Guru Geografi: Wisata Jawa Barat - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Wisata Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Juni 17

Mudik Jangan Lupa Mampir Ke Majalengka

Mudik Jangan Lupa Mampir Ke Majalengka

Musim mudik sudah tiba dan para kaum urban khususnya di Jakarta dan sekitarnya sudah mulai melaksanakan hajatan tahunannya yaitu mudik. Mudik memang sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia saat lebaran tiba. 

Bicara mudik maka yang paling sering muncul di berita tentu adalah peta jalur mudik utama di Jawa yaitu jalur Pantura dan jalur Selatan. Kedua jalur ini merupakan jalur mudik utama dan sering menjadi pusat kepadatan saat musim mudik tiba.

Jika kamu mudik ke arah Kuningan atau Cirebon dan tidak menggunakan akses pantura atau tol Cipali maka tidak salahnya untuk menggunakan jalur tengah dan mampir ke Majalengka. 

Majalengka merupakan sebuah kabupaten di bagian tengah Jawa Barat arah timur. Kota Majalengka merupakan sebuah kota kecil yang cocok dijadikan tempat istirihat atau rekreasi saat liburan tiba. Saya akan berikan deskripsi singkat tentang kota yang masih asri ini.
Mudik Jangan Lupa Mampir Ke Majalengka
Terasering Argapura Majalengka
Kondisi Geografis
Majalengka secara geografis berbatas dengan Kabupaten Sumedang di barat, Kabupaten Subang dan Indramayu di utara, Kabupaten Kuningan di timur dan Kabupaten Tasikmalaya di selatan. 

Majalengka berada di wilayah pegunungan tengah Jawa Barat sehingga morfologinya didominasi oleh bukit-bukit. Dataran rendah mulai muncul di bagian utara. Majalengka berada di kaki Gunung Ciremai bagian barat. Kota Majalengka memiliki pola memanjang dan tidak terlalu luas. 

Dengan berada di kaki Ciremai maka sumber air sangat melimpah sekali di sini. Saluran irigasi sudah menyebar ke seluruh penjuru desa. Oleh sebab itu Kabupaten Majalengka merupakan salah satu pusat agropolitan di Jawa Barat. 

Kota Majalengka dikenal juga sebagai kota angin karena lokasinya yang berada diantara pegunungan sehingga memungkinkan angin berhembus dari atas pegunungan ke bawah. 

Wisata 
Jika kamu berkunjung ke Majalengka maka kamu harus mengunjungi beragam tempat wisata alam yang ada di sini. Karena berada di daerah depresi pegunungan tengah maka jangan salah jika di Majalengka banyak terdapat air terjun, mata air dan bukti-bukit. 

Kini berbagai lokasi wisata alam di Majalengka mulai dikembangkan dan menjadi sarana promosi daerah. Apalagi kehadiran tol Cipali, Cisumdawu dan Bandara Kertajati tentu akan menambah pesat kunjungan ke kota ini di masa depan. 

Berikut ini beberapa contoh lokasi wisata di Majalengka yang pernah saya kunjungi:
- Curug Tonjong

Dan masih banyak spot wisata lainnya yang bisa anda kunjungi di Majalengka. Anda bisa googling saja di google.

Kuliner
Berbicara kuliner maka Majalengka punya beberapa makanan khas yang memang unik dan berbeda dari yang lainnya. Anda jangan heran jika harga makanan disini masih sangat murah. Beberapa kuliner khas Majalengka diantaranya jalakotek, sorabi dan sate panggang.

Sabtu, Februari 18

Manis Manggis Tasik dan Sejuta Manfaatnya

Manis Manggis Tasik dan Sejuta Manfaatnya

Manggis atau manggu (bahasa Sunda), siapa yang tidak kenal salah satu buah tropis ini. Buah bernama latin Garcinia Mangostana ini dijuluki pula dengan Ratu Buah karena sejuta manfaatnya. 

Buah Manggis termasuk tipe buah musiman dan hanya satu kali panen semusim, jadi tentu anda punya kesempatan setahun sekali untuk mendapatkannya. Kabupaten Tasikmalaya adalah salah satu sentra penghasil manggis di Jawa Barat bahkan Indonesia.

