Guru Geografi | Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...

Featured

[Featured][recentbylabel]

Featured

[Featured][recentbylabel]

Selasa, September 27

Faktor Pendorong dan Penghambat Terwujudnya Integrasi Bangsa

Faktor Pendorong dan Penghambat Terwujudnya Integrasi Bangsa

Masyarakat Indonesia adalah komunitas multikultural besar di dunia dan bahkan yang terbesar. Perbedaan ini menjadikan Indonesia memerlukan sebuah alat untuk mewujudkan suatu integrasi.

Integrasi bangsa harus dipelihara agar tidak menjadi disintegrasi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Integrasi adalah suatu pembaruan hingga mnejadi kesatuan utuh atau bulat. 

Sejarawan dan ahli politik asal Inggris William Howard Wriggins menjelaskan bahwa integrasi adalah penyatuan (suku) berbeda dari suatu masyarakat menjadi satu kesatuan utuh menjadi sebuah satu bangsa.

Bangsa adalah kelompok manusia yang heterogen dalam hal sifat namun memiliki kehendak tujuan yang sama. Ernest Renan berpendapat bahwa bangsa terbentuk dari orang-orang yang memiliki latar belakang sejarah, perjuangan, penderitaan dan hasrat untuk bersatu.

Jadi integrasi nasional penting dalam sebuah negara majemuk seperti Indonesia. Indonesia terdiri dari ratusan suku bangsa yang dibentuk berdasarkan ikatan bersama dalam sejarah penjajahan dan penderitaan selama masa kolonialisme.

Ada beberapa faktor yang mendorong dan menghambat terwujudnya integrasi nasional di Indonesia. Berikut beberapa penjelasannya di bawah.
1. Faktor pendorong integrasi
- Ernest Renan berpendapat bahwa faktor pendorong terwujudnya integrasi bangsa adalah adanya perasaan senasib dan memiliki tujuan yang sama.
- Sejarah kolonialisme penjajahan Belanda selama ratusan tahun memberikan dorongan terbentuknya integrasi nasional. Hal ini karena adanya perasaan senasib sependeritaan dari Aceh sampai Papua sehingga terbukalah satu tujuan bersama yaitu bangsa merdeka. 
- Keinginan bersatu seperti dalam pakta Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
- Rasa cinta tanah air dan bangsa yang diwujudkan dalam upaya merebut kemerdekaan, menegakkan kedaulatan baik melalui perjuangan fisik bersenjata atau diplomasi.

2. Faktor penghambat integrasi
- Adanya sifat etnosentrisme yaitu pandangan yang melebih-lebihkan suku/kebudayaan sendiri disertai sikap meremehkan suku lainnya.
- Adanya ketidakadilan dalam hal pembangunan ekonomi dan infrastruktur wilayah sehingga munculnya rasa diskriminasi dan ketidakpercayaan pada pemerintahan pusat. 
Pembahasan OSP Geografi 2018 No 36-40

Pembahasan OSP Geografi 2018 No 36-40

Halo kawan-kawan semuanya, yuk kita lanjut lagi buat bahas lagi soal OSP Geografi tahun 2018 buat persiapan pembinaan OSN kamu di sekolah.

Jangan lupa untuk selalu share postingan di blog ini ke teman-teman lain di grup medsos kalian ya!. Tetap semangat untuk menjadi juara OSN tahun ini!.

36. Tujuan wisata yang paling mungkin dikunjungi oleh tipe wisatawan allocentric adalah ....
a. TN Yellowstone, Amerika Serikat
b. Menara CN, Kanada
c. Sungai Chonggyecheon, Korea Selatan
d. Tembok Berlin, Jerman
e. Taman Hyde, Inggris Raya

Kunci
Ini tentang teori wisata menurut Plog. Plog membagi tipologi wisatawan menjadi allocentric, psycocentric dan mid-centric. Allocentric adalah tipe wisatawan backpaker atau mencari wilayah antah berantah, psyconcentric adalah tipe wisatawan yang ingin semua fasilitas wisata itu ada, aman, nyaman, sementara mid-centric adalah di tengah-tengah antara allocentric dan psycocentric. Jadi jawaban soal ini adalah A.

