Guru Geografi | Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...

Senin, Juli 25

Capaian Pembelajaran (CA) Geografi Fase F Kelas 11

Capaian Pembelajaran (CA) Geografi Fase F Kelas 11


Setelah sebelumnya kita melihat capaian pembelajaran geografi fase E, maka kini kita akan lihat capaian belajaran di fase F kelas 11.

Capaian Pembelajaran Umum
Pada akhir fase F peserta didik mampu mengembangkan pertanyaan tentang karakteristik wilayah dengan aktivitas tertentu akibat perubahan fisik dan sosial, berupa Posisi Strategis, Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Dunia, Kebencanaan dan Lingkungan Hidup, Kewilayahan dan Pembangunan, serta Kerjasama antar Wilayah, mampu mengolah informasi karakteristik wilayah, mampu menganalisis aktivitas tertentu akibat perubahan fisik dan sosial berdasarkan pengamatan terencana dengan memanfatkan penggunaan peta, melalui pengamatan, kegiatan penelitian sederhana, mampu memprediksi perubahan kondisi alam dan sosial, dan mampu memaparkan hasil penelitian/projek tentang wilayah berupa keunggulan posisi strategis, sumber daya alam ataupun kebencanaan wilayah di Indonesia dengan memanfaatkan peta (tabel, data, dan lain-lain) dan pemanfaatan teknologi SIG, mampu memprediksi ide solusi perkembangan wilayah, posisi strategis, sumber daya, dan kebencanaan di Indonesia. 

Peserta didik mampu menganalisa perkembangan desa kota dalam konteks perkembangan wilayah dan kerjasama antar wilayah dalam bentuk projek terencana, mampu menganalisa data spasial dan numerik yang diperoleh dari berbagai metode tentang pengaruh pengembangan wilayah Indonesia dan kerjasama dengan negara-negara di sekitar atau dunia. Peserta didik mampu mengevaluasi fakta kerjasama antar wilayah dan menyajikannya dalam sebuah laporan sederhana. 

Capaian Pembelarajan Per Elemen

Pemahaman Geografi
Pada akhir fase, peserta didik terampil dalam membaca dan menuliskan tentang Posisi Strategis, Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Dunia, Kebencanaan dan Lingkungan Hidup, Kewilayahan dan Pembangunan, serta Kerjasama antar Wilayah. Peserta didik mampu menyampaikan mengomunikasikan ide antar mereka, dan mampu bekerja secara kelompok atau pun mandiri dengan alat bantu hasil produk sendiri berupa peta atau alat pembelajaran.

Keterampilan Proses
Pada akhir fase, peserta didik mampu mengidentifikasi, memahami, mengolah dan menganalisis, serta mengevaluasi secara keruangan tentang Posisi Strategis, Pola Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Dunia, Kebencanaan dan Lingkungan Hidup, Kewilayahan dan Pembangunan, serta Kerjasama antar Wilayah, memaparkan ide, dan memublikasikannya.

Minggu, Juli 24

Pembahasan OSP Geografi 2018 No 11-15

Pembahasan OSP Geografi 2018 No 11-15


Halo teman-teman pejuang OSN Geografi, lanjut lagi ya kita bahas kunci soal OSP tahun 2018 buat kalian. Jangan lupa untuk share postingan ini ke grup teman-teman kalian.

11. Indonesia merupakan daerah yang sangat berpotensi dalam pengembangan energi terbarukan panas bumi, namun pemanfaatan sumber daya ini sangat sulit dilakukan apabila ditinjau dari kondisi geografis Indonesia karena ....
a. biaya perekayasaan yang sangat besar dalam mengembangkan dan membangun infrastruktur yang baru di Indonesia
b. kesulitan teknologi dalam mendeteksi titik-titik potensial panas bumi untuk dikembangkan sebagai sumber energi pembangkit listrik
c. jumlah potensi panas bumi Indonesia besar, namun tersebar di banyak titik sehingga tidak banyak titik yang bersifat ekonomis untuk dikembangkan sebagai sumber pembangkit listrik
d. sumber daya manusia yang yang masih tidak terlalu tinggi sehingga pembangkit listrik yang ada rentan terhadap bencana yang disebabkan kesalahan manusia
e. kondisi wilayah aglomerasi potensial panas bumi yang ada di pulau-pulau tertentu sehingga tidak dapat terjadi pemerataan energi di Indonesia

Kunci
Nah disini lihat kata kunci di soal, yang ditanya kan dari sisi geografis. Jadi pengembangan geotermal itu sulit karena hambatan geografis. Ingat geografi ingat prinsip distribusi yaitu ada di opsi C. Potensi geotermal itu emang banyak, tapi potensi itu bukan berarti bisa dieksploitasi semua ya gaes.

