Guru Geografi: Materi OSN Geografi | Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Materi OSN Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi OSN Geografi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, September 10

[UPDATE] Daftar Pemenang OSN Tingkat Provinsi 2022

[UPDATE] Daftar Pemenang OSN Tingkat Provinsi 2022


Akhirnya setelah menunggu satu bulanan, pemenang OSN Tingkat Provinsi tahun 2022 telah dirilis kawan-kawan.

Selamat bagi yang lolos ke level nasional dan bagi yang belum lolos, kalian tetap juara. Tetap semangat belajar meraih prestasi dan cita-cita.

Bagi kalian anak-anak kelas 11 dan kelas 10, masih bisa mempersiapkan diri untuk OSN tahun 2023. Jangan lupa untuk like dan share blog guru geografi karena akan ada banyak pendalaman materi soal OSN Geografi dan Kebumian disini.

Untuk pendalaman materi dan soal versi video, silahkan subscribe chanel guru geografi di youtube. Berikut daftar pemenang OSN Provinsi 2022 per provinsi.

Silahkan share ke grup medsos kamu ya, ajak teman-teman untuk ikut di OSN tahun depan supaya persaingan semakin seru.
DOWNLOAD DI BAWAH

Rabu, Agustus 10

Rumus Menghitung Jarak Koordinat Titik A, B Pada Peta

Rumus Menghitung Jarak Koordinat Titik A, B Pada Peta

Dalam soal OSN Geografi sering dijumpai soal tentang menghitung jarak antara satu koordinat ke koordinat lain.

Biasanya sih kita cuma belajar koordinat lintang dan bujur di peta, tapi anak OSN Geografi itu harus serba bisa, salah satunya tentang koordinat kartesius.

Koordinat kartesius itu terdiri dari dua garis yaitu vertikal (y) dan horisontal (x). Misalkan ada 2 titik P dan Q masing-masing dengan koordinat (x₁, y₁) dan (x₂, y₂). Maka gambar koordinatnya adalah sebagai berikut:

Untuk rumus menghitung jarak dari P ke Q maka persamaannya menggunakan phytagoras seperti di atas.
Untuk contoh soalnya seperti di bawah ini:

Jika diketahui dalam sebuh sistem koordinat lokal, koordinat titik A adalah (100m, -40m) dan koordinat B adalah (60m, -10m) maka jarak dari titik B ke A adalah ...
a. 50 m
b. 40 m
c. 70 m
d. 33,94 m
e. 60 m

Pembahasan

Diketahui
(x₁ = 100 , y₁ = -40 ) dan (x₂ = 60, y₂ = -10)
Jika digambarkan dalam kuadran kartesius maka akan seperti di bawah:


Biar mudah bisa dibalik jadi x₁-x₂ dan y₁-y₂, pokonya biar ketahuan selisihnya,
= √(100 - 60)² + (-40- (-10))²
= √(100 - 60)² + (-40 + 10)²
= √40² + (-30)²
=  √1600+900
= √2500
=50

Jadi jarak A ke B adalah 50 m

Senin, Juni 27

Pembahasan OSP Geografi 2018 No 1-5

Pembahasan OSP Geografi 2018 No 1-5


Halo kawan-kawan sekalian kita coba bahas lagi soal OSP Geografi 2018 untuk kalian para pejuang OSN di provinsi. Tetap semangat ya kawan-kawan dan jangan kasih kendor.

Saingan kalian semakin berat ya gaes, jadi jangan main-main, tetap fokus ke depan. Kejar mimpi kalian menjadi juara.

1. Saat akan terjadi hujan, suhu lingkungan akan cenderung meningkat. Hal disebabkan oleh:
a. Awan yang akan menurunkan hujan melepaskan panas ke udara
b. Radiasi matahari yang seharusnya dipantulkan oleh bumi tertahan oleh awan tebal
c. Adanya penyimpanan panas oleh badan air di dekat tempat terjadinya hujan
d. Downdraft yang kuat menjelang hujan biasanya melepas panas ke bumi
e. Kekacauan unsur-unsur iklim selama proses terbentuknya awan

Kunci
Ini pertanyaan yang pasti masyarakat juga ingin tahu jawabannya. Kenapa ya kalau mau hujan itu udara biasanya jadi panas, pengap, gerah gitu ya?. Itu terjadi karena adanya pelepasan energi panas oleh awan secara masif.

