Guru Geografi - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...

Senin, Desember 7

Kunci Jawaban Evaluasi Erlangga Geografi Bab 5 Dinamika Kependudukan

Kunci Jawaban Evaluasi Erlangga Geografi Bab 5 Dinamika Kependudukan

Populasi manusia semakin hari semakin bertambah dan bumi menghadapi permasalahan terkait hal ini jika tidak ada solusinya.

Dinamika penduduk dipengaruhi oleh faktor kelahiran, kematian dan migrasi. Saat ini jumlah penduduk bumi sudah mencapai 7 milyar lebih.

Masalah kependudukan semakin kompleks karena kebijakan tata ruang yang tidak baik. Bonus demografi bisa menjadi ancaman jika pemerintah tidak melakukan terobosan dalam menghadapi tsunami angkatan kerja di tahun 2030an.
 
Oleh sebab itu dalam materi geografi, kependudukan menjadi salah satu topik yang penting untuk dipelajari karena permasalahan seputar kependudukan bukan omong kosong belaka.

Kunci evaluasi geografi
 
Kunci evaluasi erlangga bab kependudukan
1. Pilihan Ganda
1.D 2.B 3.C 4.B 5.B 6.B 7.D8.B 9.C 10.D 11.C 12.B 13E 14.A 15.D 16.B 17.B 18.A 19.A 20.C

2. Bagian II
1. warga negara Indonesia dan orang asing
2. natalitas dan mortalitas
3. CBR, GFR, ASFR
4. angka kematian kasar
5. imigrasi
6. migrasi masuk, migrasi keluar dan migrasi bruto
7. waktu mendatang berdasarkan asumsi perkembangan fertilitas, mobilitas dan migrasi
8. mobilitas penduduk
9. pendidikan, kesehatan dan ekonomi
10. Indeks Pembangunan Manusia atau HDI
 
3. Bagian III 
- Angka kelahiran kasar/CBR adalah banyaknya kelahiran dalam satu tahun per seribu penduduk pada pertengahan tahun yang sama.
- Angka kelahiran umum/GFR adalah jumlah bayi yang lahir hidup dari setiap 1000 penduduk wanita berusia reproduktif dalam periode tahun tertentu.
- Angka kelahiran menurut kelompok usia/ASFR adalah jumah kelahiran dari wanita pada kelompok umur tertentu pada satu tahun per 1.000 wanita.

2. Faktor pro mortalitas adalah tingkat kesehatan rendah, akses fasilitas kesehatan minim, tingkat pendapatan rendah, gizi buruk, lingkungan yang tidak sehat, peperangan, bencana alam, kecelakaan lalu lintas.

3. Angka migrasi masuk menunjukkan banyaknya migra yang masuk per seribu penduduk daerah tujuan dalam periode tahun tentu. Angka migras keluar menunjukkan banyaknya migran yang keluar per seribu penduduk daerah asal migran tersebut dalam periode tahun tertentu. Angka migrasi netto adalah selisih banyaknya migran  masuk dan migran keluar per seribu penduduk di suatu wilayah daalam periode tahun tertentu. Angka migrasi bruto menunjukkan banyaknya perpindahan penduduk per seribu penduduk di tempat asal dan tempat tujuan migrasi.

4. Mobilitas permanen terbagi menjadi mobilitas internal yaitu:
- Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. 
- Ruralisasi adalah perpindahan penduduk dari kota kembali ke desa.
- Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari daerah padat ke daerah yang jarang penduduknya

Sementara mobilitas eksternal yaitu:
- emigrasi adalah perpindah penduduk dari tanah air ke negara lain.
- imigrasi adalah perpindahan penduduk dari negara lain masuk ke negara kita.
- remigrasi adalah kembalinya penduduk suatu negara ke tanah air sendiri setelah lama menetap di sana.

5. Piramida penduduk terbagi menjadi piramida ekspansi, stasioner dan konstruktif. 
- piramida ekspansi menunjukkan jumlah penduduk usia muda mendominasi.
- piramida stasioner menunjukkan jumlah penduduk usia dewasa mendominasi.
- piramida konstruktif menunjukkan jumlah penduduk usia tua mendominasi.
 
Piramida penduduk

Minggu, Desember 6

Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional

Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional

Indonesia adalah negara besar baik dari sisi luas maupun populasi penduduknya. Kergaman Indonesia dari sisi sosial menjadi suatu berkah namun bisa juga menjadi ancaman terhadap integrasi bangsa.

Integrasi nasional sebagai suatu usaha dan proses penyatuan perbedaan yang ada dalam suatu negara diharapkan dapat menciptakan keserasian dan keselarasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Semboyan Bhineka Tunggal Ika adalah suatu landasan paten untuk mencapai kesatuan nasional dalam keberagaman.

Integrasi nasional terbentuk karena adanya faktor pendorong dan penghambat. Berikut ini faktor-faktor tersebut.
Integrasi nasional dibangun dari kerelaan hati


1. Faktor pendorong integrasi nasional
a. Faktor sejarah bangsa terkait penjajahan yang mengakibatkan rasa senasib dan seperjuangan dalam melawan penjajahan.
b. Keinginan kuat untuk bersatu seperti ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang merupakan cikal bakal lahirnya bangsa dan negara Indonesia merdeka.
c. Rasa cinta tanah air di semua kalangan masyarakat sebagaimana dibuktikan dalam perjuangan merebut, menegakkan dan mengisi kemerdekaan.
d. Rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, dibuktikan dengan perjuangan para pahlawan di medan perang hingga gugur.
e. Konsensus nasional dalam perwujudan proklamasi, Pancasila, UUD 45, bendera merah putih, lagu Indonesia raya dan bahasa persatuan Indonesia. Konsensus nasional dibangun dari kerelaan hari para founding father dalam mewujudkan visi Indonesia merdeka.

2. Faktor penghambat integrasi nasional
a. Masyarakat Indonesia yang beranekaragam suku, bahasa, etnik, daerah, agama membuat perbedaan pandangan yang bisa menghambat persatuan.
b. Luasnya wilayah Indonesia dan dipisahkan lautan membuat distribusi keadilan terhambat oleh bentnag geografis.
c. Kemungkinan ancaman, tantangan, gangguan dari pihak luar seperti negara-negara yang tidak suka Indonesia berjaya.
d. Gerakan separatisme masih marak terjadi di beberapa wilayah terutama Aceh, Sulawesi, Maluku dan Papua.
e. Konflik SARA akibat berita hoax di media sosial yang semakin marak.
f. Paham etnosentrisme dari beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan budaya sendiri dan menganggap rendah budaya suku lain.

