Di postingan ini kita mulai untuk ngebahas soal tahun 2025, pastikan kalian untuk pantengin terus blog guru geografi.
OSN Geografi memerlukan pemahaman konsep dan wawasan geografis regional dunia. Jadi kuncinya tidak ada cara lain selain membaca.
Nah soal urutan pertama adalah terkait topik meteorologi dan klimatologi terapan.
1. Perubahan pola curah hujan di Indonesia sering dipengaruhi oleh fenomena El Niño dan La Niña. Ketika La Niña melanda, dampak utama yang biasanya dirasakan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia adalah...
A. Musim kemarau berlangsung lebih lama dan sering
B. Curah hujan meningkat sehingga rawan banjir dan longsor
C. Suhu permukaan laut turun secara signifikan
D. Aktivitas gunung api di Indonesia meningkat
E. Wilayah pesisir mengalami kekeringan panjang
A. Musim kemarau berlangsung lebih lama dan sering
B. Curah hujan meningkat sehingga rawan banjir dan longsor
C. Suhu permukaan laut turun secara signifikan
D. Aktivitas gunung api di Indonesia meningkat
E. Wilayah pesisir mengalami kekeringan panjang
2. El Niño dikaitkan dengan meningkatnya kasus kebakaran hutan di Indonesia. Fenomena El Niño dapat memperbesar risiko kebakaran hutan dengan cara...
A. Musim kemarau cenderung jadi lebih pendek sehingga vegetasi tetap lembap
B. Musim kemarau berlangsung lebih lama sehingga tanah dan hutan menjadi sangat kering
C. Curah hujan cenderung bertambah di musim kemarau
D. Suhu udara di kawasan hutan menurun
E. Kelembapan tanah meningkat drastis
A. Musim kemarau cenderung jadi lebih pendek sehingga vegetasi tetap lembap
B. Musim kemarau berlangsung lebih lama sehingga tanah dan hutan menjadi sangat kering
C. Curah hujan cenderung bertambah di musim kemarau
D. Suhu udara di kawasan hutan menurun
E. Kelembapan tanah meningkat drastis
3. Kadar karbon dioksida yang terus bertambah di atmosfer bukan hanya menyebabkan suhu bumi naik tapi juga berdampak pada kehidupan di laut. Peningkatan kadar karbon dioksida di laut akan memengaruhi kondisi fisiologis terumbu karang dalam bentuk...
A. Membuat pertumbuhan terumbu karang jadi lebih cepat dan masif
B. Pemutihan (bleaching) karena suhu air laut naik
C. Menambah jumlah ikan yang tinggal dalam terumbu karang
D. Mengurangi kadar oksigen terkandung dalam terumbu karang secara drastis
B. Pemutihan (bleaching) karena suhu air laut naik
C. Menambah jumlah ikan yang tinggal dalam terumbu karang
D. Mengurangi kadar oksigen terkandung dalam terumbu karang secara drastis
E. Membuat struktur kalsium karang semakin kuat
4. Pencairan es di kawasan Kutub Utara dan Kutub Selatan berdampak pada naiknya permukaan air laut secara global. Jika kondisi ini terus berlangsung, konsekuensi jangka panjang yang paling mungkin dihadapi negara kepulauan seperti Indonesia adalah...
A. Daratan semakin luas karena ada endapan tanah
B. Pulau-pulau kecil berisiko tenggelam dan kawasan pesisir sering dilanda banjir rob
C. Suhu rata-rata kawasan menurun drastis
D. Ekosistem pesisir menjadi semakin stabil
E. Badai tropis semakin jarang terjadi
B. Pulau-pulau kecil berisiko tenggelam dan kawasan pesisir sering dilanda banjir rob
C. Suhu rata-rata kawasan menurun drastis
D. Ekosistem pesisir menjadi semakin stabil
E. Badai tropis semakin jarang terjadi
5. Paris Agreement merupakan sebuah kesepakatan internasional yang bertujuan menahan kenaikan suhu global tidak melebihi 1,5°C dari masa pra-industri. Batasan tersebut sangat penting untuk keberlangsungan manusia dan lingkungan di bumi karena...
A. Agar semua negara bisa memakai bahan bakar fosil lebih banyak
B. Supaya seluruh negara punya sistem mitigasi bencana
C. Untuk meminimalisasi dampak ekstrem perubahan iklim dan menjaga stabilitas ekosistem
D. Agar produksi pertanian dunia terus meningkat
E. Untuk mengurangi jumlah dan kepadatan penduduk di wilayah pesisir
Kunci Pembahasan:
1. Fenomena La Niña menyebabkan peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia. Hal ini terjadi karena suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian barat (dekat Indonesia) menjadi lebih hangat, sehingga pembentukan awan hujan meningkat. Dampaknya, banyak daerah di Indonesia menjadi rawan banjir dan tanah longsor. Jadi B jawabannya.
2. Fenomena El Niño menyebabkan penurunan curah hujan di Indonesia sehingga musim kemarau berlangsung lebih lama dan lebih kering. Akibatnya, tanah dan vegetasi menjadi sangat kering, kondisi ini mudah memicu dan memperparah kebakaran hutan dan lahan. Jadi B jawabannya.
3. Peningkatan kadar karbon dioksida (CO₂) di atmosfer menyebabkan pemanasan global, yang berdampak pada kenaikan suhu air laut. Suhu laut yang terlalu tinggi membuat karang mengalami stres dan mengusir alga zooxanthellae yang hidup bersimbiosis di dalam jaringan karang. Akibatnya terjadilah pemutihan terumbu karang (coral bleaching). Jadi B jawabannya.
4. Pencairan es di Kutub Utara dan Kutub Selatan menyebabkan kenaikan permukaan air laut secara global. Bagi negara kepulauan seperti Indonesia, dampak jangka panjang yang paling nyata adalah pulau-pulau kecil berisiko tenggelam serta wilayah pesisir semakin sering mengalami banjir rob dan abrasi. Jadi B jawabannya.
5. Batas kenaikan suhu global 1,5°C dalam Paris Agreement ditetapkan karena pada ambang ini risiko cuaca ekstrem (gelombang panas, banjir, kekeringan), kenaikan muka laut, kerusakan ekosistem, dan ancaman terhadap kehidupan manusia masih dapat ditekan. Jika suhu global melampaui batas tersebut, dampaknya akan semakin luas dan sulit dikendalikan, termasuk terhadap ketahanan pangan, kesehatan, dan keanekaragaman hayati. Jadi C jawabannya.
Next: Kunci No 6-10
Mau bimbingan OSN dengan gurugeografi.id sekali bayar full akses?. Daftar disini: GEOCRACK
