Guru Geografi | Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...

Sabtu, Agustus 6

Pembahasan Kunci KSM Geografi Kota/Kab 2021 No 16-20

Pembahasan Kunci KSM Geografi Kota/Kab 2021 No 16-20

Halo teman-teman kita lanjut lagi bahas pembahasan soal KSM Geografi 2021 nomor 16-20 ya buat persiapan kalian yang akan menjadi wakil sekolah di KSM Geografi tahun ini.

Jangan lupa untuk selalu share postingan di blog ini ke grup medsos kalian ya di sekolah supaya makin rame blognya dan makin banyak teman belajar. Salam geografi!.

16. Perhatikan gambar!

Berdasarkan wilayah yang digambarkan di atas merupakan contoh pemanfaatan lahan miring tetap produktif dengan melakukan konservasi secara vegetatif yang disebut …

Kunci
Gambar menunjukkan salah satu bentuk konservasi lahan terasering. Terasering itu pembuatan teras tangga pada lahan miring supaya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seperti pertanian. Terasering akan mengurangi laju erosi air.

17. Bentang alam karst memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan bentang alam yang lain. Karstifikasi atau proses pembentukan bentuklahan karst didominasi oleh proses pelarutan. Terkait dengan hal ini, maka dari daerah tersebut di bawah ini yang mengalami karstifikasi paling intensif adalah …
(A) Dataran rendah yang tertutup hutan lebat
(B) Pegunungan yang tertutup hutan lebat
(C) Dataran rendah yang gundul
(D) Pegunungan yang gundul

Kunci
Curah hujan menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap proses karstifikasi. Karstifikasi hanya terjadi apabila kawasan batuan karbonat terletak pada wilayah dengan curah hujan lebih dari 250 mm/tahun, semakin besar curah hujannya maka proses karstifikasi akan berjalan dengan lebih intensif. Hal ini berarti bahwa proses karstifikasi di kawasan karst Indonesia akan berlangsung dengan sangat intensif karena Indonesia yang terletak di daerah tropis yang memiliki curah hujan tinggi. Karst itu kan terbentuk dari dasar laut yang terangkat sehingga muncul ke permukaan. Jarang ditemuai karst menjulang di daerah pegunungan tinggi. Jadi jawabannya B.

18. Cermati ayat Quran berikut!
Ayat tersebut jika dikaitkan dengan fenomena alam, akan sesuai dengan yang digambarkan sebagai berikut ...
A

B

C

D
Kunci
Ada kata "bahrun' itu kan air laut dan ayat tersebut adalah tentang magma yang keluar dari dasar lautan. Cek di bawah.

19. Perhatikan gambar!

Foto udara di atas menggambarkan irigasi pertanian yang diambil dari wilayah Wadi As-Sirhan di Arab Saudi. Konsep geografi yang berkaitan dengan bentukan melingkar di Wadi As-Sirhan tersebut erat kaitannya dengan konsep …
(A) Diferensiasi area
(B) Nilai kegunaan
(C) Aglomerasi
(D) Pola

Kunci
Gambar di atas adalah citra inderaja pertanian intensif dengan irigasi pivot di daerah gurun pasir. Jadi konsep pola yang tepat. Pola pertanian.

20. Perhatikan ayat di bawah ini dengan saksama!
Makna tersirat dari Q.S Adz-Dzariyat ayat 2 di atas adalah ...
(A) Awan terbentuk dari uap air
(B) Awan dapat mengandung petir
(C) Awan dapat melepaskan kalor
(D) Awan dapat menyerap cahaya matahari

Kunci:
Ini ayat tentang siklus air, jadi lebih ke opsi A. Cek di bawah. Lanjut: Soal No 21-25

Kamis, Agustus 4

Pendalaman OSN Kebumian: Mineralogi dan Kristalografi Part 2

Pendalaman OSN Kebumian: Mineralogi dan Kristalografi Part 2


Halo kawan-kawan kita coba untuk bahas lagi seputar pendalaman OSN Kebumian topik mineralogi dan kristalografi.

