Guru Geografi: Materi OSN Geografi - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Materi OSN Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi OSN Geografi. Tampilkan semua postingan

Selasa, Februari 23

Contoh Arus Konveksi di Kehidupan

Contoh Arus Konveksi di Kehidupan

Pemindahan energi panas biasanya melalui tiga proses yaitu konduksi, konveksi dan radiasi. Konduksi adalah proses pemindahan panas dengan melalui media rambat seperti logam atau objek lain.

Sementara itu dalam radiasi, panas, cahaya dan energi merambat melalui sumber apapun. Sementara itu konveksi adalah pemindahan panas akibat pergerakan massal molekul di dalam fluida. Kita akan mengulas tentang konveksi.

Konveksi adalah proses perpindahan panas yang terjadi hanya dalam mekanisme tubuh cairan dan gas. Kedua media tersebut menyebabkan pergerakan molekul-molekul sangat bebas.  
 
Namun, transfer energi panas hanya dapat berlangsung melalui konveksi jika terdapat perbedaan suhu yang cukup besar dari kedua bagian fluida.
 
Arus konveksi dapat didefinisikan sebagai proses alami perpindahan panas yang melibatkan pergerakan energi dan panas dari satu tempat ke tempat lain. Kita dapat mencontohkannya dengan mengamati bahwa kita merasa lebih panas saat meletakkan tangan di atas api unggun. Ini terjadi karena arus konveksi.  
 
Arus Konveksi di Udara
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa ekuator adalah bagian di Bumi yang paling dekat dengan matahari sehingga menerima panas yang jauh lebih besar dibandinga daerah lain seperti subtropis atau kutub.
 
Karena itu, udara yang berada di dekat ekuator naik ke atas karena kepadatannya berkurang dan kemudian menyebar dan turun kembali ke arah ekuator. 
 
Proses ini bertanggung jawab atas sirkulasi udara yang berkelanjutan yang disebut angin. Hal ini disebabkan oleh proses arus konveksi atmosfer yang membuat awan tetap tinggi.  
 
Arus konveksi di astenosfer

Arus Konveksi di Dalam Bumi
Terdapat batuan cair jauh di dalam permukaan bumi yang bersirkulasi melalui arus konveksi. Berada dalam keadaan semi cair, batuan cair mulai naik setelah menjadi semakin panas dan berkurang kepadatannya.

Arus konveksi menyebabkan terjadinya pergerakan lempeng dan peristiwa vulkanisme seperti erupsi. Perubahan bentuk benua dari waktu ke waktu juga dibangun dari arus konveksi ini.

Arus Konveksi di Lautan
Air dari daerah kutub yang dingin turun dari wilayah lintang yang lebih tinggi dan selanjutnya tenggelam di dasar lautan. Secara bertahap, air dingin turun dan menarik air hangat bersamanya. 
 
Proses ini bertanggung jawab atas distribusi panas dan nutrisi terlarut di seluruh dunia. Arus konveksi di lautan ini membentuk sirkulasi arus laut global atau arus termohaline.
 
Arus Konveksi di Rumah
Saat musim dingin, kebanyakan dari kita menggunakan pemanas atau radiator di rumah kita. Alat tersebut juga bekerja berdasarkan proses konveksi. 
 
Saat udara di atas radiator memanas, udara menjadi lebih ringan dan naik. Kemudian udara dingin di atasnya menggantikannya dan udara panas bergerak ke atas, proses ini terus terjadi dalam gerakan siklus.

Proses ini terus berulang hingga seluruh ruangan menjadi hangat. Oleh karena itu, kita dapat melihat bahwa konveksi merupakan fenomena alam yang penting dan sangat berguna dalam kehidupan kita sehari-hari. 
 
Arus konveksi juga terjadi saat kita memasak air di panci. Untuk lebih jelasnya silahkan cek gambar berikut ini.
Arus konveksi saat memasak air

Selasa, November 27

Perubahan Iklim, Penyebab, Dampaknya di Kehidupan

Perubahan Iklim, Penyebab, Dampaknya di Kehidupan

Perubahan iklim terjadi akibat kombinasi faktor alam dan manusia. Jadi bukan hanya faktor manusia ya?. 