Hanya wilayah vulkanik bertipe mangkok atau cekungan yang bisa dieksplorasi dan dieksploitasi untuk menjadi pembangkit geotermal. Emangnya ada pembangkit di dekat gunung api strato?. Kan engga gitu juga ya. Kita secara geologi emang potensial karena ada di ring of fire, tapi gak semua titik itu bisa buat dijadikan pembangkit geotermal. Coba cari jurnal tentang energi geotermal di Indonesia.

12. Pernyataan berikut ini yang benar terkait viskositas magma, kecuali ...
a. sering ditemukan lava dengan viskositas rendah di dasar samudera Atlantik
b. viskositas magma sangat dipengaruhi oleh kandungan gas dan temperatur magma
c. viskositas magma merupakan tingkat kemudahan magma untuk bergerak/mengalir ke tempat lain
d. magma yang viskositasnya rendah akan cenderung menghasilkan gunung api tipe perisai
e. magma yang viskositasnya tinggi akan cenderung menghasilkan gunung api tipe strato

Kunci
Viskositas magma itu kan kekentalan magma ya gaes. Semakin tinggi viskositas maka tipe magma menjadi kental, sebaliknya makin rendah maka makin encer. Magma kental cenderung andesit kalau magma encer cenderung basaltik (seperti dari zona hot spot atau divergen). 

Viskositas magma juga dapat berarti kekentalan atau kecenderungan magma untuk tidak mengalir. Viskositas bergantung pada komposisi/kandungan kristal, gelembung, gas (H₂O), serta temperatur dan tekanan.

Berarti yang salah adalah opsi C.

13. Beberapa contoh morfologi yang terbentuk pada kawasan geomorfologi karst adalah mogote, kerucut karst, dan menara karst. Pernyataan berikut yang tidak tepat adalah ...
a. mogote dan menara karst biasanya dikelilingi oleh dataran aluvial
b. mogote dan menara karst sama-sama terpisah satu sama lainnya
c. kerucut karst menandakan pelarutan di daerah lembahnya belum terlalu intensif, jika dibandingkan dengan mogote dan menara karst
d. kerucut karst memiliki lereng yang lebih terjal dibandingkan dengan menara karst
e. morfologi kerucut karst, menara karst dan mogote dapat dijadikan sebagai objek geowisata

Kunci
Morfologi karst sangat bervariatif mulai yang berukuran minor sampai mayor. Kerucu krast adalah Bukit Karst yang berbentuk kerucut dan berlereng terjal dan dikelilingi oleh depresi/bintang (Bloom, 1979). Menara Karst adalah Bukit sisa pelarutan dan erosi berbentuk menara dengan lereng yang terjal, tegak atau menggantung, terpisah satu dengan yang lain dan dikelilingi oleh dataran alluvial. Mogote adalah Bukit terjal yang merupakan sisa pelarutan dan erosi, umumnya dikelilingi oleh dataran alluvial yang hampir rata (Flat).

Semua objek tadi bisa jadi daya tarik wisata ya gaes. Yang salah tu opsi D, karena menara karst itu lerengnya lebih terjal bahkan tegak. Cek gambar di bawah. Untuk gambar ornamen karst lain silahkan cari di google ya.
[kiri ke kanan] mogote, kerucut karst, menara karst


14. Berikut ini pernyataan yang salah tentang jenis pola aliran sungai dan kontrol litologinya adalah ...
a. pola aliran dendritik dikontrol oleh litologi batuan yang bersifat homogen
b. pola aliran trellis dikontrol oleh struktur geologi sesar
c. pola aliran annular biasanya ditemukan pada morfologi kubah
d. pola aliran paralel terbentuk pada lereng yang sangat curam/terjal
e. pola aliran radial mengalir dari suatu puncak tinggian ke daerah lembah yang lebih rendah

Kunci
Yang salah itu yang B. Trelis itu adalah di zona lipatan bukan sesar. Kalau sesar itu patahan maka akan bertipe rektangular harusnya.

15. Perbedaan yang benar antara parabolic dune, barchan dan seif adalah ...

Kunci
Gumuk pasir atau sand dune itu dipengaruhi oleh kondisi arah angin, kecepatan angin dan banyaknya material pasir yang dihempaskan. 

Parabolic dune itu bentuk sayapnya searah arah angin berasal. Barchan itu bentuk sayapnya berlawanan dengan arah angin. Seif itu gumuk pasir barchan namun sayapnya mengalami perpanjangan. Gambar-gambarnya lihat di bawah ini.
kiri ke kanan: barchan, seif, parabolic dune

Lanjut: Soal No 16-20 (on progress)
Contoh Soal Asesmen Formatif Geografi Fase E Kelas 10 [Konsep Geografi]

Contoh Soal Asesmen Formatif Geografi Fase E Kelas 10 [Konsep Geografi]

Yuk kawan kita coba berlatih contoh soal asesmen formatif atau latihan atau ulangan, apa lah istilahnya sama saja pokonya.

