kehidupan ini adalah fana dan tipuan belaka. Mari kita ciptakan kebahagiaan mulai dari hati, pikiran dan jiwa agar hidup kita damai dan selalu dilindungi Allah SWT.

Kamis, Mei 3

Contoh Pidato Singkat Hari Raya Idul Fitri

Contoh Pidato Singkat Hari Raya Idul Fitri

Sebentar lagi Hari Idul Fitri akan menyambut kita. Berikut contoh pidato menyambut Hari Raya Idul Fitri. Semoga bermanfaat.

Assalamualaikum wr.wb
Saudara-saudara kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia, berbahagialah kita semuanya karena besok pagi kita umat Islam akan merayakan hari raya Idul Fitri. 

Memang sudah menjadi kebiasaan bahwa hari raya Idul Fitri ini dirayakan dengan meriah sekali. Karena itu marilah kita bersyukur kepada Allah karena kita diuji atau ditempa selama satu bulan tersebut. 

Setelah sebelas bulan kita mengarungi kehidupan yang penuh hitam putih, maka satu bulan kemarin adalah waktunya kita untuk mensucikan diri, introspeksi dan bulan yang tepat untuk meraih ampunan Allah.

Hadirin sekalian, memang bulan puasa adalah bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan. Siapa yang akan minta ampun akan diampuni, siapa yang berdoa maka akan dikabulkan doanya. Maka beruntunglah kita umat Islam yang memperbanyak amalan-amalan di bulan suci Ramadan karena iman dan takwa kepada Allah. 

Mudah-mudahan amalan yang kita lakukan sebulan kemarin sesuai dengan apa yang kita inginkan yaitu mendapat padahal dan rido Allah SWT. Jangan sampai kita menjadi manusia yang merugi. 

Nabi pernah bersabda : 'banyak sekali orang-orang yang berpuasa itu hanya mendapat lapar dan haus saja karena kita tidak dapat menjauhi larangan yang menghilangkan pahala puasa tersebut'.

Hadirin sekalian, setelah kita mendapatkan berbagai pelajaran di bulan Ramadan kita sama-sama dapat merasakan bagaimana rasanya lapar dan haus. Dengan hikmah tersebut maka timbulah dalam hati kasih sayang kepada fakir miskin. 

Oleh sebab itu kita diwajibkan mengeluarkan zakat fitrah kepada para mustahiq zakat seperti fakir miskin agar mereka bisa mendapatkan kebahagiaan seperti orang lain seperti makanan, pakaian dan barang lainnya. 

Kita harus peduli terhadap sesama kaum muslim. Janganlah kita termasuk orang yang mendustakan agama seperti sabda "Apakah engkau yang mendustakan agama yaitu yang tidak memikirkan anak yatim dan tidak memberikan makan kepada fakir miskin?".

Hadirin sekalian, dengan itu marilah kita kembali kepada fitrah kita yang sebenarnya yang dituntunkan dalam Islam, saling memaafkan menghilangkan benci, iri, ego, benih kebencian dan memulai kembali merajut perdamaian dan persatuan bangsa. 

Dengan begitu makan akan terjalin rasa persaudaraan yang harmonis, mempererat ukhuwah Islamiyah yang selama-lamanya. Amin. 

Wassalamualaikum wr. wb.

Kamis, April 26

Sebab Pacaran Haram Dalam Islam itu Ilmiah

Sebab Pacaran Haram Dalam Islam itu Ilmiah

Teman-teman yang terkasih, istilah pacaran tentu kini menjadi hal biasa khususnya dalam dunia anak remaja. 

Gak pacaran berarti bukan remaja, ini sudah menjadi hukum dan terkesan dilegalkan dalam konsep anak remaja padahal jelas pacaran adalah hal yang dilarang dalam Islam. Mengapa pacaran itu dilarang?. 

Ada dua alasan yaitu alasan perintah dari Allah dan dikuatkan oleh hasil penelitian ilmiah. Ingatlah kawan bahwa pacaran itu lebih mendekatkan manusia pada jurang kesesatan, nafsu syaitan maka berhati-hatilah.