Selain faktor pelepasan panas oleh awan, penyebab lain yang bisa juga berpengaruh pada panas sebelum hujan, yaitu akibat efek rumah kaca. Ketika mendung menutupi langit, secara otomatis panas matahari tak bisa terpantulkan lagi hingga terjebak di Bumi.
Ilustrasi awan hujan
2. Diantara tempat-tempat di bawah ini, yang memiliki PEVT (potential evapotranspiration) tertinggi adalah ....
a. Danau Vostok, Antartika
b. Danau Chad, Chad
c. Teluk Fundy, Kanada
d. Laut Baltik, Eropa Utara
e. Danau Baikal, Rusia

Kunci
Evapotranspirasi itu kan gabungan evaporasi (penguapan dari perairan terbuka) dan transpirasi (penguapan dari mahluk hidup). Jadi cara daerah yang potensial terdapat banyak badan air (bisa danau, sungai dan lainnya) dan hutan lebat (vegetasi) dan lokasi lintang rendah. Jadi pilihannya adalah Danau Chad yang disekelilingnya terdapat hutan hujan tropis.
Peta lokasi Danau Chad

3. Perbedaan nyata antara iklim dengan cuaca adalah ....
a. Iklim mencakup wilayah yang luas, sedangkan cuaca mencakup wilayah yang lebih sempit
b. Iklim memiliki rentang waktu yang lebih panjang dibandingkan cuaca
c. Iklim dapat mempengaruhi kegiatan manusia baik secara langsung maupun tidak, sedangkan cuaca tidak berpengaruh secara signifikan
d. Iklim mencakup wilayah yang luas dan waktu yang panjang, sedangkan cuaca mencakup wilayah yang sempit dan waktu yang singkat
e. Iklim tidak dapat membentuk bioma khas suatu daerah, sedangkan cuaca dapat

Kunci
Ini soal dari OSK juga, pernah dibahas. Jadi perbedaan mendasar iklim dengan cuaca itu adalah pada durasi waktunya. Jadi jawabnnya B.

4. Pernyataan di bawah ini yang paling benar mengenai SOI (Southern Oscillation Index) adalah ....
a. SOI dihitung berdasarkan perbedaan tekanan udara antara Tahiti dan Darwin, Australia
b. SOI positif menunjukkan tekanan udara yang berada di bawah normal di Tahiti dan tekanan udara di atas normal di Darwin
c. SOI positif menandakan peristiwa La Nina, ditunjukkan dengan adanya pendinginan laut secara abnormal di Samudera
d. Dalam perhitungan SOI, diperlukan tak hanya perbedaan tekanan udara antara Tahiti dan Darwin, tetapi juga temperatur muka laut saat itu.
e. SOI dihitung berdasarkan perbedaan temperatur muka laut antara Tahiti dan Darwin

Kunci
Mengutip dari BMKG, SOI adalah Indeks yang didasarkan pada anomali perbedaan tekanan permukaan di Tahiti dan tekanan permukaan di Darwin. Nilai indeks positif diatas 7 mengindikasikan fase La Nina aktif sedangkan nilai indeks negatif dibawah 7 mengindikasikan fase El Nino aktif.

5. Tahapan pertama dalam pengurangan risiko bencana adalah alokasi ruang pembangunan yang tertuang dalam dokumen rencana ....
a. pembangunan berkelanjutan
b. pengurangan resiko bencana
c. pengelolaan sektor bencana
d. pengembangan wilayah 
e. tata ruang wilayah

Kunci
Alokasi ruang itu kan tata ruang maka pastinya dokumen tata ruang wilayah akan memuat data sebaran alokasi unit ruang yang berfungsi untuk mengurangi resiko bencana di kemudian hari.

Lanjut: Soal No 6-10

Selasa, April 5

Solusi OSN Geografi: Menentukan Azimuth Dua Titik Koordinat Kartesius

Solusi OSN Geografi: Menentukan Azimuth Dua Titik Koordinat Kartesius

Halo adik-adik sekalian kali ini saya akan coba bahas tentang solusi soal OSN Geografi peta dan pemetaan dasar. Biasanya soal pemetaan itu gak banyak sih, tapi kalau betul kan lumayan juga butat poin.