Jangan lupa untuk share postingan ini ke teman-teman lain di grup medsos ya!. Selamat berjuang dan semoga berhasil.

6. Unsur kimia yang ditemukan di Dolomit tetapi tidak ditemukan di Kalsit adalah …
a. Ca
b. C
c. Al
d. Mg
e. O

Kunci
Dolomit itu sejenis batukaput, yang merupakan kapur tunggal berkadar magnesium tinggi dan baik digunakan untuk tanah perkebunan serta untuk perikanan atau tambak. Dolomit terbentuk dari batuan dolomit yang dikumpulkan dari proses penambangan. Kandungan yang sangat dibutuhkan dari kapur ini adalah kalsium (ca) dan magnesium (mg). 

Kalau Kalsit adalah nama lain dari Kalsium karbonat. Kalsium karbonat ialah senyawa kimia dengan formula CaCO₃. Senyawa ini merupakan bahan yang umum dijumpai pada batu di semua bagian dunia, dan merupakan komponen utama cangkang organisme laut, siput, bola arang, mutiara, dan kulit telur.

Jadi jawabannya adalah D (Mg).

7. Seri Reaksi Bowen yang benar dari mineral yang pertama terbentuk sampai yang terakhir terbentuk adalah …
a. Amfibol – Olivin – Ortoklas – Piroksen – Biotit – Muskovit – Kuarsa.
b. Olivin – Piroksen – Amfibol – Biotit – Ortoklas – Muskovit – Kuarsa.
c. Olivin – Piroksen – Biotit – Amfibol – Ortoklas – Muskovit – Kuarsa.
d. Kuarsa – Muskovit – Ortoklas – Biotit – Amfibol – Piroksen – Olivin.
e. Olivin – Piroksen – Ortoklas – Amfibol – Muskovit – Biotit – Kuarsa.

Kunci
Seri Reaksi Bowen menggambarkan suhu di mana mineral mengkristal saat terjadi pembekuan, atau meleleh saat dipanaskan. Skala suhu terendah di mana semua mineral mengkristal menjadi batuan padat adalah sekitar 700 °C. Reaksi Bowen ada yang bertipe diskontinyu dan continyu. Coba cek di bawah. Maka jawabn yang tepat adalah B.

8. Berikut merupakan nama-nama mineral yang menyusun batuan beku, kecuali …
a. Kuarsa
b. Hipersten
c. Augit
d. Garnet
e. Labradorit

Kunci
Jenis mineral yang jarang dijumpai pada batuan beku adalah garnet. Garnet adalah mineral umum dari batuan metamorf seperti gneiss dan sekis dari yang bersifat basa sampai asam, kapur kristal dan pegmatites.

9. Perhatikan gambar kristal di bawah. 
Kristal ini mempunyai enam sisi, tiga sisi di bagian atas, dan tiga sisi di bagian bawah. Mineral kalsit merupakan contoh dari bentuk kristal ini. Kristal ini termasuk dalam system kristal:
a. Tetragonal
b. Heksagonal
c. Monoklin
d. Ortorombik
e. Trigonal

Kunci
Mineral di atas masuk jenis sistem trigonel. Contoh mineral dengan sistem kristal trigonal Magnesit Kalsit. Coba hapalkan semua jenis sistem kristal mineral di bawah ini.
Klasifikasi sistem kristal mineral batuan

10. Kristal-kristal kalsit yang dijumpai pada rekahan batugamping atau rekahan batuan beku basaltik terbentuk melalui proses …
a. Hidrotermal
b. Presipitasi larutan
c. Evaporasi
d. Pembekuan magma
e. Tidak ada yang benar

Kunci
Belum tahu

Rabu, Agustus 3

Pendalaman OSN Kebumian: Mineralogi dan Kristalografi Part 1

Pendalaman OSN Kebumian: Mineralogi dan Kristalografi Part 1


Halo pejuang OSN Kebumian, kita bahas-bahas lagi yuk soal Kebumian dari tahun-tahun sebelumnya. Semoga bisa membantu kamu yang sedang mencoba untuk seleksi perwakilan siswa OSN di sekolah.