Ayat Quran Tentang Pacaran Haram
Jelas bahwa Allah sudah memberikan pagar bagi manusia agar bisa hidup aman dan damai termasuk dalam hal pacaran. Dalam Q.S Al Isra 32 dijelaskan
"Dan janganlah kalian mendekati perbuatan zina, sesungguhnya itu adalah perbuatan nista dan sejelek-jelek jalan"

Pacaran itu tinggal beberapa langkah lagi menuju zina, artinya ketika dua mahluk beda jenis ini bertemu maka mahluk ketiganya adalah setan. 

Setan adalah penggoda dan penghasud ulung jadi tidaklah heran banyak kasus pemerkosaan, pelecehan seks dan lainnya karena manusia terhasud oleh setan.

Kok kesannya Islam protektif banget sih?. Memang iya, itu semua adalah cara terbaik Allah menjaga hambanya dari setan. Allah melarang sesuatu bukan tidak ada maksudnya kawan.

Sudah banyak di berita korban-korban pemerkosaan atau pembunuhan karena diawali oleh pacaran. Inilah dampak dari manusia tidak mengindahkan aturan Allah. 

Masih banyak sebenarnya ayat Quran dan Hadist yang melarang pacaran. Lalu apakah ada alasan ilmiah dibalik haramnya pacaran?. Jelas ada, kita akan lihat di bawah ini.
Sebab Pacaran Haram Dalam Islam itu Ilmiah
Yuk jauhi pacaran!
Alasan Ilmiah Tentang Pacaran Haram
Di tahun 2012 peneliti St. Andrews University mengumumkan hasil penelitian mengejutkan ketika tubuh wanita disentuh oleh pria. Suhu tubuh perempuan akan meningkat khususnya di wajah dan dada. 

Riset ini menunjukkan bahwa sentuhan pria mampu membakar gairah sensual wanita. Peneliti Inggris itu melakukan penelitian terhadap sejumlah pria dan wanita lalu membaginya ke dalam dua kelompok. 

Kelompok pertama diberi rangsangan dengan memperlihatkan  foto perempuan heteroseksual sambil diberi sentuhan di beberapa bagian tubuh seperti lengan, wajah dan dada dengan menggunakan sinar probe. 

Sementara kelompok lain responden mendapat sentuhan nyata pada pasangan pada bagian tubuh sama.

Saat merasakan rangsangan, perempuan akan mengalami peningkatan suhu kulit sampai 10 derajat celcius. Sementara saat lelaki menyentuh dada dan wajah wanita suhu tubuhnya meningkat lebih panas 0,3 derajat celcius. 

Perubahan suhu ini menandakan aktifitas otak meningkat dan akan menjerumus kepada hal yang lebih negatif lainnya seperti hubungan seks. Inilah dampaknya jika kita pacaran karena disana ada kesempatan dan rasa penasaran bertemu. 

Saya yakin kalian paham akan hal ini jadi mari kita tinggalkan pacaran dan fokus menjadi pribadi yang baik, cerdas dan bertakwa. Insaallah jodoh terbaik akan datang. Ingat perempuan baik hanya untuk lelaki baik dan sebaliknya. 

Sudah banyak remaja yang menyesal karena hidupnya rusak oleh pacaran, jadi mari kembalikan jalan hidup kita pada tuntunan Allah yang sangat sayang kepada hambanya. 

Daripada pacaran mendingan fokus belajar, raih sukses semuda mungkin terus menikah kan enak!.

Jumat, Maret 2

Membaca Al Quran Tapi Tidak Mengerti Artinya Hukumnya Apa?

Membaca Al Quran Tapi Tidak Mengerti Artinya Hukumnya Apa?

Assalamualaikum wr. wb. Teman-teman yang dirahmati Allah SWT, Al Quran merupakan sumber hukum, petunjuk jalan bagi manusia agar ia dapat menjalani hidup ini dengan berkah dan insaallah menjadi calon penghuni syurga. 

