Guru Geografi: Rangkuman | Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Rangkuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rangkuman. Tampilkan semua postingan

Minggu, Desember 6

Rangkuman Geografi Kelas X Bab Dinamika Atmosfer

Rangkuman Geografi Kelas X Bab Dinamika Atmosfer

Apa jadinya jika planet bumi tidak memiliki atmosfer yang lengkap?. Tentunya tidak akan ada kehidupan lahir di bumi ini.

Atmosfer adalah salah satu bagian dari geosfer atau lapisan bumi. Fenomena atmosfer sangat kompleks dan dibangun oleh berbagai macam variabel.

Berikut ini rangkuman materi geografi kelas 10 bab dinamika atmosfer. Silahkan dipelajari dan jangan lupa share ke teman-teman lain.

1. Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi dan tersusun atas uap air dan gas kering yaitu nitrogen, oksigen, karbondioksida, argon dan beberapa gas lain.
 
2. Atmosfer bumi berfungsi sebagai penyedia gas-gas yang penting bagi kehidupan dan sebagai pelindung dari ancaman benda asing dan gelombang elektromagnetik berbahaya dari matahari.

3. Berdasarkan perubahan suhu secara vertikal, atmosfer terbagi menjadi lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan eksosfer.

3. Gejala optik di atmosfer diantaranya pelangi, halo, fatamorgana, aurora dan sun dog.

4. Cuaca adalah kondisi atmosfer dalam waktu singkat dan wilayah sempit. Iklim adalah kondisi rata-rata atmosfer dalam waktu relatif lama dan waktu yang luas.

5. Unsur-unsur cuacal iklim terdiri atas suhu, tekanan udara, angin ,kelemaban, awan dan curah hujan.

6. Perbedaan intensitas panas permukaan bumi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti letak lintang, lama penyinaran, relief, topografi, kondisi vegetasi da tutupan awan.

7. Pemanasan permukaan bumi oleh matahari melalui proses konveksi, adveksi, turbulensi dan konduksi.

8. Angin adalah udara yang bergerak dari daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum.

9. Efek Coriolis membelokan arah angin ke kanan di belahan bumi utara dan ke kiri di belahan bumi selatan. Efek Coriolis adalah dampak dari rotasi bumi.

10. Sirkulasi angin terbagi atas angin global dan angin lokal. Angin global terdiri atas angin passat, angin antipassat dan angin muson.

11. Sirkulasi angin lokal terdiri atas angin darat, angin laut, angin fohn, angin lembah dan angin gunung.

12. Klasifikasi iklim tediri atas iklim Junghuhn, iklim Schmidt-Ferguson, Iklim Koopen, Iklim Oldeman dan Iklim Matahari.

13. Iklim Junghuhn diklasifikasikan menurut ketinggian dan vegetasi budidaya yaitu iklim panas, iklim sedang, iklim sejuk dan iklim dingin.

14. Iklim Schmidt-Ferguson dihitung menurut rata-rata bulan kering dan bulan basah dalam satu tahun. Bulan kering adalah bulan dengan curah hujan < 60 mm dan bulan basah adalah bulan dengan curah hujan > 100 mm. 
 
15. Klasifikasi iklim Koppen terbagi menjadi lima kelompok utama, yaitu A (tropis), B (kering), C (subtropis), D (benua), dan E (kutub). Dasar klasifikasi Koppen adalah suhu dan rerata curah hujan.

16. Iklim Oldeman diklasifikasikan menurut jumlah bulan basah berturut-turut dalam satu tahun. Iklim Oldeman sesuai untuk kegiatan pertanian.

17. Iklim matahari terbagi menjadi iklim tropis, subtropis, sedang dan kutub. Pewilayahan iklim matahari dibatasi oleh garis lintang.

18. Awan adalah kumpulan uap air dan kristal es di atmosfer yang melayang-layang. Awan diklasifikasikan menurut bentuk dan ketinggiannya.

19. Awan menurut bentuknya terbagi menjadi cumulus, stratus dan sirus. Ada juga awan unik seperti lentikular, mammatus dan kumulonimbus.
Awam mamatus
20. Awan menurut ketinggiannya terbagi menjadi awan rendah, awan menengah, awan tinggi dan awan vertikal. 