37. Perhatikan gambar!

Fenomena yang paling khas dari piramida penduduk di atas terutama pada aspek usia dan jenis kelamin adalah ....
a. jumlah penduduk didominasi usia muda
b. harapa hidup penduduk usia muda lebih rendah dibandingkan usia dewasa
c. kualitas penduduk usia 55-59 lebih rendah dibandingkan dengan usia lainnya
d. kecenderungan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan relatif seimbang
e. kesehatan penduduk wanita usia 55-69 tahun lebih baik dari kelompok usia lainnya

Kunci
Lihat grafik batangnya, penduduk wanita usia 55-69 itu paling banyak dibandingkan usia lainnya. Pirimida penduduk di atas termasuk jenis konstruktif.

38. Seorang wisatawan memiliki ciri-ciri sebagai berikut: mencari daerah tujuan wisata yang nyaman terjamin keamanannya dan dekat dengan pusat kota. Berdasarkan ciri tersebut, dapat disimpulkan bahwa wisatawan tersebut termasuk dalam tipologi wisatawan ....
a. allocentric
b. midcentric
c. psychocentric
d. near psychocentric
e. centric-dependable

Kunci
Udah ada di pembahasan nomor 36, jawabannya pasti C.

39. Perhatikan gambar!
Hemisphere yang diperlihatkan pada gambar globe di atas adalah ...
a. southern hemisphere
b. western hemisphere
c. northern hemisphere
d. eastern hemisphere
e. equator

Kunci
Gambar menunjukkan wilayah western hemisphere atau wilayah dunia barat. Coba cek di bawah ini biar lebih lengkap. Batas belahan bumi barat dan timur adalah di Greenwich Meridian Prime (titik nol bujur).

40. Perhatikan gambar!
Koordinat geografis dari ibukota negara bagian Australia Barat adalah ...
a. 36⁰ LS, 149⁰ BT 
b. 33⁰ LS, 117⁰ BT 
c. 37⁰ LS, 145⁰ BT 
d. 32⁰ LS, 117⁰ BT 
e. 30⁰ LS, 122⁰ BT 
   
Kunci
Ibukota Australia Barat adalah Perth, jadi lihat aja titik koordinatnya. Koordinat kota Perth ada di sekitar 32⁰ LS, 117⁰ BT.

Sabtu, September 24

Raih Kursi PTN Impian dengan Paket Diskon 62% Ruangguru [Kode Diskon: AQJUARA]

Raih Kursi PTN Impian dengan Paket Diskon 62% Ruangguru [Kode Diskon: AQJUARA]

Bisa kuliah di perguruan tinggi negeri favorit merupakan salah satu impian bagi para kaum putih abu di yang ada di kelas 12 tentunya.

Di Indonesia, perguruan tinggi negeri masih menjadi primadona karena banyaknya fasilitas yang tersedia mulai dari beasiswa, biaya lebih hemat, prestise dan sebaran alumni yang sudah tak diragukan lagi.

Nah bagi yang tahun ini masih bengong aja bingung nyari panduan belajar di rumah untuk menembus PTN favorit kalian maka udah saatnya gabung paket SMA + UTBK Ruangguru.

Khusus buat kalian, paket UTBK ini masih diskon spesial 62% lho ya. Caranya adalah gunakan kode promo: AQJUARA.

Untuk paket 1 tahun sendiri harganya dari 3 juta rupiah bisa menjadi 1,14 juta saja. 
Untuk paket 2 tahun sendiri harganya dari 3,75 juta rupiha bisa menjadi 1,425 juta saja.
Untuk paket 3 tahun sendiri harganya dari 4,5 juta rupiah bisa menjadi 1,7 jutaan saja.