Lalu bagaimana kalau kita membaca Al Quran tapi tidak mengerti artinya sama sekali, apakah haram?. Kita diperintahkan untuk sering membaca Al Quran meski tidak tahu artinya. Lalu bagaimana sebenarnya terkait hal tersebut?. Kita akan coba pahami dari sebuah cerita berikut ini:
Membaca Al Quran Tapi Tidak Mengerti Artinya Hukumnya Apa?
Bacalah Quran kapanpun dan dimanapun kau berada
Ada seorang anak remaja bertanya kepada kakeknya: "kakek, apa manfaatnya saya membaca Al Quran sementara saya tidak paham arti dan maksud ayat yang kubaca itu?". Kakek lantas menjawab dengan tenang: "nak, cobalah kamu ambil keranjang sampah (yang ada bolongnya) dan bawah ke sungai lalu bawakan aku air dnegan keranjang itu".

Anak itu lalu mengerjakan perintah kakeknya itu namun semua air yang ia bawa selalu habis, sebelum ia sampai ke rumah. Kakek berkata kemudian "kamu harus lebih cepat lagi ambilnya". Anak tersebut lalu menuruti perintah kakek dengan berlari cepat mengambil air lalu tetap saja keranjangnya kosng tanpa air.

Anak itu berkata kepada kakeknya:
" Tidak mungkin saya bisa membawa keranjang air itu dan saya ingin menggantinya dengan ember". Kakek menjawab "Aku ingin sekeranjang air bukan ember nak".

Lantas si anak kembali berlari lebih cepat mengambil air, namun tetap saja gagal juga. Air yang dibawanya selalu habis di jalan bercucuran. "Kakek ini tidak ada gunanya, sia-sia karena air pasti akan jatuh di jalan sebelum sampai di rumah"

Kakek menjawab "Mengapa kamu berfikir tidak ada gunanya?, coba lihat dan perhatikan baik-baik apa yang terjadi dengan keranjang itu". Anak itu memperhatikan keranjangnya dan ia baru menyadari bahwa keranjang yang tadinya kotor oleh sampah kini berubah menjadi bersih. 

"Nak, apa yang terjadi saat kamu baca Quran ayat demi ayat?", boleh jadi kamu tidak mengerti artinya tapi ketika kamu membacanya tanpa kamu sadari, Allah telah mengubah dirimu luar dan dalamnya. Itulah cara Allah mengubah kehidupanmu". 

Jadi tidak ada yang sia-sia dalam membaca Al Quran. Al Quran adalah petunjuk manusia dan kita harus selalu dekat dengannya. Bacalah setiap hari walau satu ayat karena ia sangat berharga dan boleh jadi hidup akan berubah tanpa disadari (entah itu nasib, pekerjaan, jodoh, dll) karena kamu membaca Al Quran setiap hari. 

Semakin jauh orang dari Quran maka hidupnya akan hancur, selalu gundah, stres dan akhirnya tertipu silaunya dunia yang sementara ini.

Jumat, Februari 23

Kumpulan Tausiyah Ramadhan Tema Pentingnya Tauhid Dalam Hidup

Kumpulan Tausiyah Ramadhan Tema Pentingnya Tauhid Dalam Hidup

Bismillahirrohmanirrohim, assalamualaikum wr.wb. Pertama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena limpahan rahmat dan hidayah Nya kita semua bisa berkumpul kembali dalam majelis ilmu yang mudah-mudahan selalu diberkahi Allah SWT. 

Sholawat dan salam sentiasa kita curahkan kepada nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Pada kesempatan ini kita akan mencoba membahas tentang pentingya tauhid dalam kehidupan. Saya akan coba mengisahkan sebuah riwayat pada zaman nabi dahulu kala yang mudah-mudahan bisa menginsiprasi kita semua hari ini. 

Diceritakan dalam suatu riwayat bahwa dahulu kala ada seseorang yang kaya raya bernama fulan. Fulan ini pada suatu ketika dihampiri oleh seseorang dari negeri seberang yang kemudian meminta bantuan pinjaman dinar untuk suatu keperluan. 