21. Awan kumulus biasa muncul pada saat kondisi udara tenang, cerah dan angin sepoi-sepoi. Awan kumulonimbus adalah awan yang menjadi pertanda akan ada hujan badai. Awan sirrus banyak mengandung kristal es sehingga kadang memunculkan fenomena halo.

22. Hujan atau presipitasi adalah peristiwa jatuhnya air dari atmosfer ke permukaan bumi. Manifestasi presipitasi bisa air, es dan salju.

23. Hujan terbagi menjadi hujan konveksi, hujan orografis dan hujan frontal. Hujan yang tidak sampai ke permukaan bumi dinamakan virga.
 
24. Tipe iklim Indonesia terbagi menjadi iklim musim, iklim laut dan iklim panas. Kondisi iklim Indonesia dipengaruhi oleh letak lintang, bentuk kepulauan, relief dan pergerakan angin muson serta kondisi perairan Hindia dan Pasifik.

25. Efek rumah kaca adalah proses memanasnya permukaan bumi akibat bantuan gas rumah kaca. Fenomena efek rumah kaca membuat bumi menjadi hangat dan layak huni.

26. Global warming adalah peristiwa naiknya suhu permukaan bumi dalam kurun waktu lama akibat meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Global waming memicu perubahan iklim dan naiknya muka air laut.

Rabu, Desember 2

Rangkuman Bab Dinamika Bumi Sebagai Ruang Kehidupan [Lengkap]

Rangkuman Bab Dinamika Bumi Sebagai Ruang Kehidupan [Lengkap]

Bumi adalah planet yang memiliki syarat untuk lahirnya sebuah kehidupan kompleks di alam semesta. Tidak ada planet lain yang menyamai bumi hingga kini.

Planet Bumi terbentuk sekitar 4,6 milyar tahun lalu, dimulai dari sebuah bola panas yang kemudian mendingin dan terbentuk kerak bumi.
 

Seiring pendinginan tersebut, dinamika bumi terus berlanjut mulai dari pembentukan batuan, lautan dan munculnya mahluk hidup berukuran mikro sampai raksasa.
 
Atmosfer bumi berevolusi sehingga menghasilkan variasi gas yang penting bagi kehidupan seperti oksigen, karbon dioksida, nitrogen dan lainnya. 
 
Efek rumah kaca juga membantu permukaan bumi tetap hangat sehingga kehidupan dapat terbentuk secara sempurna. 


Berikut ini rangkuman geografi kelas 10 bab dinamika bumi sebagai ruang kehidupan.

1. Jagat raya adalah suatu ruangan yang meluas ke segala arah dan tak terhingga yang tersusun atas komponen-komponen seperti energi gelap, materi gelap, galaksi, nebula, bintang, planet dan benda langit lain.

2. Teori terbentuknya jagat raya terdiri dari Teori Big Bang, Teori Osilasi dan Teori Keadaan Tetap. Teori Big Bang menyatakan jagat raya berasal dari ledakan satu titik tunggal di alam semesta.

3. Galaksi adalah kumpulan sistem perbintangan di alam semesta yang memiliki bentuk dan berotasi. Bentuk galaksi diantaranya spiral, spiral palang, elips dan tak beraturan.

4. Teori terbentuknya tata surya terdiri dari Teori Nebula, Teori Planetesimal, Teori Pasang Surut, Teori Bintang Kembar, Teori Protoplanet dan Teori Kuiper.

5. Matahari adalah sumber energi tata surya yang terdiri atas inti matahari, fotosfer, kromosfer, korona, zona konveksi,  dan zona radiasi.

6. Planet adalah benda langit yang mengorbit matahari di tata surya dengan lintasan elips dan arah yang sama.

7. Sistem tata surya terdiri atas matahari, planet, satelit, asteroid, komet dan debu kosmik.

8. Planet dalam tata surya terdiri atas merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus.

9. Rotasi adalah perputaran bumi/planet pada porosnya sementara revolusi bumi adalah perputaran bumi/planet mengelilingi matahari.

10. Periode rotasi bumi dalah 23 jam 56 menit dan periode revolusi bumi adalah 365 hari 6 jam 9 menit dan 10 detik.

11. Dampak rotasi bumi adalah peredaran semu harian benda langit, adanya siang malam, perbedaan waktu dan pembelokan angin.