Bukan dong, namun manusia faktor manusia lebih dominan dibanding faktor alam. Iklim bumi kita secara berkesinambungan berubah dari waktu ke waktu. 

Ada bukti fosil yang menjelaskan bahwa di masa lalu suhu bumi lebih hangat dibanding saat ini dan hanya ada sedikit es di kutub utara. Ada bukti juga yang menjelaskan bahwa sebagian besar daratan bumi pernah tertutup es (Ice Age).

Bukti perubahan iklim ada pada rekaman berikut:
1. Catatan Cuaca
Termometer saat ini sangat akurat dalam merekam perubahan suhu lingkungan di semua lokasi bumi.
2. Inti Es
Jebakan udara dalam inti es di antartika telah diteliti dan perubahan suhu terekam dalam lapisan es tersebut.
3. Batuan dan Fosil
Fosil dapat membuktikan kejadian yang di masa lampau. Contohnya kapur yang ditemukan di Yorkshire telah terbentuk di dasar laut hangat jutaan tahun lalu.
4. Analisis Serbuk Sari dan Pohon
Perubahan Iklim, Penyebab, Dampaknya di Kehidupan
Es semakin berkurang di kutub
Hasil observasi lain membuktikan bahwa iklim merubah:
1. Tutupan Es. Area seperti Greenland dan Arktik memilki lapisan es tipis di masa lalu.
2. Gletser. Foto pegunungan di masa lalu dengan sekarang menunjukkan perubahan volume selama 50 tahun. Ini dipengaruhi oleh minimnya presipitasi salju di pegunungan.

Dalam 10 ribu tahun terakhir, suhu rata-rata atmosfer kita sekitar 14 derajat celcius secara umum. Bagaimanapun dalam 100 tahun terakhir, iklim bumi kita mulai meningkat cepat. Mengapa perubahan iklim terjadi?. Ada faktor alami dan manusia yang mempengaruhinya.

Faktor Alam
1. Variasi energi matahari yang jatuh ke permukaan bumi.
2. Lintasan orbit bumi terhadap matahari.
3. Cara lautan mentransfer panas dari satu area perairan ke perairan lain.
4. Aktifitas vulkanik, material abu vulkanik dapat menutupi matahari di atmosfer dan membuat suhu di bawahnya menurun. 

Manusia juga berkontribusi merubah iklim bumi. Pemicu utama adalah gas hasil pembakaran fosil yang dibuang dari kendaraan. Negara maju berkontribusi tinggi dalam emisi karbon. Gas lain seperti metana dari timbunan sampah, peternakan dan hutan gambut juga menyumbang terhadap peningkatan perubahan iklim. Berikut dampak perubahan iklim di berbagai bidang kehidupan:

1. Pertanian
a. Hasil panen menurun di seluruh dunia tak terkecuali.
b. Lahan pertanian di wilayah tepi gurun tidak dapat digunakan karena proser peng-gurunan.
c. Tanaman terancam banjir di daerah dataran rendah
d. Musim tanam di beberapa daerah akan meningkat.

2. Kelautan
a. Daerah pesisir pantai beresiko menghilang oleh kenaikan muka air laut.
b. Kota-kota pantai terancam tenggelam.
c. Beberapa spesies akan mati perlahan dan merubah ekosistem laut.

3. Air dan Es
a. Makin banyaknya gletser mencair.
b. Masyarakat yang menggunakan sumber air dari gletser terancam kekeringan.
c. Intrusi air laut ke air tanah.
d. Banyaknya wilayah yang kekeringan panjang.

4. Populasi
a. Banyak orang akan bermigrasi ke daerah yang banyak air.
b. Potensi kelaparan dan kematian masal meningkat terutama di Afrika.
c. Jutaan orang di daerah pesisir terancam banjir.
d. Wabah penyakit mengancam di beberapa tempat.

Baca juga: Faktor cuaca dingin ekstrim di Indonesia

Gambar: disini

Minggu, Februari 25

Sifat Fisika Atmosfer Bumi

Sifat Fisika Atmosfer Bumi

Atmosfer bumi merupakan salah satu kejaiban ciptaan Allah yang sangat unik. Kali ini saya akan coba jelaskan sedikit tentang sifat fisika atmosfer. 

Radiasi gelombang elektromagnetik datang dari matahari dengan kecepatan 300.000 km/detik. Radiasi ini terdiri dari gelombang pendek hingga gelombang panjang. 