OSN Kebumian berbeda dengan geografi ya karena di Kebumian kita hanya belajar kondisi fisikal bumi saja, tidak ada tentang regional budaya, pembangunan wilayah, kota, desa dan lainnya.

Saya akan coba bahas per part topik materi. Untuk postingan ini kita akan coba bahas terkait mineralogi dan kristalografi.

1. Dalam kristal kita mengenal sumbu a, b, c, dan d. Sumbu-sumbu tersebut disebut juga …
a. Sumbu kristal
b. Sumbu simetri
c. Sumbu putar
d. Sumbu pusat
e. Tidak ada jawaban yang benar

Pembahasan
Mineral banyak dijumpai di alam, di lingkungan tempat tinggal kita dan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sebuah kristal, sumbu kristal berupa garis bayangan yang lurus yang menembus kristal melalui pusat kristal. 

Setiap mineral tersusun atas kumpulan kristal-kristal yang sejenis, dan kristal tersusun atas unsur-unsur kimia yang terikat dalam susunan dan komposisi yang sama.

Sumbu kristal adalah garis bayangan lurus yang menghubungkan dan menembus muka / bidang muka kristal, melalui pusat kristal. 

Dalam sistem kristalografi, kristal ada yang memiliki tiga (3) sumbu kristal dan ada yang memiliki empat (4) sumbu kristal. Sumbu-sumbu kristal tersebut kita beri nama saja, yaitu sumbu a, sumbu b dan sumbu c. Gambar sumbu kristal ada di bawah.
Gambar sumbu kristal

2. Kelompok mineral yang termasuk dalam mineral lempung adalah …
a. Limonit, Apatit, dan Magnetit.
b. Pirit, Hematit, dan Bentonit.
c. Kaolinit, Kalkopirit, dan Apatit.
d. Smektit, Hematit, dan Limonit.
e. Hematit, Bentonit, dan Azurit.

Pembahasan
Kalau kamu pernah bermain lempung di sawah atau di tempat lain maka kamu sudah pasti akan menyentuh mineral lempung. Mineral lempung adalah kelompok mineral, kristalnya sangat kecil, hanya dapat dilihat dan dibedakan dengan mikroskop, biasanya dengan mikroskop elektron. 

Mineral lempung merupakan koloid dengan ukuran sangat kecil (kurang dari 1 mikron). Masing-masing koloid terlihat seperti lempengan-lempengan kecil yang  terdiri dari lembaran-lembaran kristal yang memiliki struktur  atom yang berulang.

Ada 6 Jenis mineral lempung utama adalah: 
1. Kaolinite 
2. Smectite Group 
3. Illite Group 
4. Vermiculite 
5. Chlorite 
6. Allophanes.

Jawabannya C. Di semua opsi yang ada "hematite, magnetit" adalah salah, karena hematit dan magnetit itu mineral logam/besi.

3. Mineral dapat dikelompokkan menjadi mineral silikat (mineral yang mengandung Si) dan non silikat. Contoh mineral non silikat adalah …
a. Kuarsa
b. Kalsit
c. Olivin
d. Ortoklas
e. Piroksen

Pembahasan
Bedanya apa sih silikat dan non silikat?. Kalau mineral silikat berarti punya kandungan silikatnya, kalau non silikat berarti tidak punya. Gitu aja sederhananya.

Yang bukan mineral silikat aadalah kalsit. Cek gambar di bawah ini:
Mineral non silikat

Mineral silikat
4. Belahan mineral merupakan salah satu ciri fisik dalam identifikasi mineral. Mineral yang mempunyai belahan satu arah sempurna adalah …
a. Muskovit
b. Kalsit
c. Galena
d. Kuarsa
e. Pirit

Pembahasan
Belahan adalah salah satu sifat fisik mineral atau bisa diartikan kenampakan dari mineral yang berdasarkan kemampuannya untuk membelah melalui bidang belahan yang rata dan juga licin. Biasanya bidang belahan berbentuk sejajar dengan bidang tertentu. Contoh mineral yang dapat membelah yaitu kalsit. Kalsit memiliki tiga arah belahan sedangkan untuk kuarsa, tidak memiliki belahan. Belahan sendiri terbagi menjadi

1. Belahan satu arah, contohnya: muscovite
2. Belahan dua arah, contohnya: feldspar
3. Belahan tiga arah, contohnya: halit dan kalsit

Gambarnya bisa dilihat di bawah, coba pahami ya dan hapalkan aja semua biar ngerti.