Terwujudnya intergrasi nasional memerlukan kerja sama semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Perilaku yng perlu ditanamkan agar integrasi nasional tetap terjaga adalah:
1. menghormati ras, agama, budaya, suku bangsa orang lain.
2. menghormati perbedaan pendapat.
3. memberikan pertolongan kepada siapa saja tanpa pandang SARA.
4. tidak mengejek orang lain berdasarkan SARA.
5. menghormati ibadah umat agama lain.
100 Soal Pedagogik Persiapan Tes PPPK Guru Honorer 2021 [Bagian 2]

100 Soal Pedagogik Persiapan Tes PPPK Guru Honorer 2021 [Bagian 2]

Oke teman-teman lanjut lagi di postingan ini kita akan berikan lagi lanjutan contoh latihan soal tes PPPK tahun 2021.
 
Tes PPPK pada dasarnya untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia. Meski tidak bersatus PNS namun nominal gaji disetarakan dengan golongan PNS.
 
Informasi tes PPPK tahun 2021 ini menjadi angin segar bagi kaum pendidik yang mengharap perbaikan nasib dan kesejahteraan yang selama ini tersandera oleh status honorer yang tidak jelas.
 
Pastikan untuk banyak membaca materi dan kisi-kisi soal PPPK sebelum tes. Tidak ada keberuntungan tanpa pengorbanan dan perjuangan.
Tes Pedagogik PPPK 2021

 26. Faktor yang penting dipertimbangkan guru dalam melaksanakan diskusi pemecahan masalah proses pembelajaran adalah:
A.  Waktu yang tersedia untuk melaksanakan diskusi
B.   Rumusan masalah yang harus didiskusikan
C.   Jumlah peserta didik yang mengikti pembelajaran
D.  Motivasi belajar siswa

27.  Fungsi indikator dijadikan sebagai penanda dalam….   
A.   Pencapaian standar kompetensi
B.   Pencapaian kompetensi dasar.
C.   Pencapaian tujuan pembelajaran
D.  Pencapaian standar kelulusan

28. Apa yang paling tepat dilakukan guru, jika seorang peserta didik tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan ?
A.  Menunjuk peserta didik lain untuk menjawab pertanyaan tersebut
B.  Memberikan kritik agar peserta didik berusaha menjawab walaupun salah
C.  Menyederhanakan isi pertanyaan agar mudah dipahami peserta didik
D.  Menjawab sendiri pertanyaan tersebut.

29.  Prinsip sistematis sebagai salah satu prinsip pengembangan silabus artinya ....
A.  Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik.
B.  Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian.
C.  Cakupan indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.
D.  Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.

30. Ciri-ciri kelas yang menggunakan pembelajaran CTL adalah sebagai berikut, kecuali....
A.  Sharing dengan teman
B.  Guru kreatif
C.  Pengalaman nyata
D.  Menggunakan satu sumber

31. Dalam memilih dan mengembangkan materi pembelajaran, Ibu Murni Nugroho selalu menyeleksi materi pembelajaran yang telah teruji kebenarannya, tidak ketinggalan jaman dan memberikan kontribusi untuk pemahaman ke depan. Kriteria penyeleksian dan pemilihan materi pembelajaran tersebut memenuhi kriteria…
A.  Sahih
B.  Kebermanfaatan
C.  Layak dipelajari
D.  Menarik minat

32. Bu Rossa menyiapkan materi pelajaran dengan cara dimulai dari materi-materi yang dikenal siswa kemudian menuju hal-hal baru dan dianggap lebih mendalam. Bentuk pengembangan materi yang disusun Bu Rossa mengikuti pola....
A.  Kausal
B.  Spiral
C.  Kronologis
D.  inquiri

33.  Memilih media pembelajaran hendaknya tidak boleh sembarangan tetapi harus didasarkan pada kriteria tertentu. Misalnya, apakah untuk belajar individual, kelompok kecil, kelompok besar atau massal. Pernyataan tersebut dalam pemilihan media termasuk ke dalam kriteria...        
A.   Tujuan           
B.   sasaran didik
C.   ketersediaan
D.   konteks penggunaan

34. Pada saat mempersiapkan pembelajaran seorang guru dapat menyusun strategi pembelajaran dan menentukan media yang akan digunakan dalam pembelajaran tersebut. Kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang pendidik terkait dengan keterampilan memilih media pembelajaran adalah…
A.  Pendidik harus mengetahui latar sosial budaya siswa dan sekolah
B.  Pendidik harus memahami karakteristik dari media pembelajaran tersebut.
C.  Pendidik harus menyesuaikan diri dengan kemampuan sekolah.
D. Pendidik menyesuaikan dengan materi pembelajaran.

35.  Pada saat mempersiapkan pembelajaran seorang guru harus dapat menentukan jenis media yang tepat sesuai dengan materi. Di lihat dari kemampuan jangkauannya, media dapat dibagi ke dalam..
A.  media yang memiliki daya liput yang luas dan media yang memiliki daya liput terbatas       
B.  media yang dpat didengar saja dan media yang dapat dilihat        
C.  media tradisional dan media berbasis TIK  
D. media dua dimensi dan media tiga dimensi

36. Di ruang media tersedia berbagai macam media yang sudah berdebu dan agak usang. Sebagai seorang pendidik yang kreatif, sebaiknya dapat memanfaatkan media dan memilih media mana yang akan digunakan. Dia memiliki beberapa pertimbangan dalam hal ini.
Pertimbangan dalam memilih media pembelajaran yang harus diperhatikan adalah...
A. Tujuan, sasaran didik, karakteristik media, waktu pengoperasian, biaya, ketersediaan,konteks penggunaan, dan mutu teknis.
B.  Sasaran didik, karakteristik media, waktu mengoperasikan, tujuan, misi visi sekolah dan konteks penggunaan.
C.  Tujuan, sasaran didik, karakteristik media, visi sekolah dan konteks penggunaan
D.  Kultur sekolah, tujuan, waktu pengoperasiaan dan karakteristik media

37. Seorang guru harus mampu memanfaatkan media pembelajaran dan sumber belajar untuk mencapai tujuan pembelajaraan utuh. Pernyataan berikut yang benar terkait dengan media pembelajaran adalah:         
A.   media pembelajaran yang paling baik adalah media yang berbasis TIK     
B.   sebuah media dapat digunakan untuk semua kegiatan pembelajaran          
C.   media dapat digunakan sebagai pembawa pesan dalam suatu kegiatan pembelajaran         
D.   memilih media tidak perlu banyak pertimbangan agar tidak merepotkan

38. Setiap materi pembelajaran memiliki tingkat kesukaran yang bervariasi. Untuk memudahkan peserta didik memahami materi yang memiliki tingkat kesukaran tinggi guru sering memanfaatkan media pembelajaran. Misalnya, media gambar atau tayangan video yang berisi sistem peredaran darah.
Fungsi media pada pernyataan tersebut adalah:
A.  Menampilkan objek yang terlalu besar        
B.  Membuat konkrit konsep yang abstrak  
C.  Menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang.      
D. Membawa objek yang berbahaya atau sukar didapat di dalam lingkungan belajar.