Spektrum yang terlihat dari bumi mengandung panjang gelombang antara 0,4 - 0,7 mikrometer. Baca juga: Analisa kaitan kondisi geografi dengan kehidupan masyarakat

Radiasi panang gelombang yang kurang dari 0,4 mikrometer adalah ultraviolet (uv) dan ia menyumbang sekitar 7% dari total radiasi matahari. Sinar uv terbagi menjadi tiga spektrum yaitu uva, uvb dan uvc. 

Uva jatuh tepat di bawah cahaya tampak dengan panjang gelombang bervariasi dari 320 - 400 mirometer. Meski tidak diserap ozon, uva memiliki radiasi paling kecil dan paling tidak merusak dari semua jenis radiasi uv.

Raidasi Uvb memiliki panjang gelombang 280-320, lebih energik daripada uva dan dianggap berbahaya bagi biosfer. Untungnya uva ini jumlahnya lebih sedikit karena diserap oleh ozon. 

Uvc dengan panjang gelombang 200-280 mikrometer adalah yang paling merusak dan merupakan radiasi paling banyak ditahan ilhe ozon. 

Baca juga:
Bedanya batuan beku dan sedimen
Cara jawab soal titik henti di UN Geografi

Ozon paling efektif menyerap radiasi panjang gelombang 250 mikrometer. Setelah ozon menyerap radiasi gelombang pendek ini maka selanjutnya radiasi yang lebih panjang disebarkan ke segala arah. 

Beberapa diserap oleh unsur atmosfer lainnya, ada yang sampai ke permukaan bumi dan ada yang dikembalikan lagi ke angkasa. Efek utama lainnya adalah kenaikan suhu di stratosfer bagian atas. 

Sudut datang matahari dipengaruhi oleh letak lintang waktu ke waktu. Di belahan bumi utara matahari berada tepat di atas kepala saat tropic of cancer pada hari pertama musim panas, di ekuator saat hari pertama musim semi dan gugur, di atas kepala tropic of capricorn saat hari pertama musim dingin.
Sifat Fisika Atmosfer Bumi
Jenis awan memiliki sifat menyerap radiasi matahari yang berbeda
Semakin tinggi sudut datang matahari maka jarak jatuhnya sinar matahari ke permukaan bumi lebih dekat sehingga suhu akan lebih panas, sementara asaat sudut datang matahari semakin berkurang.

Contohnya saat musim dingin maka jarak tempuh matahari ke permukaan bumi semakin panjang dan suhu akan semakin menurun drastis. 

Sama halnya saat kamu berdiri tetap di atas lampu dengan berada di samping lampu pastinya panasnya akan berbeda. 

Ini karena sinar bergerak lurus jadi sudut datang mempengaruhi kapasitas panas yang diterima permukaan bumi. Baca juga: Pembahasan OSK Geografi 2017

Awan di atmosfer berperan menyerap radiasi uv secara efektif. Namun awan kumulus kadang memiliki efek sebaliknya karena radiasi uv disebar ke ujung awan hingga akhirnya sampai ke permukaan bumi. 

Salju sangat efektif dalam menyerap radiasi uv yaitu sekitar 85%, tanah 12% dan air 5%. Gambar: disini
Faktor Perbedaan Cuaca Iklim Suatu Wilayah

Faktor Perbedaan Cuaca Iklim Suatu Wilayah

Cuaca dan iklim suatu tempat berbeda-beda karena dipengaruhi oleh berbagai faktor. Coba bandingkan jika kamu sedang di Jakarta kemudian di akhir pekan berlibur ke daerah Puncak atau Lembang Bandung. 

Pasti kamu akan mengalami perbedaan cuaca yang sangat signifikan dari panas ke sejuk atau dingin. 

Lalu mengapa cuaca di berbagai wilayah berbeda-beda?. Berikut ini sedikit penjelasan tentang faktor yang mempengaruhinya:

Baca juga:
Pengertian dan proses terbentuknya angin passat
Ciri-ciri tanah podsolik dan pemanfaatannya
Faktor Perbedaan Cuaca Iklim Suatu Wilayah
Daerah pegunungan cenderung sejuk 
1. Letak Lintang
Letak astronomis atau lintang adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi cuaca suatu tempat. Daerah di lintang tropis cenderung relatif basah dengan cuaca hangat sepanjang tahun secara umum. 