Kita coba bahas soal geografi fase E ya, dimana ada beberapa tipe soal yang digunakan jadi bukan hanya pilihan ganda tunggal saja. Jangan lupa share ke teman-teman lain.

1. Banjir rob akibat aktivitas pasang surut air laut, mulai mengancam wilayah pesisir utara Jawa seperti Semarang, Pekalongan dan Jakarta. Dalam geografi, fenomena tersebut salah satu contoh aspek ….
a. sosial
b. kewilayahan
c. fisik
d. keruangan
e. ekologi

Kunci: C
Banjir rob itu kan dipicu oleh naiknya muka air laut karena bulan purnama, atau ada anomali atmosfer dan lainnya. Jadi fenomena tersebut adalah fenomena alam (aspek fisik).

2. Geografi memiliki objek material yang dinamakan geosfer. Sistem geosfer meliputi lapisan berikut ini, kecuali ....
a. atmosfer
b. litosfer
c. kriosfer
d. antroposfer
e. eksosfer

Kunci: E
Objek material geografi adalah geosfer yang terdiri atas atmosfer (lapisan udara), litosfer (lapisan batuan), biosfer (lapisan kehidupan), hidrosfer (lapisan air), kriosfer (lapisan es), antroposfer (lapisan manusia). Eksosfer adalah batas luar angkasa.

3. Pilihlah pernyataan berikut yang tergolong dalam prinsip distribusi!
a. Indonesia termasuk pada area Coral Reef Triangle, yaitu berada di Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Pulau Papua.
b. Energi terbarukan yang sedang dikembangkan di Indonesia di antaranya adalah tenaga surya, geothermal, dan bioenergy.
c. Beberapa titik langganan kemacetan saat mudik lebaran, yaitu Simpang Gadog, Pintu Tol Cileunyi, dan Jembatan Cadas Pangeran.
d. Penyebab gempa adalah erupsi gunung api, gerakan lempeng dan longsoran.

Kunci
Kalau prinsip distribusi pokonya harus ada sebaran lokasi, jadi yang benar adalah a dan c.

4. Ikatan Geografi Indonesia menyepakati 10 konsep geografi dalam kehidupan. Contoh penerapan konsep morfologi adalah ....
a. Indonesia terletak diantara dua benua dan dua samudera
b. wilayah Indonesia Timur terdiri atas Sulawesi, Maluku dan Papua
c. wilayah Dieng termasuk daerah plato
d. pemukiman Way Rebo di Flores berbentuk melingkar
e. pembangunan tol trans Jawa meningkatkan ekonomi pesisir Jawa

Kunci: C
Morfologi itu kondisi bentuklahan permukaan bumi, jadi opsi C yang benar.

5. Perhatikan pernyataan berikut.
1. Penumpukan penumpang saat mudik terjadi terminal Kalideres
2. Candi Borobudur dinobatkan sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO.
3. Banjir rob terjadi di Semarang karena anomali cuaca atas Laut Jawa.
4. Letusan Gunung Anak Krakatau menyebabkan longsoran dan tsunami di Anyer.
5. Citayam Fashion Week menyebabkan kepadatan lalu lintas di Sudirman.
Berdasarkan pernyataan di atas, yang menjadi contoh aspek sosial, yaitu ditunjukkan oleh nomor ….
a. 1, 2, 5
b. 1, 2, 3
c. 1, 3, 5
d. 3, 4, 5
e. 2, 3, 4

Kunci: A
Aspek sosial itu berkaitan dengan gejala atau fenomena manusia, jadi pastinya opsi 1, 2, dan 5 yang tepat.

6. Perhatikan gambar!
Tunisia adalah sebuah negara yang terletak di bagian utara benua Afrika. Negara yang secara astronomis berada di antara 30°-38°LU dan 7°-12°BT . Berdasarkan lokasi absolut tersebut, Tunisia masuk kategori iklim ...
a. tropis
b. subtropis
c. sedang
d. kutub
e. dingin

Kunci
Jika dilihat batas iklim matahari pada gambar, maka posisi Tunisia lebih tepat ke dalam kategori iklim sedang.