Jadi contoh soal yang akan berikan adalah soal tentang menentukan sudut azimuth dua titik koordinat peta yang ada pada diagram kartesius.

Contoh soal OSN peta dan pemetaannya di bawah ini:
47. Diketahui dua buah titik yang diketahui koordinatnya yaitu koordinat A (200,100) dan koordinat B (-300, -400). Maka azimuth AB adalah ....
a. 225⁰
b. 180⁰
c. 135⁰
d. 45⁰
e. 30⁰

Pembahasan
Untuk menjawab soal ini kamu harus memahami koordinat kartesius dan cara menentukan sudut azimuth pada peta. Koordinat kartesius adalah koordinat yang diwakili x (horizontal) dan sumbu y (vertikal).

Sementara itu sudut azimuth adalah sudut yang dihitung dari utara kompas searah jarum jam. Jadi langkah pertama kita buat dulu koordinat lokasinya, hasilnya seperti di bawah.
Koordinat Geografi di Kartesius

Setelah itu ikuti patokan sudut azimuth seperti di bawah ini. 
Sudut azimuth peta

Jadi kalau melihat posisi A dan B di diagram kartesius tadi maka azimuth A ke B itu bernilai sekitar 225⁰. Gambar lengkapnya di bawah, mudah kan?. Jangan lupa share ke teman-teman lain ya!.

Selasa, Februari 23

Contoh Arus Konveksi di Kehidupan

Contoh Arus Konveksi di Kehidupan

Pemindahan energi panas biasanya melalui tiga proses yaitu konduksi, konveksi dan radiasi. Konduksi adalah proses pemindahan panas dengan melalui media rambat seperti logam atau objek lain.

Sementara itu dalam radiasi, panas, cahaya dan energi merambat melalui sumber apapun. Sementara itu konveksi adalah pemindahan panas akibat pergerakan massal molekul di dalam fluida. Kita akan mengulas tentang konveksi.

Konveksi adalah proses perpindahan panas yang terjadi hanya dalam mekanisme tubuh cairan dan gas. Kedua media tersebut menyebabkan pergerakan molekul-molekul sangat bebas.  
 
Namun, transfer energi panas hanya dapat berlangsung melalui konveksi jika terdapat perbedaan suhu yang cukup besar dari kedua bagian fluida.
 
Arus konveksi dapat didefinisikan sebagai proses alami perpindahan panas yang melibatkan pergerakan energi dan panas dari satu tempat ke tempat lain. Kita dapat mencontohkannya dengan mengamati bahwa kita merasa lebih panas saat meletakkan tangan di atas api unggun. Ini terjadi karena arus konveksi.  
 
Arus Konveksi di Udara
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa ekuator adalah bagian di Bumi yang paling dekat dengan matahari sehingga menerima panas yang jauh lebih besar dibandinga daerah lain seperti subtropis atau kutub.
 
Karena itu, udara yang berada di dekat ekuator naik ke atas karena kepadatannya berkurang dan kemudian menyebar dan turun kembali ke arah ekuator. 
 
Proses ini bertanggung jawab atas sirkulasi udara yang berkelanjutan yang disebut angin. Hal ini disebabkan oleh proses arus konveksi atmosfer yang membuat awan tetap tinggi.  
 
Arus konveksi di astenosfer

Arus Konveksi di Dalam Bumi
Terdapat batuan cair jauh di dalam permukaan bumi yang bersirkulasi melalui arus konveksi. Berada dalam keadaan semi cair, batuan cair mulai naik setelah menjadi semakin panas dan berkurang kepadatannya.

Arus konveksi menyebabkan terjadinya pergerakan lempeng dan peristiwa vulkanisme seperti erupsi. Perubahan bentuk benua dari waktu ke waktu juga dibangun dari arus konveksi ini.

Arus Konveksi di Lautan
Air dari daerah kutub yang dingin turun dari wilayah lintang yang lebih tinggi dan selanjutnya tenggelam di dasar lautan. Secara bertahap, air dingin turun dan menarik air hangat bersamanya. 
 
