Kamis, September 21
Kamis, Januari 26
Jenis-Jenis Gelombang Pantai [Spilling, Plunging, Surging, Collapsing]
Oke gaes kita sekarang akan belajar tentang jenis-jenis gelombang air laut ya gaes. Gelombang adalah gerakan air laut yang sangat menonjol dan menarik perhatian bila seseorang berdiri di tepi pantai.
![]() |
| Tipe gelombang pecah pantai |
![]() |
| Gelombang pecah pantai |
Senin, April 11
Penyebab Zona Neritik Kaya Ikan-Ikan dan Organisme
![]() |
| Ganggang laut di zona neritik |
![]() |
| Kehidupan zona neritik |
![]() |
| Kerusakan terumbu karang |
Sabtu, Februari 2
Pemanfaatan Zona Litoral, Neritik, Batial, Abisal Oleh Manusia
Lautan itu kan luas ya guys dan setelah diteliti oleh pakar oseanografi maka terdapat setidaknya 4 zona lautan jika dilihat vertikal dari atas ke bawah yaitu litoral, neritik, batial dan abisal.
Lalu apa perbedaan keempat zona tersebut dan bagaimana pemanfaatannya bagi kehidupan terutama manusia.
1. Zona Litoral
Zona litoral adalah wilayah laut yang dibatasi oleh pasang naik dan pasang surut. Artinya saat air laut surut maka wilayah ini akan menjadi pantai sementara saat pasang akan tergenang air. Itulah mengapa zona ini disebut juga zona pasang surut.
Pengaruh suhu dan panas matahari sangat kuat pada zona litoral sehingga di zona ini bisa ditemukan beberapa spesies seperti bintang laut, udang, kepiting hingga cacing.
Pemanfaatan zona litoral diantaranya untuk ekosistem mangrove, tambak garam hingga wisata pantai karang.
2. Zona Neritik
Zona neritik adalah wilayah laut dengan kedalaman maksimal 200 m yang artinya sinar matahari masih bisa tembus hingga dasar laut.
Kelimpahan sinar matahari ini membuat zona neritik kaya akan organisme mulai dari terumbu karang, lamun, ganggang dan lainnya. Pemanfaatan zona neritik diantaranya untuk tangkapan ikan, wisata terumbu karang, bididaya rumput laut dan kerang.
![]() |
| Zona lautan |
Zona batial adalah wilayah laut dengan kedalaman 200-1800 m dan cahaya matahari sudah mulai redup. Dengan kondisi ini kehidupan biota di sini tidak sebanyak di neritik.
Contoh hewan yang hidup diantaranya Paus, Hiu, Lumba-Lumba dan Gurita. Pemanfaatan zona batial antara lain untuk penangkapan ikan skala besar dan latihan perang bawah laut.
4. Zona Abisal
Zona abisal adalah zona laut dalam dan sangat gelap dengan tekanan hidrostatik tinggi. Hanya hewan tertentu saja yang bisa hidup dan beradaptasi dengan lingkungan ini. Pemanfaatan zona abisal antara lain untuk sumur bor minyak laut lepas.
5. Zona Hadal
Zona Hadal adalah zona terdalam dan hanya kegelapan abadi yang ada disana. Dasar laut ini terdiri atas sedimen halus. Disini tekanan hidrostatik sangat tinggi dan beberapa hewan bisa hidup antara lain ubur-ubur bercahaya dan cacing laut.
Contoh soal zonasi laut:
1. Faktor paling dominan yang memengaruhi lingkungan biotik laut yang jauh dari zona litoral adalah ...
a. kelembaban udara
b. salinitas
c. radiasi matahari
d. curah hujan
e. kecepatan angin
Kunci: C
Daerah litoral adalah daerah dangkal yang masih bisa ditembus matahari. Jauh dari zona litoral artinya sinar matahari tidak bisa tembus. Gambar: disini
Senin, Januari 8
Mineral, Organisme dan Endapan Laut
Mineral di laut berasal dari daratan yang dibawa oleh aliran sungai. Mineral-mineral tersebut antara lain:
![]() |
| Sedimen dasar laut halus |
Baca juga:
Bentuk-bentuk globalisasi modern
Memahami pendekatan ekologi geografi
Gambar: disini
Rabu, September 20
Ekosistem Pantai dan Laut; Mangrove, Terumbu Karang, Rumput Laut dan Padang Lamun
Sementara pesisr adalah daratan di tepi laut yang tergenang saat air pasang naik dan kering saat air laut surut.
Pesisir laut lebih luas dibandingkan pantai dimana bisa mencapai 1 km lebih. Lalu apa saja ekosistem yang berada di sekitar pantai dan laut?.