Lantas si fulan tanpa sedikit pun keraguan memberikan pinjaman kepada seseorang tadi sejumlah 2.000 dinar yang jika dikalkulasikan saat ini dalam rupiah maka sekitar 2 milyar lebih. Uang tersebut dijanjikan akan dikembalikan pada beberapa bulan kemudian.

Si fulan lalu bertanya kepada kepada peminjam uang tadi, "wahai sahabat, lalu siapakah yang akan menjadi saksi dari perjanjian ini?". Sang peminjam uang menjawab "cukuplah Allah yang menjadi saksi bahwa aku meminjam uang dari engkau". 

Si fulan lalu percaya kepada sang peminjam uang setelah ia berkata seperti itu. Sang peminjam uang berkata bahwa ia akan menepati janjinya dengan mengembalikan uang tersebut beberapa bulan kemudian dan meminta si fulan untuk menjemputnya ke pelabuhan.

Sang peminjam uang pun lalu pulang ke negeri asalnya dengan membawa dinar dari si fulan. Waktu pun berlalu dan tiba saatnya di peminjam uang untuk mengembalikan dinar yang ia pinjam dari si fulan. 

Saat ia akan mengembalikan dinar ke negeri fulan, ia terkejut karena di pelabuhan tidak ada satu kapalpun yang bisa mengantarkannya ke negeri si fulan. Sang peminjam uang lalu bingung dan akhirnya menemukan kotak kayu dan menaruh dinar di kayu tersebut dan menulis surat di dalamnya lalu menghanyutkannya ke lautan lepas. 

Sebelum mennghanyutkan kotak kayu tersebut ia berkata "Ya Allah, sesungguhnya aku ingin menepati janjiku kepada si Fulan untuk mengembalikan pinjaman ini tapi tidak ada satu kapalpun yang berlabuh dan bisa mengantarkanku kesana". "Sesungguhnya aku hanya berharap kepadaMu". Ia lalu menghayutkan dinar tersebut dan kembali ke rumahnya.

Di negeri seberang, si fulan menunggu di tepi pelabuhan untuk mencari kapal karena sang peminjam uang menjanjikan akan mengembalikan uang pada saat itu. Ia terkejut karena tidak ada satu kapalpun berlabuh. 

Lalu ia mencari kesana kemari dan akhirnya menemukan sebuah kotak peti dan setelah dibuka ternyata berisi dinar. Dalam kotak tersebut si fulan menemukan surat yang isinya "wahai fulan aku sesungguhnya ingin menepati janjiku untuk mengembalikan dinar ini kepadamu, tapi apa daya tidak ada satu kapal pun yang bisa mengantarkanku, maafkan aku".

Beberapa bulan kemudian, sang peminjam uang pergi lagi ke negeri si fulan dengan membawa dinar yang akan ia kembalikan. Kali ini ada banyak kapal yang berlabuh dan bisa ia naiki. Setelah sampai negeri seberang, bergegas ia menemui si fulan dan memberikan 2.000 dinar kepadanya.

Peminjam uang berkata "fulan, maafkan aku karena aku tidak bisa menepati janjiku untuk melunasi hutang pada saat jatuh tempo". Si fulan berkat "sahabatku, engkau tidak perlu memberikan dinar itu kepadaku lagi, karena Allah sudah mengantarkan dinar yang engkau kirimkan kemarin sebelumnya".

Hadirin sekalian dari cerita tersebut kita bisa mengambil hikmah bahwa tauhid atau keyakinan sesungguhnya kepada Allah SWT adalah fondasi utama kehidupan ini. Dengan bertauhid maka kita tidak akan pernah merasa tidak bahagia karena segala sesuatu adalah milik Allah dan apa yang telah diberikan adalah yang terbaik bagi kita. 

