Guru Geografi | Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...

Sabtu, Juli 30

Geografi Budaya: Klasifikasi dan Sebaran Ras Utama dan Khusus

Geografi Budaya: Klasifikasi dan Sebaran Ras Utama dan Khusus

Salah satu topik geografi budaya yang sering muncul di OSN Geografi adalah tentang persebaran ras manusia di dunia.

Ras manusia disebut juga karakteristik luar yang diturunkan secara genetik dan membedakan satu kelompok dengan kelompok lain.

Disampin warna kulit sebagai ciri paling menonjol untuk menentukan ras manusia, ciri fisik lain juga dapat dijadikan penciri utama suatu ras yaitu:

1. bentuk badan
2. bentuk kepala
3. bentuk muka dan tulang rahang bawah
4. bentuk hidung
5. bentuk dan warna mata
6. bentuk dan warna rambut
7. bentuk bibir

Menurut A. L Krober ras manusia dibagi menjadi ras utama dan ras khusus.
A. Ras Utama
1. Ras Negroid (Kulit Hitam)
2. Ras Kaukasoid (Kulit Putih)
3. Ras Mongoloid (Kulit  kuning)
4. Ras Australoid (orang Dravida, orang Papua, dan orang Australia)

B. Ras Khusus (tidak dapat diklasifikasikan ke dalam ras pokok)
1. Ras Khoisan (orang Bushman atau Hottentot dari Afrika Selatan)
2. Veddoid (pedalaman Sri Langka, Sumatera)
3. Polynesian (kepulauan Micronesia dan Polynesia)
4. Ainu (di Jepang)
5. Negrito (orang asli Filipina dan orang Semang di Semenanjung Malaka (Malaysia).

RAS KAUKASOID
Ras Kaukasoid adalah ras manusia yang sebagian besar menetap di Eropa, Afrika Utara, Timur Tengah, Pakistan dan India Utara. Keturunan mereka juga menetap di Australia, Amerika Utara, sebagian dari Amerika Selatan, Afrika Selatan dan Selandia Baru. Anggota ras Kaukasoid biasa disebut “berkulit putih”, namun ini tidak selalu benar. Oleh beberapa pakar misalkan orang Ethiopia dan orang Somalia dianggap termasuk ras Kaukasoid, meski mereka berambut keriting dan berkulit hitam, mirip dengan anggota ras Negroid. Namun mereka tengkoraknya lebih mirip tengkorak anggota ras Kaukasoid.



RAS MONGOLOID
Ras Mongoloid adalah ras manusia yang sebagian besar menetap di Asia Utara, Asia Timur, Asia Tenggara, Madagaskar di lepas pantai timur Afrika, beberapa bagian India Timur Laut, Eropa Utara, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Oseania.

Anggota ras Mongoloid biasa disebut “berkulit kuning”, namun ini tidak selalu benar. Misalkan orang Indian di Amerika dianggap berkulit merah dan orang Asia Tenggara seringkali berkulit coklat muda sampai coklat gelap.

Ciri khas utama anggota ras ini ialah rambut berwarna hitam yang lurus, bercak mongol pada saat lahir dan lipatan pada mata yang seringkali disebut mata sipit. Selain itu anggota ras manusia ini seringkali juga lebih kecil dan pendek daripada ras Kaukasoid.
RAS NEGROID
Ras Negroid adalah ras manusia yang terutama mendiami benua Afrika di sebelah selatan gurun Sahara. Keturunan mereka banyak mendiami Amerika Utara, Amerika Selatan dan juga Eropa serta Timur Tengah.
Ras Negroid
Ciri khas utama anggota ras negroid ini ialah kulit yang berwarna hitam dan rambut keriting. Meski begitu anggota ras Khoisan dan ras Australoid, meski berkulit hitam dan berambut keriting tidaklah termasuk ras manusia ini.

RAS AUSTRALOID
Ras Australoid adalah nama ras manusia yang mendiami bagian selatan India, Sri Lanka, beberapa kelompok di Asia Tenggara, Papua, kepulauan Melanesia dan Australia. Untuk kelompok di Asia Tenggara, orang Asli di Malaysia dan orang Negrito di Filipina termasuk ras ini.
Suku Bushman

RAS KHOISAN
Ciri khas utama ras ini ialah bahwa mereka berambut keriting hitam dan berkulit hitam. Namun beberapa anggota ras ini di Australia berambut pirang dan rambutnya tidaklah keriting melainkan lurus. Selain itu beberapa orang Asli di Malaysia kulitnya juga tidak selalu hitam dan bahkan menjurus putih.