Proses ini bertanggung jawab atas distribusi panas dan nutrisi terlarut di seluruh dunia. Arus konveksi di lautan ini membentuk sirkulasi arus laut global atau arus termohaline.
 
Arus Konveksi di Rumah
Saat musim dingin, kebanyakan dari kita menggunakan pemanas atau radiator di rumah kita. Alat tersebut juga bekerja berdasarkan proses konveksi. 
 
Saat udara di atas radiator memanas, udara menjadi lebih ringan dan naik. Kemudian udara dingin di atasnya menggantikannya dan udara panas bergerak ke atas, proses ini terus terjadi dalam gerakan siklus.

Proses ini terus berulang hingga seluruh ruangan menjadi hangat. Oleh karena itu, kita dapat melihat bahwa konveksi merupakan fenomena alam yang penting dan sangat berguna dalam kehidupan kita sehari-hari. 
 
Arus konveksi juga terjadi saat kita memasak air di panci. Untuk lebih jelasnya silahkan cek gambar berikut ini.
Arus konveksi saat memasak air

Selasa, November 27

Perubahan Iklim, Penyebab, Dampaknya di Kehidupan

Perubahan Iklim, Penyebab, Dampaknya di Kehidupan

Perubahan iklim terjadi akibat kombinasi faktor alam dan manusia. Jadi bukan hanya faktor manusia ya?. 

Bukan dong, namun manusia faktor manusia lebih dominan dibanding faktor alam. Iklim bumi kita secara berkesinambungan berubah dari waktu ke waktu. 

Ada bukti fosil yang menjelaskan bahwa di masa lalu suhu bumi lebih hangat dibanding saat ini dan hanya ada sedikit es di kutub utara. Ada bukti juga yang menjelaskan bahwa sebagian besar daratan bumi pernah tertutup es (Ice Age).

Bukti perubahan iklim ada pada rekaman berikut:
1. Catatan Cuaca
Termometer saat ini sangat akurat dalam merekam perubahan suhu lingkungan di semua lokasi bumi.
2. Inti Es
Jebakan udara dalam inti es di antartika telah diteliti dan perubahan suhu terekam dalam lapisan es tersebut.
3. Batuan dan Fosil
Fosil dapat membuktikan kejadian yang di masa lampau. Contohnya kapur yang ditemukan di Yorkshire telah terbentuk di dasar laut hangat jutaan tahun lalu.
4. Analisis Serbuk Sari dan Pohon
Perubahan Iklim, Penyebab, Dampaknya di Kehidupan
Es semakin berkurang di kutub
Hasil observasi lain membuktikan bahwa iklim merubah:
1. Tutupan Es. Area seperti Greenland dan Arktik memilki lapisan es tipis di masa lalu.
2. Gletser. Foto pegunungan di masa lalu dengan sekarang menunjukkan perubahan volume selama 50 tahun. Ini dipengaruhi oleh minimnya presipitasi salju di pegunungan.

Dalam 10 ribu tahun terakhir, suhu rata-rata atmosfer kita sekitar 14 derajat celcius secara umum. Bagaimanapun dalam 100 tahun terakhir, iklim bumi kita mulai meningkat cepat. Mengapa perubahan iklim terjadi?. Ada faktor alami dan manusia yang mempengaruhinya.

Faktor Alam
1. Variasi energi matahari yang jatuh ke permukaan bumi.
2. Lintasan orbit bumi terhadap matahari.
3. Cara lautan mentransfer panas dari satu area perairan ke perairan lain.
4. Aktifitas vulkanik, material abu vulkanik dapat menutupi matahari di atmosfer dan membuat suhu di bawahnya menurun. 

Manusia juga berkontribusi merubah iklim bumi. Pemicu utama adalah gas hasil pembakaran fosil yang dibuang dari kendaraan. Negara maju berkontribusi tinggi dalam emisi karbon. Gas lain seperti metana dari timbunan sampah, peternakan dan hutan gambut juga menyumbang terhadap peningkatan perubahan iklim. Berikut dampak perubahan iklim di berbagai bidang kehidupan:

1. Pertanian
a. Hasil panen menurun di seluruh dunia tak terkecuali.
b. Lahan pertanian di wilayah tepi gurun tidak dapat digunakan karena proser peng-gurunan.
c. Tanaman terancam banjir di daerah dataran rendah
d. Musim tanam di beberapa daerah akan meningkat.