39.  Media memiliki fungsi dan manfaat bagi pembelajaran. Hal ini dirasakan juga oleh guru dalam membantu pembelajaran menjadi lebih efisien dan efektif. Misalnya saat guru ingin menjelaskan suatu konsep/ objek yang luas dan besar, dia tinggal menggunakan medianya saja.
Berikut ini adalah salah satu fungsi dari media pembelajaran sesuai kondisi tersebut:
A.  Menampilkan objek yang terlalu besar, misalnya pasar, candi.
B.  Membawa objek yang berbahaya atau sukar didapat di dalam lingkungan belajar.
C.  Membuat konkret konsep yang abstrak, misalnya untuk menjelaskan peredaran darah.
D.  Menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang.

40.  Seorang guru ingin membuka situs google untuk menuliskan catatan, ide, atau refleksi yang bersifat pribadi atau untuk dibagikan secara umum. Fitur yang dapat dimanfaatkan oleh guru tersebut adalah…        
A.   book
B.   forum           
C.   blog  
D.   e-portofolio

41. Seorang guru sedang ber-googling atau membuka situs google untuk mencari informasi mengenai pembelajaran berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Pengertian googling dalam istilah internet tersebut adalah…
A.  program mencari informasi  
B.  program desktop publishing
C.  program untuk menjelajahi laman
D.  program penciptaan laman

42. Saat kita akan informasi tentang suatu topik atau judul dapat menggunakan aplikasi internet yang dikenal dengan istilah mesin pencari (search engine).
Salah satu laman yang berfungsi sebagai mesin pencari selain google adalah...
A.  www.yahoo.com
B.  www.gmail.com
C.  www.hotmail.com
D.  www.cari-data.com

43.  Seorang guru akan membuat media untuk menampilkan contoh surat, tabel, gambar dan berbagai dokumen lain. Aplikasi sederhana keluaran Microsoft yang dapat digunakan untuk memfasilitasi kegiatan guru tersebut adalah...  
A. Microsoft Database    
B. Microsoft PowerPoint
C. Microsoft Desktop Publishing     
D. Microsoft Word

44.  Seorang guru dapat menampilkan bahan tayang yang menarik perhatihan siswa dalam pembelajaran. Program tampilan bahan tayang ini difasilitasi oleh Microsoft. Aplikasi sederhana keluaran Microsoft yang dapat digunakan untuk membuat bahan presentasi adalah....
A.  Microsoft Database
B.  Microsoft Spread Sheet
C.  Microsoft powerpoint
D.  Microsoft Desktop Publishing

45.  pertanyaan, mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap.
Langkah yang dilakukan Pak Ali itu merupakan bagian dari model pembelajaran…
A.   portofolio
B.   saintifik
C.   penemuan
D.   autentik

46.   Pak Larso melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan masalah sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintergrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya, dimulai dengan memunculkan pertanyaan penuntun (a guiding question) dan membimbing peserta didik berkolaboratif yang mengintegrasikan berbagai subjek (materi) dalam kurikulum.
Pembelajaran yang dilakanakan oleh Pak Larso tersebut merupakan model pembelajaran ....
A.  projek based learning
B.  discovery Learning
C.   Problem Based Learning
D.  Inquiry learning

47.  Bu Rumini melaksanakan pembelajaran yang mengakomodasi semua anggota kelompok mengungkapkan pendapat, ide, dan tanggapan terhadap skenario secara bebas, sehingga dimungkinkan muncul berbagai macam alternatif pendapat.
Kegiatan yang dilakukan Bu Rumini tersebut merupakan implementasi model pembelajaran ....
A.   Project based learning
B.   inquiry learning
C.   Discovery learning
D.  problem based learning

48. Berikut ini merupakan langkah-langkah pembelajaran dengan model pembelajaran project based learning :
1)   Penentuan Pertanyaan Mendasar,
2)   Mendesain Perencanaan Proyek,
3)   Menyusun Jadwal (Create a Schedule),
4)   Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the Students and the Progress of the Project),
5)   Menguji Hasil (Assess the Outcome),
6)   Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience).
Urutan yang benar adalah ....
A.   1-2-3-4-5-6
B.   1-3-2-4-5-6
C.   1-3-2-5-6-4
D.   1-2-3-5-4-6

49.  Perhatikan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang masih acak berikut ini!
1)    Mengorganisasi siswa dalam belajar
2)    Orientasi siswa pada masalah
3)    Membimbing penyelidikan siswa secara mandiri atau kelompok
4)    Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Jika langkah-langkah tersebut disusun mengikuti urutan model pembelajaran Problem Based Learning, urutan langkah yang tepat adalah ....
A.  1-2-3-4
B.   2-3-1-4
C.   3-2-1-4
D.   2-3-1-4

50.  Kriteria keberhasilan belajar siswa ditentukan dengan menggunakan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). KKM adalah rata-rata setiap unsur dari kriteria yang ditentukan. Untuk menentukan KKM diperlukan faktor-faktor….
A.   Kompleksitas indikator, daya dukung, dan kemampuan guru
B.   Kemampuan guru, sarana/prasarana, dan intake siswa
C.   Kompleksitas indikator, daya dukung, dan intake siswa
D.   Kemampuan guru, tingkat kesulitan kompetensi dasar, dan intake siswa

Kunci
26.B 27.D 28.A 29.D 30.D 31.A 32.B 33.D 34.B 35.A 36.A 37.C 38.B 39.A 40.C 41.C 42.A 43.D 44.C 45.B 46.A 47.D 48.A 49.B 50.C

Rangkuman Geografi Kelas X Bab Dinamika Atmosfer

Rangkuman Geografi Kelas X Bab Dinamika Atmosfer

Apa jadinya jika planet bumi tidak memiliki atmosfer yang lengkap?. Tentunya tidak akan ada kehidupan lahir di bumi ini.