Lalu apa aja sih fasilitas yang bisa kamu dapatkan di paket belajar ruangguru ini?. Simak di bawah ini ya:

Lengkap banget kan?. Jadi jangan sampai gadget kalian di rumah itu cuma dipakai buat main scroll aja dan tidak digunakan untuk sarana menggapai masa depan.

Segera gabung ruangguru dan rasakan serunya belajar di rumah kapan saja, dimana saja hanya dengan handphone kalian. Klik link register ruanguru berikut untuk lanjut daftar: RUANGGURU

Jumat, September 23

Rumus Kontur Interval Peta Topografi, Menentukan Titik Ketinggian dan Kemiringan Lereng

Rumus Kontur Interval Peta Topografi, Menentukan Titik Ketinggian dan Kemiringan Lereng

Peta topografi termasuk ke dalam jenis peta umum dan sering disebut peta kontur. Peta topografi tidak terlalu banyak memberikan informasi secara detail tentang suatu daerah, kecuali informasi mengenai kenampakan alam/fisiografi atau tinggi rendahnya bentuk permukaan bumi saja.

Salah satu ciri khas peta topografi adalah adanya garis kontur. Garis kontur menghubungkan titik ketinggian yang sama. Jarak anar kontur disebut kontur interval yang nilainya selalu seragam.

Dalam praktiknya, siswa harus mampu memahami tentang cara membaca kontur interval (Ci), menentukan skala peta topografi, menentukan titik ketinggian diantara dua kontur dan menghitung kemiringan lereng.

Simak langkah-langkahnya di bawah ini, pastikan kalian catat ya.

1. Menentukan kontur interval
Salah satu kemampuan dasar dalam memahami peta topografi adalah menentukan berapa nilai Ci atau kontur interval. Kontur interval peta topografi selalu sama dan tidak pernah memiliki nilai yang berbeda. Contohnya perhatikan peta kontur berikut. Berapakah nilai kontur intervalnya?. 

Mudah bukan, pasti kalian bisa melihat bahwa jarak antar konturnya adalah 200 karena nilai dari 200 ke 400 kemudian ke 800 dan 1000 maka loncatannya adalah 200. Ini versi mudahnya, jadi kalau ada soal seperti di atas maka gampang sekali menentukan nilai kontur intervalnya.

2. Menghitung nilai Ci dan Skala
Yang kedua adalah menghitung nilai kontur interval atau skala peta topografi dengan menggunakan rumus. Rumus dasar peta topografi adalah:

Contoh soal peta topografi:
Diketahui terdapat sebuah peta topografi dengan skala 1: 25.000. Berapakah nilai kontur intervalnya?.

Jawab
Ci = 1 / 2.000 x penyebut skala
Ci = 1 / 2.000 x 25.000
Ci = 25.000 / 2.000
Ci = 12,5 m (ingat satuan jarak di peta topografi adalah meter)

Contoh soal peta topografi 2:
Diketahui sebuah peta topografi memiliki nilai Ci 12,5. Hitunglah skala peta topografi tersebut?. 

Jawab
12,5 = 1 / 2.000 x penyebut skala
skala = 12,5 x 2.000
skala = 25.000
Jadi skalanya adalah 1: 25.000 (sama kan dengan nilai di soal no 1?, ini hanya dibalik saja pertanyaannya)

3. Mengetahui Titik Ketinggian Tertentu
Garis kontur dapat juga digunakan untuk mengetahui titik ketinggian pada peta topografi. Rumusnya adalah sebagai berikut:
Contoh soal:
Perhatikan peta kontur berikut:

Jika jarak A-C adalah 16 cm dan jarak A-B adalah 4 cm maka ketinggian titik B pada peta adalah ....

Jawab:
1. Selisih ketinggian A- B adalah 960-920 = 40 m
Jadi kontur intervalnya adalah 40

Titik ketinggian B adalah
B= (d1/d2 x Ci) + titik A
B = (Jarak A-B/Jarak A-C x Ci ) + titik A
B = (4/16 x 40) + 920
B = 930

Jadi ketinggian titik B adalah 930 mdpl.