2. Kelautan
a. Daerah pesisir pantai beresiko menghilang oleh kenaikan muka air laut.
b. Kota-kota pantai terancam tenggelam.
c. Beberapa spesies akan mati perlahan dan merubah ekosistem laut.

3. Air dan Es
a. Makin banyaknya gletser mencair.
b. Masyarakat yang menggunakan sumber air dari gletser terancam kekeringan.
c. Intrusi air laut ke air tanah.
d. Banyaknya wilayah yang kekeringan panjang.

4. Populasi
a. Banyak orang akan bermigrasi ke daerah yang banyak air.
b. Potensi kelaparan dan kematian masal meningkat terutama di Afrika.
c. Jutaan orang di daerah pesisir terancam banjir.
d. Wabah penyakit mengancam di beberapa tempat.

Baca juga: Faktor cuaca dingin ekstrim di Indonesia

Gambar: disini

Minggu, Februari 25

Sifat Fisika Atmosfer Bumi

Sifat Fisika Atmosfer Bumi

Atmosfer bumi merupakan salah satu kejaiban ciptaan Allah yang sangat unik. Kali ini saya akan coba jelaskan sedikit tentang sifat fisika atmosfer. 

Radiasi gelombang elektromagnetik datang dari matahari dengan kecepatan 300.000 km/detik. Radiasi ini terdiri dari gelombang pendek hingga gelombang panjang. 

Spektrum yang terlihat dari bumi mengandung panjang gelombang antara 0,4 - 0,7 mikrometer. Baca juga: Analisa kaitan kondisi geografi dengan kehidupan masyarakat

Radiasi panang gelombang yang kurang dari 0,4 mikrometer adalah ultraviolet (uv) dan ia menyumbang sekitar 7% dari total radiasi matahari. Sinar uv terbagi menjadi tiga spektrum yaitu uva, uvb dan uvc. 

Uva jatuh tepat di bawah cahaya tampak dengan panjang gelombang bervariasi dari 320 - 400 mirometer. Meski tidak diserap ozon, uva memiliki radiasi paling kecil dan paling tidak merusak dari semua jenis radiasi uv.

Raidasi Uvb memiliki panjang gelombang 280-320, lebih energik daripada uva dan dianggap berbahaya bagi biosfer. Untungnya uva ini jumlahnya lebih sedikit karena diserap oleh ozon. 

Uvc dengan panjang gelombang 200-280 mikrometer adalah yang paling merusak dan merupakan radiasi paling banyak ditahan ilhe ozon. 

Baca juga:
Bedanya batuan beku dan sedimen
Cara jawab soal titik henti di UN Geografi

Ozon paling efektif menyerap radiasi panjang gelombang 250 mikrometer. Setelah ozon menyerap radiasi gelombang pendek ini maka selanjutnya radiasi yang lebih panjang disebarkan ke segala arah. 

Beberapa diserap oleh unsur atmosfer lainnya, ada yang sampai ke permukaan bumi dan ada yang dikembalikan lagi ke angkasa. Efek utama lainnya adalah kenaikan suhu di stratosfer bagian atas. 

Sudut datang matahari dipengaruhi oleh letak lintang waktu ke waktu. Di belahan bumi utara matahari berada tepat di atas kepala saat tropic of cancer pada hari pertama musim panas, di ekuator saat hari pertama musim semi dan gugur, di atas kepala tropic of capricorn saat hari pertama musim dingin.
Sifat Fisika Atmosfer Bumi
Jenis awan memiliki sifat menyerap radiasi matahari yang berbeda
Semakin tinggi sudut datang matahari maka jarak jatuhnya sinar matahari ke permukaan bumi lebih dekat sehingga suhu akan lebih panas, sementara asaat sudut datang matahari semakin berkurang.

Contohnya saat musim dingin maka jarak tempuh matahari ke permukaan bumi semakin panjang dan suhu akan semakin menurun drastis. 

Sama halnya saat kamu berdiri tetap di atas lampu dengan berada di samping lampu pastinya panasnya akan berbeda. 

