Guru Geografi | Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...

Rabu, September 21

Sejarah Imperialisme dan Kolonialisme: Jalur Sutra (Silk Road)

Sejarah Imperialisme dan Kolonialisme: Jalur Sutra (Silk Road)

Peta jalur sutra

Kolonialisme dan imperialisme tidak terlepas dari kegiatan perdagangan yang telah dilakukan manusia sejak beribu tahun lalu. Salah satu jalur perdagangan kuno terkenal adalah silk road atau jalur sutra.

Jalur Sutra bukanlah jalan yang paten atau arah rutenya tunggal. Istilah Jalur Sutra merujuk pada jaringan rute yang digunakan oleh para pedagang selama lebih dari 1.500 tahun, sejak dinasti Han di Tiongkok membuka perdagangan pada 130 SM sampai 1453 M, ketika Kekaisaran Ottoman menutup perdagangan dengan Barat. 

Ahli geografi dan penjelajah Jerman Ferdinand von Richthofen pertama kali menggunakan istilah ”jalan sutra” pada tahun 1877 M untuk menggambarkan jalur barang yang dilalui dengan baik antara Eropa dan Asia Timur. 

Istilah silk road ini juga berfungsi sebagai metafora untuk pertukaran barang dan ide antara budaya yang beragam. Meskipun jaringan perdagangan sering disebut sebagai Jalur Sutra, beberapa sejarawan lebih menyukai istilah Rute Sutra karena lebih mencerminkan banyak jalur yang diambil oleh para pedagang.

Jalur Sutra membentang sejauh kurang lebih 6.437 kilometer (4.000 mil) melintasi beberapa lanskap paling tangguh/ekstrim di dunia, termasuk Gurun Gobi dan Pegunungan Pamir. Dengan tidak adanya satu pemerintah untuk melakukan pemeliharaan, jalan-jalan biasanya dalam kondisi buruk. 

Perampok di Jalur Sutra adalah hal biasa. Untuk melindungi diri, para pedagang bergabung bersama dalam karavan dengan unta atau hewan angkut lainnya. Hanya sedikit orang yang menempuh seluruh rute, sehingga menimbulkan sejumlah perantara dan pos perdagangan di sepanjang jalan.

Komoditas yang diperdagangkan di Jalur Sutra antara lain sutra, emas, giok, teh dan rempah-rempah. Hanya barang-barang mewah yang diperdagangkan. Cina menyuplai sutra ke Asia Barat dan wilayah Mediterania, sementara rempah-rempah diperoleh dari Asia Selatan.

Tidak hanya terkait perdagangan, kota-kota di sepanjang jalur ini juga tumbuh menjadi pusat pengetahuan, budaya dan seni. Orang-orang dari berbagai latar belakang suku, budaya berinterkasi satu sama lain sehingga muncul penyebaran agama misalnya baik Hindu, Buddha, Islam ke berbagai penjuru belahan bumi.

Salah satu pengelana Jalur Sutra yang paling terkenal adalah Marco Polo (1254 M – 1324 M). Lahir dari keluarga saudagar kaya di Venesia, Italia, Marco bepergian dengan ayahnya ke China (saat itu Cathay) ketika dia baru berusia 17 tahun. 

Mereka melakukan perjalanan selama lebih dari tiga tahun sebelum tiba di istana Kubilai Khan di Xanadu pada tahun 1275 M. Marco tinggal di istana Khan dan dikirim dalam misi ke bagian-bagian Asia yang belum pernah dikunjungi oleh orang Eropa. Sekembalinya dari sana, Marco Polo menulis tentang petualangannya, dan membuat peta rute perjalanannya.

Sulit untuk melebih-lebihkan pentingnya Jalur Sutra dalam sejarah peradaban dunia. Agama dan ide menyebar di sepanjang Jalur Sutra sama lancarnya dengan transfer komoditas barang. Kota-kota di sepanjang rute tumbuh menjadi kota multikultural. 

Pertukaran informasi memunculkan teknologi dan inovasi baru yang akan mengubah dunia. Kuda-kuda yang diperkenalkan ke China berkontribusi pada kekuatan Kekaisaran Mongol, sementara bubuk mesiu dari China mengubah sifat perang di Eropa dan sekitarnya. 
Sisa kota kuno di Irak, dilalui jalur sutra

Penyakit juga menyebar di sepanjang Jalur Sutra. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wabah Black Death, yang menghancurkan Eropa pada akhir 1340-an M, kemungkinan menyebar dari Asia di sepanjang Jalur Sutra. 

Zaman Penjelajahan memunculkan rute yang lebih cepat antara Timur dan Barat, tetapi bagian dari Jalur Sutra terus menjadi jalur penting di antara beragam budaya. Saat ini, sebagian dari Jalur Sutra terdaftar dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.
Kunci Jawaban Evaluasi Erlangga Kelas 11 Sejarah Indonesia Bab 1 Kolonialisme/Imperialisme

Kunci Jawaban Evaluasi Erlangga Kelas 11 Sejarah Indonesia Bab 1 Kolonialisme/Imperialisme


Kolonialisme dan imperialisme identik dengan penjajahan bangsa barat terhadap negara-negara dunia ketiga termasuk Indonesia.

Sejarah penjajahan bangsa barat tidak lepas dari dimulainya era renaisans di Eropa Barat. Era renaisans adalah masa pencerahan kembali bangsa Eropa setelah era kegelapan atau dark age di abad pertengahan.