Atmosfer adalah salah satu bagian dari geosfer atau lapisan bumi. Fenomena atmosfer sangat kompleks dan dibangun oleh berbagai macam variabel.

Berikut ini rangkuman materi geografi kelas 10 bab dinamika atmosfer. Silahkan dipelajari dan jangan lupa share ke teman-teman lain.

1. Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi dan tersusun atas uap air dan gas kering yaitu nitrogen, oksigen, karbondioksida, argon dan beberapa gas lain.
 
2. Atmosfer bumi berfungsi sebagai penyedia gas-gas yang penting bagi kehidupan dan sebagai pelindung dari ancaman benda asing dan gelombang elektromagnetik berbahaya dari matahari.

3. Berdasarkan perubahan suhu secara vertikal, atmosfer terbagi menjadi lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan eksosfer.

3. Gejala optik di atmosfer diantaranya pelangi, halo, fatamorgana, aurora dan sun dog.

4. Cuaca adalah kondisi atmosfer dalam waktu singkat dan wilayah sempit. Iklim adalah kondisi rata-rata atmosfer dalam waktu relatif lama dan waktu yang luas.

5. Unsur-unsur cuacal iklim terdiri atas suhu, tekanan udara, angin ,kelemaban, awan dan curah hujan.

6. Perbedaan intensitas panas permukaan bumi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti letak lintang, lama penyinaran, relief, topografi, kondisi vegetasi da tutupan awan.

7. Pemanasan permukaan bumi oleh matahari melalui proses konveksi, adveksi, turbulensi dan konduksi.

8. Angin adalah udara yang bergerak dari daerah bertekanan maksimum ke daerah bertekanan minimum.

9. Efek Coriolis membelokan arah angin ke kanan di belahan bumi utara dan ke kiri di belahan bumi selatan. Efek Coriolis adalah dampak dari rotasi bumi.

10. Sirkulasi angin terbagi atas angin global dan angin lokal. Angin global terdiri atas angin passat, angin antipassat dan angin muson.

11. Sirkulasi angin lokal terdiri atas angin darat, angin laut, angin fohn, angin lembah dan angin gunung.

12. Klasifikasi iklim tediri atas iklim Junghuhn, iklim Schmidt-Ferguson, Iklim Koopen, Iklim Oldeman dan Iklim Matahari.

13. Iklim Junghuhn diklasifikasikan menurut ketinggian dan vegetasi budidaya yaitu iklim panas, iklim sedang, iklim sejuk dan iklim dingin.

14. Iklim Schmidt-Ferguson dihitung menurut rata-rata bulan kering dan bulan basah dalam satu tahun. Bulan kering adalah bulan dengan curah hujan < 60 mm dan bulan basah adalah bulan dengan curah hujan > 100 mm. 
 
15. Klasifikasi iklim Koppen terbagi menjadi lima kelompok utama, yaitu A (tropis), B (kering), C (subtropis), D (benua), dan E (kutub). Dasar klasifikasi Koppen adalah suhu dan rerata curah hujan.

16. Iklim Oldeman diklasifikasikan menurut jumlah bulan basah berturut-turut dalam satu tahun. Iklim Oldeman sesuai untuk kegiatan pertanian.

17. Iklim matahari terbagi menjadi iklim tropis, subtropis, sedang dan kutub. Pewilayahan iklim matahari dibatasi oleh garis lintang.

18. Awan adalah kumpulan uap air dan kristal es di atmosfer yang melayang-layang. Awan diklasifikasikan menurut bentuk dan ketinggiannya.

19. Awan menurut bentuknya terbagi menjadi cumulus, stratus dan sirus. Ada juga awan unik seperti lentikular, mammatus dan kumulonimbus.
Awam mamatus
20. Awan menurut ketinggiannya terbagi menjadi awan rendah, awan menengah, awan tinggi dan awan vertikal. 

21. Awan kumulus biasa muncul pada saat kondisi udara tenang, cerah dan angin sepoi-sepoi. Awan kumulonimbus adalah awan yang menjadi pertanda akan ada hujan badai. Awan sirrus banyak mengandung kristal es sehingga kadang memunculkan fenomena halo.

22. Hujan atau presipitasi adalah peristiwa jatuhnya air dari atmosfer ke permukaan bumi. Manifestasi presipitasi bisa air, es dan salju.

23. Hujan terbagi menjadi hujan konveksi, hujan orografis dan hujan frontal. Hujan yang tidak sampai ke permukaan bumi dinamakan virga.
 
24. Tipe iklim Indonesia terbagi menjadi iklim musim, iklim laut dan iklim panas. Kondisi iklim Indonesia dipengaruhi oleh letak lintang, bentuk kepulauan, relief dan pergerakan angin muson serta kondisi perairan Hindia dan Pasifik.

25. Efek rumah kaca adalah proses memanasnya permukaan bumi akibat bantuan gas rumah kaca. Fenomena efek rumah kaca membuat bumi menjadi hangat dan layak huni.

26. Global warming adalah peristiwa naiknya suhu permukaan bumi dalam kurun waktu lama akibat meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Global waming memicu perubahan iklim dan naiknya muka air laut.

Sabtu, Desember 5

100 Soal Pedagogik Persiapan Tes PPPK Guru Honorer 2021 [Bagian 1]

100 Soal Pedagogik Persiapan Tes PPPK Guru Honorer 2021 [Bagian 1]

Angin segar berhembus bagi dunia pendidikan khususnya guru di tahun 2021 karena pemerintah berencana akan menggelar tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.

Tentunya para guru khususnya guru honorer sangat menanti tes ini untuk mengadu nasib agar masa depan lebih baik.

Memang apa bedanya PPPK dengan guru honorer?. Paling utama tentu dari segi gaji akan disetarakan sesuai golongan PNS. Hanya saja PPPK ini tidak punya pensiunan seperti PNS.

Untuk dapat lulus PPPK ini tentu harus persiapan matang karena pastinya akan bersaing dengan ratusan ribu guru lain di daerah masing-masing.

Berikut ini contoh soal pedagogik untuk persiapan tes PPPK tahun 2021. Dengan berlatih banyak soal diharapkan peserta akan memahami pola soal dan lebih mudah mencari jawaban yang tepat. 

Jangan lupa untuk share blog ini ke teman-teman lainnya. Pastikan untuk banyak membaca materi ujiannya. Semoga berhasil.
 