7. Perhatikan infografis di bawah!
Sumber: 
https://img.inews.co.id/media/822/files/inews_new/2021/12/20/infografis_bencana_di_indonesia_sepanjanga_2021.jpg

Berdasarkan inforgrafis di atas, terdapat tiga jenis bencana yang paling sering terjadi di Indonesia pada tahun 2021, yaitu bencana banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor yang secara tidak langsung memberikan dampak lebih banyak dibandingkan bencana lain. Cocokkan solusi-solusi berikut ini dengan ketiga bencana tersebut agar dampak yang ditimbulkan dapat berkurang.

a. Menanam vegetasi keras di sepanjang perbukitan
b. Merevitalisasi drainase di jalanan perkotaan dan perumahan
c. Memasang penangkal petir di pemukiman dan gedung pencakar langit
d. Membuat terasering pada lahan pesawahan 
e. membangun tanggul di bantaran sungai kota

Kunci
a. Menanam vegetasi keras di sepanjang perbukitan>>>longsor
b. Merevitalisasi drainase di jalanan perkotaan dan perumahan>>banjir
c. Memasang penangkal petir di pemukiman dan gedung pencakar langit>>cuaca ekstrim
d. Membuat terasering pada lahan pesawahan >>longsor
e. Membangun tanggul di bantaran sungai kota>>banjir

8. Bacalah wacana berikut!

Kondisi Wilayah Permukiman Kumuh di Kota Bandung Memprihatinkan

Pada artikel kali ini, saya akan membahas mengenai permasalahan pada pemukiman kumuh khususnya di daerah Kota Bandung. Seperti kita ketahui bahwa kota Bandung merupakan kota wisata, kota di mana menjadi objek kunjungan bagi wisatawan baik luar negeri maupun dari Indonesia itu sendiri. 

Nah, lantas apakah kota Bandung sudah dikatakan baik untuk tata kota atau pun tata wilayahnya. Dalam pertumbuhan permukiman kumuh merupakan sebuah tantangan urbanisasi saat ini. Permukiman yang kumuh ditandai dengan keterbatasan infrastruktur dasar dalam permukiman, salah satunya adalah tidak tersedianya infrastruktur pengelolaan persampahan yang memadai selain itu juga kurang perhatian pemerintah mengenai operasional drainase, integrase limbah kota dengan IPAL, layanan air bersih serta ketersediaan air baku juga menjadi perhatian. Kota Bandung juga sebagai bagian dari kota metropolitan yang tidak luput dari tantangan ini.

Kota Bandung diketahui memiliki wilayah kumuh terbesar di Provinsi Jawa Barat. Dari total 151 kelurahan yang ada di Kota Bandung, terdapat 121 kelurahan yang masuk kategori kumuh. Menurut SK Walikota Nomor 648/Kep.286-distarcip/2015 diketahui bahwa kawasan kumuh di Kota Bandung mencapai 1.457,45 hektar yang tersebar di seluruh daerah. 

Ada 3 daerah yang memiliki wilayah kumuh, yaitu Kelurahan Tamansari (kumuh berat), Kelurahan Babakan Ciamis (kumuh sedang), dan Kelurahan Cihaurgeulis (kumuh ringan). Terdapat sebuah fenomena yang mencuri perhatian pemerintah yakni urbanisasi. Urbanisasi merupakan perpindahan masyarakat dari pedesaan ke wilayah perkotaan sehingga memiliki harapan bahwa perekonomian kehidupannya jauh lebih baik. 

Namun pada kenyataannya, hal itu belum tentu terjadi bahkan banyak yang justru terjebak dengan hiruk pikuk kehidupan di perkotaan. Sehingga terjadi banyak kesenjangan sosial pada masyarakat. Namun demikian, pertumbuhan penduduk perkotaan yang pesat tidak diiringi dengan kemampuan pemerintah kota dalam menyediakan fasilitas bermasyarakat. Hal ini kemudian yang menyebabkan tumbuhnya permukiman kumuh.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Bandung, pada tahun 2018 Kota Bandung memiliki 2.452.179 penduduk. Jumlah ini meningkat pada tahun 2019 dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,01 sehingga menjadi 2.480.464 jiwa. Kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar adalah Kecamatan Babakan Ciparay dengan jumlah penduduk sebesar 137.077 jiwa. Sementara itu, Kecamatan Cinambo menjadi kecamatan dengan jumlah penduduk terkecil, yakni sejumlah 24.812 jiwa. Adapun kecamatan dengan kepadatan penduduk tertinggi adalah Kecamatan Bojongloa Kaler dimana kepadatan penduduknya mencapai 39.572,76 jiwa per km persegi.

Secara umum, status kepemilikan bangunan tempat tinggal di Kota Bandung dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu milik sendiri, sewa/kontrak, dan lainnya. Berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Barat, status kepemilikan bangunan tempat tinggal milik sendiri pada tahun 2018 sebesar 74,16% dan kemudian meningkat pada tahun 2019 menjadi 78,87%.  Sementara itu persentase status kepemilikan bangunan tempat tinggal sewa/kontra dan lainnya mengalami penurunan.