Ras Khoisan adalah ras manusia yang mendiami daerah barat daya Afrika, terutama di Namibia, Botswana dan Afrika Selatan. Meski jumlah anggota ras ini tinggal beberapa ratus ribu, ras ini adalah ras yang sangat menarik sebab dianggap ras tertua atau cabang pertama yang berpisah dari ras utama manusia lainnya.

Orang Negrito
RAS AINU
Suku Ainu adalah masyarakat yg latar belakang budaya dan ras berbeda dengan etnis Jepang. Mereka telah menghuni Hokkaido, Tohoku utara, kepulauan Kurile dan Sakhalin.

Tampilan fisik suku ainu umumnya lebih pendek dari orang Jepang. Tubuh mereka kuat, proporsional, dengan mata coklat gelap, tulang pipi tinggi, hidung pendek dan wajah lebar, rambut lebat dan berombak.

Karena pria suku Ainu tidak mencukur kumis sampai waktu tertentu, maka wajah mereka pun lebat dengan jenggot dan kumis. Sementara rambut pria dan wanita suku Ainu sama-sama dipotong sebahu. Bedanya, para wanita suku Ainu kerap menato mulut, lengan, dan dahi mereka.
Pasangan suku Ainu
RAS NEGRITO
Ras Negrito yaitu masyarakat yang paling awal muncul di Kepulauan Melayu dan termasuk suku asli di Malaysia. Mereka hadir sekitar 1000 SM berdasarkan hasil penggalian arkeologi di Gua Cha, Kelantan.

Ciri-ciri ras Negrito berkulit gelap, berambut kerinting, bermata bundar, berhidung lebar, berbibir penuh, serta tinggi badan yang pendek.

Di Kedah dan Perak, mereka diketahui sebagai orang-orang Semang dan di Kelantan sebagai orang-orang Pangan. Orang-orang Negrito mempunyai tubuh badan yang kecil dan berambut kerinting.

Orang-orang Negrito juga tersebar di Filipina, dan Australia. Orang-orang Negrito yyang bermukim Filipina diketahui sebagai Aetas, dan mereka yang mempunyai di Australia diketahui sebagai Orang Hitam.

RAS VEDDOID
Ras Veddoid adalah gelombang migrasi penduduk yang kedua dengan ciri-ciri fisik berkulit hitam, berambut keriting, dan bertubuh sedang. Ras Veddoid ini berasal dari India bagian selatan. Mereka mendiami India Selatan, Sri Langka, Kepulauan Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Riau. Selain itu, ras ini biasanya berasal dari orang Kubu yang tinggal di Jambi, orang Sakai yang tinggal di Siak, dan orang yang tinggal di Kepulauan Mentawai dan Enggaro.

Orang Rimba Suku Anak Dalam
Pengertian Konsep Wilayah/Region Secara Geografis

Pengertian Konsep Wilayah/Region Secara Geografis

Dalam geografi pastinya kita akan banyak membahas tentang sesuatu yang dinamakan wilayah. Lau apa sih definisi atau pengertian wilayah itu sendiri?.

Dalam bahasa Inggris, wilayah itu dinamakan region ya teman-teman. Makanya ada istilah pendekatna regional atau geografi regional.

Sebelum kita lihat berbagai definisi wilayah maka kita harus paham dulu bagaimana cara kita mengenali suatu wilayah.

Coba perhatikan dengan seksama, sekarang kamu sedang berada dimana saat membaca artikel ini?. Pastinya ada yang lagi buka di handphone sambil berbaring di kamar, atau sedang duduk di kafe atau sedang duduk di kursi kelas.

Nah pandangi sekitar kalian, pastinya akan ada suatu ruang dengan berbagai macam "item" atau elemen-elemen. Jika kamu di kamar maka kamu akan menemukan benda macam kasur, meja, lemari dan apa lah kan saya gak tahu.

Jika kamu sedang di kelas maka kamu juga pasti akan menemukan benda lain macam papan tulis, kursi, meja guru dan lainnya. 