1. Hutan Mangrove
Hutan mangrove disebut juga hutan pantai, hutan pasang surut, hutan payau dan hutan bakau.
Hutan mangrove merupakan tipe hutan tropis yang hidup di sepanjang pantai atau muara sungai yang terpengaruh pasang laut. Hutan mangrove dapat tumbuh subur bila memnuhi syarat-syarat berikut:
a. Menghadap laut yang tenang dan tidak berarus kuat
b. Daerahnya landai dan datar
c. Memiliki muara sungai yang besar atau delta
d. Aliran sungai banyak mengandung lumpur
e. Suhu antara 20 -40 derajat Celcius
f. Salinitas 10 -30 ppt
![]() |
| Ekosistem hutan bakau |
Fungsi ekologi:
1. penyedian nutrien biota perairan
2. tempat berkembang biak berbagai macam ikan
3. penahan abrasi
4. penyerap limbah
5. pencegah intrusi air laut
6. penahan angin dan ombak besar
Fungsi ekonomi:
1. sebagai bahan bakar, bahan kertas, bahan bangunan
2. sebagai bahan pembuat perabotan rumah tangga
3. sebagai bahan pupuk
Sebaran hutan mangrove di Indonesia antara lain di Sumatera, Jawa dan Papua.
2. Terumbu Karang
Terumbu karang atau coral reef adalah ekosistem laut yang unik dan terdapat di seluruh dunia. Terumbu karang tumbuh dengan baik di daerah tropis seperti Indonesia.
Terumbu karang terbentuk dari endapan kalsium karbonat yang dihasilkan organisme karang, alga berkapur dan organisme lainnya yang menghasilkan kalsium karbonat. Syarat hidup terumbu karang adalah sebagai berikut:
a. kedalaman laut maks 10 m dari permukaan laut
b. Suhu air 25-29 derajat Celcius
c. salinitas 30-35 ppt
d. sedimentasi sangat jarang bahkan tidak ada
Fungsi ekologi terumbu karang:
1. penyedia nutrien biota laut
2. rumah berbagai biota laut
Fungsi ekonomis terumbu karang:
1. menghasilkan berbagai jenis ikan, udang, algae, teripang dan mutiara
2. sebagai bahan bangunan dan industri dan kosmetik
3. bahan baku cinderamata dan perhiasan
![]() |
| Ekosistem terumbu karang |
3. Rumput Laut
Rumput laut merupakan vegetasi yang tumbuh di perairan yang punya substrat keras yang kokoh dan dapat melekat. Rumput laut hanya dapat hidup pada perairan yang masih mendapatkan sinar matahari. Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang rumput laut adalah:
a. kejernihan air laut
b. suhu perairan sejuk
c. arus laut tidak begitu deras
d. kedalaman laut 20-30 m
Manfaat dari rumput laut diantaranya adalah:
1. pada bisang industri makanan, dapat dimanfaatkan untuk bahan pembuatan agar-agar, lalapan, sayur, manisan dan kue.
2. pada bidang industri kosmetik, dapat dimanfaatkan untuk bahan baku sabun, krim, lotion dan sampo.
3. pada industri farmasi, digunakan untuk campuran tablet, salep dan kapsul obat-obatan.
4. Padang Lamun
Rumput Laut
Padang Lamun adalah tumbuhan berbunga yang mampu menyesuaikan diri untuk hidup di dasar laut. Pada lamun hidup di perairan laut dangkal berlumpur, agak berpasir lunak dan tebal.
Padang lamun sering muncul di perairan laut antara hutan bakau dan terumbu karang. Syarat hidup lamun antara lain:
a. perairan laut dangkal berlumpur dan mengandung pasir sedimen
b. kedalaman tidak lebih dari 10 m
c. suhu 20-30 derajat Celcius
d. kecepatan arus lambat
e. salintitas 25-35 ppt
![]() |
| Hamparan padang lamun |
Fungsi ekosistem padang lamun diantaranya:
1. tempat berkembang biak ikan-ikan kecil dan udang
2. perangkap sedimen sehingga menghindari erosi
3. penyedia makanan bagi ikan disekitarnya
4. bahan pembuatan pupuk
5. bahan dasar kertas
Sebaran ekosistem padang lamun di Indonesia antara lain di Jawa bagian utara, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.
Senin, September 11
Peta Ekosistem Samudera di Bumi
Ekosistem samudera menempati 70,8% atau 361 juta km persegi dengan volume kurang lebih 1.370 milyar kilometer kubik. Rata-rata kedalaman lautan adalah 3,6 km. Kedalaman maksimum dasar laut adalah 10 km di Palung Mariana.