Contoh soal PPPK Pedagogik 2021

1.  Seorang siswa diminta untuk mengidentifikasi masalah yang mereka hadapi, lalu masalah itu didiskusikan dalam kelompok untuk mendapatkan solusinya.
Ilustrasi ini berkaitan dengan perkembangan ....
A.  kemampuan kognitif
B.  kemampuan interaksional
C.  kemampuan integrasi diri
D.  kemampuan komunikatif

2.  Pernyataan berikut yang menjelaskan makna istilah kognitif adalah….
A.  kemampuan berkomunikasi
B.  Kemampuan untuk memecahkan masalah
C.  kemampuan berinteraksi
D.  kemampuan untuk mengintegrasikan diri

3.  Kemampuan berfikir untuk mengoperasikan kaidah-kaidah logika tapi masih terkait dengan obyek-obyek bersifat konkrit merupakan ciri-ciri kemampuan anak berusia
A.  0 - 2 tahun
B.  2 -- 7 tahun
C.  7 -- 11/12 tahun
D.  11/12/ -- 14/15 tahun

4.  Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan
A. Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan obyek bersifat kongkrit (operasional konkrit)
B. Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensomotor)
C. Dominasi pengamatan bersifat egosentris
D. Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit (operasional formal)

5. Kemampuan peserta didik untuk membina hubungan dan kemampuan memotivasi diri termasuk kecerdasan….
A.  Kognitif
B.  Sosial
C.  Emosional
D.  moral
 
6.  Seorang peserta didik selalu ingin mendominasi dalam suatu kelompok belajar. Dia tidak memberi kesmpatan anggota lain untuk mengemukakan pendapat. Jika teman lain yang memimpin dan mengendalikan jalannya diskusi, ia memisahkan diri dan cenderung belajar sendiri.
Peserta didik tersebut mengalami permasalahan dalam perkembangan
A.  sosial-emosional
B.  kognitif
C.  moral
D.  spiritual

7.  Seorang peserta didik selalu ingin mendominasi dalam suatu kelompok belajar. Dia tidak memberi kesmpatan anggota lain untuk mengemukakan pendapat. Jika teman lain yang memimpin dan mengendalikan jalannya diskusi, ia memisahkan diri dan cenderung belajar sendiri.
Peserta didik tersebut mengalami permasalahan dalam perkembangan
A.  sosial-emosional
B.   kognitif
C.   moral
D.  spiritual 

8. Hubungan (bond) antara rangsangan dan balasan terjadi, maka akan semakin kuatlah hubungan keduanya (law of exercise). Teori belajar yang dimaksud adalah…
A.  Behaviorisme
B.  Humanistik
C.  Sibernetik
D.  Kontruktivisme

9.  Memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler, melakukan rekreasi dengan guru, dan melakukan kegiatan informal lainnya memiliki fungsi untuk mengatasi kesulitan belajar dalam hal ….
A. mengemukakan gagasan
B. mengaktualisasikan diri
C. penciptaan hubungan yang baik
D. menformulasikan tindakan

10. Seorang peserta didik merasa kurang bersemangat pada jam usai pembelajaran. Dia bahkan lebih senang tinggal di sekolah sampai sore, petugas kebersihan sekolah sampai menyuruhnya pulang karena matahari hampir tenggelam.
Peserta didik tersebut dicurigai memiliki hambatan pengembangan potensi berupa faktor ....
A. intelegensi dan kognitif
B. budaya dan pembiasaan
C. keluarga dan lingkungan masyarakat
D. emosional dan kepribadian

11. Seorang peserta didik mampu mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru tetapi pada saat ditanya ia tidak mengerti apa yang ia dengar. Peserta didik tersebut mengalami kesulitan/ gangguan belajar dalam hal ....
A.  kesulitan akademis
B.  gangguan simbolik
C.  gangguan nonsimbolik
D. gangguan sosial

12. Perbedaan antara konseling dan wawancara terletak pada maksud dan tujuannya. Tujuan konseling adalah....
A.  Membantu siswa agar dapat memecahkan masalah pribadinya
B.  Menbantu siswa agar dapat melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya
C.  Membantu siswa agar dapat mengatasi kesulitan belajar
D.  Membantu siswa agar memperoleh informasi tertentu

13.  Teori ini memandang belajar sebagai hasil dari pembentukan hubungan antara rangsangan dari luar (stimulus) dan balasan dari siswa (response) yang dapat diamati. Semakin sering hubungan (bond) antara rangsangan dan balasan terjadi, maka akan semakin kuatlah hubungan keduanya (law of exercise). Teori belajar yang dimaksud adalah…
A. Behaviorisme
B. Humanistik
C. Sibernetik
D. Kontruktivisme

14. Di dalam proses pembelajaran, para siswa dihadapkan dengan situasi di mana ia bebas untuk mengumpulkan data, membuat dugaan (hipotesis), mencoba-coba (trial and error), mencari dan menemukan keteraturan (pola), menggeneralisasi atau menyusun rumus beserta bentuk umum, membuktikan benar tidaknya dugaannya itu. Hal ini merupakan penerapan teori belajar….
A. Sibernetik
B.  Humannistik
C.  Behaviorisme
D. Konstruktivisme

15.  Menurut teori ini, peranan guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator, motivator, dan memberikan kesadaran mengenai makna kehidupan pada siswa. Teori belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya bukan dari sudut pandang pengamatnya. Teori belajar ini adalah ….
A.  Humanistik
B.  Konstruktivisme
C.  kognitivisme
D.  Nativisme

16. Pada masa kini siswa dituntut untuk dapat belajar setiap saat dan bisa terjadi di manapun. Hal ini terjadi karena kemajuan teknologi yang memungkinkan belajar jarak jauh dalam jaringan atau online. Pernyataan diatas sejalan dengan teori belajar ….
A. Sibernetik
B.  Konstruktivisme
C.  Behaviorisme
D.  Kognitivisme

17. Pendapat yang menyatakan bahwa pengetahuan atau pengalaman yang baru dapat terkait dengan pengetahuan lama yang sudah ada di dalam struktur kognitif seseorang adalah teori belajar…
A.  Behaviorisme
B.  Konstruktivisme
C.  Kognitivisme
D.  Sibernatik

18.    Tujuan pembelajaran yang menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam:
A.  Silabus
B.   RPP
C.   Silabus dan RPP
D.  SKL

19. Komponen rancangan pelaksanaan pembelajaran terdiri dari....
A.  Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
B.  Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, indikator,materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
C.  Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, sumber belajar, media pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
D.  Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, evaluasi, langkah-langkah pembelajaran

20. Silabus dan RPP sama-sama sebagai rencana proses pembelajaran, perbedaannya adalah sebagai berikut:
A. Silabus berisi kompetensi dasar sedangkan rpp mengarahkan kegiatan belajar untuk mencapai kompetensi dasar
B.  Silabus bersumber dari standar isi dan standar lulusan, sedangkan RPP bersumber dari standar kompetensi lulusan
C.  RPP dibuat oleh setiap guru, sedangkan silabus dibuat oleh tim guru
D.  RPP dan silabus keduanya disusun oleh setiap satan pendidikan.