Semuanya berbeda-beda kan?. Itulah makna utama dari definisi suatu wilayah yaitu ada suatu hal berbeda dalam ruang. Yuk sekarang kita coba lihat definisi-definisi wilayah lainnya menurut para ahli geografi.

1. UU No. 26 Tahun 2007
Wilayah adalah ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur yang terkait kepadanya yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif dan atau aspek fungsional.
2. Rustiadi, et al.
Wilayah dapat didefinisikan sebagai unit geografis dengan batas-batas spesifik tertentu di mana komponen-komponen wilayah tersebut satu sama lain saling berinteraksi secara fungsional. Sehingga batasan wilayah tidaklah selalu bersifat fisik dan pasti tetapi seringkali bersifat dinamis.
3. Hagget, Cliff dan Frey
Wilayah diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu: (1) wilayah homogen (uniform/homogenous region); (2) wilayah nodal (nodal region); dan (3) wilayah perencanaan (planning region atau programming region). 
4. Saefulhakim, dkk 
Wilayah adalah satu kesatuan unit geografis yang antarbagiannya mempunyai keterkaitan secara fungsional.
5. Pengertian geografis wilayah
Wilayah merupakan kesatuan alam yaitu alam yang serbasama/homogen/seragam dan kesatuan manusia yaitu masyarakat serta kebudayaannya yang serba sama, yang mempunyai ciri (kekhususan) yang khas, yang dapat membedakan dengan wilayah yang lainnya.

Contoh kenampakan wilayah pertanian 
Wilayah geografis dapat mengandung wilayah geologi (geological region), wilayah tubuh tanah (soil region), wilayah vegetasi (vegetation region), wilayah bahasa (distinguistic region), wilayah ekonomi (economic region), wilayah sejarah (historical region) dan sebagainya.

Glason pada tahun 1974 juga mengklasifikasikan region/wilayah berdasarkan kemajuan level ekonominya yaitu:
1) fase pertama yaitu wilayah formal yang berkenaan dengan keseragaman/homogenitas. Wilayah formal adalah suatu wilayah geografik yang seragam menurut kriteria tertentu, seperti keadaan fisik geografi, ekonomi, sosial dan politik. 
2) fase kedua yaitu wilayah fungsional yang berkenaan dengan koherensi dan interdependensi fungsional, saling hubungan antar bagian-bagian dalam wilayah tersebut. Kadang juga disebut wilayah nodal atau polarized region dan terdiri dari satuan-satuan yang heterogen, seperti desa-kota yang secara fungsional saling berkaitan. 
3) fase ketiga yaitu wilayah perencanaan yang memperlihatkan koherensi atau kesatuan keputusan-keputusan ekonomi.

Kamis, Juli 28

Perbedaan Konsep Kolonialisme dan Imperialisme Kuno dan Modern

Perbedaan Konsep Kolonialisme dan Imperialisme Kuno dan Modern

Kolonialisme dan imperialisme identik dengan penjajahan tapi secara makna adalah dua hal yang memiliki persamaan dan perbedaan. Kolonialisme berasal dari kata latin "colonia" artinya tanah jajahan.

Kolonialisme adalah suatu paham terkait penguasaan suatu negara/bangsa atas bangsa/negara lain dalam rangka memperluas kekuasaannya, namun masih tetap berhubungan dengan negara asalnya.

Imperialisme berasal dari "imperator" artinya memerintah, "imperium" diartikan sebagai usaha sebuah bangsa/negara/kerajaan dengan daerah jajahan luas.

Kolonialisme bertujuan untuk menguras habis kekayaan negara lain untuk nantinya diangkut ke negara induknya.

Sementara itu imperialisme bertujuan menanamkan pengaruh di semua bidang kehidupan pada negara tujuan.