Hanya ada dua musim yaitu hujan dan kemarau. Di daerah subtropis cuaca bervariasi dari musim semi yang hanagt, musim panas yang terik, musim gugur yang mulai dingin dan musim dingin yang menusuk.

2. Topografi
Kondisi topografi atau ketinggian mempengaruhi keadaan cuaca suatu wilayah. Semakin tinggi tempat maka suhu akan semakin turun alias dingin. Ini adalah hukum gradien termis. 

Daerah dataran rendah lebih banyak menerima panas matahari karena permukaan tanah menyerap panas lewat konveksi dan konduksi sementara daerah dataran tinggi lebih sedikit. 

Selain itu di daerah pegunungan cenderung banyak ditutupi awan sehingga matahari jarang masuk ke permukaan tanah sehingga menurunkan suhu secara umum.

3. Jarak ke laut
Jarak daratan ke laut mempengaruhi kondisi cuaca dan iklim suatu tempat. Daerah yang dekat laut cenderung akan dipengaruhi oleh faktor terutama arus laut. 

Selain itu daerah dekat pantai memiliki angin yang cukup kencang dan terik sekali di siang hari sementara di malam hari akan angat dingin.

4. Kondisi tutupan vegetasi
Daerah yang memiliki tutupan vegetasi minim cenderung lebih panas cuacanya karena tidak ada vegetasi yang menyerap panas. 

Sementara daerah dengan banyak tutupan lahan akan lebih sejuk karena tumbuhan berfungsi untuk menyerap panas dan debu. Coba aja kamu duduk di bawah pohon kan pasti terasa sejuk dan dingin. Baca juga: Teori terbentuknya negara di dunia

5. Anomali cuaca
Anomali cuaca atau suatu keadaan tidak biasa bisa terjadi kapan pun. Beberapa contohnya adalah fenomena el nino dan la nina di Pasifik yang berdampak pada pola hujan dan kemarau di Indonesia. 

Belum lagi pola siklon di samudera yang dapat mempengaruhi kondisi cuaca di daratan sekitarnya. 

6. Awan
Banyak sedikitnya awan mempengaruhi terhadap jumlah radiasi panas yang diterima permukaan bumi. 

Jika suatu daerah tidak ada awan maka akan terasa panas sekali sementara jika banyak awan maka matahari akan terhalang dan intensitas panas di permukaan bumi akan menurun.

Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca suatu wilayah. Masih banyak lagi sebenarnya faktor yang mempengaruhi cuaca iklim karena atmosfer bumi sangat kompleks dan sulit diprediksi. Baca juga: Pengertian lahan potensial dan kritis

Gambar: disini

Selasa, Februari 13

Menganalisa Kaitan Kondisi Geografis Dengan Keadaan Penduduk

Menganalisa Kaitan Kondisi Geografis Dengan Keadaan Penduduk

Kehidupan mahluk hidup terutama manusia sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis wilayahnya. 

Kondisi geografis mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi penduduk wilayah tertentu. 

Oleh sebab itu, manusia dengan segala kecerdasan dan kemauannya berusaha menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan geografisnya atau berupaya mengubah kondisi lingkungan tersebut sesuai dengan kepentingannya. 

Adanya keragaman kondisi geografis tiap wilayah memunculkan corak mata pencaharian, pola-pola permukiman, tradisi, adat-istiadat, dan aspek kehidupan sosial lainnya.

a. Kehidupan di Wilayah Pantai
Penduduk yang tinggal di wilayah ini umumnya menyelaraskan dirinya sebagai nelayan. Adapun pola permukiman penduduk di wilayah ini berbentuk permukiman yang tersebar secara memanjang (pola linier) mengikuti garis pantai. 

Di Indonesia, kota-kota pelabuhan yang berkembang pesat, misalnya Jakarta dan Surabaya. Akibatnya aktivitas kehidupan masyarakat di wilayah pantai banyak yang berpindah profesi, misalnya menjadi pedagang, pelayanan jasa, dan lain sebagainya.
Menganalisa Kaitan Kondisi Geografis Dengan Keadaan Penduduk
Anak-anak Suku Bajau
b. Kehidupan di Wilayah Dataran Rendah
Penduduk di daerah dataran rendah bertempat tinggal dengan membentuk pola permukiman dengan bentuk linier yang tersebar sejajar dengan arah jalan dan jalur aliran sungai. 