Kelahiran filsuf, seni, teknologi dan mesin-mesin lainnya membuat bangsa Eropa mulai berani membuka diri dan mencoba mencari sesuatu yang baru di wilayah luar Eropa.

Keingintahuan tentang daerah luar tersebut membawa bangsa Eropa membawa motif gold, glory, gospel dalam penjelajahannya.

Berikut ini kunci jawaban evaluasi Erlangga Sejarah Indonesia Kelas 11 bab 1, silahkan dipelajari dan jika ada kunci salah, maka tugas anda untuk mengoreksi sendiri. Budayakan literasi juga, jangan hanya percaya satu kunci jawaban. 

I. Pilihan Ganda
1.e 2.d 3.e 4.a 5.a 6.b 7.b 8.c 9.c 10.b 11.a 12.c 13.d 14.d 15.c 16.c 16.c 17.e 18.a 19.a 20.b 21.b 22.a 23.c 25.b 26.c 27.c 28.e 29.c 30.a 31.b 32.d 33.a 34.a 35.e 36.b 37.b 38.a 39.c 40.d

II. Sebab Akibat
1.B 2.A 3.A 4.A 5.C 6.A 7.A 8.E 9.A 10.A 11.D 12.E 13.A 14.A 15.C 16.D 17.D 18.A 19.A 20.E

III. Esai
1. Jalur Sutra bukanlah jalan dengan rute tunggal. Istilah ini merujuk pada jaringan rute yang digunakan oleh para pedagang selama lebih dari 1.500 tahun, sejak dinasti Han di Tiongkok membuka perdagangan pada 130 SM. sampai 1453 M, ketika Kekaisaran Ottoman menutup perdagangan dengan Barat. Ahli geografi dan penjelajah Jerman Ferdinand von Richthofen pertama kali menggunakan istilah ”jalan sutra” pada tahun 1877 M. untuk menggambarkan jalur barang yang dilalui dengan baik antara Eropa dan Asia Timur. Istilah ini juga berfungsi sebagai metafora untuk pertukaran barang dan ide antara budaya yang beragam. Meskipun jaringan perdagangan sering disebut sebagai Jalur Sutra, beberapa sejarawan lebih menyukai istilah Rute Sutra karena lebih mencerminkan banyak jalur yang diambil oleh para pedagang.

2. Bangsa Portugis mempelopori pelayaran samudera dengan motif gold (mencari kekayaan), glory (mencari kejayaan) dan gospel (menyebarkan agama).

3. Faktor yang melatarbelakangi dimulainya era pelayaran bangsa Eropa adalah:
- Jatuhnya Konstatinopel ke tangan Turki Ottoman, dimana Sultan Mehmed menutup akses Asia dan Eropa sehingga Eropa kekurangan pasokan bahan mentah. 
- Berkembangnya teknologi pelayaran terutama penemuan kapal karavel dan ilmu rasi bintang untuk menentukan arah.
- Berkembangnya paham merkantilisme yaitu teori ekonomi yang menyatakan kesejahteraan negara ditentukan oleh banyaknya aset atau modal yang dimiliki suatu negara.

4. Karena merkantilisme memuat filosofi mengumpulkan sumber daya sebanyak-banyaknya. Untuk mencapai tujuant ersebut negara-negara Eropa berupaya memonopoli jalur perdagangan penting di Eropa dengan praktik kolonialisme dan imperialisme.

5. Tiga tujuan VOC didirikan adalah:
a.. Menghilangkan persaingan yang akan merugikan para pedagang Belanda
b. Menyatukan tenaga untuk menghadapi saingan dari bangsa Portugis dan pedagang-pedagang lainnya di Indonesia
c. Mencari keuntungan yang sebesar-besarnya untuk membiayai perang melawan Spanyol.

6. Perbedaan dari CONTINGENTEN (disebut juga pajak in natura), adalah sebuah kewajiban yang diterapkan oleh VOC bagi rakyat pribumi untuk menyerahkan hasil bumi mereka yang dihitung sebagai pajak sewa tanah. VERPLICHTE LEVERANTIE disebut juga penyerahan wajib, adalah kewajiban bagi rakyat pribumi untuk menyerahkan/menjual hasil buminya hanya pada pihak VOC dengan harga yang sudah ditentukan.

7. Faktor internal utamanya adalah praktik korup di semua level pegawai, perdagangan gelap, pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Faktor esternal adalah kekalahan Belanda oleh Perancis di bawah Napoleon Bonaparte.

8. Dampak dari Konvensi London tahun 1814 terhadap Belanda adalah  Belanda menguasai kembali Indonesia (Hindia Belanda) yang dikembalikan Inggris. Belanda mendapatkan Pulau Bangka (Indonesia) yang ditukar dengan memberi koloni Cochin (India) kepada Inggris.

9. Kebijakan tanam pakasa menuai kritik karena terjadi bencana kelaparan hebat  menjelang tahun 1843 di Cirebon. Tahun 1850 kelaparan juga melanda Jawa Tengah. Hal ini terjadi karena fokus pada tanaman ekspor membuat rakyat tidak cukup waktu menamam padi. Hal ini diperparah dengan pabtik gula yang mnyita jatah air dan tanaman padi penduduk untuk tebu. Akibatnya muncul paceklik, harga beras naik, kelaparan dan kematian terjadi dimana-mana.

10. Dampak kebijakan pintu terbuka adalah eksploitasi tenaga kerja dan lahan-lahan produktif perkebunan. Selain itu pengiriman paksa dan besar-besaran tenaga kerja dari Jawa untuk diperkerjakan di perkebunan Belanda lain seperti di Guyana dan Suriname. Selain itu hukuman juga dikenakan kepada buruh pribumi yang mangkir dari pekerjaan tanpa pemberitahuan, melawan perintah, mabuk, berkelahi dan sebagainya. 