Banyak sekali dalam kehidupan sekarang ini kita sangat jauh dari Allah SWT bahkan mempersekutukan Allah demi menggapai sesuatu. Sementara Allah berfirman
[1:5] Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

Kadangkala kita meminta sesuatu tidak langsung kepada Allah padahal Ia lah penguasa seluruh alam semesta dan isinya. Tidak ada satu hal pun yang tidak dapat dilakukan Allah. Tauhid kepada Allah SWT bagaikan tali pegangan yang akan memberikan kita energi yang maha dahsyat sehingga kita senantiasa yakin bahwa Allah akan memberikan jalan keluar dari semua masalah kehidupan yang kita alami. 

Jadi hadirin sekalian, marilah kita senantiasa meningkatkan ketauhidan kita kepada Allah SWT karena hanya kepadaNya kita bisa meminta pertolongan di dunia yang semakin hari semakin sekuler ini. Semoga tausiyah singkat ini bisa menambah wawasan kita mengenai tauhid kepada Allah SWT dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Wassalamualaikum wr. wb.

Kamis, Februari 22

Nama-Nama Setan dan Wujudnya di Dunia

Nama-Nama Setan dan Wujudnya di Dunia

Setan merupakan mahluk ciptaan Allah SWT yang telah terlaknat oleh tingkah lakunya sendiri. Apakah kamu mengenal setan?. Semua agama mengenal setan, walau nama ini bukan satu-satunya nama untuk yang durhaka atau yang jahat. 

Al Quran misalnya menunjuk juga seta dengan kata ath-thaghut. Kata ini diambul dari kata kerja thagha yang pada awalnya digunakan untuk menggambarkan meluapnya air sehingga mencapai batas kritis dan membahayakan. 

Makna ini kemudian berkembang sehingga digunakan untuk segala sikap yang melampaui batas, baik kepada Tuhan maupun manusia.

Kekufuran, kedurhakaan, pembangkangan dan kesewenang-wenangan dilukiskan dengan thughyan. Setan dinamai thaghut karena ia telah mencapai puncak kekufuran dan pembangkangan terhadap Allah SWT. Dalam Al Quran Allah berfirman 

[2:257] Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

Lucifer dikenal umat Kristen sebagai salah satu nama setan. Kata ini awal mulanya berarti pembawa cahaya. Manusia dinamakan Lucifer artinya menyala, berkilau dan angkuh luar biasa sehingga menimbulkan kejengkelan siapa yang melihatnya serta mengharap kejatuhannya.

Nama lain untuk setan dalam Perjanjian Baru adalah Ba'alzabul yang artinya Tuhan sampah/lalat. Dahulu sangat populer pandangan yang menyatakan bahwa penyakit serius seperti lumpuh, gila, kesurupan adalah ulah setan dan jin. 

Penyakit adalah kotoran sedangkan lalat melahap kotoran dan memakannya. Jika demikian Ba'alzabul adalah siapa yang menghabisi penyakit  dan melenyapkannya atau dalam kata lain mengobatinya. 

Dari sini kemudian kata yang menunjuk setan ini diartikan sebagai setan yang mampu menyembuhkan penyakit tadi. Itu sebabnya saat Isa AS dengan mukjizatnya mampu menyembuhkan berbagai penyakit, orang Farisi yang mendengarkannya berkata "Dengan Ba'alzabul ia mengusir setan" (Matius 12:22).

Iblis juga merupakan nama yang populer. Ada yang berpendapat bahwa kata itu bukan diambil dari bahasa Arab namun Yunani yaitu Diabolos. Artinya secara umum bisa menantang, menghalangi, dan yang berada diantara dua pihak untuk memecah belah dan menciptakan kesalahpahaman.

Kata diabolic dikenal dalam kamus bahasa dan biasa digunakan dalam bentuk adjektif dengan arti sangat buruk dan juga diartikan setan. Namun menjadikan kata iblis dari sana sangatlah dibuat-buat. 

Ini sama lemahnya devil yang dalam bahasa Inggris berari setan. Devil adalah gabungan kata do berarti mengerjakan dan evil sangat buruk. Pendapat ini disepakati kelemhahannya oleh pakar bahasa dan agama walaupun makna yang dikandungnya sangat sesuai dengan sifat dasar setan.