Adapun pola pemukiman penduduk di daerah kota terutama yang dekat dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi memiliki pola permukiman dengan bentuk terpusat atau tersebar melingkari pusat-pusat perekonomian.

Di daerah dataran rendah, umumnya bentuk mata pencaharian penduduk lebih berorientasi kepada bidang pertanian khususnya di daerah pedesaan. Kegiatan pertanian yang dikembangkan yaitu pertanian yang menghasilkan tanaman pangan dan tanaman komoditas. 

Di wilayah-wilayah yang telah maju, telah berkembang pula kegiatan penduduk yang berorientasi kepada bidang perdagangan, komunikasi, transportasi, dan kepariwisataan. 

Di samping itu, wilayah dataran rendah banyak dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan gedung-gedung pusat pemerintahan, pusat pendidikan, pusat perbelanjaan, dan lain-lain.

c. Kehidupan di Wilayah Pegunungan
Penduduk yang berada di lokasi ini ada yang tinggal dengan membentuk pola permukiman terpusat sekitar lokasi wisata dan penambangan, ada pula yang bergerombol di sekitar lokasi tanah perkebunan dan kehutanan terutama mereka selalu mendekati daerah-daerah sumber air. 

Sebagian besar kondisi mata pencaharian penduduk yang tinggal di wilayah ini, berorientasi kepada bidang perkebunan dan kehutanan. 

Di daerah-daerah yang kondisi lapisan tanahnya banyak mengandung bahan-bahan tambang, otomatis mereka beraktivitas di bidang penggalian barang-barang tambang. 

Untuk wilayah-wilayah pegunungan yang dijadikan kawasan wisata, maka orientasi mata pencaharian penduduk lebih memilih untuk berdagang atau pelayanan jasa.

d. Kehidupan di Wilayah Sungai
Penduduk yang berada disekitar sungai akan membentuk sungai komunitas budaya sungai dengan pola memanjang. Kehidupan mereka sangat bergantung pada sungai seperti di Banjarmasin. 

Alat transportasi yang mereka gunakan adalah perahu dan mata pencahariannya mayoritas adalah mencari ikan, bertani di pinggir sungai atau pasir atau tambak. 

Sejak zaman dahulu peradaban manusia banyak muncul dari daerah aliran sekitar sungai. 

Gambar: disini

Jumat, Februari 2

Kunci Jawaban Pembahasan OSK Geografi 2017 Nomor 7, 8, 9

Kunci Jawaban Pembahasan OSK Geografi 2017 Nomor 7, 8, 9

Oke, halo teman-teman sekalian kali ini saya akan coba kembali membahas jawaban soal OSK Geografi tahun 2017 nomor 7,8 dan 9. 

Seperti biasa di blog ini saya akan update pembahasan soal dari yang paling mudah ke yang sulit ya. Jadi mohon bersabar. Ingat prinsip belajar adalah dari yang mudah ke yang sulit.

7. Diantara kota-kota berikut, yang kemungkinan paling besar presipitasinya adalah ....
a. Montreal, Kanada
b. Riyadh, Arab Saudi
c. Madrid, Spanyol
d. Jakarta, Indonesia

8. Dampak perubahan iklim untuk 100 tahun ke depan dengan skenario kenaikan suhu sampai 1 derajat C adalah ....
a. terumbu karang rusak
b. kejadian cuaca ekstrim
c. kebanyak wilayah di dunia tidak bisa dihuni
d. beruang di kutub utara akan punah

9. Titik awal dari sebuah kegiatan pengelolaan bencana dimulai dari analisis ....
a. resiko
b. wilayah
c. kerentanan
d. bahaya

PEMBAHASAN OSN GEOGRAFI
7. Perhatikan peta di bawah ini!
Kunci Jawaban Pembahasan OSK Geografi Nomor 7, 8, 9
Peta dunia
Kota Jakarta terletak di daerah ekuator, sementara Montreal, Riyadh dan Madrid ada di daerha subtropis hingga sedang. Menurut analisa karakter iklim maka Jakarta yang ada di daerah tropis berkemungkinan memiliki tingkat presipitasi yang tinggi dibanding kota lainnya. Selain itu pengaruh angin muson barat dan timur juga meningkatkan peluang presipitasi yang tinggi. 