Imperialisme terbagi dua yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. 
a. Imperialisme kuno
Di jaman ini sebuah negara penjajah mencari tanah jajahan karena didorong motif 3G (gold, glory, gospel). Gold artinya mencari kekayaan sumber daya alam, glory artinya mencari kejayaan dan gospel artinya menyebarkan agama Katolik dan Protestan. Contoh imperialisme model ini dilakukan oleh Portugis, Spanyol, Romawi.

b. Imperialisme modern
Imperliasme model ini dilakukan setelah Revolusi Industri di Inggris. Tujuan imperialisme modern adalah menjadikan wilayah jajahan sebagai pusat pemasaran kegiatan industri. Imperialisme model ini dilakukan pertamakali oleh Inggris, Perancis, Belanda, Jerman, dan Italia
Peta sebaran koloni negara barat

Berikut ini perbandingan antara kolonialisme dan imperialisme dalam berbagai aspek.
Parameter Kolonialisme Imperialisme
Definisi Satu negara mengontrol penuh negara jajahan Satu negara secara informal maupun formal politik dan ekonomi mendominasi negara jajahan
Sejarah Mulai abad ke 15 saat Eropa mulai mengkoloni Afrika dan Asia Mulai dikenal luas sejak era Romawi namun telah ada sejak peradaan masa lalu
Pergerakan Manusia Orang dari negara induk pindah ke negara koloni tapi tetap loyal terhadap kebijakan negara induk Tidak secara fisik pindah tapi dari jarak jauh mengontrol mekanisme politik dan ekonomi tanah jajahan
Tipe Pencaplokan semua hal yang dimiliki negara jajahan Menyebar pengaruh, menanamkan ekonomi baru dari negara induk
Etimologi dari kata "colony" artinya petani dari kata "imperium" artinya memerintah
Contoh Eropa mengontrol India, Brasil, Australia, Aljazair Amerika mengontrol Puerto Rico dan Filipina, Cina mengontrol Vietnam

Rabu, Juli 27

Analisis Pendekatan Kelingkungan (Ecological Approach) Geografi

Analisis Pendekatan Kelingkungan (Ecological Approach) Geografi

Setelah sebelumnya membahas tentang pendekatan keruangan/spasial, kali ini kita coba bahas mengenai pendekatan kelingkungan atau ekologi.

Kenapa dalam geografi harus ada pendekatan kelingkungan segala sih?. Nah ini saya akan coba uraikan jawabannya nanti. Mudah-mudahan sih kalian bisa paham nanti setelah baca tulisan ini.

Jadi pendekatan kelingkungan adalah suatu cara pandang yang menekankan pada studi tentang interaksi mahluk hidup dalam ruang permukaan bumi. Dalam geografi tentu mahluk hidup yang dimaksud adalah manusia, karena manusia adalah tema sentral dalam geografi.

Pendekatan kelingkungan sendiri bisa dikatakan sebagai turunan dari ilmu biologi. Interaksi mahluk hidup dalam sebuah ekosistem ruang permukaan bumi dapat menjadi sebab terjadinya suatu fenomena.

Jadi untuk menggunakan pendekatan kelingkungan ini kita harus melihat dulu apa yang terjadi dalam ruang/lokasi kemudian mencari penyebab atau sumber utamanya.

Seringkali siswa kita mendapatkan contoh pendekatan kelingkungan itu adalah terkait bencana seperti banjir, longsor, kemacetan namun sebenarnya ada banyak kasus lain juga selain bencana yang termasuk ke dalam pendekatan kelingkungan.

Ingat kata kunci pendekatan kelingkungan adalah interaksi mahluk hidup dengan lingkungannya. Kita lihat beberapa case study berikut ini.

1. Perhatikan gambar berikut!

Gambar di atas menunjukkan pemasangan panel surya di atas atap rumah. Panel surya ini adalah alat untuk menyimpan panas matahari yang nantinya akan diubah menjadi arus listrik bolak-balik sehingga bisa digunakan untuk energi listrik rumah.

Contoh di atas termasuk cara kita beradaptasi dengan kondisi lingkungan sehingga menghasilkan sebuah inovasi. Hal tersebut termasuk ke dalam bagian dari interaksi manusia dengan lingkungan. 

Pemanfaatan energi surya ini sangat efisien, bebas polusi dan potensial dilakukan di wilayah dengan intensitas matahari yang stabil.

2. Perhatikan gambar!

Gambar di atas adalah fenomena sawah terasering yang banyak dilakukan masyarakat tradisional kita. Pembuatan teras-teras ini adalah contoh bagaimana pendekatan kelingkungan bisa digunakan. Masyarakat sejak jaman dahulu memodifikasi lahan agar dapat produktif. Selain itu pembuatan terasering juga berguna untuk mengurangi laju erosi dan sebagai tempat petani bermobilitas.

