Guru Geografi: Media Belajar Geografi - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Media Belajar Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media Belajar Geografi. Tampilkan semua postingan

Kamis, Juli 2

Membuat Maket Geosfer Sungai Dari Kardus Bekas

Membuat Maket Geosfer Sungai Dari Kardus Bekas

Halo teman-teman kali ini saya akan share salah satu contoh kegiatan belajar geografi berbasis praktik yang murah dan bisa diterapkan di kelas. 

Jika kita belajar geografi di kelas hanya menggunakan media elektronik saja tentu akan bosan bukan?.

Salah satu cara mengusir kebosanan tersebut adalah dengan melakukan praktik keterampilan contohnya membuat kenampakan geosfer dengan bahan kardus bekas. 

Media ini saya presentasikan pada. Lomba Kreatifitas Ilmiah Guru 2013 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan alhamdulillah berhasil meraih juara 3.

Banyak sekali barang-barang bekas di sekitar kita yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk membuat media pembelajaran alternatif di kelas. 

Media ini saya buat sendiri di rumah dengan waktu kurang lebih 1 bulan. Kalau ingin dibuatkan project untuk siswa bisa juga terserah kreatifitas Bapak/Ibu. Model kenampakan alam atau sosial juga bisa disesuaikan jika punya ide lainnya.

Awal ide membuat media pembelajaran ini adalah ketika melihat kardus bekas kulkas di rumah yang tidak terpakai. Setelah melamun sebentar, akhirnya dapat inspirasi untuk membuat maket morfologi sungai dengan konsep peta topografi.

Apakah bisa morfologi lain?. Bisa saja mau ganti dengan pantai, cliff, gunung api atau lainnya, sesuaikan dengan materi ajar saja. Karena menurut saya membuat sungai agak mudah dibanding kontur lain, maka saya coba buat sungai saja dulu.

Kardus memiliki karakteristik ketebalan yang cukup besar dan bisa dibuat peta topografi. Nah, langsung saja berikut ini tutorial singkatnya:

Bahan-Bahan:
1. Kardus bekas dengan ketebalan 1 cm (biasanya kardus kulkas atau barang elektronik)
2. Gunting
3. Lem
4. Karton putih, spidol/pulpen
5. Cat warna + kuas (saya pakai cat akrilik)

Langkah Pembuatan:

Maket sungai dari kardus bekas
1. Siapkan model kenampakan alam yang ingin diciptakan, saya mencari morfologi sungai di google (minimal ada cliff, meander, slip of slope). Saya dapat Sungai Collorado di AS. Kalau mau sungai di Indonesia juga silahkan sesuaikan saja.
2. Gunting kardus untuk alas bawah,jika ingin kuat, pakai 2 lapis.
Praktik membuat morfologi sungai
3. Gambarlah peta topografi sungai tersebut dengan garis kontur. (Ini membutuhkan sedikit imajinasi), karena anda harus membangun kemiringan lereng dari lantai dasar hingga atas.
4. Setelah itu buatlah pola bidang topografi seperti puzzle, setelah itu gunting. (mengguntingnya lumayan cape lho!tau kan kardus tebalnya kaya gimana dan paling lama pengerjaannya)
Menyusun kontur sungai
5. Setelah puzzle digunting, beri lem dan susun dari tingkatan paling bawah.
Hasil akhir

6. Terakhir beri warna dengan cat akrilik, perbedaan warna tebing bisa mengilustrasikan perbedaan umur dan jenis batuan.

Sekian tutorial membuat morfologi sungai dari kardus bekas, semoga bermanfaat. Silahkan share jika berkenan. 

Untuk kegiatan belajar saya yakin bapak ibu bisa dikembangkan mulai dari diskusi, analisa morfologi, bencana dan lainnya. Bisa dicoba untuk kegiatan siswa per kelompok (project).

Penulis: Agnas Setiawan, Guru Geografi

Minggu, Januari 28

Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII

Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII

Assalamualaikum wr.wb. Selamat pagi/siang/sore/malam teman-teman sekalian, bagaimana kabarnya hari ini?. 

Semoga sehat selalu dan senantiasa produktif. Pada kesempatan ini saya ingin mempromosikan buku paket atau buku bahan ajar geografi untuk SMA/MA kelas X, XI dan XII. 