4. Menghitung Kemiringan Lereng Pada Peta Topografi
Kita juga bisa menghitung nilai kemiringan lereng dengan melihat data kontur yang ada di peta topografi. Contoh soal mencari kemiringan lereng ada di bawah:

Diketahui peta topografi dengan kontur sebagai berikut. Hitunglah nilai persentase kemiringan lerengan A - B?.

Langkah pertama adalah mencari skala peta di atas dulu. Kontur interval peta di atas adalah 25 m, dengan melihat garis oranye yang tebal. Ada 4 garis, jadi tinggal tambahkan aja jadi 25, 50, 75, 100 dst.

Ci = 1/2.000 x penyebut skala
25 = 1/2.000 x penyebut skala
Penyebut skala = 50.000 atau setiap 1 cm mewakili 500 m

Kedua adalah hitung jarak A ke B.
Jarak A ke B pada peta 4 cm, maka jarak sebenarnya adalah 2.000 m

Ketiga hitung beda ketinggian
Tinggi A 125 m dan tinggi B 25 maka beda tinggi adalah 125-25 m= 100 m

Keempat hitung kemiringan lereng (S)/Slope.
S dalam %  = (beda tinggi / jarak A - B) x 100%
S = (100/2.000) x %
S = 5%
Maka kemiringan lerengnya 0,05 %

Kemiringan dalam derajat adalah
Tan 𑁛 = beda tinggi/jarak A-B
Tan 𑁛 = 100/2.000
Tan 𑁛 = 0,05
𑁛 = 2,85⁰

Begitulah beberapa rumus pada peta topografi dari yang paling mudah hingga yang paling sulit, selamat belajar.

Rabu, September 21

Sejarah Imperialisme dan Kolonialisme: Jalur Sutra (Silk Road)

Sejarah Imperialisme dan Kolonialisme: Jalur Sutra (Silk Road)

Peta jalur sutra

Kolonialisme dan imperialisme tidak terlepas dari kegiatan perdagangan yang telah dilakukan manusia sejak beribu tahun lalu. Salah satu jalur perdagangan kuno terkenal adalah silk road atau jalur sutra.

Jalur Sutra bukanlah jalan yang paten atau arah rutenya tunggal. Istilah Jalur Sutra merujuk pada jaringan rute yang digunakan oleh para pedagang selama lebih dari 1.500 tahun, sejak dinasti Han di Tiongkok membuka perdagangan pada 130 SM sampai 1453 M, ketika Kekaisaran Ottoman menutup perdagangan dengan Barat. 

Ahli geografi dan penjelajah Jerman Ferdinand von Richthofen pertama kali menggunakan istilah ”jalan sutra” pada tahun 1877 M untuk menggambarkan jalur barang yang dilalui dengan baik antara Eropa dan Asia Timur. 

Istilah silk road ini juga berfungsi sebagai metafora untuk pertukaran barang dan ide antara budaya yang beragam. Meskipun jaringan perdagangan sering disebut sebagai Jalur Sutra, beberapa sejarawan lebih menyukai istilah Rute Sutra karena lebih mencerminkan banyak jalur yang diambil oleh para pedagang.

Jalur Sutra membentang sejauh kurang lebih 6.437 kilometer (4.000 mil) melintasi beberapa lanskap paling tangguh/ekstrim di dunia, termasuk Gurun Gobi dan Pegunungan Pamir. Dengan tidak adanya satu pemerintah untuk melakukan pemeliharaan, jalan-jalan biasanya dalam kondisi buruk. 

Perampok di Jalur Sutra adalah hal biasa. Untuk melindungi diri, para pedagang bergabung bersama dalam karavan dengan unta atau hewan angkut lainnya. Hanya sedikit orang yang menempuh seluruh rute, sehingga menimbulkan sejumlah perantara dan pos perdagangan di sepanjang jalan.