Sumber: 
https://www.kompasiana.com/ananda27833/61939599c26b77404f6d42f2/kondisi-wilayah-permukiman-kumuh-di-kota-bandung-memprihatinkan

Pilihlah pernyataan yang benar atau salah sesuai wacana di ata terkait kondisi pemukiman kumuh di kota Bandung!
a. Permukiman yang kumuh ditandai dengan keterbatasan infrastruktur dasar dalam permukiman 
b. Terdapat kurang dari 100 kelurahan di Bandung yang masuk kategori kumuh 
c. Urbanisasi yangmasif memicu kesenjangan sosial di kota Bandung 
d. Laju pertumbuhan penduduk di kota Bandung pada tahun 2019 di atas 0,02 persen. 
e. Status kepemilikan bangunan di ktoa Bandung meingkat > 5% dari tahun 2018 ke 2019. 
Kunci
a. benar
b. salah
c. benar
d. salah
e. salah

9. Perhatikan penyataan berikut !
1)   Persamaan dan perbedaan gejala geosfer
2)   Pemetaan dalam suatu wilayah
3)   Konteks keruangan dan kewilayahan
4)   Pendekatan sosial budaya
5)   Interaksi manusia dengan lingkungan
Pernyataan di atas yang merupakan hakikat geografi adalah ….
A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 5
C. 2, 3, 5
D. 2, 4, 5
E. 3, 4, 5

Kunci
Hakikat geografi adalah pengertian geografi yaitu 1, 3 dan 5. Ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.

10. Terlambatnya pengiriman bantuan untuk sampai ke wilayah bencana tsunami di Aceh karena kerusakan sarana-prasarana perhubungan, dalam kajian Geografi merupakan contoh konsep....
A.   lokasi
B.   morfologi
C.   jarak
D.   diferrensiasi area
E.    keterjangkauan

Kunci
Pernyataan pada soal termasuk konsep aksesibilitas.

Sabtu, Juli 23

Capaian Pembelajaran (CA) Geografi Fase E Kelas 10

Capaian Pembelajaran (CA) Geografi Fase E Kelas 10


Dalam kurikulum merdeka ada perubahan istilah yang terkait kegiatan pembelajaran, salah satunya adalah Capaian Pembelajaran (CA). Capaian pembelajaran (learning outcomes) adalah suatu ungkapan tujuan pendidikan, yang merupakan suatu pernyataan tentang apa yang diharapkan diketahui, dipahami, dan dapat dikerjakan oleh peserta didik setelah menyelesaikan suatu periode belajar. 

Capaian pembelajaran adalah kemampuan yang diperoleh melalui internalisasi pengetahuan, sikap,
keterampilan, kompetensi, dan akumulasi pengalaman kerja. Istilah capaian pembelajaran kerapkali digunakan bergantian dengan kompetensi, meskipun memiliki pengertian yang berbeda dari segi ruang lingkup pendekatannya. Allan dalam Butcher (2006) menjelaskan bahwa banyak terminologi digunakan untuk menjelaskan educational intent, di antaranya adalah; learning outcomes; teaching objectives;
competencies; behavioural objectives; goals; dan aims.

Berikut ini capaian pembelajaran geografi fase E dalam kurikulum merdeka yang dilansir dari kemedikbud.go.id.

Capaian Pembelajaran Umum
Di Akhir fase E, peserta didik mampu memahami Konsep Dasar Ilmu Geografi, Peta/Penginderaan jauh/GIS, Penelitian Geografi, dan Fenomena Geosfer, mampu mencari/mengolah informasi tentang keberagaman wilayah secara fisik dan sosial, mampu menganalisa wilayah berdasarkan ilmu pengetahuan dasar geografi, karakter fisik dan sosial wilayah (lokasi, keunikan, distribusi, persamaan dan perbedaan, dan lain-lain). Peserta didik mampu menguraikan permasalahan yang timbul dalam fenomena geosfer yang terjadi dan memberikan ide solusi terbaik untuk menghadapinya. Peserta didik mampu mengomunikasikan/ memublikasikan hasil penelitian dalam berbagai media.

Capaian Pembelajaran per Elemen

Pemahaman Geografi
Pada akhir fase, peserta didik terampil dalam membaca dan menuliskan tentang Konsep Dasar Ilmu Geografi, Peta, Penelitian Geografi dan Fenomena Geosfer. Peserta didik mampu menyampaikan, mengomunikasikan ide antar mereka, dan mampu bekerja secara kelompok atau pun mandiri dengan alat bantu hasil produk sendiri berupa peta atau alat pembelajaran lainnya.

Keterampilan Proses
Pada akhir fase, peserta didik mampu mengidentifikasi, memahami, berpikir kritis, dan menganalisa secara keruangan tentang Konsep Dasar Ilmu Geografi, Peta, Penelitian Geografi dan Lingkungan Geosfer, memaparkan ide, dan memublikasikannya di kelas atau pun media lain.
Rasional, Tujuan, Karakteristik Mata Pelajaran Geografi Kurikulum Merdeka

Rasional, Tujuan, Karakteristik Mata Pelajaran Geografi Kurikulum Merdeka


Kali ini kita akan melihat seperti apa karakteristik mata pelajaran geografi pada kurikulum merdeka. Setiap guru geografi wajib paham agar mampu merancang tujuan pembelajaran dengan baik nantinya.