5. Mineral yang umumnya tidak mungkin ditemukan dalam Riolit adalah …
a. Olivin
b. Kuarsa
c. Biotit
d. Feldspar
e. Amfibol

Pembahasan:
Riolit itu kan batuan beku ekstrusif yang memiliki butir kristal halus (afanitik). Komponen silikat riolit lebih dari 68%. Untuk melihat komposisi mineral batuan beku, bisa cek diagram di bawah, lihat warnanya. Saya coba kasih tanda untuk riolit. Berarti kalau misal ditanyakan mineral lainnya, tinggal buat garis batas saja sesuai batuannya. Jadi Olivin yang tidak termasuk.
Komposisi mineral batuan beku

Selasa, Agustus 2

[Geografi Wilayah] Enam Dasar Asumsi Utama Teori Lokasi Weber

[Geografi Wilayah] Enam Dasar Asumsi Utama Teori Lokasi Weber

Dalam geografi wilayah atau regional dikenal berbagai macam teori wilayah dan salah satunya yang terkenal adalah Teori Lokasi Industri Weber (Industrial Location).

Lalu siapa itu Alfred Weber?. Alfred Weber adalah seorang ekonom Jerman yang juga menjadi pengajar di Universitas Praha pada tahun 1907. 

Kemudian pada tahun 1907-1933 ia juga mengajar di Universitas Heidelberg. Weber menghasilkan geografi ekonomi yang berkaitan dengan least cost location

Teori tersebut menyebutkan bahwa lokasi industri itu sebaiknya diletakkan pada tempat yang memiliki biaya sewa lahan paling minimal. Itu kata kuncinya saya bold ya, biaya minimal.

Tempat atau lokasi yang memiliki total biaya transportasi dan tenaga kerja yang minimal itu identik dengan tingkat keuntungan yang maksimal. Weber mengemukakan enam teori sebagai berikut :

1)W ilayah yang seragam (homogeneous) dalam hal topografi, iklim dan penduduknya.
2) Tidak semua jenis sumber daya alam terdapat disetiap tempat alias tersebar tidak merata.
3) Upah tenaga kerja. Ada upah yang baku yang telah ditetapkan sehingga jumlahnya sama di setiap tempat, tetapi ada pula upah yang merupakan hasil persaingan antar penduduk.
4) Terdapat hanya satu jenis alat transportasi serta ketergantungan terhadap biaya transportasi. Besarnya biaya transportasi tergantung pada massa bahan baku serta jarak dari asal bahan baku ke lokasi pabrik.
5) Terdapat kompetisi antar industri. Setiap industri pasti melakukan persaingan untuk memperoleh pasar dan keuntungan yang lebih besar.
6) Manusia selalu berfikir rasional untuk pengembangan industri alias tidak stagnan.

Dengan mengguanakan asumsi di atas maka biaya transportasi akan tergantung pada bobot barang dan jarak pengangkutan. Weber kemudian menghasilkan model Segitiga Lokasi. Dalam menentukan lokasi industri, terdapat tiga faktor penentu, yaitu biaya transportasi, upah tenaga kerja, dan dampak aglomerasi dan deaglomerasi. 

Dalam gambar di atas, "P" adalah asumsi lokasi terbaik dari sebuah industri jika akan didirikan tapi dalam kondisi yang masih stabil/netral. Biaya transportasi diasumsikan berbanding lurus terhadap jarak yang ditempuh dan berat barang, sehingga titik terendah biaya transportasi menunjukkan biaya minimum untuk angkutan bahan baku dan distribusi hasil produksi. 