Buku yang saya susun ini berdasarkan Kurikulum 2013 Revisi untuk Kelas X dan XI sementara kelas XII masih K 13 lama. Untuk Kelas XII tahun depan insaallah sudah update K 13 revisi.

Berikut rincian dari harga buku paket geografi kelas X, XI dan XII
Kelas X (K13 revisi) = 110.000 (329 halaman)
Kelas XI (K1 revisi) = 98.000 (293 halaman)
Kelas XII (K13 awal) = 95.000 (293 halaman) 
Total: 284.000 (belum ongkir, cek via WA saya nanti)

Tersedia juga versi ebook berwarna...harga 50 rb per ebook.

Profil Penulis
Nama : Agnas Setiawan
Pendidikan : S1 Pendidikan Geografi Universitas Siliwangi (2010)
Agnas Setiawan
Agnas Setiawan
Prestasi:
1. Juara 1 Guru Berani Menginspirasi Tingkat Nasional 2017 
2. Juara 3 Lomba Kreatifitas Ilmiah Guru Nasional Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 2013
3. Juara 1 Bandung Awan Pengetahuan Kategori Konten Blog Guru 2013
4. Juara 4 Gebyar TIK Propinsi Kalimantan Selatan Kategori Blog Guru 2012


Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Buku Bahan Ajar Geografi Kurikulum 2013

Harga di atas belum termasuk ongkir. Jika minat boleh chat WA saya (sir agnas) di 08977703302. Atau langsung klik link WA saya di bawah ini
Insaallah materinya update dan mudah dipahami guru dan peserta didik. Jadi bagi sekolah yang ingin menggunakan buku saya sebagai pegangan siswa atau menambah koleksi perpustakaan, boleh chat saya. Teknis pemesanan, harga, no rek tujuan transfer nanti akan saya sampaikan di WA saja. Contoh isi buku, bisa dilihat di bawah ini:
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA
Jual Buku Paket Geografi SMA Kurikulum 2013 Revisi Kelas X, XI dan XII
Jual buku paket geografi SMA

Senin, Januari 15

Praktik Indentifikasi Batuan di Kelas

Praktik Indentifikasi Batuan di Kelas

Assalamualaikum wr.wb, teman-teman sekalian kali ini saya akan cerita sedikit tentang praktik indentifikasi batuan di kelas X. 

Batuan merupakan salah satu materi yang masuk bab litosfer. Nah supaya anak-anak aktif, tidak bosan belajar batuan cuma liatin gambar aja di slide maka saya buat praktik sederhana saja. 

Tujuannya biar mereka sedikit mengenal ciri fisik batuan. Indikator yang saya pakai adalah warna, tekstur, lubang udara, jumlah mineral dan berat. 

Bapak/Ibu guru boleh memodifikasi tentang model pembelajarannya sesuai kebutuhan, saya hanya mencontohkan saja. Saya yakin bapak/ibu bisa lebih bagus dan baik lagi melakukannya di kelas. Jadi kurang lebih lesson plannya seperti ini:

1. Di pertemuan sebelumnya, guru sudah memberikan tugas kepada anak untuk mencari batuan di sekeliling rumah (bisa di sungai, pekarangan atau lainnya). Setiap siswa harus membawa satu buah batu saja dan dibawa ke sekolah di pertemuan mendatang.

2. Pada saat pertemuan tata muka, pertamakali guru menyiapkan lembar kerja praktik dan menjelaskan tentang indikator fisik batuan.

3. Siswa diberikan satu buah lembar kerja praktik identifikasi batuan.

4. Siswa diminta menyimpan batu di meja. Setiap anak nanti diminta mengidentifikasi batuan di tiap meja, giliran. Jadi kalau ada 40 anak berarti akan ada 40 kolom identifikasi, lumayan lama. Isiannya singkat saja, contoh gambarnya nanti di bawah.

5. Setelah semua kegiatan identifikasi selesai, maka guru akan memberikan penjelasan/ikhtisar tentang siklus/jenis/sifat/ciri batuan. Nanti siswa dan guru akan menyimpulkan jenis batuan dilihat dari ciri fisiknya dan dibantu dengan gambar slide di papan tulis untuk mempermudah penarikan kesimpulan.