21. Salah satu prinsip dalam penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah
A.  Materi atau bahan ajar berbasis kompetensi
B.  Pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik
C.  RPP bersumber dari silabus
D.  Alokasi waktu sesuai dengan jadwal pada setiap satuan pendidikan

22.Perhatikan beberapa komponen dari RPP untuk mata pelajaran bahasa Indonesia adalah sebagai berikut ......
1)        Kompetensi dasar :Mengenal kegiatan bermusyawarah
2)        Indikator : menyebutkan dua ciri kegiatan bermusyawarah
3)        Tujuan Pembelajaran : setelah pelaksanaan pemilihan ketua kelas siswa dapat menyebutkan dua ciri kegiatan musyawarah dengan benar
Berdasarkan komponen-komponen RPP tersebut prinsip digunakan adalah....
A.  Memberikan umpan balik dan tindak lanjut
B.  Mendorong partisipasi aktif peserta didik
C.  Memperhatikan perbedaan individu peserta didik
D.  Keterkaitan dan keterpaduan

23. Benjamin S. Bloom mengembangkan ranah kognitif dengan urutan berikut:
A.   ingatan; pemahaman, analisis, aplikasi, sintesis, dan evaluasi;
B.   ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, síntesis, dan evaluasi
C.   ingatan, pemahaman, síntesis, aplikasi, analsis, dan evaluasi
D.   ingatan, pemahaman, analisis, aplikasi, evaluasi, dan, síntesis.

24.  Taksonomi Anderson dan Krathwol menyempurnakan taksonomi Benjamin S. Bloom mengembangkan ranah kognitif dengan urutan berikut:
A.   ingatan; pemahaman, analisis, aplikasi, sintesis, dan evaluasi;
B.   ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, síntesis
C.   ingatan, pemahaman, síntesis, aplikasi, analsis, dan evaluasi
D.   ingatan, pemahaman, aplikasi,analisis, evaluasi, dan, mencipta.
 
25.  Model pembelajaran yang mempunyai keunggulan antara lain; berpikir dan bertindak kreatif, memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis, merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat, adalah….
A.   Role Playing
B.   Inquiry
C.   Problem Solving
D.   Picture and Picture

Kunci
1.A 2.B 3.C 4.A 5.C 6.A 7.A 8.A 9.C 10.C 11.B 12.C 13.A 14.D 15.A 16.A 17.C 18.B 19.A 20.A 21.B 22.D 23.B 24.D 25.C

Jumat, Desember 4

Hoax Berita Fenomena Geosfer di Negeri Utopis

Hoax Berita Fenomena Geosfer di Negeri Utopis

Fenomena geosfer, hmmm..nampaknya guru geografi, ahli geografi sudah biasa kali ya dengan istilah ini. Tiap hari kita belajar tentang kejadian-kejadian yang ada di geosfer.

Setiap hari fenomena geosfer terjadi dan di berita pun tiap detik mungkin berseliweran fenomena terkini. Namun apa yang salah dengan fenomena tersebut?.
 
Coba perhatikan, kini fenomena geosfer seolah-olah berdusta pada publik padahal sejatinya mereka tidak pernah berdusta. Semua karena ulah manusia.
 
Manusia kini sudah tidak peduli lagi dengan kejujuran, dan yang penting adalah untung di mata kapitalis. Maksudnya apa sih, saya gak ngerti?.
 
Coba perhatikan salah satu fenomena berikut ini!
Pembodohan publik lewat gambar

Beberapa hari ini Gunung Semeru di Jawa Timur sedang erupsi dan itu adalah kenyataan atau fakta. Akan tetapi ada yang salah dalam penyajian fenomena kepada publik oleh media.

Screenshoot gambar atau thumbnail yang ditampilkan adalah erupsi gunung lain yang lebih dahsyat. Padahal erupsi Semeru gak gitu-gitu amat.

Gambar yang diberitakan oleh beberapa (ingat ya beberapa) media online diatas dengan gambar erupsi dahsyat adaah Gunung Sakurajima di Jepang.

Masyarakat kita yang umumnya masih awam tentu akan cepat percaya lalu share info tersebut. Inilah yang diinginkan kaum kapitalis. Membodohi masyarakat dengan gambar bohong agar terkesan bombastis lalu kliknya banyak.

Negara ini memang darurat pers, semua berlomba membangun kebohongan bahkan fenomena geosfer pun dibuat seolah-olah berbohong seperti pejabat-pejabat politik yang hobi berbohong kepada rakyatnya.

Inilah krisis yang terjadi di media kita sekarang, menghalalkan segara cara untuk meraup untung. Alangkah baiknya jika memang negara ini ingin maju yaitu dengan menginformasikan berita yang real secara keseluruhan tanpa ada sedikitpun pembohongan baik dari sisi gambar.

Saya merasa kejujuran yang selalu ditanamkan guru di sekolah seolah-olah tidak berarti dengan pola-pola berita yang setiap hari terjadi seperti ini. Jadi bohong rasanya jika negara ingin maju tapi media-media tetap membodohi publik.

Sekarang adalah jamannya tampilan lebih utama dibanding isi. Jadi jangan heran jika peradaban masyarakat semakin bodoh jika pola-pola pembohongan seperti ini selalu terjadi. Salam reformasi pemberitaan.

Kunci Evaluasi Erlangga Bab Dinamika Litosfer dan Dampaknya Bagi Kehidupan

Kunci Evaluasi Erlangga Bab Dinamika Litosfer dan Dampaknya Bagi Kehidupan

Halo kawan-kawan sekalian kali ini kita akan coba berikan lagi contoh kunci jawaban evaluasi buku erlangga geografi kelas 10 bab dinamika litosfer.

Litosfer adalah lapisan kerak bumi yang terdiri atas kerak benua dan kerak samudera. Kerak benua tersusun atas silikon aluminium dan kerak samudra tersusun atas silikon magnesium.

Seiring waktu permukaan kerak bumi terus mengalami perubahan karena pengaruh gaya endogen dan gaya eksogen.

Dinamika litosfer dibangun oleh tenaga vulkanisme, tektonisme, pelapukan, erosi, sedimentasi dan tenaga ekstraterestrial.
 