Sebaran lokasi kebun Manggis di Tasikmalaya antara lain di Kecamatan Salawu, Sodonghilir, Tanjungjaya, Puspahiang, Bojonggambir, Sukaraja dan Jatiwaras. Di dekat rumah orang tua saya di Tasikmalaya juga banyak terdapat pohon manggis. 

Pohon Manggis dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan tipe tanah pegunungan podzolik merah kuning. Kabupaten Tasikmalaya memiliki kenampakan fisiografi pegunungan dengan suhu relatif dingin sehingga cocok untuk tumbuh kembang Manggis.
Manis Manggis Tasik dan Sejuta Manfaatnya
Buah Manggis
Di Kabupaten Tasikmalaya, budidaya buah berwarna ungu ini masih bersifat turun temurun dan tidak dikembangkan dalam skala produksi besar sehingga ketika berbuah kapasitasnya tidak terlalu banyak. Namun, saat panen tiba manggis ini bisa diekspor hingga ke luar negeri. Puncak panen Manggis terjadi di kisaran bulan Januar, Februari dan Maret kalau tidak ada hambatan anomali cuaca.

Manggis memiliki banyak khasiat baik buah maupun kulitnya. Buah manggis yang berwarna putih sangat manis dengan sensai kecut sedikit di lidah. Manggis sangat baik untuk menjaga kekebalan tubuh dan menangkal radikal bebas sehingga akan mencegah penuaan dini. 

Selain itu kulit manggis dipercaya dapat melumpuhkan sel-sel bibit kanker dalam tubuh. Banyak beragam artikel yang memuat khasiat kulit manggis ini meskipun penelitian kedokteran masih berlangsung dan belum menyimpukan kebenarannya. Buah ini sangat nikmat disantap pada saat cuaca panas terik.
Manis Manggis Tasik dan Sejuta Manfaatnya
Pohon Manggis
Pohon Manggis mulai berbuah secara alami jika sudah mencapai umur 10 tahun. Lumaya lama bukan?. Di kota besar, buah ini masuk kategori buah mahal jika dijual di supermarket. 

Sementara itu jika anda ingin mendapatkan harga lebih murah maka lebih baikahar berkunjung ke Tasikmalaya saat musim panen manggis tiba. Saya sendiri termasuk penggemar buah manggis ini dan sering membeli banyak kalau mudik ke Tasik. Jadi kalau kamu ke Tasik, jangan lupa beli oleh-oleh manggis khas Tasik ya?.

Gambar: gardeningknowhow, industri.bisnis.com

Kamis, Januari 5

Kuliner Tutug Oncom (TO) Khas Tasikmalaya

Kuliner Tutug Oncom (TO) Khas Tasikmalaya

Berkunjung ke Tasikmalaya, tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner khasnya yaitu Tutug Oncom. Tutug Oncom atau TO merupakan makanan khas Tasik yang melegenda karena rasanya yang lezat, murah dan mengeyangkan tentunya. 

Dulu sewaktu kuliah, TO merupakan makanan favorit karena harganya yang pas di kantong. Setelah meninggalkan Tasik menuju Banjarmasin lalu sekarang ke Bekasi, saya jarang sekali menemukan kuliner yang satu ini.

Untungya pas libur kemarin, saya sempat-sempatkan diri untuk pulang kampung ke Tasikmalaya dan mencicipi kembali Tutug Oncom Tasik. Tutug Oncom merupakan makanan khas Sunda yang terbuat dari bahan dasar oncom yang diaduk dengan nasi hangat. Oncom merupakan olahan kedelai yang diberi ragi hingga berwarna kuning keoranyean lalu digoreng.
Kuliner Tutug Oncom (TO) Khas Tasikmalaya
Tutug Oncom Tasik
Dulu kala, oncom merupakan makanan masyarakat miskin karena di era kolonial para penduduk lokal sangat kesulitan untuk mendapatkan lauk yang bagus jadi untuk mengatasinya dengan membuat oncom. Namun saat ini oncom menjadi makanan yang dicari para penikmat wisata kuliner khususnya yang sedang mengunjungi Tasikmalaya bahkan menjadi indentitas Tasik itu sendiri selain bakso tentunya.