Rasional
Sains membantu peserta didik menumbuhkan keingintahuannya terhadap fenomena alam semesta yang terjadi. Keingintahuan ini dapat memacu peserta didik untuk memahami bagaimana alam semesta bekerja melalui pendekatan-pendekatan empiris yang dapat dipertanggung jawabkan. Pemahaman ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan rekayasa sehingga tercipta teknologi yang dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dunia secara berkelanjutan. 

Prinsip-prinsip dasar metodologi ilmiah dalam pembelajaran sains akan melatih sikap ilmiah yang melahirkan kebijakan dalam diri peserta didik. Hal ini sesuai dengan konsep Pelajar Pancasila tentang Bernalar kritis.

Geografi adalah salah satu cabang dari sains, yang mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di permukaan bumi, baik secara fisik maupun yang menyangkut makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, ekologi, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.

Sementara Seminar dan lokakarya peningkatan kualitas pengajaran geografi pada tahun 1988, mendefinisikan geografi sebagai ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan atau kewilayahan dalam konteks keruangan. Belajar ilmu geografi pada dasarnya dituntut untuk dapat meneliti, menganalisis, menjelaskan, dan melukiskan tentang berbagai relasi antara manusia dengan alam sekitarnya.

Geografi mempunyai objek kajian seluruh apa yang terdapat di permukaan bumi meliputi litosfer, pedosfer, atmosfer, hidrosfer, biosfer dan antroposfer. Melalui geografi manusia mempelajari hubungan kausal berbagai gejala dan peristiwa di permukaan bumi. Belajar geografi membantu setiap orang untuk memahami kompleksitas dunia.

 Konsep dari geografi adalah menghubungkan topik-topik/fenomena/gejala alam dan sosial menjadi suatu ide yang menolong setiap individu mengenal dirinya pada wilayah tempat tinggalnya dalam skala lokal, nasional, regional hingga global yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjawab tantangan dan masalah yang terjadi di sekitar maupun di luar wilayahnya.

Bidang ilmu geografi pada dasarnya mempelajari berbagai komponen fisik muka bumi, makhluk hidup (tumbuhan, hewan dan manusia) di atas muka bumi, ditinjau dari persamaan dan perbedaan dalam perspektif keruangan yang terbentuk akibat proses interaksi dan interrelasinya. Untuk mempermudah mempelajarinya, berbagai persoalan keruangan (spatial problems) dirumuskan dalam rangkaian pertanyaan : Apa jenis fenomenanya? Kapan terjadinya? Di mana fenomena tersebut terjadi? Bagaimana dan kenapa fenomena tersebut terjadi di daerah tersebut dan tidak terjadi di daerah lainnya?

Melalui pemahaman kewilayahan, geografi menanamkan rasa cinta lingkungan dan cinta tanah air. Mempelajari geografi mengajak setiap individu menjaga dan melestarikan lingkungan sehingga dapat hidup selaras dengan alam, dapat beradaptasi dengan perubahan alam dan mengupayakan pencegahan secara individu dan komunitas dari ancaman bencana yang diakibatkan oleh alam (mitigasi bencana). Mempelajari geografi akan mengenalkan batas-batas wilayahnya (laut, udara, darat) termasuk di dalamnya potensi alam, sumber daya alam seperti potensi tanah, wisata, tambang, dan sebagainya maupun potensi sosial seperti kemajemukan sosial yang menciptakan kreativitas untuk mengembangkan potensi wilayahnya, juga semangat mempertahankan wilayahnya dari ancaman luar.

Secara teoritis, dalam menelaah suatu persoalan keruangan, geografi memiliki tiga pendekatan utama yaitu (1) analisis spasial, (2) analisis ekologis dan (3) analisis komplek regional sebagai gabungan dari pendekatan (1) dan (2). Pendekatan ke tiga merupakan cara yang lebih tepat digunakan untuk menelaah fenomena geografis yang memiliki tingkat kerumitan tinggi karena banyaknya variabel pengaruh dan dalam lingkup multi dimensi (ekonomi, sosial, budaya, politik dan keamanan). Salah satu contoh adalah telaah tentang pengembangan wilayah, analisa kebencanaan dan lainnya.