Biaya transportasi akan bertambah secara proporsional dengan jarak. Titik terendah biaya transportasi adalah titik yang menunjukkan biaya minimum untuk angkutan bahan baku (input) dan distribusi hasil produksi.

Dalam model konsep industrial location theory menurut webber ini dijelaskan dengan menggunakan segitiga lokasional, di mana lokasi optimum (p) adalah keseimbangan antara kekuatan yang ditimbulkan oleh sumber bahan baku (input 1 dan input 2) dan titik pasar (market). 

Untuk mengetahui apakah lokasi optimum lebih dekat ke sumber input atau pasar, digunakan index bahan, yaitu perbandingan berat input bahan lokal dengan berat produk akhir. 

Ketentuan Indeks Bahan Baku Weber (IB) adalah sebagai berikut:
- IB > 1, perusahaan akan berlokasi dekat ke bahan baku
- IB < 1, perusahaan akan berlokasi dekat ke pasar

Perhatikan gambar di bawah ini:

Keterangan:
M = pasar
P = lokasi biaya terendah.
R1, R2 = bahan baku

Gambar :
(a) : apabila biaya angkut hanya didasarkan pada jarak.
(b) : apabila biaya angkut bahan baku lebih mahal dari pada hasil industri.
(c) : apabila biaya angkut bahan baku lebih murah dari pada hasil industri.

Senin, Agustus 1

Contoh LKPD Geografi Kelas 12 Wilayah dan Pewilayahan

Contoh LKPD Geografi Kelas 12 Wilayah dan Pewilayahan


Halo rekan-rekan guru semuanya, kali ini saya coba lagi berikan contoh Lembar Kerja Peserta Didik atau LKPD Geografi kelas 12.

Topik wilayah dan pewilayahan ini bisa dimodifikasi sesuai dengan perkembangan teori-teori dan fenomena yang terjadi khususnya di Indonesia.

Saya sendiri biasa memetakan topik wilayah dan pewilayahan seperti berikut ini:
1. Konsep Wilayah Dalam Geografi
2. Cara Klasifikasi Wilayah
3. Teori-Teori Wilayah
4. Kaitan Wilayah dan Perencanaan Pembangunan
5. Strategi Pembangunan Wilayah Indonesia Waktu ke Waktu
6. Ketimpangan Wilayah Pembangunan, Sejarah dan Solusinya

Anak level SMA sendiri harus sudah diarahkan mampu membaca, mengobservasi lalu menganalisis permasalahan wilayah dimulai dari wilayah tempat tinggalnya sendiri.

Wilayah dalam geografi sama halnya seperti organisme yang memiliki bagian-bagian dan jaringan yang saling terkait satu sama lain.

Berikut ini contoh lembar kerja atau LKPD bab wilayah dan pewilayahan yang bisa dicoba diberikan kepada siswa sebagai alat bantu belajar.

Ingat LKPD hanya contoh, dan bisa anda modifikasi sendiri isinya sesuai kondisi siswa, kebutuhan di kelas dan kontekstual masing-masing tempat mengajar bapak ibu.

Silahkan download pada link yang sudah saya cantumkan di bawah ini, jangan lupa untuk share postingan ini ke grup guru geografi lainnya ya. Semoga membantu.

LINK DOWNLOAD 

No Judul Link
1 LKPD 1 Konsep dan Klasifikasi Wilayah download
2 LKPD 2 Pewilayahan Wilayah download
3 LKPD 3 Teori-Teori Wilayah download
4 LKPD 4 Wilayah dan Ketimpangan Pembangunan on progress
Langkah-Langkah Analisis Pendekatan Kompleks Wilayah/Kewilayahan

Langkah-Langkah Analisis Pendekatan Kompleks Wilayah/Kewilayahan

Pendekatan geografi yang ketiga setelah keruangan dan kelingkungan adalah kompleks wilayah atau kewilayahan.

Seringkali siswa bingung mencontohkan pendekatan kewilayahan dalam mengkaji suatu fenomena geosfer.

Lalu bagaimana kita membedakan pendekatan kewilayahan ini dan seperti apa cara menjabarkan dan mendeskripsikannya dalam sebuah tulisan misalnya.