Tutug Oncom biasa disajikan dengan gorengan tempe (cipe), bala-bala, atau gehu. Selain itu tambahan toping lainnya adalah asinan, lalap,atau telur dadar. Harga satu porsi nasi TO plus gorengannya tidak sampai 10 ribu coy, murah bukan?. 

Bagi yang sedang mengunjungi Tasik, saya berikan satu lokasi warung TO yang terkenal yaitu TO Benhil di dekat kampus UPI Tasikmalaya. Saya bukan bermaksud mengiklankan, tapi memang rasa TO ini sangat khas dan sulit ditandingi. Saya sudah mencoba berbagai tempat kuliner TO tapi tidak ada yang bisa mengalahkan TO Benhil. 
Kuliner Tutug Oncom (TO) Khas Tasikmalaya
Warung TO Benhil Dadaha Tasik
Warung TO ini bukan dari jam 9an hingga jam 12 siang. Anda jangan salah, untuk mendapatkan TO ini harus datang sebelum duhur karena setelah jam tersebut pasti habis. Cita rasa oncom dengan sambal hejonya sangat luas biasa di lidah. Gorengan yang disajikan disini adalah tempe cipe dan bala-bala. 

Hingga kini TO Benhil masih menjadi warung TO favorit warga dan lokasinya masih sama tidak berubah, mungkin untuk menjaga kekhasannya yaitu warung kaki lima. Selamat berburu kuliner Tasikmalaya.

Sabtu, Desember 17

Jalur Alternatif Ke Puncak Pass Bogor

Jalur Alternatif Ke Puncak Pass Bogor

Libur telah tiba dan tentu semua orang ingin memanfaatkan waktu liburan ini. Salah satu lokasi favorit wisata di sekitaran Jabodetabek adalah Puncak. Kenapa Puncak?, pastinya semua orang ingin menemukan udara sejuk khas pegunungan untuk merefresh pikiran. Sudah tidak lagi menjadi rahasia bahwa saat liburan tiba, Puncak selalu dipadati oleh para wisatawan dan menyebabkan kemacetan yang luar biasa.

Ada dua jalur untuk menuju Puncak yaitu lewat Tol Jagorawi yang utama dan yang kedua adalah lewat jalur alternatif. Ada dua jalur alternatif menuju Puncak yaitu lewat Sentul dan kedua lewat Jonggol. 

Minggu kemarin saya menggunakan motor ke Puncak lewat jalur Sentul. Jika dari Bekasi anda pergi menggunakan jalan menuju Cileungsi. Setelah di Cileungsi anda masuk ke Gunung Putri. Jalan di sini masih kurang baik dan banyak truk besar karena merupakan daerah industri, jadi harus berhati-hati.

Setelah keluar Gunung Putri lurus saja menunju Babakan Madang, masuk daerah ini jalan mulai menyempit dan menanjak. Setelah itu perhatikan arah menuju Bukti Pelangi di sebelah kanan. Belok kanan lalu anda akan menyusuri jalan menuju Padang Golf. 

Sampai di Padang Golf jalanan akan turun menuju Gunung Geulis. Daerah ini rawan longsor, maka anda harus berhati-hati. Setelah melewati Gunung Geulis, maka nanti anda akan masuk ke Jalan Raya Puncak Megamendung. Nah disinilah kemacetan mulai melanda. Jadi yang pakai mobil sih, selamat bermacet ria.
Jalur Alternatif Ke Puncak Pass Bogor
Jalur Alternatif ke Puncak
Jalur alternatif kedua ke Puncak Pass adalah melalui Jonggol. Arahnya sama yaitu dari Cileungsi lalu anda belok ke kiri menuju Taman Mekarsari. Dari sana lalu sampai Jonggol dan lanjut menuju Jl. Transyogi. Anda akan menemukan pemandanga kebun teh dan bukit-bukit jika lewat jalan alternatif ini. Tapi jalannya tidak sebagus lewat Ciawi. 

Kamu bisa belok kanan nanti menuju Taman Bunga Mekarsari dan tembus sampai jalan utama Puncak. Tapi jika pas masuk jalan utama, tetap saja macet. Usahakan anda pantau jadwal buka tutup jalan menuju Puncak dari kepolisian agat tidak bete stuck di jalan. Selamat berlibur. Itulah rute jalur alternatif menuju Puncak Pass. Baca juga: Mengatasi kipas laptop panas dan berisik

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close