Silahkan cek kunci jawaban evaluasi berikut ini, jangan lupa untuk selalu membaca materi sebelum menjawab soal. Jangan terlalu percaya 100 persen kunci jawaban ini, cek dan ricek terlebih dahulu.

Kunci jawaban evaluasi erlangga
Bagian A
1. B 2.B 3.C 4.A 5.A 6.E 7.D 8.B 9.B 10.A 11.A 12.C 13.D 14.C 15.B 16.C 17.D 18.B 19.A 20.D
 
Bagian B
1. slenk dan graben
2.  ngarai
3. erupsi
4. endogen
5. angin
6. tengah
7. O
8. aluvial
9. lahan potensial
10. membuat sengkedan atau terasering

Bagian C
1. Karena batuan sedimen adalah batuan beku yang keras dan mengalami pelapukan lalu ternagkut dan mengalami pengendapan di bawah tanah. Maka itu batuan sedimen ini memiliki ciri khas pada strukturnya yaitu berlapis lapis karena hasil dari proses pengendapan yang lama.

2. Sumatera adalah pulau yang memanjang dari utara ke selatan. Keunikan Sumatera adalah bagian baratnya berupa pegunungan vulkanik sementara bagian timur adalah dataran rendah dan rawa gambut.

Pulau Sumatera dibelah oleh Sesar/Patahan Semangko. Patahan Semangko ini terbentuk karena subduksi lempeng Indo Australia ke bawah lempeng Eurasia. 

3. Tsunami adalah gelombang laut tinggi yang disebabkan berbagai faktor yaitu gempa bawah laut atau longssoran erupsi gunung api laut. Indonesia rawan tsunami karena secara posisi geologis berada di zona ring of fire Pasifik.

Selain itu Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikelilingi lautan. Di selatan Indonesia terdapat zona megathrust memanjang dari Aceh sampai Flores. Gunung api yang berlokasi di laut juga berpotensi memicu tsunamis seperti erupsi Krakatau tahun 2018 yang membuat pantai Anyer luluh lantah.

4. Pemanfaatan lahan oleh manusia disesuaikan dengan kondisi lahan itu sendiri. Ada lahan yang sifatnya potensial dan ada yang tidak. Lahan potensial dapat dikelola manusia dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi kekinian. Saat ini lahan-lahan yang sifatnya lahan tidur atau tidak produktif dapat dimodifikasi manusia menjadi kawasan-kawasan terbangun.

5. Tanah terbentuk dari beberapa faktor yatu bahan induk, iklim, mahluk hidup, topografi dan waktu. Adanya berbagai perbedaan dari faktor-faktor tersebut , maka proses pelapukan dan pembentukan tanah berbeda-beda. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan jenis tanah antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Tanah yang berkembang di daerah kering seperti gurun pasir akan bertipe kering dan kasar sementara tanah yang berkembang pada wilayah basah seperti hutan tropis akan cenderung lunak dan lembab.

Rabu, Desember 2

Rangkuman Bab Dinamika Bumi Sebagai Ruang Kehidupan [Lengkap]

Rangkuman Bab Dinamika Bumi Sebagai Ruang Kehidupan [Lengkap]

Bumi adalah planet yang memiliki syarat untuk lahirnya sebuah kehidupan kompleks di alam semesta. Tidak ada planet lain yang menyamai bumi hingga kini.

Planet Bumi terbentuk sekitar 4,6 milyar tahun lalu, dimulai dari sebuah bola panas yang kemudian mendingin dan terbentuk kerak bumi.
 

Seiring pendinginan tersebut, dinamika bumi terus berlanjut mulai dari pembentukan batuan, lautan dan munculnya mahluk hidup berukuran mikro sampai raksasa.
 
Atmosfer bumi berevolusi sehingga menghasilkan variasi gas yang penting bagi kehidupan seperti oksigen, karbon dioksida, nitrogen dan lainnya. 
 
Efek rumah kaca juga membantu permukaan bumi tetap hangat sehingga kehidupan dapat terbentuk secara sempurna. 


Berikut ini rangkuman geografi kelas 10 bab dinamika bumi sebagai ruang kehidupan.

1. Jagat raya adalah suatu ruangan yang meluas ke segala arah dan tak terhingga yang tersusun atas komponen-komponen seperti energi gelap, materi gelap, galaksi, nebula, bintang, planet dan benda langit lain.

2. Teori terbentuknya jagat raya terdiri dari Teori Big Bang, Teori Osilasi dan Teori Keadaan Tetap. Teori Big Bang menyatakan jagat raya berasal dari ledakan satu titik tunggal di alam semesta.

3. Galaksi adalah kumpulan sistem perbintangan di alam semesta yang memiliki bentuk dan berotasi. Bentuk galaksi diantaranya spiral, spiral palang, elips dan tak beraturan.

4. Teori terbentuknya tata surya terdiri dari Teori Nebula, Teori Planetesimal, Teori Pasang Surut, Teori Bintang Kembar, Teori Protoplanet dan Teori Kuiper.

5. Matahari adalah sumber energi tata surya yang terdiri atas inti matahari, fotosfer, kromosfer, korona, zona konveksi,  dan zona radiasi.

6. Planet adalah benda langit yang mengorbit matahari di tata surya dengan lintasan elips dan arah yang sama.

7. Sistem tata surya terdiri atas matahari, planet, satelit, asteroid, komet dan debu kosmik.

8. Planet dalam tata surya terdiri atas merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus.

9. Rotasi adalah perputaran bumi/planet pada porosnya sementara revolusi bumi adalah perputaran bumi/planet mengelilingi matahari.

10. Periode rotasi bumi dalah 23 jam 56 menit dan periode revolusi bumi adalah 365 hari 6 jam 9 menit dan 10 detik.

11. Dampak rotasi bumi adalah peredaran semu harian benda langit, adanya siang malam, perbedaan waktu dan pembelokan angin.

12. Dampak revolusi bumi adalah gerak semu tahunan matahari, perbedaan lama siang dan malam, perubahan musim dan perubahan rasi bintang.

13. Perkembangan kehidupan di bumi terbagi atas zaman arkaekum, paleozoikum, mesozoikum dan kenozoikum.

14. Teori perkembangan bumi diantaranya teori apungan benua, teori kontraksi, teori laurasia gondwana dan teori lempeng tektonik.

15. Batas lempeng tektonik terdiri atas zona konvergen, divergen dan transform. Pergerakan lempeng disebabkan arus konveksi magma di lapisan mantel bumi.