12. Dampak revolusi bumi adalah gerak semu tahunan matahari, perbedaan lama siang dan malam, perubahan musim dan perubahan rasi bintang.

13. Perkembangan kehidupan di bumi terbagi atas zaman arkaekum, paleozoikum, mesozoikum dan kenozoikum.

14. Teori perkembangan bumi diantaranya teori apungan benua, teori kontraksi, teori laurasia gondwana dan teori lempeng tektonik.

15. Batas lempeng tektonik terdiri atas zona konvergen, divergen dan transform. Pergerakan lempeng disebabkan arus konveksi magma di lapisan mantel bumi.

16. Batas lempeng konvergen menghasilkan fenomena pegunungan api, palung, melange dan zona subduksi. Indonesia berada di zona subduksi lempeng Eurasia-Indo Australia-Pasifik.


17. Batas lempeng divergen menghasilkan pematang tengah laut atau mid ocean ridge. Zona divergen diantaranya patahan afrika timur dan mid atlantic ridge.

18. Batas lempeng transform menghasilkan sesar atau patahan. Zona patahan di Indonesia diantaranya sesar sumatra, sesar lembang dan sesar palukoro.
Perkembangan dinamika litosfer

Gambar: Britannica

Rabu, Agustus 26

Rangkuman Sejarah Pemberontakan Awal Kemerdekaan

Rangkuman Sejarah Pemberontakan Awal Kemerdekaan

Upaya disintegrasi bangsa di Indonesia selalu terjadi bahkan sejak era kemerdekaan dulu. Disintegrasi pada dasarnya lahir karena ada rasa ketidakadilan.

Indonesia merupakan negara majemuk dan memiliki berbagai macam suku bangsa sehingga upaya-upaya disintegrasi selalu terjadi meski tidak selalu berhasil semuanya.

Kita memiliki ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga hingga saat ini.

Berikut ini contoh beberapa pemberontakan yang terjadi sepanjang sejarah awal kemerdekaan Indonesia.

1. Pemberontakan Partai Komunis Indonesia di Madiun pada tahun 1948. Pemberotakan PKI Madiun dipimpin oleh Muso dengan alasan ingin membentuk Republik Soviet Indonesia karena hasil perjanjian Renvile merugikan Indonesia dan menguntungkan Belanda.

Upaya penumpasan pemberontakan PKI Madiun 1948 dengan operasi militer yang dipimpin Kolonel Gatot Subroto. Muso berhasil ditembak mati pada 31 Oktober 1948 di Ponorogo.

2. Pembrontakan DI/TII Jawa Barat dipimpin oleh Maridjan Kartosuwiryo yang ingin memisahkan diri dari Indonesia dan membentuk Negara Islam Indonesia (NII). Kartosuwiryo sendiri adalah sahabat Soekarno namun punya misi dan ideologi berbeda tentang negara.

Upaya penumpasan pemberontakan DI/TII Jawa Barat dilakukan dengan mengirimkan Pasukan Siliwangi dan melakukan Operasi Bharatayudha. Kartosuwiryo ditangkap di daerah Majalaya 4 Juni 1962 dan dieksekusi mati di Kepulauan Seribu.

3. Pemberontakan DI/TII Jawa Tengah dipimpin oleh Amir Fatah yang dilandasi kekecewaan hasil perundingan Renvile. Bumiayu dipilih menjadi basis pertahanan DI/TII Jawa Tengah. Upaya penumpasan DI/TII Jawa Tengah dilakukan dengan membentuk Gerakan Banteng Negara dibawah komando Letkol Sarbini dan kemudian digantikan Lektol Bachrun. Amir Fatah berhasil ditangkap pada 22 Desember 1950.
Tokoh pemberontakan era awal kemerdekaan (kiri ke kanan): Andi Azis, Kartosuwiryo, Kahar Muzakkar, Muso, Soumokil, Amir Fatah, Westerling
4. Pemberontakan DI/TII Aceh dipimpin oleh Daud Beureuh karena kekecewaannya terhadap penurunan status Aceh dari Daerah Istimewa menjadi keresidenan di bawah Sumatera Utara. Ia kemudian menjalin komunikasi dengan Kartosuwiryo dan pada 21 September 1953 mengeluarkan maklumat bahwa Aceh adalah bagian dari NII.