Itulah contoh kegiatan identifikasi batuan di kelas yang saya lalukan. Silahkan modifikasi saja biar lebih baik dan asik di kelas. Lebih bagus lagi kalau puya komparator batuan yang isinya banyak dan menarik. Terimakasih.
Praktik Indentifikasi Batuan di Kelas
Praktik Indentifikasi Batuan di Kelas
Praktik Indentifikasi Batuan di Kelas
Praktik Indentifikasi Batuan di Kelas
Praktik Indentifikasi Batuan di Kelas
Praktik Indentifikasi Batuan di Kelas
Praktik Indentifikasi Batuan di Kelas
Praktik Indentifikasi Batuan di Kelas

Sabtu, November 25

Langkah-Langkah Pembelajaran Discovery Learning

Langkah-Langkah Pembelajaran Discovery Learning

Pembelajaran abad 21 menuntut siswa menjadi seorang pembelajar, inofatif, reflektif dan tidak kaku. Itulah seni belajar abad milenial yang sangat berbeda dengan jaman dulu.

Kegiatan pembelajaran dalam kurikulum 2013 dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan berbasis keilmuan yaitu pembelajaran yang mengadopsi langkah-langkah sains dalam membangun pengetahuan melalui metode ilmiah diantaranya model discovery learning, project based learning, problem based learning, inquiry learning dan lainnya.

Pendekatan ini menekankan pada proses pencarian pengetahuan, berkenaan dengan materi pembelajaran melalui pengalaman belajar mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengomunikasikan. 

Dengan pendekatan sains ini diharapkan siswa memiliki curiosity atau keinginan untuk menemukan sesuatu. 

Inilah yang memicu lahirnya karya-karya kreatif di masa kini. Siswa tidak lagi harus menuruti apa yang guru sampaikan di kelas saat pembelajaran. Kali ini saya akan berikan dulu gambaran contoh langkah pembelajaran model discovery learning.

Berikut ini beberapa langkah pembelajaran saintifik Discovery Learning kurikulum 2013
Langkah-Langkah Pembelajaran Discovery Learning
Langkah pembelajaran discovery learning
1. Stimulation (Stimulus)
Menyajikan bahan kajian di awal, contoh berupa potensi daerah setempat yang berkaitan dengan konsep geografi.
2. Problem Statement (Identifikasi Masalah)
Mengidentifikasi potensi daerah satu per satu.
3. Data Collecting (Mengumpulkan data)
Mencari dan mengumpulkan data tentang potensi daerah setempat dari sumber lain (internet, observasi atau majalah dll).
4. Data Processing (Mengolah data)
Upaya mengolah potensi daerah setempat melalui berbagai sumber referensi/wawancara pakar ahli.
5. Verification (Memverivikasi)
Membandingkan hasil diskusi antar kelompok untuk mendapatkan informasi dan solusi terbaik dalam memajukan potensi daerah
6. Generalization (Menyimpulkan)
Menyimpulkan hasil diskusi dari kajian potensi daerah setempat.

Jadi model discovery learning di atas membuat siswa menemukan hal baru terhadap suatu fenomena dan bagaimana tindak lanjut kedepannya. Dalam hal ini kajian yang dibahas tentang potensi daerah. 

Tentu setiap daerah punya potensi masing-masing dan harus dicari untuk menemukan gambaran pengembangan ke depannya. 

Di akhir sesi, siswa bisa diminta membuat poster atau power point atau kliping yang memuat materi tersebut. Baca juga: Try Out Online Geografi UNBK

Jumat, Oktober 20

Power Point Interaktif Jenis-Jenis Peta

Power Point Interaktif Jenis-Jenis Peta

Halo teman-teman, kali ini saya akan berbagai sedikit tentang Power Point Interaktif Materi Jenis-Jenis Peta. Materi ini disajikan untuk anak kelas XII Sosial KTSP.

Tentu sebagai guru kita sering membuat power point jika akan mengajar tatap muka di kelas.

Namun power point ada yang bertipe biasa saja dan ada yang interaktif. Power point biasa akan membuat anak bosan dan jenuh namun jika kita membuat power point interaktif maka anak-anak akan lebih antusias.