Ada yang mengemukakan bahwa pendekatan kompleks wilayah adalah kombinasi pendekatan keruangan dan pendekatan kelingkungan. Mengapa demikian?.

Kita coba lihat dulu seperti apa definisi dari 'wilayah' atau bahasa kerennya adalah 'region'. Wilayah adalah suatu unit ruang di permukaan bumi yang memiliki karakteristik khas dan dapat dibedakan dengan unit ruang lain.

Jadi dalam suatu wilayah pasti di dalamnya ada komponen-komponen baik biotik dan abiotik yang saling berinteraksi satu sama lain.

Hal tersebutlah yang memicu terjadinya suatu sistem dalam ruang yang menyebabkan terjadinya kompleksitas suatu wilayah.

Kompleksitas wilayah DKI Jakarta tentu akan berbeda dengan kompleksitas wilayah Surabaya. Maka dari itu pendekatan kompleks wilayah akan mengkaji tentang kedetailan suatu wilayah sebagai bagian dari ruang permukaan bumi yang dibatasi oleh suatu unit-unit pembatas tertentu.

Jadi kalau bicara ruang itu masih agak "abstrak", tapi kalau bicara wilayah maka sudah ada "pembatasan" oleh unit-unit tadi seperti batas administratif, atau batas secara kultural, atau batas secara geologi dan lainnya.

Jadi pendekatan kompleks wilayah akan spesifik membahas dan menganalisis identitas suatu wilayah sampai ke akar-akarnya. Dengan begitu kita bisa paham perbedaan karakter masing-masing wilayah.

Perbedaan karakter ini akan berdampak pada strategi pembangunan ke depannya sehingga tidak terjadi kesalahan tata ruang.

Bagaimana contoh tugas geografi untuk melihat penerapan pendekatan kompleks kewilayahan?. Kita bisa meminta siswa untuk membuat sebuah laporan sederhana atau esai. Misalnya seperti ini:

1. Coba buka google map di android atau laptop.
2. Cari lokasi tempat tinggalmu berada.
3. Amati dan observasi via google map versi vektor atau raster.
4. Deskripsikan wilayahmu dalam sebuah tulisan.
5. Komponen wilayah yang ditulisan bisa terkait fitur geografis, kondisi tutupan lahan, jaringan jalan, kemacetan (kalau ada) dan lainnya.

Peta wilayah Jabodeabek dalam kerangka wilayah geografis

Minggu, Juli 31

Hunting Buku Bekas/Second di Sekitar Cileungsi Bogor

Hunting Buku Bekas/Second di Sekitar Cileungsi Bogor

Beberapa minggu lalu anak saya yang paling besar diberikan tugas oleh sekolah untuk mencari buku bekas untuk nantinya disumbangkan ke sekolah.

Tema buku yang diberikan adalah ASEAN, kesehatan dan tokoh nasional. Tadinya saya mau carikan buku di toko online tapi coba aja cari keliling-keliling sekitar rumah.

Lalu saya coba buka google map dan ketikkan keyword "toko buku bekas", dan muncul di Citra Indah City. Lumayan dekat lah dari Grand Nusa Indah.

Jam 10 pagi kami berangkat pakai mobil menuju lokasi dan sekitar 20 menitan sudah sampai di TKP. Lokasinya silahkan buka link berikut: Klik

Toko buku bekas ini persis samping jalan dan isinya lumayan cukup lengkap. Berbagai buku dari biografi, novel, ilmiah, fiksi, komik jadul relatif ada.

Penjaga toko adalah pasangan lansia yang mungkin sedang menjalani masa pensiun dengan berjualan buku seken.

Akhirnya setelah beberapa menit mencari, dapat sekitar 4 buku yang diperlukan untuk anak saya. Total harganya 65 ribuan.

Nah bagi yang sedang mencari buku-buku bekas dari anak SD sampai kuliahan, tak ada salahnya coba hunting di sini. 

Tidak masalah buku itu jadul atau tidak, yang penting ilmu di dalamnya dapat kita serap dan menambah wawasan untuk bekal kita hidup.
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close