Selasa, September 20

Mengenal Enam Tipologi Kota

Mengenal Enam Tipologi Kota

Kota memiliki berbagai macam jenis fungsi sesuai dengan tujuan dari pengembangan kota itu sendiri. Ada banyak pendapat tentang pengelompokkan tipologi kota.

Salah satu indikator untuk meentukan tipologi kota adalah fungsi. Dalam hal ini, Aurousseau menggambarkan 6 tipologi kota sebagai berikut:

1. Kota administratif adalah kota yang menjadi pusat ibukota suatu wilayah. Fungsi utama kota administratif adalah mengelola negara atau unit administratif lainnya seperti Bandung sebagai pusat pemerintahan Jawa Barat. Kota administratif harus berada di lokasi yang strategis dan memiliki kemudahan dalam aksesibilitas komunikasi dan mobilitas ruang.

2. Kota pertahanan adalah kota yang memiliki fungsi dominan yang berkaitan dengan keamanan dan pertahanan suatu negara. Kota pertahanan sering berukuran kecil dengan keunggulan strategis militer. Berbagai fasilitas mulai dari landasan pacu, pelabuhan tempur, pangkalan militer dan markas tentara biasa dijumpai di kota pertahanan. Contohnya adalah kota-kota pangkalan militer di pulau-pulau Pasifik.

3. Kota budaya adalah kota dengan tujuan sebagai pusat budaya. Kota budaya dicirikan dicirikan dengan kemampuan mereka melalui periode panjang sejarah peradaban. Banyak kota budaya berasal dari masa lalu seperti Jerusalem, Yogyakarta, Milan.
Bangunan kota tua di Maroko

4. Kota produksi adalah kota yang berkaitan dengan kegiatan industri manufaktur atau kerajinan khas daerah. Kota model ini sering dicirikan dengan fasilitas modern namun untuk pusat kerajinan maka aspek tradisional juga sering dimunculkan. Bahan baku juga penting dalam pengembangan sebuah kota produksi. 

5. Kota komunikasi adalah kota yang bertindak sebagai penghubung dalam rantai komunikasi. Secara ekonomi cuku penting dan kota komunikasi berkaitan dengan hasil produksi dan distribusi barang. Internet berkecepatan tinggi dengan listrik yang super kuat tentu diperlukan untuk kehidupan di kota ini.

6. Kota rekreasi adalah kota dengan tujuan wisata termasuk di dalamnya wisata budaya, alam, keseharan atau judi. Kota ini menawarkan daya tarik kuat bagi orang tentang kondisi alam indah, budaya yang mengakar atau fasilitas yang super class.
Rumus Daya Dukung Lahan Pertanian

Rumus Daya Dukung Lahan Pertanian


Pertanian merupakan kegiatan yang membutuhkan lahan yang relatif luas sehingga kemampuan daya dukung lahannya perlu diperhatikan.

Daya dukung lahan pertanian adalah kemampuan lahan untuk menghasilkan tanaman pangan agar manusia dapat hidup layak. 

Konsep daya dukung lahan pertanian sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial maupun fisik suatu wilayah. Kondisi sosial meliputi jumlah penduduk dan kebutuhan fisik minimum (kebutuhan pangan per kapita per tahun).

Sementara itu, kondisi fisik wilayah mencakup luas lahan panen dan produktifitas lahan. Analisis daya dukung lahan pertanian dapat digunakan untuk mengetahui daya dukung lahan terhadap kebutuhan kalori penduduk.

Tingkat swasembada pangan dapat terlihat pula dengan analisis daya dukung lahan pertanian. Rumus daya dukung lahan pertanian adalah:

႖ = Lp/Pd
       KFM/PR

Keterangan:
႖ = daya dukung lahan pertanian
Lp = luas lahan panen (ha)
Pd = jumlah penduduk (jiwa)
KFM = kebutuhan fisik minimum (kg/kapita/tahun)
Pr = produksi lahan rata-rata per hektar (kg/ha)

Berdasarkan rumus di atas, daya dukung lahan pertanian terbagi menjadi 3 tipe yaitu
1. jika nilai ႖ > 1 maka daya dukung lahan pertaniannya tinggi. Indikasinya bahwa hasil produksi lahan pertanian per satuan lahan dapat mencukupi kebutuhan pangan penduduk.

2. jika nilai ႖ = 1 maka daya dukung lahan pertaniannya optimal. Indikasinya bahwa ada keseimbangan anara kebutuhan pangan penduduk dan kemampuan wilayah dalam memproduksi hasil pangan.

3.  jika nilai ႖ < 1 maka daya dukung lahan pertaniannya rendah. Indikasinya bahwa produksi pangan pada satuan lahan tidka dapat mencukupi kebutuhan pangan penduduk.

Contoh soal daya dukung lahan pertanian:
Terdapat penduduk pada suatu wilayah X berjumlah 10.000 jiwa. Kebutuhan fisik minimumnya adalah 75 kg/kapita/tahun. Luas lahan panen adalah 500 ha dengan produksi lahan rata-rata per hektar adalah 2,5 ton. Berapa daya dukung lahan pertanian wilayah X?

Jawab
႖ = Lp/Pd
       KFM/PR
႖ = 500/10.000
       75/2.500
႖ = 0.05 
       0,03
= 1,7

Jadi daya dukung lahan pertanian wilayah X tergolong tinggi (>1).