Jadi perubahan struktur ruang tadi dihasilkan dari pemikiran manusia karena mereka harus beradaptasi dengan kondisi sekitar untuk bertahan hidup.

Itulah contoh sederhana bagaimana pendekatan analisa ekologi dalam kehidupan. Semoga membantu. Jangan lupa share ke teman-teman lain di medsos. Contoh lainnya bisa dicari di buku atau internet.

Selasa, Juli 26

Cara Menjelaskan Pendekatan Keruangan (Spatial Approach) Geografi ke Siswa

Cara Menjelaskan Pendekatan Keruangan (Spatial Approach) Geografi ke Siswa

Nah guru geografi apalagi yang newbie pasti kadang bingung cara menjelaskan arti pendekatan keruangan atau spatial approach kepada siswa, iya kan?.

Sama saya juga begitu dulu, harus banyak baca-baca buku literasi yang bahasanya memang rumit, apalagi nyuruh siswa yang baca. Jadi kita coba uraikan contoh penjelasan pendekatan keruangan di artikel ini.

Saya akan coba bahas dengan bahasa yang sederhana dan urut ya, jadi bapak ibu guru atau adik-adik siswa mudah-mudahan bisa mengikuti.

Kalau masih belum bisa mengerti pendekatan keruangan ini, ya sudahlah biarlah begitu, nanti juga kalau sudah masanya akan paham sendiri, he.

Jadi kalau misalkan diiminta coba jelaskan tentang pendekatan keruangan!, maka jawabannya seperti ini saja:

1. Jadi pendekatan keruangan/spatial itu adalah suatu cara pandang geografi dalam memahami suatu fenomena dalam suatu ruang. Ruang yang mana?. Ya pokonya selama termasuk dalam unit ruang permukaan bumi.

2. Pendekatan ini adalah nama lain dari objek formal. Kalau objek material kan geosfer yang tersusun atas atmosfer, litosfer, biosfer, hidrosfer, antroposfer. Nah si objek formal geografi ini adalah metode atau cara geografi menganalisa fenomena di objek material tadi alias si geosfer. Gimana sudah ada gambaran sampai sini?. Lanjut ya...

3. Pendekatan keruangan itu bertugas menjelasan hubungan antara fenomena manusia maupun alam terhadap suatu lokasi?. Kok ada manusia sih?. Ya karena manusia itu adalah mahluk yang paling dominan dalam lingkungan (man ecological dominant). Ruang permukaan bumi bisa diotak-atik manusia dengan akal dan pikiran (teknologi).

4. Dengan pendekatan keruangan ini seorang geografer akan fokus terhadap "dimana" dan "mengapa" suatu fenomena tersebar/ada/tersusun pada suatu area lokasi (unit dalam ruang permukaan bumi). Gimana udah ada gambaran lebih cetar?

5. Jadi dengan pendekatan keruangan maka kita akan melihat suatu pola atau distribusi suatu fenomena. Nah jadi prinsip distribusi ini penting dalam geografi kan, karena nyambung dengan pendekatan keruangan tadi. 

6. Peta adalah tools atau alat utama geografer dalam menganalisis suatu fenomena dalam ruang. Bayangkan kamu buka peta, maka ketika buka satu area maka pasti dalam pikiran kita akan terlihat suatu sebaran lokasi, fenomena dan pola-pola tertentu kan?. Ini sudah menjadi awal dari pembentukan suatu pemikiran keruangan.

7. Setelah itu kan akan terjadi pertanyaan lainnya seperti bagaimana fenomena itu terjadi, bagaimana peluang terjadinya kembali di masa depan dan lainnya. Ini sudah menjadi analisis yang lebih mendalam.

8. Jadi pendekatan keruangan itu adalah step awal mengenali distribusi dan pola fenomena dalam ruang. Setelah itu terserah anda apakah akan menggunakan analisa pendekatan lain agar pemahaman terhadap fenomena tersebut lebih jelas dan detail. Oke ngerti ora son?
Geografi berangkat dari lokasi dalam unit ruang

Jadi bagaimana seorang geograf menggunakan pendekatan keruangan?
Geografer akan menggunakan pendekatan keruangan/spatial untuk melihat suatu susunan dan persebaran suatu gejala/fenomena. Geograf akan menjelaskan mengapa fenomena itu tersusun secara geografis dalam ruang dan bagaimana interaksi fenomena tersebut satu sama lain dan mempengaruhi kehidupan.