Memang membuat power point interaktif ini agak lumayan lama karena kita harus membuat menu dan permainan link. Saya sendiri tidak membuat semua materi dalam bentuk interaktif karena lumayan cape juga. 

Namun kali ini saya bagikan contoh ppt punya saya dan isinya silahkan pelajari dan edit saja kalau mau ditambah-tambah. Nanti lain kali saya akan buat tutorial membuat ppt interaktif, semoga saya bisa membuatnya supaya guru-guru lain bisa membuatnya juga. 

Di ppt ini saya kasih contoh dua sola latihan, jika ingin ditambah silahkan tambah saja sesuai ketinginan. Silahkan utak-atik saja, diskusi ma guru TIK atua teman lain, pasti nanti akan paham cara penggunaannya. PPT interaktif ini pada dasarnya hanya menggunakan menu "link" dari satu point/slide/objek. Selamat mencoba.
Power Point Interaktif Jenis-Jenis Peta
Power Point Interaktif Jenis-Jenis Peta
Power Point Interaktif Jenis-Jenis Peta
Power Point Interaktif Jenis-Jenis Peta


Kamis, Agustus 3

Lesson Plan Praktik Memperbesar Peta Kelas XII

Lesson Plan Praktik Memperbesar Peta Kelas XII

Selamat pagi rekan-rekan sekalian, kali ini saya akan mencoba berbagai lesson plan geografi di kelas xii sosial. 

Pada kurikulum SMA kelas xii tentu materi awal adalah terkait konsep dasar peta dan pemetaan. Siswa diminta mampu mempraktikkan keterampilan dasar peta dan pemetaan. 

Ada beberapa kegiatan pembelajaran praktik yang bisa dilakukan siswa dalam materi peta ini. Saya ambil contoh yaitu memperbesar peta. Praktik memperbesar peta ini menggunakan metode sistem grid. Baca juga: Bentuk-bentuk intrusi magma

Kegiatan memperbesar peta ini bisa dilakukan di kelas dengan alat-alat yang mudah dan tidak mahal. Beda halnya jika harus praktik mengukur sudut azimuth yang harus menggunakan kompas. 

Lalu bagaimana langkah-langkah pembelajaran memperbesar peta?. Saya berikan panduannya di bawah ini. Baca juga: Tipe Bahan galian A, B, C di Indonesia
Lesson Plan Praktik Memperbesar Peta Kelas XII
Praktik memperbesar peta
1. Guru meminta siswa menyediakan alat-alat berupa pensil, penghapus, pensil gambar dan kertas A3.
2. Guru mendownload contoh peta propinsi tertentu dan di print dalam ukuran sekitar 15x20 cm.
3. Di hari/minggu selanjutnya, satu orang siswa diberikan satu buah  peta dan diminta untuk memperbesar peta tersebut dua kali lipat. 
4. Guru menjelaskan urutan pengerjaannya di depan, mulai dari membuat kotak-kotak di peta pertama hingga di peta kedua.

Kegiatan praktik memperbesar peta bisa dilakukan dua kali pertemuan di kelas. Jadi guru hanya tinggal melihat dan mengamati pekerjaan anak satu per satu di kelas. Siswa aktif dan guru tinggal menilai mereka saja. 

Baca juga:
Teknik apersepsi mengagumkan di kelas, mau tau?

Setelah kegiatan selesai, guru dapat memberikan nilai dan memajang hasil karya siswa yang terbaik atau semuanya di kelas. Carilah peta yang berformat HD di google agar kenampakan simbol di peta jelas.

Jumat, Juli 28

Lesson Plan Kelas X Objek Studi Geografi

Lesson Plan Kelas X Objek Studi Geografi

Merencanakan kegiatan pembelajaran merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki seorang guru. Tanpa lesson plan atau perencanaan yang baik maka kegiatan belajar mengajar pasti adakan tidak karuan arah. 

Saya sendiri hingga kini masih belajar membuat lesson plan setiap akan masuk kelas. Biasanya di kantor kalau waktu senggang atau malam hari di rumah. 

Oke, kali ini saya hanya sedikit berbagai pengalaman saat mengajarkan materi objek studi geografi. Baca juga: cara menghitung kemiringan peta topografi

Objek studi geografi terdiri dari objek formal dan objek material. Baca juga: Bedanya objek formal dan objek material. Tatap muka di kelas umumnya adalah 45 menit per jam pelajaran. 