Geografi sebagai mata pelajaran di persekolahan menjadi sangat penting yang dapat memberikan sumbangsih dalam mengatasi permasalahan lokal regional maupun dunia, serta membentuk warga negara yang bertanggung-jawab dan berkontribusi pada permasalahan bangsa dan dunia. Indonesia dengan hampir 5 juta km2 luas wilayah, dengan ribuan budaya, potensi sumber daya berlimpah, perbedaan ruang wilayah, dan penduduk yang besar, pasti perlu memahami sekali. Anugerah Tuhan yang maha Esa harus dijaga dan dimanfaatkan sebagai bekal kelangsungan hidup bangsa ini dan masyarakat dunia. Sesuai dengan konsep Pelajar Pancasila Berkebhinekaan global. Karakteristik keilmuan geografi sungguh tepat menjadi salah satu mata pelajaran yang diberikan dari pendidikan tingkat dasar, menengah hingga tinggi.

Sebagaimana bidang ilmu lain, ilmu geografi juga memiliki alat ukur keruangan seperti jarak antar dua tempat, baik dalam satuan panjang, satuan nilai ekonomi dan satuan waktu, dan satuan luas (biasanya diekspresikan dalam bidang datar) dalam hektar atau km2, hasil perhitungan jumlah obyek, baik berdiri sendiri maupun dalam satuan luas (kepadatan) atau dalam satuan ratio. Di samping disajikan dalam bentuk diagram, tabel atau gambar profil, sarana penyajian informasi geografi paling efektif adalah dalam bentuk data spasial karena sebuah data spasial dapat memberikan penjelasan fenomena geografis dalam perspektif keruangan. Oleh karena keterbatasan media penyajian ruang muka bumi ke dalam bidang datar maka sebuah data spasial mensyaratkan adanya skala data spasial.

Tujuan Belajar Geografi
Mata Pelajaran Geografi bertujuan agar peserta didik :
 1. Memahami wilayah tempat tinggal dan lingkungan sekitar (karakteristik, keunikan, persamaan–perbedaan wilayah)
 2. Memahami proses yang memengaruhi lingkungan fisik dan sosial.
 3. Memahami interaksi antar faktor/gejala fisik alam dan manusia yang berdampak bagi kehidupan.
 4. Kemampuan menggunakan dan memahami data dan informasi geografis
 5. Mengenal cara mitigasi dan adaptasi terhadap bencana alam di lingkungan tempat tinggal dan negaranya.
 6. Mampu menganalisa secara spasial fenomena geografi dalam kehidupan sehari-hari dan menarik manfaatnya

Karakteristik Mata Pelajaran Geografi
Mata pelajaran Geografi berorientasi pada penguatan keilmuan wawasan kewilayahan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengedepankan pembentukan karakter merencanakan, berpikir dan bertindak secara terukur memahami anugerah Tuhan yang memberikan banyak kelebihan dan ragam perbedaan wilayah pada negeri ini.

Jumat, Juli 22

Pembahasan OSP Geografi 2018 No 6-10

Pembahasan OSP Geografi 2018 No 6-10


Kawan-kawan, kita coba lanjut lagi ya buat bahas kunci jawaban OSP Geografi tahun 2018 buat pembekalan siswa dan siswi.

Jangan lupa ya kalau soal OSN Geografi Level Provinsi itu ada esainya dan lebih kompleks lagi soalnya. Jadi pastikan untuk selalu banyak membaca dan berlatih soal-soal OSN Geografi sebelumnya.

Pastikan juga ketika sudah mendapat pembahasan soal di blog ini untuk mencari data lain, gambar dan sebagainya di internet agar kalian lebih detail lagi tentang konteks jawabannya.

6. Sistem peringatan dini longsor dengan berbasis pada pengamatan gerakan tanah secara langsung kurang efektif karena ....
a. kejadian tengah berlangsung
b. lokasinya terlalu dekat
c. membuat panik penduduk
d. ketergantungan teknologi
e. terlambat dalam antisipasi

Kunci
Longsor itu kan jenis fenomena gerakan tanah yang sifatnya cepat, tiba-tiba, artinya selang waktu untuk evakuasi warga itu sedikit. Jadi dalam hal ini antisipasi kita akan terlambat dan korban jiwa tetap potensial terjadi karena sifat longsor yang cepat dengan waktu singkat. Jadi peringatan dini longsor harus dibantu teknologi seperti inderaja, atau alat lain sifatnya bisa merekam jauh dan kita tidak harus ada di lokasi. Ini untuk mengantisipasi tiba-tiba longsor terjadi, sehingga dengan jarak yang aman kita bisa melarikan diri dari terjangan longsor.

7. Banyak pihak memandang erupsi gunung api sebagai berkah bagi berbagai pihak karena ....
a. sumber material baru
b. mata air bermunculan
c. tanahnya langsung subur
d. sungai menjadi jernih
e. iklim menjadi lebih sejuk

Kunci
Erupsi gunung api itu kan mengeluarkan material sepeti batuan, pasir, kerikil yang nantinya akan diendapkan di sungai. Ini menjadi bahan galian dan sumber ekonomi masyarakat sekitar nantinya gaes.