Upaya pengendalian pemberontakan DI/TII Aceh dilakukan dengan musyawarah kerukunan rakyat Aceh yang dipimpin oleh Pangdam I Kolonel M. Yasin.

5. Pemberontakan DI/TII Sulawesi Selatan dipimpin oleh Kahar Muzakkar karena kecewa tuntutan gerilyawan agar semua masuk TNI tidak dipenuhi. Ia mengajak pengikutnya masuk hutan dengan membawa senjata dan menyatakan pada 7 Agustus 1953 Sulawesi Selatan menjadi bagian dari NII pmimpinan Kartosuwiryo.

Kahar Muakkar berhasil ditembak mati dalam operasi militer TNI pada 3 Februari 1965.

6. Pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) dipimpin Raymond Westerling yang didalangi oleh kaum kolonialis Belanda yang punya kepentingan ekonomi. Mereka berupaya mendirikan Negara Pasundan dengan APRA sebagai pasukan militer resmi,

Upaya penyelesaian dilakukan dengan perundingan perdana menteri RIS dan komisaris tinggi Belanda serta operasi militer. Westerling berhasil melarikan diri ke luar negeri pada 22 Februari 1950.

7. Pemberontakan Andi Azis (pimpinannya) dilandasi tuntutan keamanan Negara Indonesia Timur hanya menjadi tanggung jawab pasukan bekas KNIL saja dan menolak masuknya TNI/APRIS ke wilayah Sulsel.

Andi Azis didakwa sebagai pemberontak dan pada akhirnya di tanggal 21 April 1950 Sukawati selaku Presiden NIT menyatakan diri bersedia bergabung dengan NKRI.

7. Pemberontakan Republik Maluku Selatan dipimpin oleh Soumokil yang menolak integrasi dan ingin mendirikan negara sendiri dan dilandasi kekhawatiran para mantan KNIL terkait status mereka di hasil Konferensi Meja Bundar.

Upaya perdamaian dilakukan dengan perundingan namun tidak berhasil sehingga dilanjutkan operasi militer dibawah komando Kolonel Kawilarang. Pada 28 September 1950 APRIS berhasil menguasi kembali Ambon namun para tokoh RMS melarikan diri ke Pulau Seram

Selasa, Agustus 25

Rangkuman Ekonomi Kelas 10 Bab Pendapatan Nasional

Rangkuman Ekonomi Kelas 10 Bab Pendapatan Nasional

Di postingan kali ini saya akan berikan contoh rangkuman materi ekonomi kelas 10 bab pendapatan nasional.

Sebuah negara tentu harus memiliki pendapatan untuk mensejahterakan rakyatnya. Pendapatan ini bisa didapat dari hasil karya masyarakat itu sendiri.

Mengapa ada negara yang pendapatan nasionalnya tinggi dan yang lainnya rendah?. Ini berkaitan dari produktivitas dan invovasi negara tersebut dalam menghasilkan suatu produk.
Rangkuman ekonomi bab pendapatan nasional
1. Pendapatan nasional adalah jumlah total upah, sewa, bunga dan keuntungan yang diterima per tahun oleh warga negara. Pendapatan nasional disebut juga dividen nasional karena merupakan pendapatan nasional yang mencerminkan pendapatan-pendapatan yang dibagi atas 4 faktor produksi yaitu tanah yang disewa, upah tenaga kerja, bunga atas modal dan keuntungan perusahaan.

2. Pendapatan nasional dapat didefinisikan juga sebagai total nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar.

3. Istilah lain dari pendapatan nasional adalah Produk Domestik Bruto (PDB).

4. Produk Nasional Brutto (Gross National Product = GNP) adalah hasil gabungan dari produk domestik bruto dengan pendapatan neto terhadap luar negeri. Jadi pada PNB hanya dihitung total output warga negara saja.

5. Produk Nasional Neto (Net National Product) didapat dari produk nasional bruto dikurangi dengan penyusutan dan barang pengganti modal. Jika ditulis dalam rumus NNP = GNP - (penyusutan + barang pengganti modal).

6. Pendapatan nasional neto adalah produk nasional neto dikurangi dengan pajak tidak langsung dan ditambah dengan subsidi. Jika ditulis dalam rumus NNI = NNP - pajak tidak langsung + subsidi.

7. Pendapatan perorangan (Personal Income) adalah jumlah seluruh penerimaan yang benar-benar sampai di tangan masyarakat.