Komoditas yang diperdagangkan di Jalur Sutra antara lain sutra, emas, giok, teh dan rempah-rempah. Hanya barang-barang mewah yang diperdagangkan. Cina menyuplai sutra ke Asia Barat dan wilayah Mediterania, sementara rempah-rempah diperoleh dari Asia Selatan.

Tidak hanya terkait perdagangan, kota-kota di sepanjang jalur ini juga tumbuh menjadi pusat pengetahuan, budaya dan seni. Orang-orang dari berbagai latar belakang suku, budaya berinterkasi satu sama lain sehingga muncul penyebaran agama misalnya baik Hindu, Buddha, Islam ke berbagai penjuru belahan bumi.

Salah satu pengelana Jalur Sutra yang paling terkenal adalah Marco Polo (1254 M – 1324 M). Lahir dari keluarga saudagar kaya di Venesia, Italia, Marco bepergian dengan ayahnya ke China (saat itu Cathay) ketika dia baru berusia 17 tahun. 

Mereka melakukan perjalanan selama lebih dari tiga tahun sebelum tiba di istana Kubilai Khan di Xanadu pada tahun 1275 M. Marco tinggal di istana Khan dan dikirim dalam misi ke bagian-bagian Asia yang belum pernah dikunjungi oleh orang Eropa. Sekembalinya dari sana, Marco Polo menulis tentang petualangannya, dan membuat peta rute perjalanannya.

Sulit untuk melebih-lebihkan pentingnya Jalur Sutra dalam sejarah peradaban dunia. Agama dan ide menyebar di sepanjang Jalur Sutra sama lancarnya dengan transfer komoditas barang. Kota-kota di sepanjang rute tumbuh menjadi kota multikultural. 

Pertukaran informasi memunculkan teknologi dan inovasi baru yang akan mengubah dunia. Kuda-kuda yang diperkenalkan ke China berkontribusi pada kekuatan Kekaisaran Mongol, sementara bubuk mesiu dari China mengubah sifat perang di Eropa dan sekitarnya. 
Sisa kota kuno di Irak, dilalui jalur sutra

Penyakit juga menyebar di sepanjang Jalur Sutra. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wabah Black Death, yang menghancurkan Eropa pada akhir 1340-an M, kemungkinan menyebar dari Asia di sepanjang Jalur Sutra. 

Zaman Penjelajahan memunculkan rute yang lebih cepat antara Timur dan Barat, tetapi bagian dari Jalur Sutra terus menjadi jalur penting di antara beragam budaya. Saat ini, sebagian dari Jalur Sutra terdaftar dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.
Kunci Jawaban Evaluasi Erlangga Kelas 11 Sejarah Indonesia Bab 1 Kolonialisme/Imperialisme

Kunci Jawaban Evaluasi Erlangga Kelas 11 Sejarah Indonesia Bab 1 Kolonialisme/Imperialisme


Kolonialisme dan imperialisme identik dengan penjajahan bangsa barat terhadap negara-negara dunia ketiga termasuk Indonesia.

Sejarah penjajahan bangsa barat tidak lepas dari dimulainya era renaisans di Eropa Barat. Era renaisans adalah masa pencerahan kembali bangsa Eropa setelah era kegelapan atau dark age di abad pertengahan.

Kelahiran filsuf, seni, teknologi dan mesin-mesin lainnya membuat bangsa Eropa mulai berani membuka diri dan mencoba mencari sesuatu yang baru di wilayah luar Eropa.

Keingintahuan tentang daerah luar tersebut membawa bangsa Eropa membawa motif gold, glory, gospel dalam penjelajahannya.

Berikut ini kunci jawaban evaluasi Erlangga Sejarah Indonesia Kelas 11 bab 1, silahkan dipelajari dan jika ada kunci salah, maka tugas anda untuk mengoreksi sendiri. Budayakan literasi juga, jangan hanya percaya satu kunci jawaban. 