8. Jika dalam 100 tahun ke depan suhu naik hingga 1 derajat maka yang akan ada adalah mencairnya es di kutub. Mencairnya es di kutub akan membuat habitat beruang kutub hilang dan akhirnya punah. Analisanya seperti itu.

9. Titik awal manajemen bencana adalah analisa tingkat kerentanan bencana. Dengan menganalisa tingkat kerentanan bencana maka nanti akan didapat peta potensi bencana di berbagai daerah dan setelah itu bisa dibuat kebijakan masing-masing. 

Kerentanan bencana tiap daerah beda-beda. Ada yang rentan gempa, erupsi, konflik, banjir dll. Jadi semua daerah tidak sama kerentanannya. Baca juga: Kode diskon quipper video 2018

Gambar: disini
Kunci Jawaban Pembahasan OSK Geografi 2017 No 28, 29, 30

Kunci Jawaban Pembahasan OSK Geografi 2017 No 28, 29, 30

Assalamualaikum wr. wb. Halo teman-teman sekalian gimana kabarnya hari ini?. Semoga baik-baik saja. Langsung saja kali ini saya akan coba memberikan bahasan jawaban OSK Geografi 2017. Mudah-mudahan saya bisa membantu kalian yang sedang berjuang untuk menaklukan OSK/N Geografi. Saya akan coba bahas soal yang bertipe mudah dulu jadi mohon maaf jika tidak sesuai urutan nomor. Kali ini saya akan coba jawab OSK Geografi 2017 No 28, 29, 30

28. Manusia adalah salah satunya mahluk hidup yang dapat mengubah salah satu dari dua relung ekologis yang dimilikinya. Relung yang dapat diubah oleh manusia adalah ....
a. relung fana
b. relung fundamental
c. relung non fundamental
d. relung nyata

29. Negara di bawah ini yang masuk dalam wilayah ecozone Afrotropic adalah ....
a. Aljazair
b. Libya
c. Tunisia
d. Sudan

30. Seluruh bagian Kanada yang akan menjadi tempat IGEO 2018 termasuk dalam ecozone ....
a. Neartik
b. Paleartik
c. Neotropik
d. Nordamerik

Pembahasan
28. Jawabannya adalah relung nyata. Pengeritan relung atau niche sederhanya adalah ruang fisik yang dihuni oleh suatu organisme beserta interaksi di dalamnya. Relung dibagi dua yaitu relung dasar (fundamental) dan relung nyata (realitas). Relung fundamental adalah kumpulah sumber daya yang secara teoritis mampu digunakan oleh suatu populasi di bawah keadaan ideal (contoh kebutuhan makanan, suhu, kelembaban, tekanan dll). Relung nyata adalah kondisi yang lebih sempit yang dihuni oleh sejumlah individu yang masih mungkin mendapat pengaruh/hambatan dari spesies lain.

Jadi relung nyata masih bisa diubah manusia sementara relung fundamental seperti volume air di bumi, tekanan udara, siklus air tidak bisa dirubah. Jadi cara memahami singkatnya adalah relung dasar itu sistem ciptaan Tuhan, relung dasar itu komponen sumberdaya yang ciptaan Tuhan namun masih bisa dimodifikasi manusia dengan teknologi/perilaku.

29. Perhatikan peta di bawah ini!
Kunci Jawaban Pembahasan OSK Geografi 2017 No 28, 29, 30
Peta ecozone dunia terbaru
Aljazair, Libiya dan Tunisa masuk kategori Paleartik sementara Sudan berada di tengah Afrika dan masuk kategori Afrotropic.

30. Wilayah Kanada semuanya masuk kategori neartic. Sudah jelas.

Mau tahu pembahasan lebih banyak lagi tentang OSK atau OSN Geografi?. Jangan lupa like blog ini ya dan tunggu pembahasan selanjutnya. Selamat belajar.
Kalau ada yang ditanyakan dan ingin request materi, silahkan di komentar saya. Selmat berjuang dan belajar menaklukan soal OSN Geografi.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close