Guru Geografi: Materi Kelas 11 - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Materi Kelas 11. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Kelas 11. Tampilkan semua postingan

Sabtu, November 17

Teori Terbentuknya Batu Bara dan Pemanfaatannya

Teori Terbentuknya Batu Bara dan Pemanfaatannya

Ada banyak jenis bahan galian komersial di permukaan bumi dan bisa dimanfaatkan bagi kehidupan. 

Barang tambang adalah sumber daya alam, baik berupa bukan mineral, mineral logam, maupun  mineral  bukan  logam  yang  berasal  dari  dalam  bumi  dan  bersifat  tidak  dapat diperbarui karena pembentukannya membutuhkan waktu yang sangat lama. 

Salah satu jenis bahan galian komersial adalah batubara. Batu  bara merupakan  batuan  sedimen  yang  dapat  terbakar.  Batu  bara  berasal  dari pembusukan  tumbuhan  rawa  dengan  unsur  pembentuk  berupa  karbon,  hidrogen,  dan oksigen. Proses dari pembentukannya terdiri atas dua tahap berikut. 

a. Tahap biokimia (penggambutan)
Sisa tumbuhan rawa mengalami pembusukan (dekomposisi) oleh mikroba anaerob (bakteri yang dapat hidup tanpa oksigen). 


Kemudian tertimbun oleh lapisan sedimen berupa batu, kerikil,  pasir,  liat,  dan  lumpur  sehingga  unsur  hidrogen  dan  oksigennya  menguap  dan sisanya  memadat  (kompaksi)  menjadi  gambut.  

Gambut  adalah  pembusukan  tumbuhan rawa yang memadat dan masih dapat dikenali sebagai sisa tumbuhan.

b. Tahap geokimia (pembatubaraan)
Oleh karena waktu yang lama, suhu yang tinggi dan tekanan sedimen yang besar, unsur hidrogen dan oksigennya terus berkurang dan unsur karbon gambut makin besar sehingga membentuk  batu  bara  dalam  berbagai  tingkatan  kualitas.  


Perubahan  waktu,  suhu,  dan tekanan mengubah bentuk batu bara dengan urutan sebagai berikut. 
Teori Terbentuknya Batu Bara dan Pemanfaatannya
Urutan pembentukkan batu bara
Gambut (peat) →batu bara muda (lignit) →batu bara subbitumen →batu bara bitumen → antrasit. 

Lokasi Keterdapatan Batu Bara
a. Teori In-situ
Menurut  teori  ini,  batu  bara  terbentuk  di  tempat  tumbuhan  itu  berada,  yaitu  rawa-rawa atau danau pada hutan basah. 


Tumbuhan yang mati langsung tenggelam, lalu mengalami pembusukan tidak sempurna hingga menjadi fosil tumbuhan yang membentuk sedimen organik, kemudian menjadi batu bara. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.

1) Lapisan batu bara tebal.
2) Kualitasnya bagus.
3) Penyebarannya luas.
4) Daerah  persebaran,  di  antaranya  Ombilin  (Sumatra  Barat),  Bukit  Asam  (Sumatra
Selatan), Kota Baru (Kalimantran Selatan), dan Sungai Berau (Kalimantan Timur)
Teori Terbentuknya Batu Bara dan Pemanfaatannya
Genesa keterdapatan batu bara
b. Teori drift
Menurut teori ini, batu bara terbentuk di tempat yang bukan merupakan asal tumbuhan. Tumbuhan yang mati mengalami pembusukan sampai menjadi gambut (peat) kemudian mengalami transportasi (pengangkutan) oleh air dan  terakumulasi  (menumpuk)  di suatu  tempat  lalu tertimbun  oleh  lapisan  sedimen  hingga  mengalami  pembatubaraan (coalification). 


Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.
1) Lapisan batu bara tipis.
2) Kualitas kurang bagus karena mengandung pasir dan debu pengotor.
3) Penyebarannya sempit tetapi terdapat di banyak tempat.
4) Daerah persebaran di delta-delta sungai Pulau Sumatra, Kalimantan, Jawa Barat, dan Papua Barat.
Teori Terbentuknya Batu Bara dan Pemanfaatannya
Pembentukkan batu bara
Pemanfaatan Batu Bara
Berikut adalah manfaat dari batu bara.
a. Untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dari bahan batu bara lignit (batu bara cokelat), batu bara subbitumen, dan batu bara bitumen.
b. Untuk  industri  baja  diperoleh  dari  residu  batu  bara  bitumen  yang  dibuat  kokas (bahan bakar).
c. Untuk  pemanas  ruangan  dari  batu  bara  antrasit  yang  mengandung  karbon hingga 98%.
d. Untuk bahan bakar lokomotif uap dan pemanas air dari arang batu bara (steam coal).
e. Untuk campuran pembuatan cat, kain, kertas, sabun, dan sampo dari tar (tir) batu bara.
f. Untuk bahan bakar industri semen, aluminium, dan dapat pula dibuat untuk bahan bakar cair seperti di Afrika.
g. Untuk  produk  bahan  metanol  serta  garam  amonia  yang  dijadikan  pupuk  amonia
dan bahan kimia.

Rabu, Agustus 29

Pengertian, Contoh dan Ciri Budaya Lokal

Pengertian, Contoh dan Ciri Budaya Lokal

Indonesia adalah negara yang heterogen terutama dalam sisi manusia. Heterogenitas manusia ini membuat kebudayaan Indonesia beranekaragam dari Aceh sampai Papua. 

Untuk memberikan gambaran yang utuh terhadap budaya atau kebudayaan nasional, maka perlu memahami terlebih dahulu konsepsi tentang budaya. 

Secara Etimologi, budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu “buddayah” yang merupakan bentuk jamak dari kata “buddi” yang artinya budi atau akal. Dengan demikian budaya atau kebudayaan dapat diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.  

Budaya merupakan perkembangan majemuk dari budi daya, yang berarti daya dari budi. Budaya adalah daya dari budi yang berupa cipta,  rasa, dan karsa. Adapun kebudayaan menurut ilmu antropologi adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan tindakan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.  

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan kehidupan suatu masyarakat. Masyarakat adalah orang-orang yang hidup dan beraktivitas bersama dan menghasilkan kebudayaan, sehingga tidak ada masyarakat yang tidak menghasilkan kebudayaan. Demikian juga sebaliknya tidak ada kebudayaan tanpa masyarakat sebagai wadah dan pendukungnya. 


Budaya lokal adalah budaya yang hidup dan berkembang di daerah-daerah dan merupakan milik suku-suku bangsa yang tinggal di seluruh wilayah Indonesia. Beragamnya budaya lokal yang terdapat di seluruh wilayah Iindonesia menjadi khasanah dan kekayaan bangsa Indonesia. Oleh karena itu budaya lokal akan terus dibiarkan dan dilestarikan oleh masingmasing daerah atau suku bangsa sesuai dengan kondisi lingkungan baik fisik maupun lingkungan sosialnya.  

Sebagai contoh budaya lokal antara lain, masih adanya tradisi “Selametan” yang diadakan dalam menandai proses  perkembangan hidup dan kehidupan manusia pada  Suku Bangsa Jawa. 

Hal ini terlihat pada acara selametan menandai masa kehamilan tujuh bulan yang disebut Mitoni atau Tingkepan, selamatan orang yang sudah meninggal dan sebagainya. 

Selain itu acara ritual “Garebeg Suro” dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan ritual “Ngaben” bagi masyarakat Suku Bangsa Bali adalah contoh dari budaya lokal yang terdapat di wilayah nusantara.  