Jumat, September 16

Soal Sumatif + Kunci Geografi Kelas 10 Bab Dasar-Dasar Pemetaan

Soal Sumatif + Kunci Geografi Kelas 10 Bab Dasar-Dasar Pemetaan

Peta dan pemetaan adalah materi yang wajib dikuasai oleh siswa pada pelajaran geografi. Peta adalah alat bantu utama dalam menampilkan distribusi suatu fenomena dalam ruang permukaan bumi.

Kali ini saya bagikan contoh soal sumatif bab dasar-dasar peta dan pemetaan. Kalian boleh gunakan sebagai referensi bank soal atau latihan pribadi menjelang ulangan, ujian tengah semester atau ujian akhir semester.

Soal sumatif bab peta dan pemetaan ini kombinasi dari level mudah, sedang dan HOTS. Silahkan dipelajari.

Pilihlah jawaban yang tepat diantara a, b, c, d atau e!
1. Bumi adalah sebuah bidang lengkung yang jika diubah ke bidang datar seperti peta akan menghasilkan ....
a. proyeksi
b. distorsi
c. skala
d. kontur
e. garis

2. Garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat dengan kecepatan angin sama dinamakan ....
a. isopleth
b. isoterm
c. isohyet
d. isobar
e. isotach

3. Peta kadaster biasanya digambarkan dengan skala ....
a. 1: 5.000
b. 1: 50.000
c. 1: 100.000
d. 1: 250.000
e. 1: 1.000.000

4. Peta penyebaran penduduk akan memperlihatkan ....
a. komposisi penduduk
b. rasio jenis kelamin
c. kepadatan penduduk
d. jumlah angkatan kerja
e. tingkat pendidikan penduduk

5. Koordinat lintang bujur adalah salah satu komponen penting peta. Pencantuman koordinat memdahkan pembacaan informasi pada peta karena ....
a. memberikan akurasi keterangan pada objek
b. menyajikan lokasi relatif daerah yang dipetakan
c. meningkatkan ketepatan posisi objek pemetaan
d. menunjukkan informasi pelengkap lokasi pemetaan
e. menginformasikan posisi umum suatu objek pada peta

6. Perhatikan gambar!
Titik R memiliki ketinggian ....
a. 70 m
b. 90 m
c. 100 m
d. 85 m
e. 80 m

7. Daftar peta tematik:
1) peta tanah
2) peta topografi
3) peta hidrologi
4) peta klimatologi
Peta di atas dapat digunakan untuk keperluan analisis ...
a. pembangunan jalan raya
b. evaluasi kawasan industri
c. inventarisasi lahan pertanian
d. inventarisasi kawasan pariwisata
e. pengembangan lokasi permukiman

8. Perhatikan gambar!
Skala baris di atas jika diubah ke skala angka menjadi ....
a. 1: 100.000
b. 1: 1.000
c. 1: 10.000
d. 1: 50.000
e. 1: 40.000

9. Jika diketahui terdapat jarak kota A dan B adalah 4 cm, sedangkan jarak di lapangan antara kota A dan B adalah 20 km. Skala peta tersebut adalah ...
a. 1: 200.000
b. 1: 500.000
c. 1: 250.000
d. 1: 400.000
e. 1: 120.000

10.  Garis kontur yang jaraknya cukup jauh (renggang) menandakan daerah tersebut memiliki lereng ....
a. curam
b. miring
c. punggungan
d. datar
e. curam

11. Peta di bawah ini termasuk peta tematik, kecuali ...
a. geologi
b. topografi
c. kepadatan penduduk
d. pariwisata
e. tata guna lahan

12. Saat membuat peta diketahui jarak antara A ke B di peta 5 cm, skala yang digunakan 1:1.000. Dengan demikian, jarak sebenarnya berdasarkan peta yang dibuat adalah 50 cm. Setelah dilakukan pengukuran ulang ternyata jarak A ke B bukan 50 m melainkan 60 km. Peta yang baru tersebut artinya tidak ....
a. conform
b. equivalent
c. equidistant
d. stable
e. subsistance

13. Perhatikan gambar!
Nilai azimuth titik A adalah ....
a. 311⁰
b. 131⁰
c. 41⁰
d. 229⁰
e. 90⁰

14. Kegunaan inset pada peta adalah menunjukkan ....
a. informasi-informasi yang ada pada peta
b. arti simbol-simbol yang digunakan pada peta
c. isi peta secara garis besar
d. lokasi daerah yang dipetakan pada kedudukan sekitar yang lebih luas
e. posisi daerah daerah yang dipetakan dalam sebuah peta seri

15. Lettering peta dengan menggunakan huruf cetak italic dalam pembuatan peta biasanya menunjukkan fenomena ....
a. kota kecil
b. perbukitan
c. gunung
d. badan air
e. jalan raya

16. Perhatikan peta!
Wilayah berikut ini yang mengalami distorsi paling besar adalah ....
a. Papua Nugini
b. Australia
c. Greenland
d. Arab Saudi
e. Amerika Serikat

17. Peta pada nomor 16 menggunakan proyeksi tipe ...
a. azimuthal
b. conical
c. Goode
d. Mollweide
e. silindrical

18. Diketahui pada peta I yang berskala 1: 500.000, jarak antara titik A dan B adalah 3 cm. Pada peta II jarak antara titik A dan B adalah 15 cm. Maka skala peta II adalah ....
A. 1 : 100.000
B. 1 : 1.000.000
C. 1 : 250.000
D. 1 : 25.000.000
E. 1 : 250.000.000