Pengalaman saya mengajar selama 7 tahun menyimpulkan bahwa anak itu cenderung bosan kalau diajari dengan metode ceramah. Tanda anak bosan di kelas sudah bisa dilihat yaitu: nguap, tiduran di meja dan ngobrol. 

Oleh sebab itu saat ini kegiatan belajar harus didesain agar aktif dan tidak hanya mendengarkan. Jadi kalau saya mengajar 2 JP maka desainnya adalah 1 Jam pertama penjelasan dan 1 jam lagi praktik/unjuk kerja. Baca juga: Rumus Iklim Schmidt Ferguson

Bahkan ada beberapa pakar yang menasihati saya agar tuntaskan presentasi secepat mungkin dan biarkan anak bekerja. Kita hanya sutradara. Jadi guru memang harus mendesain pelajaran dengan baik. Saya sering kasihan lihat guru yang mengajar hingga lebih dari 24 jam seminggu, bahkan ada yang lebih dari 40 JP seminggu. Kapan membuat lesson plannya ya?. 
Ayo baca dan menulis lalu komunikasikan!
Saat mengajarkan objek studi geografi, pertama saya memperlihatkan mereka fenomena geosfer mulai dari erupsi, tsunami, kemacetan, kebakaran lahan dan lainnya. 

Kemudian saya berikan sedikit penjelasan tentang objek materi geografi yaitu geosfer yang terdiri dari lapisan atmosfer, biosfer, hidrosfer hingga antroposfer. 

Lalu disini saya mulai mengajak siswa aktif yaitu saya buat tabel lapisan geosfer di papan tulis dan setiap anak diminta ke depan untuk menuliskan fenomena yang terkait salah satu lapisan geosfer dan harus cocok. 

Contoh erupsi di litosfer, angin di atmosfer, urbanisasi di antroposfer dan lainnya. Semua anak harus kebagian. Lumayan kan, semua anak gerak ke depan. 

Setelah itu baru saya membrikan pemahaman tentang objek formal yaitu cara pandang geografi untuk memahami gejala geosfer. 

Cara pandang ini harus bisa menjawab pertanyaan 5W + 1 H. Nah disini saya sudah sediakan koran yang memuat berbagai berita terkini. Satu anak diberi satu koran. 

Mereka saya minta membaca dan menganalisa berita yang ada di koran. Mereka harus membuat kesimpulan berita dalam format 5 W + 1 H. 

Setelah itu mereka ke depan dan mengkomunikasikan hasil temuannya. Saya tinggal duduk manis saja mengamati di meja, sekali-kali melihat pekerjaan anak kalau ada yang tidak paham. 

Bagaimana, tertarik untuk melakukannya?. Baca juga: teknik apersepsi yang mengagumkan, mau?

Rabu, Juli 26

Lesson Plan Peta dan Pemetaan: Identifikasi Kota Pada Peta

Lesson Plan Peta dan Pemetaan: Identifikasi Kota Pada Peta

Halo sahabat blogger, kali saya akan sedikit berbagi tentang membuat lesson plan materi peta pemetaan. 

Pada materi peta pemetaan ini guru geografi dapat melakukan berbagai macam variasi pembelajaran agar siswa menjadi aktif. Salah satu kegiatan yang pernah saya lakukan adalah "mengidentifikasi lokasi ibukota negara dan propinsi pada peta". 

Kegiatan ini beisa dilakukan secara individu atau kelompok. Jika dilakukan individu, usahakan tiap anak bawa atlas. Baca juga: Tipe-tipe gumuk pasir di dunia

Kegiatan ini dilakukan pada indikator: mengidentifikasi komponen peta dan mengidentifikasi simbol peta. 

