Rumus Gradien Termis

- November 25, 2016
Coba saat kamu pergi daerah pegunungan, apakah kamu merasakan suhu udara di sana lebih dingin daripada di daerah sebelumnya?. Mengapa suhu di daerah pegunungan lebih rendah dibandingkan di dataran rendah?. Jawabannya adalah karena sifat gradien termis di troposfer. Suhu udara sangat bergantung dengan ketinggian atau topografi suatu lokasi atau letak lintangnya. Perubahan suhu karena perbedaan ketinggian suatu lokasi jauh lebh cepat dibandingkan dengan perubahan suhu yang disebabkan oleh perbedaan letak lintang astronomis. Gradien termis ini disebut juga dengan iklim vertikal. 
Baca juga: Struktur Vertikal Hutan Hujan ada 4 tingkatan lho

Secara umum, perubahan suhu terjadi berkisar antara 0,6℃ tiap kenaikan ketinggian 100 m. Suhu udara diukur dengan menggunakan termometer. Untuk mengetahui suhu rata-rata suatu tempat, maka rumus yang digunakan adalah Rumus Gradien Termis yaitu:

Tx = T° - 0,6° C x (h/100)

Keterangan
Tx    = suhu rata-rata daerah yang dicari
T°     = suhu tempat yang telah diketahui
0,6°  = penurunan suhu setiap naik 100 m
h       = ketinggian lokasi

Jika T° tidak diketahui maka angka konstantanya adalah 26,3° (suhu rata-rata daerah pantai 0 mdpl).
Rumus Gradien Termis
Semakin tinggi tempat maka suhu semakin rendah, pic: www.lihat.co.id
Semakin rendah suhu suatu tempat titik didih pun semakin berkurang. Itulah sebabnya jika kamu memasak air di pegunungan maka air tersebut akan cepat mendidih namun cepat pula dingin. Itulah sifat istimewa dari atmosfer kita. Baca juga: Gerak semu harian dan tahunan matahari

Contoh soal:
Kota Rembang memiliki suhu rata-rata 25°C sedangkan kota Banjar memiliki ketinggian 1.700 mdpl. Berapakah suhu rata-rata kota Banjar?. Jawab di komentar ya!.
Baca juga: Mau nilai UN tinggi?. Gabung Quipper Video Yuk!
Comments
2 Comments

2 komentar

Berkomentar yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search