8. Dalam industri penambangan batubara, hubungan yang benar antara kualitas batubara dan kondisi lingkungannya adalah ...
a. semakin dangkal sebuah lapisan batubara semakin tinggi kualitas batubara tersebut
b. semakin dalam sebuah lapisan batubara semakin tinggi kualitas batubara tersebut
c. semakin terekspos sebuah lapisan batubara semakin tinggi kualitas batubara
d. semakin banyak organisme sebuah lapisan batubara semakin tinggi kualitas batubara tersebut
e. semakin sedikit organisme sebuah lapisan batubara semakin tinggi kualitas batubara tersebut

Kunci
Batubara adalah mineral organik hasil dari pengaruh tekanan tinggi di dalam bumi. Semakin dalam lokasi deposti batubara maka tekanan yang diterima akan semakin tinggi dan kualitas batubara semakin baik. Ini soal di OSK tahun-tahun lalu. 

9. Pernyataan yang tepat terkait perbedaan antara shale gas dan conventional gas jika ditinjau dari lokasi ekstraksinya adalah ....
a. shale gas diambil dari lapisan batu serpih/shale sedangkan conventional gas didapatkan dari lapisan batupasir/sandstone yang berdampingan dengan minyak bumi
b. shale gas memiliki komposisi energi yang lebih besar dibandingkan conventional gas
c. shale gas diambil pada daerah limb lipatan sedangkan conventional gas didapatkan pada daerah crest lipatan
d. shale gas hanya dapat ditemukan pada struktur sinklin sedangkan conventional gas hanya dapat ditemukan pada struktur antiklin
e. shale gas ditemukan di alam dalam bentuk cair sedangkan conventional gas ditemukan di alam dalam bentuk gas

Kunci
Ini juga sama soal OSK tahun-tahun lalu. Shale itu batu serpih jadi diambil dari lapisan batu serpih, sementar conventional gas dari lapisan batupasir. Kalau kalian tahun vocabulary istilah geografi pasti bisa menebak. 

10. Permasalahan utama dalam pemanfaatan sumber daya terbarukan nuklir adalah pembuangan limbah yang mengandung zat radioaktif. Dampak dari pembuangan limbah reaktor nuklir adalah
a. limbah reaktor nuklir dapat memicu berbagai masalah kesehatan mulai dari peningkatan kasus leukimia sampai mutasi DNA
b. mutasi genetik tumbuhan dapat membuat tumbuhan tersebut menjadi karnivor hewan, bahkan sampai hewan-hewan yang kompleks
c. pengolahan limbah nuklir yang memerlukan teknologi yang sangat canggih memerlukan dana yang cukup besar
d. kasus wabah tertentu seperti influenza akan merebak dimulai dari pemukiman di dekat pembuangan limbah sampai ke daerah yang lebih luas
e. tidak berdampak secara spesifik maupun signifikan kepada manusia dan lingkungan selain memiliki waktu paruh yang sangat panjang

Kunci
Ini kayaknya gampang sih. Nuklir itu kan sifatnya radioaktif dimana limbah reaktor jika bocor akan memicu masalah keseharan seperti kanker, mutasi genetik dan kerusakan jaringan lain. Coba aja cek korban ledakan reaktor Chernobyl atau dampak bom Hiroshima Nagasaki di google.

Rabu, Juli 20

Download Buku Ajar PAI Kelas X Kurikulum Prototipe

Download Buku Ajar PAI Kelas X Kurikulum Prototipe


Assalamualaikum rekan guru, kali ini saya bagian file ebook buku ajar Pendidikan Agama Islam [PA] Kelas X.

Buku ajar PAI ini dikeluarkan oleh kemendikbud tahun 2016 dan isinya masih relevan buat digunakan di kurikulum merdeka.

Buku PAI kelas X memuat dasar-dasar bagaimana akhlak kita sebagai seorang muslim/muslimah yang sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul.

Kita harus belajar menjadi seorang muslim yang berahkalul karimah dengan berdasar pada falsafah Pancasila.

Kita hidup di negara heterogen dan memiliki banyak perbedaan rasa, suku, bahasa, dan lainnya yang menjadikan negeri ini kaya.

Seorang muslim harus menunjukkan akhlak yang baik sesuai dengan tuntunan rosul kita Muhammad SAW.

Silahkan download file buku ajar PAI kelas X di bawah ini, dan jangan lupa share ke grup medsos kalian ya!.

No Judul Buku Ajar Link Unduh
1 Buku Guru Kelas 10 PAI Kurikulum 2013 download
2 Buku Siswa Kelas 10 PAI Kurikulum 2013 download
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close