Gimana, sampai sini bisa ga mengurutkan cara menjelaskan pendekatan spasial atau keruangan?. Baca aja lagi ya dari nomor satu sampai akhir, itu ngurut jadi biar alur pembahasannya jelas.

Kalau masih ga ngerti ya tanya guru aja atau diskusi satu sama lain. Jangan lupa share dan like blog ini ya. Salam geografi!.

Kerugian/Dampak Negatif Pemanfaatan Energi Batubara

Kerugian/Dampak Negatif Pemanfaatan Energi Batubara

Batubara adalah salah satu bahan galian organik yang sangat penting dan masuk jenis bahan galian strategis tipe A. 

Dibalik manfaat yang banyak dari pemanfaatan batubara ini, ternyataa ada kerugian dari bahan galian ini. Mari kita lihat di bawah ini untuk lebih jelasnya.

1. Tidak Dapat Diperbaharui
Meski keberadaannya melimpah, batubara termasuk bahan galian yang tidak bisa diperbaharui. Perlu jutaan tahun untuk pembentukan deposit batubara di bawah tanah. Cadangan batubara saat ini kebanyakan berasal dari era Karbon.

Tapi jangan khawatir, batubara masih bisa diekploitasi hingga 200 tahun ke depan menurut perhitungan para ahli. Jadi manusia harus mengembangkan energi alternatif untuk mengantisipasi kelangkaan atau habisnya batubara di masa depan.

2. Berbahaya Bagi Kesehatan
Penduduk atau orang-orang yang berad dekat dengan tambang batubara sangat memiliki kondisi rentan terhadap gangguan kesehatan.

Bahaya dari aktifitas tambang batubara seperti debu dan emisi yang dikeluarkan saat kegiatan tambang. Beberapa gangguan kesehatan di area tambang batubara diantaranya asma, ISPA, penumonia dan bronkhitis.

Pneumoconiosis, atau paru-paru hitam juga bisa terjadi jika interaksi dengan batubara terlalu lama. Dampak panjangnya anda bisa mati lemas atau bahkan memicu kanker paru di masa depan.

3. Polusi Suara
Mesin tambang batubara sangat besar dan menghasilkan suara yang begitu tidak enak bagi telinga. Tidak hanya bagi pekerja tambang, penduduk sekitar tambang pun akan sangat terganggu dengan aktifitas mesin batubara.

Gangguan kesehatan karena polusi suata diantaranya insomnia, tekanan darah tinggi dan migrain.
Tambang batubara dan mesinnya
4. Merusak Habitat dan Lingkungan
Batubara biasa muncul di bawah area hutan belantara atau hutan gambut. Penambangan batubara akan merusak habitat asli wilayah, merusak ekosistem, kehidupan alam liar, cadanagan air, tutupan hutan dan lainnya.

Polusi batubara dapat mengakibatkan berubahnya kualitas air bersih di sekitar pertambangan dan merambatkan kebakaran dari bawah area tambang.

Hewan-hewan liar yang terusir dari area tambang juga akan mendekati pemukiman dan mengganggu kehidupan manusia Konflik hewan dan manusia ini sering terjadi di beberapa wilayah.

5. Efek Radiasi
Batubara menghasilkan karbondioksida tinggi yang berbahaya bagi kesehatan. Debu hasil pembakaran batubara dapat menghasilkan radiasi eksternal yang tinggi.

Radiasi jenis ini berjenis karsinogenik yang dapat memicu penyakit kanker bagi para pekerja terutama. Menggunakan perlengkapan dan seragam pelindung dengan baik sangat dianjurkan untuk mengurangi dampak radiasi ini.

6. Emisi Karbon
Batubara dapat menghasilkan emisi karbon level tinggi dibanding energi lainnya. Kadar kadar karbon dioksida yang tinggi dapat merusak kesehatan manusia, dapat menyebabkan hujan asam, kerusakan atap, dan banyak lagi.

Secara global, batubara telah dikenal sebagai agen utama kenaikan suhu alias global warming. Jadi, siapa pun yang sering terpapar emisi karbon tinggi akibat batu bara berisiko langsung menderita kelumpuhan, stroke, bahkan kematian dini.