8. Pendapatan Disposabel (Disposable Income) adalah pendapatan perorangan setelah dikurangi dengan pajak penghasilan. Jika ditulis dalam rumus, Disposable Income = Personal Income - Pajak Penghasilan.

9. PDRB adalah jumlah keseluruhan dari nilai tambah bruto yang berhasil diciptakan oleh seluruh kegiatan ekonomi yang berada pada suatu wilayah selama periode tertentu. Misal PDRB Jakarta, PDRB Jawa Tengah, PDRB Yogyakarta.

10. Komponen pendapatan nasional atas dasar pendekatan pendapatan adalah gaji dan upah pekerja, bunga, sewa dan laba. Komponen pendapatan nasional atas dasar pengeluaran adalah konsumsi masyarakat, konsumsi pemerintah, investasi dan ekspor-impor.

11. Metode penghitungan pendapatan nasional dapat dilakukan pendekatan pendapatan dan pengeluaran.

12. Pendekatan pendapatan adalah suatu pendekatan yang menjelaskan bahwa pendapatan nasional diperoleh dengan cara menjumlahkan pendapatan dari berbagai faktor produksi yang memberi sumbangan terhadap proses produksi.

13. Pendekatan pengeluaran adalah pendapatan nasioanl diraih dari menjumlahkan nilai pasar dari seluruh permintaan akhir atas output yang dihasilkan di dalam perekonomian yang diukur pada harga pasar yang berlaku.

14. Pendapatan per kapita adalah indikator yang digunakan luas untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat suatu negara.

15. Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara dan dipengaruhi oleh jumlah pendapatan nasional dan jumlah penduduk.

16. Distribusi pendapatan harus direncanakan sedemikian rupa agar menghasilkan pembagian pendapatan yang adil dan merata.

17. Untuk mengukur ketimpangan pendapatan dapat digunakan beberapa ukuran yaitu distribusi pendapatan perorangan, distribusi pendapatan kurva Lorentz, dan Koefisien Gini.

18. Menurut Bank Dunia negara di dunia terbagi menjadi 4 kelompok yaitu negara berpendapatan rendah, negara berpendapatan menengah ke bawah, negara berpendapatan menengah tinggi dan negara berpendapatan tinggi.

19. Beberapa cara mendistribusikan pendapatan nasional adalah pembayaran langsung dan penyediaan barang/jasa, meningkatkan aset kaum miskin dan penerapan pajak penghasilan progresif.

Minggu, Agustus 9

Rangkuman Geografi Kelas 11 Bab Dinamika Biosfer (Persebaran Flora Fauna)

Rangkuman Geografi Kelas 11 Bab Dinamika Biosfer (Persebaran Flora Fauna)

Kali ini saya akan berikan contoh rangkuman materi dinamika biosfer kelas 11. Silahkan dipelajari dan share ke teman-teman lain.

Kehidupan mahluk hidup di bumi berlangsung dalam sebuah lapisan yang dinamika biosfer. Dinamika biosfer ini sangat kompleks sehingga membuat bumi menjadi planet yang unik.

Berikut ini rangkuman singkat materi penting dari geografi kelas 11 bab dinamika biosfer dan pemanfaatannya.

Baca juga: Soal PTS Biosfer + kunci
Rangkuman geografi bab dinamika biosfer
1. Biosfer dapat diartikan sebagai lapisan tempat kehidupan mahluk hidup dapat berlangsung. Kehidupan mahluk hidup di bumi ini tersebar mulai dari udara, perairan sampai daratan hingga batas kedalaman tertentu.

2. Kehidupan di planet ini dapat terbentuk dari beberapa level perkembangan yaitu spesies, populasi, komunitas dan ekosistem.

3. Faktor persebaran flora dan fauna di permukaan bumi meliputi faktor geologis, faktor cuaca dan iklim, faktor tanah/edafik, faktor tekanan populasi dan faktor manusia.

4. Bioma dapat diartikan sebagai suatu lingkungan yang didominasi oleh sejumlah vegetasi tertentu dan dipengaruhi oleh kondisi iklim di tempat tersebut.

5. Persebaran bioma di bumi meliputi bioma hutan hujan, bioma gurun, bioma sabana, bioma stepa, bioma taiga, bioma hutan gugur dan bioma tundra.