Alat dan bahan yang harus ada adalah peta geografis Indonesia dan benua. Apa yang saya lakukan di kelas?. Berikut ini rincian lesson plan sederhananya:

1. Guru memberikan apersepsi
2. Guru menampilkan gambar peta/membawa peta dunia ke kelas
3. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca komponen peta 
4. Siswa diminta untuk mengkomunikasikan hasil telaahnya secara random
5. Guru memberikan penjelasan tentang komponen peta
6. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok
7. Siswa diminta menuliskan ibukota propinsi/ibukota negara yang berada di wilayah dataran rendah, perbukitan atau dataran tinggi. 
Lesson Plan Peta dan Pemetaan: Identifikasi Kota Pada Peta
Belajar Peta
Lesson Plan Peta dan Pemetaan: Identifikasi Kota Pada Peta
Belajar peta
Intinya anak harus memahami dulu tentang fungsi warna peta. Warna hijau menandakan dataran rendah, warna kuning perbukitan, warna cokelat dataran tinggi/pegunungan.

Baca juga:
Teknik apersepsi kelas dunia, mau?
Mekanisme arus katabatik dan anabatik

Sesudah beres, kita bisa berdiskusi menganalisa tentang lokasi ibukota tersebut. Mengapa kota-kota besar banyak dibangun di dataran rendah, mengapa sedikit yang di daerah perbukitan. Apa keuntungan dan kerugiannya?. 

Ini akan menjadi sebuah model saintifik. Dengan menggunakan peta kita bisa belajar komponen peta sekaligus menganalisa lokasi pada peta?. Bagaimana, tertarik untuk melakukannya?.

Selasa, Juli 18

Pelajaran Geografi Sulit, Benarkah?

Pelajaran Geografi Sulit, Benarkah?

Geografi merupakan salah satu mata pelajaran yang masuk rumpun Ilmu Sosial di jenjang Sekolah Menengah. Benarkah pelajaran geografi itu sulit?. 

Mungkin saat mendengar kata geografi, yang ada di benak pikiran kalian adalah negara, gunung api, peta, ibukota atau sungai. Pada dasarnya geografi memang mempelajari tentang lokasi, namun apakah hanya sebatas menghapal lokasi saja?. 

Di level SMA, geografi lebih mengarahkan siswa untuk berfikir kritis tentang suatu permasalahan atau fenomena yang terdapat pada sebuah lokasi atau daerah. 

Jadi geografi bertugas untuk mengasah kecerdasan spasial seseorang agar ia mampu menggunakan, mengelola dan memprediksi suatu fenomena dalam suatu ruang permukaan bumi. 

Ambil contoh fenomena Mudik yang selalu terjadi tiap tahun saat lebaran tiba. Mudik merupakan sebuah fenomena migrasi masif yang terjadi di Indonesia. Apa saja yang bisa dianalisa tentang mudik dalam geografi. Anak bisa belajar menganalisa:
1. Lokasi mana saja yang menjadi tujuan pemudik?
2. Dimana daerah rawan kemacetan?
3. Kapan prediksi arus mudik dan balik?
4. Bagaimana cara mengatur jalur pemudik agar tidak terjadi kemacetan?
Pelajaran Geografi Sulit, Benarkah?
Mudik merupakan fenomena keruangan yang unik
Pertanyaan-pertanyaan tersebut memerlukan jawaban yang lebih mendalam dan anak bisa dituntut berfikir kritis, analisis, logis sehingga otaknya terasah. 

Hingga kini masih banyak anak yang menganggap geografi pelajaran sulit sehingga mereka tidak begitu tertarik padahal sebenarnya geografi itu adalah pelajaran menantang. Coba lihat di luar negeri ada Channel National Geographic, BBC, Explorer dan lainnya. 

Itu semua berbasis geografi dan menjadi channel favorit untuk menambah wawasan geografi. Fenomena unik dijelaskan secara detail dengan berbagai fakta, video dan data yang begitu akurat. 

Berbagai fenomena baik yang bersifat fisik maupun sosial disajikan dalam video-video yang ditunjang oleh narasumber yang berkualitas, ahli di bidangnya. 

Lalu dimana channel geografi di Indonesia?. Jadi berbahagialah keluarga yang menggunakan TV berlangganan karena bisa menonton video geografi berkualitas untuk anak anda. Jadi masih ada yang mau belajar geografi?.

Kamis, Januari 26

Teknik Apersepsi Membuka Pelajaran yang Menyenangkan

Teknik Apersepsi Membuka Pelajaran yang Menyenangkan

Apersepsi merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan oleh seorang guru di kelas. Kegiatan ini seringkali diabaikan oleh guru sehingga pada saat belajar, siswa sama sekali tidak bersemangat untuk berlajar. 

