Periodisasi Sejarah Menurut Sartono Kartodirdjo, Moh. Yamin, H.J. de Graaf - Gurugeografi.id
Loading...

Periodisasi Sejarah Menurut Sartono Kartodirdjo, Moh. Yamin, H.J. de Graaf

- May 13, 2019
Periodisasi  adalah  pembabakan  waktu
  yang  merupakan  salah  satu  bentuk  penulisan sejarah dalam rangka memahami rangkaian peristiwa sejarah. Catatan periodisasi bersifat subjektif  dalam  kerangka  penulisannya.  Subjektif  artinya  tergantung  terhadap  tulisan sejarawan. 

Menurut Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo periodisasi dibuat berdasarkan derajat integrasi  yang  pernah  dicapai  Indonesia  pada  masa  lampau  yang  dipengaruhi  oleh faktor  ekonomi  yang  mampu  memengaruhi  perkembangan  politik,  kultur,  budaya,  dan perkembangan  sosial  di  Indonesia  sehingga  kita  dapat  membuat  periodisasi  yang  kita bedakan menjadi dua, yakni pengaruh Hindu dan pengaruh Islam.

Pembabakan   pada   masa   itu   dinamakan   sebagai   masa   kerajaan.   Hal   tersebut disebabkan  karena  masyarakat  pada  saat  itu  masih  bersifat  istana  sentris  atau  berpusat kepada  raja.  Berikut  adalah  contoh  periodisasi  sejarah  Indonesia  menurut  beberapa tokoh.
Candi Borobudur mahakarya sejarah bangsa Indonesia
1. Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo
a. Prasejarah
b. Zaman Kuno
1.) Masa kerajaan-kerajaan tertua
2.) Masa Sriwijaya (dari abad VII – XIII atau XIV)
3.) Masa Majapahit (dari abad XIV – XV)
c. Zaman Baru
1.) Masa Aceh, Mataram, Makassar/Ternate/Tidore (sejak abad XVI)
2.) Masa perlawanan terhadap Imperialisme Barat (abad XIX)
3.) Masa pergerakan nasional (abad XX)
4). Masa Republik Indonesia (sejak tahun 1945)

2. Mohammad Yamin 
a. Zaman Prasejarah sampai tahun 0
b. Zaman Protosejarah, tahun 0 sampai abad ke-4
c. Zaman Nasional, dari tahun abad ke-4 sampai abad ke-6
d. Zaman Internasional, yaitu abad ke-16 sampai kira-kira tahun 1900
e. Abad Proklamasi mulai kira-kira tahun 1900

3. H.J. de Graaf
Dalam  buku  yang  berjudul Geschiedenis  van  Indonesia  tahun  1949,  H.J.  de  Graaf menuliskan periodisasi sejarah Indonesia sebagai berikut.
a. Orang Indonesia dan Asia Tenggara (sampai 1650) yang meliputi:
1.) zaman Hindu;
2.) zaman penyiaran Islam dan berdirinya kerajaan Islam.
b. Bangsa Barat di Indonesia (1511-1800)
c. Orang Indonesia pada zaman VOC (1600-1800)
d. Organisasi VOC di luar Indonesia
e. Orang  Indonesia  dalam  lingkungan  Hindia  Belanda  (sesudah  1800)  diakhiri dengan pemerintahan Ratu Wilhelmina.

Tujuan periodisasi sejarah adalah sebagai berikut.
a. Memudahkan pembaca untuk mengerti peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa  lampau  yang  dikelompokkan  dan  disederhanakan  menjadi  kesatuan sehingga memudahkan pengertian.
b. Melakukan penyederhanaan terhadap peristiwa-peristiwa masa lampau. 
c. Menguraikan   peristiwa-peristiwa   sejarah   secara   kronologis   sehingga   akan memudahkan dalam upaya pemecahan suatu masalah.

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!. Komentar spam, link aktif akan langsung dihapus. Terimakasih.

 

Start typing and press Enter to search

close