6. Pola penyebaran hewan dan tumbuhan di Indonesia dibagi menjadi 3 bagian yaitu Indonesia Barat, Indonesia Tengah (Peralihan) dan Indonesia Timur

7. Wilayah fauna Indonesia barat bertipe asiatis, bagian tengah disebut peralihan dan bagian timur beripte australis.

8. Secara geografis, penyebaran hewan di daratan bumi terbagi menjadi 6 zona yaitu Neartik, Neotropik, Paleartik, Oriental, Ethiopian dan Australis.

9. Jenis ekosistem perairan diantaranya hutan bakau, terumbu karang dan padang lamun.

10. Berdasarkan intensitas cahaya matahari yang masuk, laut dikategorikan menjadi 3 zona yaitu Eufotik, Disfotik dan Afotik.

11. Beberapa bentuk pelestarian hewan dan tumbuhan adalah pembuatan Cagar Alam, Suaka Margasatawa, Cagar Biosfer, Hutan Raya hingga Taman Nasional.

12. Contoh fauna khas Indonesia barat (Asiatis) adalah harimau, gajah, orangutan, bekantan, badak bercula satu.

13. Contoh fauna khas Indonesia tengah (peralihan) adalah komodo, tapir, maleo, kuda sumbawa.

14. Contoh fauna khas Indonesia timur (australis) adalah wallaby, kasuari, cenderawasih.

15. Garis batas fauna Indonesia bagian barat dengan bagian tengah adalah garis Wallace sementara garis baras fauna Indonesia bagian tengah dengan bagian timur adalah garis Lydeker.

16. Flora khas Indonesia antara lain cendana, anggrek, rotan, raflesia, melati.

Baca juga: Kunci evaluasi erlangga dinamika biosfer

Kamis, Juli 30

Rangkuman Geografi Kelas 12 Bab Interaksi Desa-Kota

Rangkuman Geografi Kelas 12 Bab Interaksi Desa-Kota

Interaksi desa dan kota adalah sebuah fenomena umum yang terjadi di seluruh penjuru dunia. Hal ini disebabkan oleh adanya permintaan dan penawaran.

Desa dan kota pada dasarnya saling melengkapi satu sama lain meskipun pengaruh kota kini semakin kuat dan cenderung menggerus pedesaan.

Berikut ini rangkuman materi interaksi desa dan kota kelas 12.

Baca juga: Rangkuman bab dinamika atmosfer

1. Menurut Bintarto, desa diartikan sebagai perwujudan geografis yang disebabkan unsur fisiografis, sosial, ekonomi politik dan budaya setempat dalam hubungan serta pengaruh timbal balik dengan daerah lain.
2. Unsur-unsur desa antara lain wilayah, penduduk dan tata kehidupan.
3. Ciri khas desa yang utama adalah perbandingan lahan dan manusia yang cukup besar, sektor dominan agraris, kekerabatan tinggi dan adat istiadat masih kental.
4. Fungsi desa diantaranya sebagai hinterland (penyokong kota), lumbung pangan, sumber tenaga kerja dan konservasi budaya.
5. Pola keruangan desa secara umum adalah desa memanjang, desa mmusar, desa menyebar, dan desa mengelilingi suatu fasilitas tertentu.
6. Perkembangan desa dibagi mejadi desa swadaya, desa swakarya dan desa swasembada.
7. Potensi fisik desa terdiri dari tanah, air, iklim, lingkungan, ternak dan manusia. Potensi non fisik desa terdiri dari lembaga desa, aparatur desa, adat istiadat dan lembaga lain.
8. Kota dapat diartikan sebagai sistem jaringan kehidupan yang dicirikan dengan kepadatan penduduk tinggi dan corak hidup materialistis.