Kebudayaan Lokal Indonesia meliputi semua budaya yang terdapat di Indonesia yaitu segala puncak dan sari kebudayaan yang bernilai di seluruh kepulauan Indonesia, baik yang ada sejak lama maupun ciptaan baru yang berjiwa nasional.
Pengertian, Contoh dan Ciri Budaya Lokal
Upacara adat seren taun di Kuningan Jawa Barat
Di Kuningan Jawa Barat juga ada acara Seren Taun yang dilakukan masyarakat adat Cigugur. Upacara ini merupakan hajatan tahunan dalam rangka mensyukuri panen atau hasil bumi yang diterima oleh masyarakat setempat. Acara ini sering menjadi daya tarik  wisatawan lokal dan mancanegara.

Peranan budaya lokal ini mempunyai peranan yang penting dalam memperkokoh ketahanan budaya bangsa, oleh karena itu Pemerintah Daerah dituntut untuk bergerak lebih aktif melakukan pengelolaan kekayaan budaya, karena budaya tumbuh dan kembang pada ranah masyarakat pendukungnya. Disamping itu, bagi pemerintah pusat, Lembaga Swadaya Masyarakat, masyarakat sendiri, dan elemen lainnya haruslah menyokong atas keberlangsungan dalam pengelolaan kekayaan budaya kedepan.  

Gambar: disini

Rabu, Agustus 15

Karakteristik Wilayah Daratan Indonesia Secara Umum

Karakteristik Wilayah Daratan Indonesia Secara Umum

Letak astronomis Indonesia yang berada di wilayah ekuator berpengaruh terhadap jenis iklim di wilayah kita. 

Indonesia memiliki tipe iklim tropis dimana menurut Prof. I Made Sandy ada 4 sifat dasar iklim tropis Indonesia. Keempat sifat dasar itu dipengaruhi oleh letak dan sifat kepulauan NKRI. 

Kenampakan geomorfologi Indonesia sangat bervariatif sehingga mempengaruhi kondisi kehidupan manusia yang hidup di dalamnya. 

Secara umum memang iklim Indonesia masuk tipe tropik namun akan variabel lain yang memengaruhi kondisi umum daratan Indonesia yaitu sebagai berikut:

a. Indonesia memiliki suhu rata-rata tahunan yang tinggi karena berada di khatulistiwa. Sifat kepulauan dan pengaruh lautan menyebabkan suhu ekstrim tidak pernah terjadi di Indonesia karena lautan memiliki fungsi menetralkan suhu ekstrim. 

Rata-rata suhu di wilayah Indonesia diatas 18 derajat Celcius dengan intensitas penyinaran 12 jam setiap hari dan setiap tahun.

b. Di Indonesia ada dua pola angin yaitu angin muson barat yang membawa musim hujan dan dan angin muson timur yang membawa musim kemarau. Hal ini dikarenakan posisi geografis kita yang berada diantara Australia dan Asia dan Samudera Pasifik dan Hindia. 

Fenomena unik juga kadang terjadi saat angin muson timur yaitu munculnya embun salju di Dieng. Hal ini karena udara dingin dari Australia di bulan Juli bergerak menuju wilayah Indonesia bagian selatan.
Karakteristik Wilayah Daratan Indonesia Secara Umum
Salju di Pegunungan Lorentz
c. Wilayah kepulauan Indonesia dijamin bebas dari fenomena angin tornado karena posisinya berada di ekuator. Efek coriolis membuat angin tornado atau taifun akan berbelok saat bergerak melintasi ekuator. 

Topan besar tidak akan pernah terjadi di Indonesia karena faktor mekanisme alam tersebut.

d. Indonesia punya kelembaban tinggi karena berada di khatulistiwa. Penguapan juga tinggi dikarenakan pengaruh suhu tadi. Pemanasan yang stabil membuat hujan konvektif sering terjadi di Indonesia.