I. Pilihan Ganda
1.e 2.d 3.e 4.a 5.a 6.b 7.b 8.c 9.c 10.b 11.a 12.c 13.d 14.d 15.c 16.c 16.c 17.e 18.a 19.a 20.b 21.b 22.a 23.c 25.b 26.c 27.c 28.e 29.c 30.a 31.b 32.d 33.a 34.a 35.e 36.b 37.b 38.a 39.c 40.d

II. Sebab Akibat
1.B 2.A 3.A 4.A 5.C 6.A 7.A 8.E 9.A 10.A 11.D 12.E 13.A 14.A 15.C 16.D 17.D 18.A 19.A 20.E

III. Esai
1. Jalur Sutra bukanlah jalan dengan rute tunggal. Istilah ini merujuk pada jaringan rute yang digunakan oleh para pedagang selama lebih dari 1.500 tahun, sejak dinasti Han di Tiongkok membuka perdagangan pada 130 SM. sampai 1453 M, ketika Kekaisaran Ottoman menutup perdagangan dengan Barat. Ahli geografi dan penjelajah Jerman Ferdinand von Richthofen pertama kali menggunakan istilah ”jalan sutra” pada tahun 1877 M. untuk menggambarkan jalur barang yang dilalui dengan baik antara Eropa dan Asia Timur. Istilah ini juga berfungsi sebagai metafora untuk pertukaran barang dan ide antara budaya yang beragam. Meskipun jaringan perdagangan sering disebut sebagai Jalur Sutra, beberapa sejarawan lebih menyukai istilah Rute Sutra karena lebih mencerminkan banyak jalur yang diambil oleh para pedagang.

2. Bangsa Portugis mempelopori pelayaran samudera dengan motif gold (mencari kekayaan), glory (mencari kejayaan) dan gospel (menyebarkan agama).

3. Faktor yang melatarbelakangi dimulainya era pelayaran bangsa Eropa adalah:
- Jatuhnya Konstatinopel ke tangan Turki Ottoman, dimana Sultan Mehmed menutup akses Asia dan Eropa sehingga Eropa kekurangan pasokan bahan mentah. 
- Berkembangnya teknologi pelayaran terutama penemuan kapal karavel dan ilmu rasi bintang untuk menentukan arah.
- Berkembangnya paham merkantilisme yaitu teori ekonomi yang menyatakan kesejahteraan negara ditentukan oleh banyaknya aset atau modal yang dimiliki suatu negara.

4. Karena merkantilisme memuat filosofi mengumpulkan sumber daya sebanyak-banyaknya. Untuk mencapai tujuant ersebut negara-negara Eropa berupaya memonopoli jalur perdagangan penting di Eropa dengan praktik kolonialisme dan imperialisme.

5. Tiga tujuan VOC didirikan adalah:
a.. Menghilangkan persaingan yang akan merugikan para pedagang Belanda
b. Menyatukan tenaga untuk menghadapi saingan dari bangsa Portugis dan pedagang-pedagang lainnya di Indonesia
c. Mencari keuntungan yang sebesar-besarnya untuk membiayai perang melawan Spanyol.

6. Perbedaan dari CONTINGENTEN (disebut juga pajak in natura), adalah sebuah kewajiban yang diterapkan oleh VOC bagi rakyat pribumi untuk menyerahkan hasil bumi mereka yang dihitung sebagai pajak sewa tanah. VERPLICHTE LEVERANTIE disebut juga penyerahan wajib, adalah kewajiban bagi rakyat pribumi untuk menyerahkan/menjual hasil buminya hanya pada pihak VOC dengan harga yang sudah ditentukan.

7. Faktor internal utamanya adalah praktik korup di semua level pegawai, perdagangan gelap, pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Faktor esternal adalah kekalahan Belanda oleh Perancis di bawah Napoleon Bonaparte.