Ini karena sinar bergerak lurus jadi sudut datang mempengaruhi kapasitas panas yang diterima permukaan bumi. Baca juga: Pembahasan OSK Geografi 2017

Awan di atmosfer berperan menyerap radiasi uv secara efektif. Namun awan kumulus kadang memiliki efek sebaliknya karena radiasi uv disebar ke ujung awan hingga akhirnya sampai ke permukaan bumi. 

Salju sangat efektif dalam menyerap radiasi uv yaitu sekitar 85%, tanah 12% dan air 5%. Gambar: disini
Faktor Perbedaan Cuaca Iklim Suatu Wilayah

Faktor Perbedaan Cuaca Iklim Suatu Wilayah

Cuaca dan iklim suatu tempat berbeda-beda karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Coba bandingkan jika kamu sedang di Jakarta kemudian di akhir pekan berlibur ke daerah Puncak atau Lembang Bandung. 

Pasti kamu akan mengalami perbedaan cuaca yang sangat signifikan dari panas ke sejuk atau dingin. 

Lalu mengapa cuaca di berbagai wilayah berbeda-beda?. Berikut ini sedikit penjelasan tentang faktor yang mempengaruhinya:

Baca juga:
Pengertian dan proses terbentuknya angin passat
Ciri-ciri tanah podsolik dan pemanfaatannya
Faktor Perbedaan Cuaca Iklim Suatu Wilayah
Daerah pegunungan cenderung sejuk 
1. Letak Lintang
Letak astronomis atau lintang adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi cuaca suatu tempat. Daerah di lintang tropis cenderung relatif basah dengan cuaca hangat sepanjang tahun secara umum. 

Hanya ada dua musim yaitu hujan dan kemarau. Di daerah subtropis cuaca bervariasi dari musim semi yang hanagt, musim panas yang terik, musim gugur yang mulai dingin dan musim dingin yang menusuk.

2. Topografi
Kondisi topografi atau ketinggian mempengaruhi keadaan cuaca suatu wilayah. Semakin tinggi tempat maka suhu akan semakin turun alias dingin. Ini adalah hukum gradien termis. 

Daerah dataran rendah lebih banyak menerima panas matahari karena permukaan tanah menyerap panas lewat konveksi dan konduksi sementara daerah dataran tinggi lebih sedikit. 

Selain itu di daerah pegunungan cenderung banyak ditutupi awan sehingga matahari jarang masuk ke permukaan tanah sehingga menurunkan suhu secara umum.

3. Jarak ke laut
Jarak daratan ke laut mempengaruhi kondisi cuaca dan iklim suatu tempat. Daerah yang dekat laut cenderung akan dipengaruhi oleh faktor terutama arus laut. 

Selain itu daerah dekat pantai memiliki angin yang cukup kencang dan terik sekali di siang hari sementara di malam hari akan angat dingin.

4. Kondisi tutupan vegetasi
Daerah yang memiliki tutupan vegetasi minim cenderung lebih panas cuacanya karena tidak ada vegetasi yang menyerap panas. 

Sementara daerah dengan banyak tutupan lahan akan lebih sejuk karena tumbuhan berfungsi untuk menyerap panas dan debu. Coba aja kamu duduk di bawah pohon kan pasti terasa sejuk dan dingin. Baca juga: Teori terbentuknya negara di dunia

5. Anomali cuaca
Anomali cuaca atau suatu keadaan tidak biasa bisa terjadi kapan pun. Beberapa contohnya adalah fenomena el nino dan la nina di Pasifik yang berdampak pada pola hujan dan kemarau di Indonesia. 

Belum lagi pola siklon di samudera yang dapat mempengaruhi kondisi cuaca di daratan sekitarnya. 

6. Awan
Banyak sedikitnya awan mempengaruhi terhadap jumlah radiasi panas yang diterima permukaan bumi. 

Jika suatu daerah tidak ada awan maka akan terasa panas sekali sementara jika banyak awan maka matahari akan terhalang dan intensitas panas di permukaan bumi akan menurun.

Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca suatu wilayah. Masih banyak lagi sebenarnya faktor yang mempengaruhi cuaca iklim karena atmosfer bumi sangat kompleks dan sulit diprediksi. Baca juga: Pengertian lahan potensial dan kritis

Gambar: disini
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close