Dari sisi kenampakan alam, Indonesia merupakan rumah pertemuan 3 lempeng tektonik bumi yang aktif yaitu Eurasia, Pasifik dan Indo Australia. Dinamika lempeng tektonik ini membuat Indonesia menjadi busur kepulauan vulkanik dan kaya akan gunung api khususnya di bagian selatan. 

Ada lebih dari 150 gunung api aktif berdiri dari Sabang sampai Merauke. Disamping itu Indonesia memiliki busur pegunungan non vulkanik seperti Pegunungan Jaya Wijaya yang merupakan lipatan pegunungan.

Kamis, Juli 26

3 Potensi Energi Kelautan Indonesia

3 Potensi Energi Kelautan Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan yang disatukan oleh laut-laut sempit. Laut-laut tersebut memiliki potensi sumber daya kelautan yang sangat masif. 

Laut-laut Indonesia tersebut dipengaruhi oleh kondisi lautan besar yang ada disekitarnya yaitu Pasifik dan Hindia. 

Dari mulai perairan dangkal hingga dalam tersimpan jutaan harta karun baik itu biota, energi dan bahan galian yang penting bagi kemakmuran bangsa. Hampir 75% wilayah Indonesia adalah lautan sehingga bangsa kita adalah bangsa maritim.

Kondisi laut Indonesia dipengaruhi juga oleh keadaan pasang surut yang merupakan hasil gaya gravitasi bulan dengan efek rotasi bumi. 

Ada empat jenis tipe pasang surut yaitu:
1. Pasang surut haruan tunggal atau diurnal tide adalah satu kali pasang dan satu kali surut dalam satu hari. Periode pasang surut rata-rata 24 jam 50 menit.
2. Tipe pasang surut harian ganda atau semi diurnal tide yaitu dua kali pasang dan dua kali surut dalam satu hari dengan tinggi yang hampir sama. Pasang surut terjadi secara berurutan teratur dengan periode pasang surut rata-rata 12 jam 24 menit.
3. Tipe pasang surut campuran condong ke harian tunggal atau mixed tide prevailing diurnal yaitu satu kali pasang dan satu kali surut, namun ada kalanya terjadi dua kali pasang dan dua kali surut dengan tinggi dan periode yang sangat berbeda.
4. Tipe pasang surut campuran condong ke ganda atau mixed tide prevailing semidiurnal yaitu dua kali air pasang dan dua kali air surut dalam satu hari, tetapi tinggi dan periodenya berbeda.
3 Potensi Energi Kelautan Indonesia
Energi laut potensial untuk berbagai kehidupan
Energi di bidang kelautan Indonesia sangat besar sekali dan mungkin terbesar di dunia. Ada 3 potensi energi kelautan Indonesia yang harus dikembangkan untuk kemashlahatan bangsa yaitu: 
1. Energi gelombang laut adalah energi yang dihasilkan dari pergerakan gelombang laut menuju daratan dan sebaliknya. Wilayah selatan Indonesia dari Jawa hingga Nusa Tengggara punya potensi energi gelombang cukup besar antara 10-20 kW per meter gelombang. Sementara, energi gelombang di beberapa titik di Indonesia bisa mencapai 70 kW/m. Pantai barat sumatera bagian selatan dan pantai selatan pulau jawa bagian barat juga berpotensi punya energi gelombang laut sekitar 40 kW/m.
 2. Energi pasang surut adalah energi yang dihasilkan dari pergerakan air laut karena perbedaan pasang surut. Beberapa daerah punya potensi energi pasang surut antara lain Bagansiapiapi yang pasang surutnya bisa mencapai 7 m, Teluk Palu, Bima di Sumbawa, Kalimantan Barat, Papua dan pantai selatan Jawa pasang surutnya bisa mencapai 5 m.
3. Energi panas laut adalah energi yang dihasilkan dari perbedaan suhu permukaan hangat dengan air laut dalam yang dingin tanpa menghasilkan gas rumah kaca atau limbah lainnya. Potensi listrik dari panas laut Indonesia bisa mencapai 240.000 megawatt. 
Gambar: disini

Rabu, Juli 25

Pengaruh Letak Geografis Indonesia Bagi Kehidupan

Pengaruh Letak Geografis Indonesia Bagi Kehidupan

Letak geografis adalah letak atau posisi suatu wilayah berdasarkan posisinya terhadap wilayah yang lain. 