8. Dampak dari Konvensi London tahun 1814 terhadap Belanda adalah  Belanda menguasai kembali Indonesia (Hindia Belanda) yang dikembalikan Inggris. Belanda mendapatkan Pulau Bangka (Indonesia) yang ditukar dengan memberi koloni Cochin (India) kepada Inggris.

9. Kebijakan tanam pakasa menuai kritik karena terjadi bencana kelaparan hebat  menjelang tahun 1843 di Cirebon. Tahun 1850 kelaparan juga melanda Jawa Tengah. Hal ini terjadi karena fokus pada tanaman ekspor membuat rakyat tidak cukup waktu menamam padi. Hal ini diperparah dengan pabtik gula yang mnyita jatah air dan tanaman padi penduduk untuk tebu. Akibatnya muncul paceklik, harga beras naik, kelaparan dan kematian terjadi dimana-mana.

10. Dampak kebijakan pintu terbuka adalah eksploitasi tenaga kerja dan lahan-lahan produktif perkebunan. Selain itu pengiriman paksa dan besar-besaran tenaga kerja dari Jawa untuk diperkerjakan di perkebunan Belanda lain seperti di Guyana dan Suriname. Selain itu hukuman juga dikenakan kepada buruh pribumi yang mangkir dari pekerjaan tanpa pemberitahuan, melawan perintah, mabuk, berkelahi dan sebagainya. 

Selasa, September 20

Mengenal Enam Tipologi Kota

Mengenal Enam Tipologi Kota

Kota memiliki berbagai macam jenis fungsi sesuai dengan tujuan dari pengembangan kota itu sendiri. Ada banyak pendapat tentang pengelompokkan tipologi kota.

Salah satu indikator untuk meentukan tipologi kota adalah fungsi. Dalam hal ini, Aurousseau menggambarkan 6 tipologi kota sebagai berikut:

1. Kota administratif adalah kota yang menjadi pusat ibukota suatu wilayah. Fungsi utama kota administratif adalah mengelola negara atau unit administratif lainnya seperti Bandung sebagai pusat pemerintahan Jawa Barat. Kota administratif harus berada di lokasi yang strategis dan memiliki kemudahan dalam aksesibilitas komunikasi dan mobilitas ruang.

2. Kota pertahanan adalah kota yang memiliki fungsi dominan yang berkaitan dengan keamanan dan pertahanan suatu negara. Kota pertahanan sering berukuran kecil dengan keunggulan strategis militer. Berbagai fasilitas mulai dari landasan pacu, pelabuhan tempur, pangkalan militer dan markas tentara biasa dijumpai di kota pertahanan. Contohnya adalah kota-kota pangkalan militer di pulau-pulau Pasifik.

3. Kota budaya adalah kota dengan tujuan sebagai pusat budaya. Kota budaya dicirikan dicirikan dengan kemampuan mereka melalui periode panjang sejarah peradaban. Banyak kota budaya berasal dari masa lalu seperti Jerusalem, Yogyakarta, Milan.
Bangunan kota tua di Maroko

4. Kota produksi adalah kota yang berkaitan dengan kegiatan industri manufaktur atau kerajinan khas daerah. Kota model ini sering dicirikan dengan fasilitas modern namun untuk pusat kerajinan maka aspek tradisional juga sering dimunculkan. Bahan baku juga penting dalam pengembangan sebuah kota produksi. 

5. Kota komunikasi adalah kota yang bertindak sebagai penghubung dalam rantai komunikasi. Secara ekonomi cuku penting dan kota komunikasi berkaitan dengan hasil produksi dan distribusi barang. Internet berkecepatan tinggi dengan listrik yang super kuat tentu diperlukan untuk kehidupan di kota ini.

6. Kota rekreasi adalah kota dengan tujuan wisata termasuk di dalamnya wisata budaya, alam, keseharan atau judi. Kota ini menawarkan daya tarik kuat bagi orang tentang kondisi alam indah, budaya yang mengakar atau fasilitas yang super class.
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close