Banyak pakar bahasa Arab berpendapat bahwa kata iblis diambil dari bahasa Arab ablsa yang artinya putus asa atau balasa yang artinya tiada kebaikan. Nama iblis diperoleh jin yang enggan sujud pada Adam setelah ia mendapat kutukan Tuhan akibat kedurhakannya. Sejak itu berputus asa dari rahmat Nya dan sejak itu pula ia bertekad untuk melakukan segala macam kejahatan hingga akhirnya nama tersebut melekat pada dirinya.

Ulama sepakat menyatakan bahwa iblis adalah yang membangkang perintah sujud pada Adam. Dia juga menggoda Adam dan Hawa hingga terusir dari surga. Tidak heran jika ia juga dalam sekian ayat Al Quran dinamai setan. 

Namun apakah hanya iblis yang dinamai setan?. Tidak! Setan seperti dikemukakan di atas adalah seluruh yang membangkang dan mengajak pada kedurhakaan.

Iblis yang juga setan itu hanya saru. Sahabat Nabi, Ibn Abbas dalam sebuah riwayat berpendapat bahwa setan adalah anak cucu iblis. Anak cucunya silih berganti lahir, sampai kematian iblis yang pernah memohon agar diberi tangguh sampaihari kebangkitan.

Menarik dikemukkan bahwa dalam Al Quran tidak ditemukan kecuali bentuk tunggal dari kata iblis. Ini memberi kesan bahwa iblis hanya satu tidak banyak berbeda sekali dengan syaithan yang ada bentuk jamaknya yaitu syayathin

Ini juga menjadi pengantar dugaan bahwa iblis yang hanya satu ini adalah ayah dari setan-setan yang banyak. Namun apakah benar anak cucu iblis tidak mati?.

Apa asal mula dari Iblis?. apakah ia dari jenis malaikat yang berasal dari cahaya atau dari jenis jin lain yanh menurut Quran berasal dari api?. Al Quran mempertegas bahwa iblis dari bangsa jin (QS. Al-Kahf ayat 50). 

Namun seperti yang dikemukakan sebelumnya kata jin dari segi bahasa dapat mencakup malaikat karena ketertutupannya dan ketersembunyian malaikat dari jangkauan indera manusia. Atas dasar ini, ada ulama yang menyatakan bahwa iblis ari jenis malaikat. 

Namun argumen tadi tidak cukup kuat karena sekian banyak teks keagamaan yang menunjukkan bahwa malaikat berbeda dengan jin dalam sifat dan asal kejadiannya. 



[34:40] Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?". 



[34:41] Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin1243; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu". 
Kalau memang jin itu masuk kategori malaikat tentu jawaban para malaikat tidak menafikan tuduhan atas pertanyaan di atas namun mereka akan menjawab bahwa penyembahan itu mereka lakukan terhadap sebagian kami.

Konon mahluk yang kemudian bernama iblis ini pada asalnya bernama Azzazil artinya kerua para malaikat. Ia sangat taat ibadah dan karena itu Allah memerintahkan malaikat untuk sujud kepada Adam, perintah ini diarahkan juga padanya namun karena enggan ia mendapat murka Allah. 

[18:50] Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam884, maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turanan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (dari Allah) bagi orang-orang yang zalim. 
Kata illa iblis pada ayat diatas dengan 'tetapi iblis' bukan 'kecuali iblis''. Jika diterjemahkan kecuali, iblis masuk kategori malaikat. Dalam kaidah  bahasa Arab, kata illa dapat berfungsi 'sama dengan sebelumnya'. 

Contoh jika anda berkata "semua mahasiswa hadir kecuali joni', si joni yang dikecualikan ini masih termasuk mahasiswa. Berbeda jika diganti menjadi 'semua mahasiswa hadir, tetapi dosen'. Disini dosen bukan masuk mahasiswa. 

ak pengucap atau menjadi premis 'semua mahasiswa hadir, tetapi dosen (tidak)'. Jadi iblis tidak masuk jenis malaikat, karena penggunaan kata tetapi. Maka, sujudlah semua malaikat tetapi iblik (tidak sujud). Wallahualam.
Sumber: Setan Dalam Quran. M. Quraish Shihab
Saluran-Saluran Islamisasi di Indonesia

Saluran-Saluran Islamisasi di Indonesia

Islam merupakan agama terbesar di Indonesia dan sejarah masuknya Islam di Indonesia mengalami proses yang panjang. Pada dasarnya Islam dibawa oleh para pedagang dari timur-tengah dan perlahan tapi pasti menyebar ke seluruh wilayah di Indonesia. 