Indonesia terletak di antara dua benua yaitu Asia dan Australia. Selain itu Indonesia berada diantara dua samudera besar yaitu Hindia dan Pasifik. 

Memang ada dampaknya ya bagi kehidupan?. Ada dong, posisi Indonesia tadi mempengaruhi terhadap berbagai hal bagi dari sisi cuaca, ekonomi, budaya dan politik. 

Letak geografis Indonesia mempengaruhi proses terjadinya musim penghujan dan kemarau di seluruh wilayah Indonesia.

Saat angin muson barat, angin berhembus dari daratan Asia yang banyak membawa uap air sehingga saat tiba di Indonesia, musim penghujan dimulai di bagian barat. 

Sementara itu saat angin muson timur, angin berhembus dari Australia yang bersifat kering dan dingin. Makanya uap air sedikit sehingga musim kemarau dimulai di mayoritas pulau Indonesia. 

Fenomena cuaca dingin sampai es muncul di Dieng saat bulan Juli pun akaibat pengaruh cuaca dingin di Australia. Jadi jadwal kehadiran es di Dieng adalah sekitar bulan Juli.
 
Pengaruh Letak Geografis Indonesia Bagi Kehidupan
Pola angin muson Indonesia
Letak geografis juga membuat Indonesia ada pada posisi silang lalu lintas perdagangan dan pelayaran dunia. Sejak dahulu banyak para pelaut yang singgah di Malaka lalu melanjutkan perjalanan ke Indonesia untuk berdagang. 

Posisi silang ini tergolong strategis secara ekonomi jika dikelola maksimal. Indonesia bisa jadi pintu gerbang perekonomian ASEAN dan Pasifik sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran masyarakat.

Secara sosial budaya, letak georgafis Indonesia memungkinkan masuknya beragam pengaruh sosial budaya dari luar yang memicu pertumbuhan keanekaragaman budaya Indonesia. 

Kini sudah ada ribuan bahasa dan ratusan suku bangsa bermukim di penjuru Indonesia dengan ciri fisik dan budaya yang bermacam-macam.

Secara politik, letak geografis Indonesia juga mempengaruhi tatanan konsep geopolitik kita. dalam kerangka Wawasan Nusantara. NKRI adalah negara kepulauan yang DISATUKAN oleh laut-laut sempit.

Laut bukanlah pemisah namun pemersatu pulau dan bangsa Indonesia. Indonesia sebagai negara maritim yang pernah jaya dahulu, kini tengah kembali membangun jatidiri sebagai pusat peradaban dunia. 

Gambar: disini

Senin, Juli 23

Arti Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

Arti Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat besar di dunia dengan semua potensi yang ada didalamnya. 

Kamu percaya gak kalau sejak dulu itu nusantara kita merupakan pusat perdagangan dan peradaban yang hebat?. Di zaman Majapahit saja kekuasaan nusantara bahkan sampai ke Thailand. 

Armada-armada laut kita sejak dahulu sangat kuat dan disegani. Inilah yang menjadikan Indonesia bisa menjadi poros maritim dunia. 