Memang menyiapkan sebuah apersepsi yang menarik itu susah dan saya pun tidak serta merta tiap pertemuan membuat apersepsi yang menarik. 

Tapi setidaknya kita perlahan-lahan bisa minimal dalam satu semester mencoba membuat hal yang menarik dan membuat siswa berkesan. 

Saat apersepsi, guru harus bisa membangun sebuah awal pencarian ilmu pengetahuan dari pengalaman siswa lalu setelah itu digiring ke materi pelajaran yang bersifat konsep. Memang hal ini sulit dan butuh banyak wawasan, persiapan dan diskusi antar sesama guru.

Saya mengamati beberapa guru kebanyakan (termasuk saya) sering ketika masuk kelas melakukan hal berikut:

1. masuk, menyapa siswa
2. mengabsen
3. memberikan instruksi
" ya, anak-anak pada pertemuan kali ini kita akan belajar tentang,,anu....anu...anu"
" coba buka buku/lks hal sekian,,,lalu buat rangkuman atau kerjakan, bla...bla...bla"

Metode di atas adalah sangat klasikal dan saat saya sekolah pun sering dilakukan guru. Setelah 6 tahu menjadi guru, saya mengikuti beragam pelatihan dan ternyata ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat apersepsi agar curiosity atau minat belajar siswa tergugah dan bersemangat.

Ada beberapa teknik saat kita masuk ke kelas pertamakali yaitu:
1. Checking knowledge
Teknik ini adalah aktifitas mengecek pemahamam siswa terkait mapel pada materi sebelumnya. Guru mencoba melihat pemahaman terutama pada anak dengan kemampuan di bawah rata-rata. Jika anak lambat menjawab maka ia bisa dibilang belum paham namun bila cepat menjawab maka ia bisa dikatakan sudah paham.

2. Introduce Idea
Merupakan kegiatan membangun ide atau masalah di awal pembelajaran. Contoh pada pelajaran sosiologi pada kompetensi dasar cara menyelesaikan konflik, guru dan siswa menciptakan konflik di kelas. Guru bisa membuat skenario diantara siswa. Setelah mengamati pertengkaran lalu guru kembali memberikan materi pelajaran tentang penyelesaian konflik
Teknik Apersepsi Membuka Pelajaran yang Menyenangkan
Kupas Jeruk Untuk Belajar Peta
3. Analogi
Teknik ini adalah mengaitkan sebuah fakta dengan materi di kelas. Hal yang pernah saya lakukan adalah saat mempelajari proyeksi peta. Saya membawa properti berupa jeruk. Siswa tentu akan penasaran mengapa guru membawa jeruk padahal yang dipelajari adalah peta. 

Lalu saya mencoba mengupas jeruk atau siswa diminta mengupasnya dan dari sanalah konsep proyeksi dimulai. Setelah beres ya jeruknya bisa dibagikan ke anak-anak.

Itulah beberapa contoh teknik apersepsi di kelas yang membangkitkan minta belajar siswa. Tentu anda bisa memodifikasi sendiri cara-cara tersebut agar lebih canggih lagi. Memang mengajar di kelas itu perlu persiapan yang handal agar bisa memberikan pengalaman yang menyenangkan dan tak terlupakan bagi siswa. 

BACA JUGA:  
PROMO BUKU GEOGRAFI K13 SMA AGNAS SETIAWAN

Selasa, Januari 17

Belajar Blank Map atau Peta Buta di Kelas

Belajar Blank Map atau Peta Buta di Kelas

Merancang sebuah model pembelajaran di kelas memang suatu hal yang harus dilakukan oleh guru. Biasanya kita membuat RPP atau lesson plan sebelum pelajaran dilakukan. Pebuatan RPP ini supaya scenario belajar di kelas berjalan baik dan siswa menadapatkan pengalaman/ilmu yang bermanfaat. 

Minggu kemarin saya mencoba memberikan cara baru untuk membuat anak belajar tentang konsep Negara maju dan Negara berkembang dengan menyenangkan.