![]() |
| Peta sebaran ekosistem samudera di dunia |
Di dasar Samudera Atlantik terdapat Mid Ocean Ridge atau tanggul tengah laut yang memisahkan dasar laut menjadi dua. Samudera Atlantik juga menjadi muara sungai-sungia besar seperti Amazon, Mississippi dan Kongo.
Laut Artik berhubungan dengan Samudera Atlantik melalui Laut Greenland, dengan Samudera Pasifik melalui Selat Bering. Lautan ini meurpakan laut paling dangkal dengan kedalaman rata-rata 1.050 m.
Di musim dingin hampir sebagian besar permukaan Artik akan membeku.
Rata-rata kedalaman lautan ini adalah 3.900 m dengan titik terdalam 7.258 m di Palung Jawa. Karena sebagian besar lautan ini terletak di daerah tropis maka lautan ini merupakan lautan paling hangat.
Lautan ini juga memiliki titik paling dalam di planet ini yaitu Palung Mariana 10.911 meter.
Titik terdalam ada di Palung Sandwich Selatan dengan kedalaman 7.235 m di bawah laut. Pada bulan September setiap tahunnya akan banyak bongkahan es yang bergerak di sekitar Antartika.
Baca juga: Cara menjawab soal prinsip geografi
Jumat, Juli 21
Hidrosfer: Terbentuknya Arus Laut Di Bumi
Perairan terbuka yang luas dinamakan Samudera sementara yang lebih sempit dinamakan lautan.
Lautan memiliki peranan penting dalam kehidupan di Bumi. Salah satu fenomena yang umum dijumpai adalah arus laut.
Arus laut merupakan pergerakan air laut dari satu lokasi ke lokasi lain untuk mendapatkan kesetimbangan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan arus laut terbentuk yaitu:
Dalam sirkulasi angin global, arus laut mengalir dari timur ke barat sedangkan bagian barat sirkulasi global, arus bergerak dari barat ke timur. Baca juga: Dampak pencemaran bagi ekosistem
Dengan demikian air menjadi lebih ringan dan densitasnya menurun. Namun di daerah lintang tinggi suhunya relatif rendah sehingga beratnya berkurang.
Air di wilayah khatulistiwa yang hangat dan ringan bergerak sebagai arus hangat sementara arus dingin turun dari kutub menunju khatulistiwa yang kosong.
Air yang ringan mengalir sebagai arus permukaan sementara air yang berat mengalir sebagai arus dalam. Baca juga: Patahan dextral dan sinistral
Gambar: disini
Jumat, Juni 2
Faktor Suhu Air Laut Berbeda-Beda
Data suhu air biasa digunakan untuk mempelajari gejala-gejala fisik dalam perairan laut dan mempeljari tentang kehidupan organisme laut.
Contoh, daerah kurub lebih sedikit mendapat panas dibanding daerah tropis. Faktor penyebabnya adalah:
![]() |
| Peta suhu perairan laut di dunia |
Akibatnya, untuk menaikan suhu sekitar 1⁰ C maka air membutuhkan panas yang lebih besar daripada yang dibutuhkan oleh daratan dalam jumlah massa yang sama. Baca juga: Bentang alam pesisir dan pantai
Sebaliknya lautan lebih efektif menyimpan panas yang diterima daripada daratan sehingga di waktu malam pun lautan memerlukan waktu lebih lama untuk menjadi dingin dibanding daratan. Baca juga: Batuan beku intrusif dan ekstrusif
![]() |
| Perairan laut hangat kaya akan ikan |
Perubahan densitas ini bisa lebih diperluas lagi karena di lapisan ini salinitas sering meningkat cepat dan mengakibatkan air di bagian atasnya tidak bisa bercampur dengan lapisan di bawahnya.
Bagian ini disebut lapisan pegat (discontuinity layer) karena mencegah pencampuran air antara lapisan atas dan lapisan di bawahnya. Tebal lapisan ini bervariasi antara 100-200 m. Baca juga: Bedanya kerak benua dan kerak samudera
Suhu air dekat pantai sedikit lebih tinggi dibanding di lepas pantai. Suhu air permukaan dipengaruhi oleh kondisi meteorologi seperti curah hujan, wavaporasi, kelembaban udara, suhu udara, kecepatan angin dan intensitas radiasi matahari.