19. Lembaga di Indonesia yang memiliki tugas membuat peta rupa bumi dan peta dasar lainnya adalah ....
a. BIG
b. BPN
c. BPK
d. BIN
e. KPK

20. Jono memiliki peta wilayah A dengan skalanya 1:75.000: Jika ia memperbesar peta wilayah A tersebut tiga kali lebih besar, skala peta yang baru adalah ....
A. 1 : 25.000
B. 1 : 45.000
C. 1 : 60.000
D. 1 : 150.000 
E. 1 : 225.000

21. Pernyataan yang benar mengenai skala peta dan kenampakan objek yang tergambarkan pada peta adalah ....
A. Semakin besar penyebut skala semakin besar objek yang tergambarkan
B. Semakin kecil penyebut skala semakin kecil objek yang tergambarkan
C. Semakin besar penyebut skala semakin kecil objek yang tergambarkan
D. Angka penyebut skala berbanding lurus dengan kenampakan yang tergambarkan
E. Angka penyebut skala tidak sama dengan kenampakan yang tergambarkan

22. Negara berikut ini cocok dipetakan dengan proyeksi tipe Mercator, kecuali ....
a. Brasil
b. Malaysia
c. Kongo
d. Mongolia
e. Indonesia

23. Perhatikan gambar!

Peta di atas adalah peta pertama nusantara yang dibuat pada abad pertengahan. Pembuatan peta tersebut dilakukan dengan cara ...
a. rekaman satelit inderaja
b. observasi penjelajahan
c. balon udara
d. pesawat tempur
e. mengira-ngira

24. Dalam pembuatan peta chorografi, warna adalah salah satu komponen penting untuk menunjukkan perbedaan kenampakan fisiografis. Pernyataan berikut yang tepat terkait penggunaan warna peta adalah …
a. warna hijau menandakan dataran rendah
b. warna putih menunjukkan wilayah karst
c. warna kuning menunjukkan wilayah gurun
d. warna cokelat menujukkan perbukitan
e. warna biru menunjukkan perkotaan

25. Selisih waktu 1 jam sama dengan .... derajat bujur.
a. 20
b. 10
c. 15
d. 40
e. 50

Kunci: edited

Kamis, September 15

Cita-Cita Selangit Tapi Usaha Sebatas Tanah

Cita-Cita Selangit Tapi Usaha Sebatas Tanah


Di jaman sekarang ini kompleksitas hidup semakin tinggi dan sekolah sebagai lembaga pendidikan tentu selalu berbenah untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Dalam hal karakter, lingkungan siswa mulai dari rumah, teman, keluarga dan tontonan sehari-hari sangat berdampak pada siswa. Contohnya saja saat jadi guru, saya sering tanya kepada anak-anak tentang seberapa besar cita-cita mereka.

Banyak sekali yang menjawab ingin kuliah di perguruan tinggi favorit yang tentu banyak entah itu PTN, PTS atau Luar Negeri.

Namun yang disanyangkan adalah cita-cita setinggi langit tersebut hanya sebatas omongan, sementara usahanya hanya biasa-biasa saja. 

Pengalaman membuktikan bahwa siswa-siswi yang memang gigih, berkarakter, pejuang yang dapat meraih impian masuk ke perguruan tinggi favorit pilihan mereka.

Sementara itu anak-anak yang hanya modal omongan saja, tidak dapat apa-apa. Ingat bahwa peta persaingan kuliah se Indonesia itu ketat sekali. Kita bersaing dengan siswa/i terbaik se nusantara.

Bagaimana jadinya jika kita berkompetisi dengan siswa terbaik tapi usaha kita tidak maksimal. Sejak kelas 10 saya sudah memberikan arahan untuk ikut lomba-lomba OSN, Penelitian dan lainnya untuk tabungan atau bekal ketika daftar kuliah.

Akan tetapi hanya segelintir siswa saja yang minat. Siswa yang bermimpi jauh ingin ke PTN favorit tidak ada motivasi dan misi. Jadi gurunya yang salah dong?. Ya enggak gitu juga lah.

Sekolah di Indonesia itu macam-macam, ada yang hanya nerima yang nilainya tinggi di awal, ada yang berasal dari sekolah favorit sebelumnya dan ada juga yang menerima tanpa tes alias siswa seperti apapun kondisinya masuk.

Perlu proses panjang untuk membentuk kultur pejuang tangguh pada sekolah yang berdifereniasi tinggi. Mungkin guru-guru yang ngajar di sekolah yang sudah saringan muridnya gak bakal merasakan hal tersebut karena inputnya udah bibit unggul.

Jadi masalah ketidaksinkronan antara cita-cita dan perjuangan adalah masalah di kalangan siswa yang saat ini tengah dihadapi, terutama saya sendiri.

Karakter menyepelekan sesuatu masih begitu terasa, dan mereka menyesal pada akhirnya setelah lulus karena tidak mendengarkan nasihat guru dengan baik. Jadi jika cita-cita kita setinggi langit maka usaha juga harus setinggi angkasa. 

Beruntunglah sekolah yang sudah terbentuk karakter, budaya pejuang sejak siswa/i nya berada di kelas 10. Mentalitas tersebut tentu akan terbawa hingga kelas 11, 12 sampai mereka melanjutkan studi dan akhirnya terjun di lingkungan profesi.