Kota semakin padat oleh kaum urban
 9. Kegiatan utama masyarakat perkotaan dominan di bidang layanan jasa.
10. Tahap perkembangan kota menurut Mummford adalah kota eopolis, polis, metropolis, megalopolis, tiranopolis dan nekropolis.
11. Kota di Indonesia berkembang dari beberapa kegiatan seperti perkebunan, pertambangan, pemerintahan, pendidikan dan pelabuhan.
12. Teori pola ruang kota antara lain Teori Konsentrik, Teori Sektoral dan Teori Inti Ganda.
13. Faktor interaksi wilayah menurut Ullman  adalah adanya wilayah yang saling melengkapi, adanya intervensi, dan adanya kemudahan transfer dalam ruang.
14. Beberapa contoh kota besar di Indonesia adalah Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Yogyakarta dan Makassar.
15. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh kota-kota besar di Indonesia diantaranya adalah kemacetan, kepadatan penduduk, polusi dan pemukiman kumuh.
16. Bintarto membagi zona kota menjadi city, suburban, suburbanfringe, urban fringe, rural urban dan rural.
17. Dampak positif interaksi desa kota bagi desa antara lain tingkat pengetahuan masyarakat bertambah, kebutuhan pokok terpenuhi, kesejahteraan meningkat dan perkembangan infrastrukur desa meningkat.
18. Dampak positif interaksi desa kota bagi desa antara lain pertumbuhan kota pesat, tenaga kerja terserap banyak di kota dan suplai pangan kota tercukupi.
19. Dampak negatif interaksi desa kota bagi desa adalah semakin berkurangnya tenag produktif di desa, lahan pertanian semakin berkurang dan adat istiadat luntur.
20. Dampak negatif interaksi desa kota bagi kota adalah munculnya pemukiman kumuh, kriminalitas dan kemacetan dimana-mana.

Baca juga: Kunci jawaban evaluasi bab interaksi desa kota
Rangkuman Materi Biologi Kelas 11: Sel

Rangkuman Materi Biologi Kelas 11: Sel

Halo kawan-kawan, kali ini saya akan berikan contoh rangkuman materi biologi kelas 11 tentang sel. Jangan lupa like dan share blognya ke teman-teman lain ya!.

Setiap mahluk hidup di muka bumi ini pastinya memiliki sel. Tidak terhitung berapa triliun sel yang ada di tubuh kita.

Bayangkan saja sehelai rambut kamu jika diamati oleh mikroskop elektron ada berapa juta sel di dalamnya. Itu baru sehelai rambut lho!.

Sel adalah karunia dan anugerah Tuhan sehingga kita wajib menjaganya dengan memperlakukan tubuh sebaik mungkin.
Komponen sel
Rangkuman Biologi Sel Kelas 11
1. Sel pertamakali ditemukan oleh Robert Hooke pada tahun 1665.
2. Ukuran sel berkisar antar diameter 1-100 mikrometer.
3. Sel adalah tingkatan struktural kehidupan terendah dari seluruh sifat kehidupan seperti reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan, pemanfaatan energi, respon terhdap lingkungan, homeostatis dan adaptasi terhadap lingkungan di sekitarnya.
4. Secara struktural sel dibagi menjadi dua tipe yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik.
5. Tubuh hewan lebih banyak mengandung protein sedangkan tubuh tumbuhan lebih banyak mengandung karbohidrat.
6. Sel hidup mengandung empat makromolekul penting yaitu karbohidrat, lipid, protein dan asam nukleat.
7. Bagian-bagian dan organ sel yaitu membran sel, nukleus, sitoplasma, ribosom, retikulum endoplasma, badan Golgi, lisosom, peroksisom, glioksison, mitokondria, plastida, vakuola, sentrosom dan sentrisol, sitoskeloson dan dinding sel.
8. Ciri sel hewan adalah tidak punya dinding sel dan plastida, memiliki vakuola yang besar serta tidak memiliki sentriol.
9. Transpor zat melalui membran dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu transpor pasif dan transpor aktif. Transpor pasif meliputi pompa ion, kontraspor dan endositosis-eksositosis. Endosistosis pada sel hewan, meliputi fagositosis, pinositosis dan endosistosis yang diperantarai oleh reseptor.
10. Fakta tentang sel adalah:
- semua mahluk hidup tersusun atas sel-sel.
- sel adalah unit struktural terkecil mahluk hidup.
- sel merupakan unit fungsional karena sel melakukan suatu fungsi kehidupan.
- semua sel berasal dari sel sebelumnya.
- sele merupakan unit hereditas yang datp mewariskan sifat genetik.

Baca juga: Soal ulangan biologi bab sel

Senin, Juli 20

Rangkuman Geografi Kelas 12 Bab Wilayah dan Pewilayahan

Rangkuman Geografi Kelas 12 Bab Wilayah dan Pewilayahan

Wilayah atau region adalah konsep dasar geografi yang wajib dipahami seorang geografi. Belajar geografi adalah belajar mengenai segala hal yang ada pada ruang atau wilayah.