Semua pulau-pulau disambungkan oleh laut-laut sempit yang memiliki beragam potensi. Baca juga: Pengaruh letak geografis Indonesia bagi kehidupan

Poros maritim adalah gagasan strategis yang diwujudkan untuk menjamin konektivitas antar pulau sehingga arus barang dan jasa berjalan lancar. Ada lima pilar utama yang menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, yaitu:
1. Pembangunan kembali budaya maritim Indonesia.
2. Komitmen menjaga dan mengelola SDA dengan fokus membangun kedaulatan pangan laut melalui pengembangan industri perikanan dengan menempatkan nelayan sebagai pilar utama.
3. Komitmen mendorong pengembangan infrastruktur dan konektifitas maritim dengan membangun tol laut, pelabuhan laut, logistik dan industri perkapalan dan wisata maritim.
4. Diplomasi maritim yang mengajak semua mitra Indonesia untuk bekerja sama pada bidang kelautan.
5. Pembangunan kekuatan pertahanan maritim
Arti Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia
Pelabuhan adalah pintu gerbang utama perdagangan
Kejayaan Indonesia di bidang kemaritiman harus digelorakan karena Indonesia merupakan Atlantis yang pernah dituliskan Plato dalam bukunya berabad-abad silam. Atlantis adalah negara yang kaya, gemah ripah lohjinawi. 

Indonesia harus berjaya di lautan dan di daratan, jangan sampai kekayaan kita dimanfaatkan negara lain. Ada dua bagian besar yang menjadi unsur pembangun poros maritim  dunia yaitu:

1. Aspek ekonomi kelautan dan kemaritiman sebagai aset andalan pengembangan dan pembangunan poros maritim. Aspek ekonomi kelautan dan kemaritiman mencakup sumber daya perikanan, migas lepas pantai, mineral dasar laut, transportasi laut, industri maritim, wisata bahari, pulau luar, terumbu karang dan lainnya.
2. Aspek komponen tata kelola untuk menentukan bagaimana aspek ekonomi kelautan dan kemaritiman dapat dikelola dan dikembangkan arahnya untuk mewujudkan poros maritim dunia. aspek ini mencakup penataan ruang laut, pengaturan alur laut kepulauan, pengawasan laut, pertahanan dan keamanan untuk kedaulatan NKRI, budaya bahari, sumber daya manusia, IPTEK kelautan dan kualitas dan daya dukung lingkunan laut.

Posisi Indonesia ditakdirkan saat ini berada di khatulistiwa dimana menjadikan negara ini berada di tengah-tengah dunia. Oleh sebab itu Indonesia dikenal juga sebagai zamrud khatulistiwa karena di dalamnya terdapat berjuta potensi yang begitu mengesankan.  

Baca juga: Pengaruh letak astronomis Indonesia bagi kehidupan

Untuk lihat pembahasan versi video, silahkan subsceibe chanel guru geografi di youtube berikut ini.

Rabu, Maret 21

Pengertian Potensi Sosial Wilayah Indonesia

Pengertian Potensi Sosial Wilayah Indonesia

Potensi fisik jika diimbangi dengan potensi sosial jelas tidak akan memunculkan sebuah negara yang tangguh. 

Indonesia saat ini menempati urutan keempat dalam hal jumlah populasi terbesar di dunia, dibawah China, India dan AS. 

Ini merupakan salah satu potensi sosial dalam hal kuantitas penduduk. Lalu apa saja potensi sosial lain yang Indonesia miliki saat ini dan bisa menjadi penunjang pembangunan?.

a. Persebaran dan Kualitas Penduduk Indonesia
Persebaran penduduk Indonesia saat ini masih belum merata dan terkonsentrasi di Pulau Jawa. Menurut data 2013, DKI Jakarta memiliki kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia yaitu lebih dari 15.234 jiwa/km persegi dan kepadatan penduduk terenah adalah di Papua Barat yaitu 8-9 jiwa/km persegi.

Indonesia saat ini memiliki jumlah penduduk yang besar, sekitar 237 juta jiwa. Penduduk usia produktif (15-64 tahun) sekitar 45% dan akan terus meningkat hingga 2025. 