7. Kematian
Tahukah kalian bahwa orang yang terus-menerus terpapar batu bara memiliki risiko kematian lebih tinggi? Tingginya kadar karbon dioksida adalah salah satu alasan utama yang mempengaruhi kasus kematian ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, manusia telah mencatat banyak kematian terkait batu bara, termasuk karena mati lemas, asma, kanker paru-paru, oksigen rendah, dan bahkan kematian dini.

Selain itu banyak kasus lubang bekas galian tidak ditimbun dan tergenang air. Dampaknya adalah ada warga terutama anak-anak yang sering tenggelam di kubangan bekas galian ini. 
Lubang bekas galian batubara membahayakan penduduk
8. Menggusur Pemukiman
Jika batubara digunakan terus menerus dekat tempat tinggal manusia maka dalam jangka panjang manusia mungkin harus mengalah pergi dari tempat tersebut. Ini karena pertambangan batubara sangat tidak ramah bagi kehidupan manusia.

Kondisi tutupan lahan yang rusak akibat tambang batubara mungkin bisa dipulihkan tapi kerusakan pada kesehatan dan ekonomi tidak bisa demikian. Itulah mengapa jika tambang batubara baru dibuka maka penduduk lokal sudah sepantasnya khawatir.
Makna, Faktor dan Potensi Integrasi Nasional

Makna, Faktor dan Potensi Integrasi Nasional

Integrasi nasional adalah salah satu bagian penting dalam pembentukkan bangsa dan negara Indonesia. Integrasi Nasional berasal dari 2 kata, yakni Integrasi dan Nasional. 

Integrasi ini berasal dari Bahasa Inggris (integrate) yang memiliki arti menyatupadukan, mempersatukan atau menggabungkan. Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Integrasi memiliki arti pembauran sehingga menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Kata Nasional itu sendiri berasal dari Bahasa Inggris juga (Nation) yang berarti Bangsa.

Makna Integrasi Nasional 
Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Integrasi Nasional memiliki arti yang politis dan antropologis. Secara Politis Integrasi Nasional memiliki arti bahwa penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial dalam kesatuan wilayah nasional yang membentuk suatu identitas nasional. 

Secara Antropologis Integrasi Nasional berarti bahwa proses penyesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga mencapai suatu kesatuan fungsi di dalam kehidupan masyarakat.

Makna Integrasi Nasional Menurut Para Ahli 
1. Howard Wriggins 
Integritas nasional berarti penyatuan bagian yang berbeda-beda dari suatu masyarakat menjadi suatu keseluruhan yang lebih utuh atau memadukan masyarakat-masyarakat kecil yang jumlahnya banyak menjadi satu kesatuan bangsa.
2. Myron Weiner 
Menurutnya Integrasi menunjuk pada proses penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam satu kesatuan wilayah, dalam rangka pembentukan suatu identitas nasional. 
3. Dr. Nazaruddin Sjamsuddin 
Integrasi nasional ini sebagai proses penyatuan suatu bangsa yang mencakup semua aspek kehidupannya, yaitu aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya.

Syarat Keberhasilan Integrasi Nasional 
Tidak semua bangsa atau negara dapat menjaga integrasi nasionalnya lho!. Contohnya di negra-negara seperti Timur Tengah, konflik terus terjadi dalam internal masyarakat. Beberapa syarat keberhasilan Integrasi di dalam suatu negara, diantaranya ialah: 
1. Anggota masyarakat merasa bahwa mereka semua berhasil untuk saling mengisi kebutuhan-kebutuhan yang satu dengan yang lainnya. 
2. Terciptanya kesepakatan bersama mengenai norma-norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan menjadi suatu pedoman. 
3. Norma-norma dan nilai-nilai sosial dijadikan aturan yang baku dalam melangsungkan proses integrasi sosial.

Potensi dari Integrasi Nasional 
Keberhasilan dari suatu Integrasi Nasional yang kuat dapat memberikan keunggulan/potensi beberapa hal yaitu: 
a. Kekayaan, Pengelolaan yang baik dan cermat terhadap Sumber DayaAlam yang dimiliki oleh negara 
b. Kekuasaan, Terciptanya pemerintahan yang kuat 
c. Kesejahteraan, Dari pengelolaan Sumber DayaAlam yang baik dan pemerintahan yang kuat dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close