Masyarakat sangat tertarik mengenal Islam karena di Islam mengajarkan perdamaian dan tidak mengajarkan sistem kasta seperti pada agama atau kepercayaan sebelumnya. Oleh sebab itu Islam menyebar dengan cepat ke semua penduduk Indonesia dan sekarang menjadi agama terbesar di Indonesia.

Menurut catatan sejarah ada beberapa teori tentang masuknya Islam di Indonesia:
1. Teori Gujarat
Teori Gujarat menyebutkan Islam masuk abad ke 13 ke Indonesia dan berasal dari pedagang Gujarat India. Faktanya adalah dulu nusantara punya hubungan dagang kuat dengan Gujarat. Batu Nisan Sultan Samudera Pasai juga memiliki corak orang-orang Gujarat.

2. Teori Mekkah
Teori Mekkah menyebutkan Islam sudah masuk ke Indonesia pada abad ke 6-7 dan yang membawanya adalah orang Arab. Hal ini dibuktikan dengan adanya perkampungan Islam di barat Sumatera pada abad tersebut.

3. Teori Persia
Teori Persia menjelaskan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 13 dan dibawa pedagang Persia. Buktinya adalah budaya Persia seperti peringatan 10 Muharam banyak dilakukan di Indonesia.
Saluran-Saluran Islamisasi di Indonesia
Museum Samudera Pasai di Aceh

Masuknya agama Islam atau proses Islamisasi di Indonesia melalui beberapa cara atau saluran, yaitu:
a. Saluran perdagangan
Sejak abad ke-7 para pedagang muslim dari Gujarat (India), Arab, dan Persia telah ikut ambil bagian dalam kegiatan perdagangan di Indonesia. Ini berarti telah terjadi hubungan masyarakat Indonesia dengan para pedagang Islam. 

Dengan demikian terjadilah perkawinan antara pedagang Islam dengan penduduk pribumi yang belum Islam. Hal ini akan melahirkan keluarga muslim, berkembang menjadi masyarakat muslim, perkampungan muslim, dan seterusnya. Contohnya Kampung Pekojan (Koja artinya pedagang Gujarat).

b. Saluran perkawinan
Dipandang dari segi ekonomi, para pedagang Islam mempunyai status ekonomi yang lebih baik, sehingga penduduk pribumi, putri bangsawan menjadi tertarik kepada para pedagang Islam. 

Hal ini akan melahirkan keluarga muslim, berkembang menjadi masyarakat muslim, perkampungan muslim, dan seterusnya. Contoh Raden Rahmat (Sunan Ampel) menikah dengan Nyai Gede Manila (putri Tumenggung Wilatikta).

c. Saluran pendidikan
Para ulama, guru-guru agama, dan para Kiai mendirikan pondok pesantren yang mendidik para santri dididik tentang agama Islam. Kemudian, bila telah selesai mereka pulang ke kampung halamannya untuk berdakwah menyebarkan agama Islam kepada masyarakat sekelilingnya. Contoh Raden Rahmad mendirikan pesantren di Ampel, dekat Surabaya.

d. Saluran Kesenian
Penyebaran agama Islam melalui kesenian dapat dilakukan dengan pertunjukan seni gamelan seperti yang terjadi di Solo, Yogyakarta, dan Cirebon. Seni gamelan dapat mengundang masyarakat untuk berkumpul dan selanjutnya dilaksanakan dakwah-dakwah keagamaan. Contoh adanya acara sekatenan di Solo dan Yogyakarta berasal dari kata syahadatain (dua kalimat syahadat).

Gambar: disini

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close