Suhu air di bawah lapisan termoklin sudah tidak dipengaruhi oleh kondisi meteorologi namun lebih ditentukan oleh kedalaman ambang dan sirkulasi laut dalam. Baca juga: Fenomena angin fohn dan dampaknya
Kamis, April 20
Sifat Fisik dan Kimia Air Laut
enambahan massa air laut juga terjadi karena kegiatan vulkanisme dan tektonisme. Beberapa ilmuwan menduga bahwa komet yang masuk ke Bumi berpotensi menjadi sumber air di lautan. Baca juga: Unsur cuaca dan iklim
Seiring waktu, konsentrasi bahan kimia ini meningkat sampai mencapai titik kesetimbangan. Kesetimbangan ini terjadi saat air di lautan tidak dapat melarutkan apapun lagi.
Kemiripan antara fosil hewan laut purba dan organisme yang hidup saat ini mengindikasikan komposisi air laut berhenti berubah drastis 600 juta tahun lalu.
![]() |
| Susunan Kimia Air Laut |
Air dalam wujud cair pada suhu sama akan memiliki kepadatan hampir 1.000 kg per meter kubik. Kepadatan air laut umumnya meningkat seiring penurunan suhu, meningkatnya salinitas dan kedalaman air laut.
Kepadatan air laut di permukaan laut bervariasi dari 1.020 - 1.029 kg per meter kubik. Kepadatan tertinggi ada di dasar laut karena terbebani air laut di permukaan. Di bagian terdalam samudera, kerapatan air laut bisa mencapai 1.050 kg per meter kubik.
Alasannya adalah molekul garam tidak sesuai dengan molekul air beku yang teratur. Karena perbedaan densitas antara es dan air laut maka es mengapung di permukaan laut.
Meningkatnya suhu dan salinitas mengurangi jumlah gas yang larut dalam air laut. Beberapa gas atmosfer penting yang ditemukan di air laut meliputi: nitrogen, oksigen, karbondioksida, argon, helium dan neon.
Dibandingkan dengan gas atmosfer lain, jumlah karbondioksida yang dilarutkan dalam air laut jenuh sangat besar.
Misalnya, oksigen dan karbon dioksida dapat dihasilkan atau dikuras temporal oleh proses semacam itu ke berbagai konsentrasi di lokasi tertentu dalam lautan. Baca juga: Pembahasan SBMPTN Geografi 2016
Gambar: wikimedia, physicalgeography.net
Rabu, April 19
Perbedaan Upwelling dan Downwelling
Upwelling merupakan pergerakan arus dingin dari dalam lautan ke permukaan laut. Upwelling merupakan hasil dari angin dan rotasi Bumi.
![]() |
| Arus Upwelling |
Secara keseluruhan daerah upwelling pesisir hanya mencakup 1% dari total luas samudera di dunia, namun itu sudah cukup menyediakan sekitar 50% zona tangkapan ikan terbesar di dunia.
![]() |
| Arus Downwelling |
Sabtu, April 8
Menghitung Kedalaman Dasar Laut
Ada dua metode yang dapat digunakan untuk menghitung kedalaman dasar laut yaitu dengan teknik bandul timah hitam (dradloading) dan teknik gema duga atau echosounding. Baca juga: Beda siklon dan puting beliung
![]() |
| Mengukur kedalaman laut menggunakan echosounder |
Baca juga:
Klasifikasi iklim Oldeman
Memahami tentang unsur cuaca dan iklim
Jarak waktu yang diperlukan untuk perambatan dan pemantulan dapat diinterpretasikan sebagai kedalaman laut. Baca juga: Perbedaaan Mesa, Butte dan Plateau
Selasa, April 4
Mid Ocean Ridge atau Tanggul Dasar Samudera
MOR mulai ditemukan pada tahun 1950an karena keberadaannya yang jauh di dasar laut sehingga luput dari mata manusia. Baca juga: Beda geosentris dan heliosentris
Ketika dua lempengan kerak bumi terpisah, magma cair akan naik ke dasar laut menghasilkan letusan gunung api besar bertipe basalt dan membangun jaringan rantai gunung api terpanjang di dunia. Karena mayoritas erupsi berada di dasar lautan, MOR sering sulit diidentifikasi.
![]() |
| Peta Lantai Samudera |
Penyebaran yang lambat akan menghasilkan topografi yang tidak teratur dan lereng curam serta relatif sempit. Penyebaran yang cepat akan menghasilkan profil punggung laut yang lebih luas dengan lereng yang lebih landai.
Sebaliknya East Pasific Rise menyebar dengan kecepatan 6-16 cm per tahun. Karena kecepatannya tinggi maka EPR tidak meghasilkan lembah besar namun hanya puncak gunung api halus dengan celah pendek dari MAR. Baca juga: Genesa batuan beku
Baca juga: Kenapa suhu air laut beda-beda
Untuk lebih memahaminya, silhkan lihat video dibawah ya.
Sumber: youtube, profemartin.wordpress.com



