Model yang saya gunakan yaitu dengan blank map atau peta buta. Seringkali kita hanya membahas tentang ciri atau contoh Negara maju saja. Pemahaman lain yang sering dilupakan adalah tentang bentuk fisik sebuah Negara itu sendiri atau peta nya. 

Saya lihat di kurikulum Negara maju, sekolah-sekolah selalu memberikan pelajaran tentang blank map ini dan saya adopsi dengan materi kelas XII tentang Negara maju dan berkembang.

Jadi alat yang harus dibutuhkan adalah peta buta Negara-Negara di dunia dan Peta Negara di dunia atau atlas. Skenario pembelajarannya adalha sebagai berikut:
Belajar Blank Map atau Peta Buta di Kelas
Peta Buta
1. Guru mencari data blank map di web. Ketik saja blank map England misalnya.
2. Print semua peta tersebut di kertas.
3. Saat di kelas, guru memberikan satu anak minimal 3 buah blank map.
4. Siswa lalu diinstruksikan untuk mencari Negara yang cocok dengan bentuk blank map nya di peta/atlas.
5. Siswa diminta mencatat nama Negara, batas Negara dan ibukotanya.
6. Jika memungkinkan, bisa juga dengan membawa HP untuk tambahan data tentang kondisi geografi negaranya.
7. Setiap anak/perwakilan anak nantinya harus mempresentasikan hasil temuannya.

Tentunya kita sebagai guru hanya tinggal duduk memantau kegiatan siswa saja di kelas, enak to?. Siswa akan bergerak sendiri mencari Negara-Negara sesuai gambar yang diterima dan banyak anak yang senang dan cengar-cengir melihat bentuk peta sebuah Negara. Selamat mencoba. Pengetahuan dasar geografi adalah peta, jadi kalau peta negaranya saja gak tau, apalagi kondisi negaranya.

Rabu, Januari 11

Menambah Pengetahuan Dengan Game Geografi Online Gratis

Menambah Pengetahuan Dengan Game Geografi Online Gratis

Geografi merupakan salah satu pelajaran yang sangat menarik karena di dalamnya kita bisa mempelajari beragam jenis fenomena baik alamiah maupun sosial. Orang yang cakap dalam geografi biasanya akan memiliki wawasan yang luas tentang bumi ini. Saat ini dengan kecanggihan teknologi, belajar geografi semakin bervariatif dan tidak membosankan. Baca juga: Terbentuknya gunung api di zona subduksi

Berbagai fasilitas seperti google map atau google earth sudah bisa digunakan asalakan di sekolah sudah ada fasilitas komputer dan wifi yang kencang tentunya. Saya sendiri sering menggunakan media games online ini untuk menambah wawasan siswa. Kegiatan ini bisa dilakukan saat apersepsi, dibuat quiz atau saat closing. Baca juga: Struktur vertikal hutan hujan

Banyak anak-anak yang senang karena bisa melihat berbagai macam wilayah di bumi dengan game interaktif ini. Di artikel ini saya akan berikan tutorialnya, ingat jika ingin menggunakannya sediakan laptop, proyektor dan wifi atau modem yang high speed biar lancar. Baca juga: Soal USBN Geograi 2017 dan jawabannya

1. Buka google lalu ketikka geography quiz, maka akan tampil beragam jenis situs seperti di bawah ini






























2. Anda bisa memilih banyak situs, silahkan di otak-atik saja sendiri. Namun saya biasa menggunakan lizardpoint dan triviaplaza. Pertama saya akan berikan contoh ss lizardpoint di bawah ini. Masuk dulu ke situsnya lalu akan muncul tampilan di bawah ini: Silahkan pilih kategori geography > world dan ada banyak pilihan, sesuaikan dengan yang anda inginkan. Misalkan kita pilih continent and ocenans

 3. Lalu akan muncul quizznya seperti dibawah ini, tinggal jawab saja. Bisa rebutan nanti siswa ke depan dan langsung di klik di komputer atau laptop. Jika benar mendapat point kalau salah dilempar ke yang lain.Terserah gurunya.
Itulah contoh pemanfaatan situs game geografi online untuk meningkatkan minat belajar siswa. Semoga bermanfaat. 

Baca juga: 
Ayat Quran tentang pelajaran geografi
Cara menghitung titik henti di soal UN
Objek formal dan material geografi

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close