Rabu, September 14

[Sejarah Peminatan] Soal Penilaian Tengah Semester/PTS Kelas 10 Semester Ganjil

[Sejarah Peminatan] Soal Penilaian Tengah Semester/PTS Kelas 10 Semester Ganjil


Halo teman-teman kali ini kita bagi-bagi lagi contoh soal penilaian tengah semester alias PTS sejarah minat kelas 10.

Topik ujian PTS sejarah minat kelas 10 semester ganjil ini adalah tentang penelitian sejarah. Silahkan disimak dan dipelajari dengan sebaik mungkin.

1. Sumber sejarah sangat berguna bagi sejarawan untuk …
A. Memandu proses penelitian sejarah
B. Memperkuat pendapat sejarawan
C. Menguji kebenaran pendapat saksi sejarah
D. Merekonstruksi peristiwa masa lalu
E. Mengetahui karya peninggalan sejarah

2. Sumber sejarah memiliki dua sifat. Sifat sumber sejarah tersebut didasarkan pada …
A. Keaslian sumber sejarah
B. Penggunaan sumber sejarah
C. Usia pembuat sumber sejarah
D. Sudut pandang pembuat sumber
E. Ingatan pembuat sumber sejarah

3. Sumber sejarah dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis dengan tujuan …
A. Memudahkan sejarawan menggunakan sumber tersebut
B. Menghasilkan fakta-fakta yang reliable
C. Memudahkan sejarawan melakukan penelitian
D. Membantu sejarawan menemukan fakta-fakta
E. Mengurangi risiko sumber tidak valid

4. Berdasarkan urutan penyampaiannya, sumber berupa buku-buku yang disusun berdasarkan laporan penelitian sejarah tanpa melakukan penelitian langsung disebut sumber …
A. Manuskrip
B. Sekunder
C. Primer 
D. Tersier
E. Arsip

5. Keterangan lisan yang langsung didapat dari pelaku ataupun saksi peristiwa yang terjadi dimasa lalu merupakan …
A. sumber tertulis
B. artefak
C. sumber lisan
D. sumber primer
E. sumber sekunder

6. Sumber primer dalam penelitian sejarah dapat diartikan sebagai …
A. Sumber yang menjadi acuan utama dalam penulisan kisah sejarah
B. Sumber yang berasal dari pelaku/saksi peristiwa sejarah
C. Sumber utama yang diperoleh dari surat kabar
D. Sumber tulisan yang diterbitkan pemerintah
E. Sumber lisan yang diperoleh melalui wawancara

7. Berdasarkan urutan penyampaiannya, sumber berupa buku-buku yang disusun berdasarkan laporan penelitian sejarah tanpa melakukan penelitian langsung disebut sumber …
A. Manuskrip
B. Sekunder
C. Primer 
D. Tersier
E. Arsip

8. Toni akan melakukan penelitian mengenai pengaruh Serangan Umum 1 Maret 1949 bagi masyarakat Yogyakarta. Toni ingin menggunakan sumber sejarah sekunder. Contoh sumber sejarah sekunder yang dapat digunakan Toni adalah…
A. Wawancara dengan para veteran dalam serangan tersebut
B. Arsip dan laporan pemerintah mengenai serangan tersebut
C. Jurnal penelitian sejarah mengenai serangan tersebut
D. Buku-buku sejarah terkait serangan tersebut
E. Foto-foto sezaman dengan serangan tersebut

9. Sejarawan perlu berhati-hati dalam menggunakan surat kabar sebagai sumber sejarah karena …
A. Informasi dalam surat kabar ditulis berdasarkan wawancara
B. Informasi dalam surat kabar ditulis oleh pelaku peristiwa
C. Surat kabar terbit di bawah kendali pemerintah
D. Ínformasi dalam surat kabar memuat fakta dan opini
E. Surat kabar ditulis oleh orang-orang profesional

10. Faktor yang menyebabkan perbedaan informasi sumber sejarah dari surat kabar satu dengan surat kabar yang lain adalah …
A. Sumber yang digunakan berbeda-beda
B. Cara penyampaian informasi yang berbeda
C. Interpretasi yang berbeda dari penulis artikel
D. Penyajian pendapat tiap surat kabar berbeda
E. Perbedaan pola pemikiran redaktur surat kabar

11. Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Berdasarkan sifatnya, peristiwa tersebut dapat dikategorikan sebagai …
A. Opini
B. Inferensi
C. Fakta lunak
D. Fakta Keras
E. Fakta Mental

12. Sumber sejarah sangat berguna bagi sejarawan untuk …
A. Memandu proses penelitian sejarah
B. Memperkuat pendapat sejarawan
C. Menguji kebenaran pendapat saksi sejarah
D. Merekonstruksi peristiwa masa lalu
E. Mengetahui karya peninggalan sejarah

13. Urutan langkah dalam penelitian sejarah yang benar adalah ....
A. Heuristik, verifikasi, interpretasi, pemilihan topik, historiografi.
B. Verifikasi, heuristik,  interpretasi, pemilihan topik, historiografi.
C. Pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, historiografi.
D. Pemilihan topik, heuristik, interpretasi, verifikasi, historiografi.
E. Historiografi, heuristik, verifikasi, interpretasi, pemilihan topic

14. Pemilihan topik hendaknya disesuaikan dengan latar belakang pengetahuan, kecakapan, dan kemampuan penulis. Hal tersebut sesuai dengan syarat pemilihan topik yaitu …
A. Significance of topic
B. Interested of topic
C. Manageable of topic
D. Important of topic
E. Obtainable data