16. Batas lempeng konvergen menghasilkan fenomena pegunungan api, palung, melange dan zona subduksi. Indonesia berada di zona subduksi lempeng Eurasia-Indo Australia-Pasifik.


17. Batas lempeng divergen menghasilkan pematang tengah laut atau mid ocean ridge. Zona divergen diantaranya patahan afrika timur dan mid atlantic ridge.

18. Batas lempeng transform menghasilkan sesar atau patahan. Zona patahan di Indonesia diantaranya sesar sumatra, sesar lembang dan sesar palukoro.
Perkembangan dinamika litosfer

Gambar: Britannica

Selasa, Desember 1

Sinetron Covid-19 Indonesia Lain Daripada Yang Lain

Sinetron Covid-19 Indonesia Lain Daripada Yang Lain

Rasanya sudah jengah sekali ya kita mendengar berita di televisi atau medsos tentang Covid-19 yang tidak ada ujungnya. Sudah hampir setahun serangan virus ini melanda dunia dan belum ada tanda akan berhenti ke keadaan normal.

Apalagi di Indonesia, cerita covid seperti sinteron indosiar yang heboh bukan main. Saya akan coba review sedikit aja deh terkait sinetron ini daripada gak nulis apa-apa.

Bermula di awal tahun, berita serangan virus Corona yang melanda kota Wuhan mulai merebak. Ribuan orang terpapar dan pemerintah Cina langsung seketika itu menutup alias lock down Wuhan untuk antisipasi virus menyebar.

Namun nampaknya virus telah menyebar sebelum pergantian tahun ke semua penjuru bumi. Alhasil negara-negara lain mulai dilanda pandemi dengan cepat.

Lalu gimana dengan Indonesia?. Kita mah masih santuy coy, bandara masih dibuka dan pejabat negara masih santuy karena belum ada kasus terdeteksi. Sampai beberapa bulan belum ada kasus, salah satu menteri juga bilang bahwa masyarakat kita kebal atau apalah gitu.

Eh pas bulan Maret akhirnya kasus 01 mulai terdeteksi lalu disusul ada karantina awak kapal pesiar dari Cina yang diberitain heboh banget sampai live di TV.
 
Setelah itu masyarakat panik dan mulai memburu masker. Mulai dah muncul mafia masker, sampai-sampai harga masker di pasaran udah gak karu-karuan. Edan.
 
Masyarakat mulai belanja skala besar, bawa karung ke supermarket buat persediaan di rumah. Udah mulai chaos aja ini negara.

Lanjut selang beberapa minggu kemudian, presiden tampil di televisi dan menyatakan bahwa virus Corona tidak berbahaya jadi masyarakat gak usah panik. Weleh hingga saat ini juga udah puluhan ribu orang mati pak!.
 
Habis itu muncul dokter influencer berinisial T yang heboh dengan postingan yang menggebu-gebu dan tampil spartan dengan meminta pemerintah untuk lock down seperti negara lain.
Presiden nampaknya masih bingung, dikarantina /lock down ntar ekonomi gak berjalan. Mau ngasih pakan ke rakyat juga duitnya tekor. Jadi labil nih, akhirnya munculah istilah PSBB dan nanti disusul PSBM dan apalagi ya nanti mungkin PSSI, Persib, PSMS atau apalah...he (bercanda).

Waktu berjalan dan grafik case Covid terus menanjak khususnya di wilayah Jakarta. Masyarakat dilarang mudik saat lebaran meski bisa kucing-kucingan juga.
 
Kegiatan sekolah juga dirubah menjadi pembelajaran jarak jauh alias daring dan tidak boleh ada pembelajaran tatap muka.

Pemerintah lalu membentuk satgas Covid yang tiap sore hari ngumumin jumlah infeksi baru. Nampkanya tayangan ini punya rating paling tinggi. Pantesan bayak iklan.

Akhirnya setelah beberapa bulan, bosan juga dan pemerintah tidak lagi mengumukan via televisi terkait penambahan case covid. Jadi berita covid banyak beralih ke kanal-kanal medsos untuk melihat perkembangannya atau lihat web pemerintah langsung.

Lanjut, waktu berjalan dan tenaga kesehatan sudah banyak gugur begitupun pasien covid. Presiden makin cemas tapi kayaknya masyarakat ga cemas juga. 

PSBB kemudian berevolusi menjadi new normal. Weleh padahal kasus covid masih gitu-gitu aja. Masyarakat seolah bereforia. Kantor-kantor mulai buka meski dijadwal dan beberapa pasar dan pusat perbelanjaan mulai dibuka dengan protokol ketat katanya.

Eh, selang beberapa minggu case Covid mulai naik tajam lagi dan Jakarta melakukan rem darurat karena ketersediaan kamar isolasi dikhawatirkan overload.

PSBB kembali diketatkan dan jadwal transportasi di Jakarta mulai dikurangi. Alhasil penyebaran wabah bisa ditekan selang beberapa minggu kemudian.
 
Momen kerumunan ekstrim terjadi saat demo buruh gara-gara disahkannya UU Omnisbuslaw.

Menjelang akhir tahun pilkada tetap digelar dan para paslon malah membuat kerumunan saat pendaftaran begitupun saat kampanye. Pejabatnya juga ternyata sama saja gak tahu diri.
 
Belum sampai disitu, salah satu tokoh agama kharismatik HRS pulang kampung dan membuat kerumunan luar binasa di bandara sampai menggelar acara hajatan.

Gile, gak mikir dan gak punya empati apa ya?. Sekelas tokoh panutan tapi tidak punya critical thinking, sori ya ini jujur-jujuran aja.

Lalu berita televisi dan medsos mengerucut ke kerumunan HRS tadi sampai-sampai menjadi trending (hingga kini). Mulai dari drama masuk rumah sakit, kabur lewat belakang, gak mau SWAB dan lainnya.

Sekarang gubernur DKI dan wagub juga kena covid sama dengan gubernur dan pejabat lainnya yang sudah terkena lebih dahulu. Lalu apakah masyarakat itu hanya tinggal menunggu giliran saja untuk terinfeksi?.
 
Bicara tentang vaksin, beritanya udah heboh dari pertengahan tahun dan sampai sekarang masih belum jelas. Rakyat kita nampaknya beranggapan bikin vaksin sama kaya bikin mie rebus kali ya?.

Ah, sudahlah memang negeri ini beda dari yang lain. Kita tunggu saja akhir dari cerita Covid ini dan semoga badai pademi ini segera hilang dan kita kembali hidup dengan normal se normal normalnya.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close