Kali ini saya akan memberikan rangkuman materi wilayah dan pewilayahan kelas 12. Silahkan dipelajari dan dipahami.

Baca juga: Rangkuman bab interaksi desa kota

1. Wilayah atau region adalah suatu unit area di permukaan bumi yang memiliki karakteristik khas dan dapat dibedakan dengan unit area lainnya.
2. Konsep wilayah mencermikan adanya perubahan ekonomi dari perekonomian pertanian sederhana ke sistem industri yang kompleks.
3. Ciri wilayah antara lain memiliki karakteristik dan luas, berbeda dengan wilayah lain dan dapat ditentukan berdasarkan aspek administratif dan fungsional.
4. Wilayah dapat dikategorikan menjadi wilayah homogen, wilayah khusus dan wilayah vernakular.
5. Pewilayahan adalah pembatasan wilayah berdasarkan aspek-aspek tertentu.
6. Tujuan pewilayahan adalah mengelompokkan wilayah berdasarkan kriteria tertentu agar mudah dikenal dan dibedakan.
7. Tiga metode pewilayahan adalah generalisasi wilayah, delimitasi wilayah dan klasifikasi wilayah.
8. Ruang adalah wilayah yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara termasuk ruang di dalam bumi sebagai suatu kesatuan wilayah, tempat manusia dan mahluk lain hidup, melakukan kegiatan dan memelihara kelangsungan hidupnya.
9. Tata ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang.
10. Pemanfaatan ruang adalah upaya untuk mewujudkan struktur ruang dan pola ruang sesuai dengan rencana tata ruang melalui penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya.
11. Beberapa ahli Teori Wilayah antara lain Walter Isard, Albert Hirschman, Gunnar Myrdal, John Friedmann dan Douglass.
12. Pembangunan adalah proses perubahan menuju arah lebih baik melalui upaya-upaya yang dilakukan secara terencana.
13. Teori lokasi pertanian dikemukakan oleh Johan Heinrich Von Thunen, menyatakan tinggi rendahnya sewa tanah menjadi penentu utama pemilihan lokasi atau penggunaan tanah.
14. Teori lokasi industri dikemukkan Alfred Weber, menyatakan prinsip minimalisasi biaya menjadi dasar pemilihan lokasi industri.
15. Faktor utama lokasi industri Weber adalah faktor regional dan faktor aglomerasi.
16. Teori tempat sentral dikemukan Walter Christaller, menyatakan lokasi yang senantiasa melayani berbagai berbagai kebutuhan penduduk dan terletak pada suatu tempat yang terpusar.
17. Konsep dasar teori tempat sentral adalah range (jangkauan) dan threshold (ambang populasi minimum).
18. Teori kutub pertumbuhan dikemukakan Francois Perroux, menyatakan bahwa pertumbuan tidak muncul bersamaan tapi hasil dari adanya industri pendorong.
19. Teori pertumbuhan wilayah diantaranya teori basis sumber daya alam, teori basis ekspor, teori pertumbuhan neoklasik dan teori ketidakseimbangan pertumbuhan wilayah.
20. Faktor pertumbuhan wilayah adalah kondisi geografis dan sumber daya alam, tenaga kerja, modal, infrastruktur dan teknologi
21. Pendekatan pembangunan wilayah secara umum terbagi dua yaitu Top-Down dan Bottom-Up.
22. Rencana Tata Ruang Wilayah di Indonesia terbagi menjadi Rencana Jangka Pendek (5 tahun), Rencana Jangka Menengah (10 tahun) dan Rencana Jangka Panjang (20 tahun).
23. Minapolitan adalah konsep kota perikanan dengan pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan berbasis wilayah.
24. Tujuh wilayah pembangunan di Indonesia adalah Papua, Kepulauan Maluku, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, Jawa dan Bali serta Sumatera.
25. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) adalah kawasan dengan batas tertentu yang tercangkup dalam daerah atau wilayah untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu.

Baca juga:
Kunci Evaluasi Erlangga Bab Wilayah dan Tata Ruang 
Kunci Evaluasi Erlangga Bab Interaksi Desa-Kota

Peta kawasan ekonomi khusus pembangunan
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close