15. Seorang peneliti akan memilih topik yang baru dan belum pernah diteliti orang lain. Tindakan tersebut dilakukan peneliti dengan tujuan …
A. Menarik minat pembaca
B. Merekonstruksi kisah sejarah
C. Memudahkan pengumpulan sumber
D. Memudahkan menyusun kesimpulan
E. Memperlancar proses penelitian sejarah

16. Judul penelitian sejarah hendaknya mencantumkan angka tahun. Tindakan tersebut dilakukan untuk …
A. Menunujukkan kronologi suatu peristiwa
B. Menunjukkan waktu penelitian yang dilakukan 
C. Memberi kesimpulan sementara bagi para pembaca
D. Memberi kesempatan bagi para pembaca untuk melanjutkan penelitian
E. Menenjukkan kedekatan intelektual antara peneltiti dan objek penelitian

17. Dalam bagian pendahuluan, peneliti wajib mencantumkan tujuan penelitian. Pada umumnya tujuan utama sebuah penelitian adalah …
A. Mengungkapkan fakta sejarah yang tersembunyi
B. Menambah khazanah ilmu pengetahuan 
C. Menemukan fakta sejarah yang baru
D. Mengasah kemampuan berpikir kritis
E. Melatih kemampuan menulis ilmiah

18. Ratna ingin melakukan penelitian mengenai Peristiwa Tiga Daerah pada 1945. Rumusan masalah untuk penelitian tersebut adalah….
A. Mengapa Peristiwa Tiga Daerah terjadi?
B. Apa yang dimaksud Peristiwa Tiga Daerah?
C. Di mana Peristiwa Tiga Daerah terjadi?
D. Bagaimana latar belakang Peristiwa Tiga Daerah?
E. Siapa aktor yang berperan dalam Peristiwa Tiga Daerah?

19. Mutia berkunjung ke perpustakaan daerah. Ia sedang mengumpulkan sumber-sumber sejarah tentang seputar peralihan kekuasaan dari pemerintah Orde Baru ke pemerintahan Reformasi. Kegiatan Mutia tersebut dalam tahap penelitian sejarah disebut …
A. Heuristik
B. Historiografi
C. Ekskavasi 
D. Verifikasi
E. Interpretasi

20. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Menganalisis suatu peristiwa sejarah
(2) Menghimpun sejak-sejak sejarah
(3) Mengumpulkan dokumen-dokumen
(4)Tujuannya mengetahui kejadian bersejarah masa lampau
Mencarin informasi sejarah

Tahap heuristik dalam penelitian sejarah ditunjukkan pada nomor ….
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (2), (3), dan (4)
D. (2), (4), dan (5)
E. (3), (4), dan (5)

21. Perhatikan beberapa permaslahan berikut!
1) Sumber sejarah dapat diakses secara umum
2) Sumber sejarah sudah sangat tua
3) Sumber sejarah menggunakan tulisan tangan
4) Keterbatasan kemampuan menguasai bahasa sumber
5) Keterbatasan waktu dan dana dalam mengumpulkan sumber

Permasalahan yang sering dialami sejarawan dalam tahap pengumpulan sumber adalah….
A. 1), 2), dan 3)
B. 1), 2), dan 4)
C. 2), 3), dan 4)
D. 2), 3), dan 5)
E. 3), 4), dan 5)

22. Setelah pengumpulan sumber, sejarawan akan melakukan kritik sumber. Tujuan utama kritik sumber adalah …
A. Memaparkan data-data dari sumber sejarah
B. Menguji keaslian sumber-sumber sejarah
C. Menyeleksi data hingga memperoleh fakta
D. Menyalin sumber sejarah dalam laporan
E. Mengklasifikasi sumber-sumber sejarah

23. Perhatikan pernyataan berikut!
(1)  Pemeriksaan kebenaran laporan peristiwa sejarah
(2)  Tujuannya mengetahui kebenaran sejarah 
(3) Meneliti kebenaran data-data peristiwa sejarah
(4)  Merupakan keterangan langsung pelaku sejarah
(5)  Penafsiran suatu peristiwa sejarah

Tahap verifikasi dalam penelitian sejarah ditunjukkan pada nomor ….
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (2), (3), dan (4)
D. (2), (4), dan (5)
E. (3), (4), dan (5)

24. Menentukan usia suatu benda atau sumber sejarah dapat ditentukan berdasarkan bentuk atau tipe benda tersebut. Cara tersebut dinamakan …
A. Arkeologi
B. Stratigrafi
C. Tipologi
D. Kimiawi
E. Epigrafi

25. Cara menentukan usia benda peninggalan sejarah berdasarkan lapisan tanah tempat benda tersebut ditemukan disebut …
A. Numismatik
B. Stratigrafi
C. Kimiawi 
D. Tipologi
E. Filologi 

26. Kritik intern terhadap sumber sejarah dilakukan untuk menguji …
A. Elektabilitas
B. Autentisitas
C. Kredibilitas 
D. Integritas
E. Stabilitas 

27. Kritik intern terhadap sumber lisan salah satunya dilakukan dengan melihat usia informan. Tindakan tersebut dilakukan dengan tujuan …
A. Mempermudah peneliti mencari informan selanjutnya
B. Melakukan cek silang terhadap informasi yang dituturkan informan
C. Membantu peneliti dalam menyusun daftar pertanyaan
D. Memastikan kebenaran informasi yang dituturkan informan
E. Memastikan peran dan ingatan informan terhadap peristiwa sejarah