Penduduk usia produktif memiliki potensi besar bagi pembangunan namun hal ini harus diiringi dengan kualitas penduduk yang baik. Kualitas penduduk dipengaruhi oleh tiga faktor berikut:
1. Pendidik
Semakin tinggi tingkat pendidik, maka semakin tinggi pula kualitas usmber daya manusia yang dimiliki. Indikatornya adalah tingkat buta huruf.
2. Kesehatan
Kondisi gizi sangat berpengaruh pada pola pikir, katahanan belajar dan kreatifitas seseorang. Angka kematian bayi dapat menjadi indikator tingkat kesehatan di suatu negara.
3. Pendapatan per kapita
Pendapatan per kapita Indonesia masih di bawah rata-rata dunia bahkan di Asia Tenggara sendiri. Indonesia ada di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand dalam hal pendapatan per kapita.
Pengertian Potensi Sosial Wilayah Indonesia
Kebudayaan merupakan aset Indonesia
b. Keragaman Budaya Indonesia
Indonesia kaya akan suku bangsa dan budaya yang meliputi bahasa, kesenian, makanan, tarian, adat dan lainnya. Kearifan lokal budaya di Indonesia merupakan aset yang harus dirawat dan dilestarikan untuk dijadikan daya tarik wisata dan sebagai identitas Indonesia. 

Hasil kebudayaan masyarakat Indonesia nampak dari tata perilaku, baju adat, senjata, rumah adat, upacara adat hingga arstitektur seperti candi dan lainnya.

c. Kreatifitas
Saat ini berbagai macam kreasi anak bangsa banyak bermunculan. Ini merupakan salah satu kunci pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat. 

Di era globalisasi ini masyarakat Indonesia banyak melahirakn inovasi-inovasi produk yang bernilai jual sehingga mampu meningkatkan daya saing dengan negara-negara lain. 
Gambar: disini

Rabu, Januari 10

Tips Jawab Soal UN Geografi Sebaran Sumber Daya Alam

Tips Jawab Soal UN Geografi Sebaran Sumber Daya Alam

Halo teman-teman sekalian, apa kabarnya hari?. Semoga sehat selalu dan tetap produktif berkarya. Kali ini saya akan bagikan tips menjawab soal UN Geografi tentang SDA alias sumber daya alam. 

Di dalam soal UN ini materi sumber daya alam seringkali muncul dalam bentuk peta buta. Kalian harus tahu posisi barang tambang sesuai dengan lokasi sebenarnya.

Ini artinya kamu harus memahi lokasi pada peta dan tipe sumber daya alamnya. Biasanya soal ini masuk kategori sulit karena kam harus mengetahui semua sebaran SDA bukan?.

 Nah saya disini hanya membantu memberikan list daftar sumber daya bahan galian yang paling umum alias terkenal yang ada di Indonesia.

So kamu cuma hanya menghapal yang pokoknya aja. Cek dulu peta nya di bawah ini!
Tips Jawab Soal UN Geografi Sebaran Sumber Daya Alam
Sebaran tambang utama Indonesia
Kita lihat di atas adalah peta sebaran tambang yang utama di Indonesia. Penjelasannya ada di bawah berikut ini:

1. Pulau Buton = penghasil aspal terbaik Indonesia dan dunia (the only one)
2. Aceh = penghasil gas alam dan minyak bumi
3. Bangka Belitung = penghasil timah terbaik dunia
4. Dumai Riau = penghasil minyak bumi
5. Martapura dan kalsel =penghasil intan dan batubara
6. Bontang = penghasil minyak bumi 
7. Sorong = penghasil minyak bumi
8. Tembagapura = penghasil emas, tembaga
10. Kamojang Garut =geotermal
11. Sulawesi barat = nikel

Itulah beberapa lokasi bahan galian yang umu dijumpai di soal UN. Kalau ada yang mau menambahkan silahkan saja. Selain harus paham lokasi, kamu juga harus tahu klasifikasi sumber daya alam menurut lokasi keterdapatan dan ketersediaannya.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close

Iklan Melayang