28. Yang dimaksud interpretasi dalam metode penulisan sejarah adalah.....
A. kegiatan penafsiran sumber-sumber sejarah yang telah diseleksi untuk disusun sebagai fakta
B. menentukan kebenaran suatu peristiwa dengan mengumpulkan sumber-sumber sejarah
C. kegiatan menyeleksi sumber-sumber sejarah
D. kegiatan merangkai fakta-fakta sejarah melalui laporan sejarah
E. kegiatan mengumpulkan  informasi berbagai bentuk sebagai sumber sejarah

29. Menurut Kuntowijoyo, tahapan penelitian sejarah terdiri atas pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Tujuan tahap interpretasi adalah …
A. menguji keabsahan sumber
B. melengkapi hasil penelitian
C. mengumpulkan sumber
D. menyusun karya tulis
E. menafsirkan data

30. Dalam tahap interpretasi, sejarawan perlu menghubungkan antara sumber dan sumber lainnya untuk membuktikan adanya hubungan sebab akibat. Proses tersebut dinamakan…
A. Resume
B. Analisis
C. Sintesis
D. Hipotesis
E. Apersepsi

31. Historiografi adalah salah satu tahap dalam metode penelitian sejarah. Arti historiografi dalam sejarah adalah …
A. Menginterpretasi data
B. Mencari fakta dan data
C. Menyelidiki data yang valid
D. Menuliskan hasil penelitian sejarah
E. Menyelidiki kebenaran suatu peristiwa

32. Karya-karya historiografi tradisional memiliki tingkat subjektivitas tinggi karena …
A. Hanya mengisahkan peristiwa di sekitar kerajaan
B. Karya sejarah ditulis oleh pujangga kerajaan atau permintaan sang raja
C. Media penulisan sejarah masih sangat sederhana
D. Kisah historis yang ditulis jauh dari suasana mitos dan cerita takhayul
E. Penulisan sejarah dilakukan tanpa melalui proses kritik sumber

33. Hasil temuan penelitian yang dipaparkan secara umum terdapat pada bagian …
A. Tinjauan pustaka
B. Pendahuluan
C. Pembahasan
D. Kesimpulan
E. Sintesis 

34. Penulisan sejarah (historiografi) terdiri atas beberapa bagian. Bagian yang memuat teori, konsep serta sumber-sumber yang digunakan terdapat pada bagian …
A. Indeks
B. Glosarium
C. Kesimpulan
D. Pendahuluan
E. Daftar Pustaka

35. Salah satu ciri yang membedakan historiografi tradisional masa Islam dengan historiografi masa Hindu-Buddha adalah….
A. Kisah-kisah sisipan tentang kehidupan para nabi dan rasul
B. Historiografi tradisional masa Islam ditulis untuk aktivitas syiar agama Islam
C. Seluruh karya historiografi tradisional masa Islam menggunakan bahasa Arab
D. Historiografi tradisional pada masa Islam sudah mendapat pengaruh kebudayaan Arab
E. Unsur mistik dan kisah-kisah orang besar mulai dihilangkan

36. Produk historiografi tradisional pada masa Hindu-Buddha bercorak dewa-raja. Oleh karena itu, setiap produk historiografi tradisional isinya….
A. Memuji kebesaran raja
B. Berdasarkan hasil kisah nyata kehidupan raja
C. Ditulis berdasarkan arahan para bangsawan
D. Ditulis oleh pujangga kerajaan yang mendukung kebijakan raja
E. Mengakomodasi kepentingan raja dalam menyejahterakan rakyat

37. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Memberikan legitimasi yang kuat bagi  penguasa
(2) Untuk mengetahui asl-usul dari sebuah suku bangsa berdasarkan fakta dan data sejarah yang ada
(3)  Meningkatkan solidaritas dan integritas di bawah pemerintah pusat
(4) Untuk mengutarakan kebenaran sejarah apa adanya
(5) Simbol identitas dan gengsi baru

Arti dan fungsi penulisan historiografi tradisional adalah ….
A. (1), (2), dan (3)
B. (2), (3), dan (4)
C. (3), (4), dan (5)
D. (1), (3), dan (5)
E. (2), (3), dan (5)

38. Penulisan sejarah mengalami perkembangan pada masa kolonial. Penulisan sejarah yang berkembang pada masa ini bertujuan….
A. Memperkuat kepentingan dan mengukuhkan penguasa colonial di tanah jajahannya
B. Memberikan pengetahuan terhadap rakyat mengenai kajian sejarah yang ditulis
C. Menegaskan bahwa bangsa Belanda merupakan bangsa bermartabat
D. Menyajikan kajian sejarah yang terbebas dari unsur subjektivitas
E. Menghilangkan unsur mistis dalam karya penulisan sejarah

39. Sejarah lisan mempunyai keunggulan sebagai sebuah metode karena …
A. Dapat menghasilkan informasi yang relevan
B. Mampu menyajikan informasi secara lebih akurat
C. Mampu memprediksi peristiwa masa depan dengan tepat
D. Mampu menghindari kesalahan dalam penulisan sejarah
E. Dapat menyajikan kandungan emosional dari penutur sejarah

40. Daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada informan sebaiknya tidak terlalu banyak. Hal tersebut dilakukan sejarawan dengan tujuan…
A. Membandingkan informan satu dengan yang lain
B. Menjaga fokus kajian agar tidak melebar dari topik
C. Menggali ingatan dari informan sebanyak mungkin
D. Menetapkan informan yang diwawancarai selanjutnya
E. Melihat kebenaran fakta yang diungkapkan 
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close