Kapan Waktu Belajar/Bekerja Terbaik?

- February 14, 2017
Selamat pagi pemirsa blogger sekalian dan selama memulai aktifitas harian anda. Pagi ini seperti biasa saya akan mencoba mengulas sedikit tentang bagaimana cara menjadi seorang yang cerdas dan produktif. Beberapa bulan lalu saya membaca buku pakah neurologi John Medina dari University of Washington Brain Rules: 12 Principles for Surviving and Thriving at Work, Home, and School

Intinya kita akan berbicara tentang "kapan sih waktu belajar/bekerja terbaik itu?". Ada istilah yang menarik dalam buku tersebut yaitu "Biologic Prime Time" (BPT). Tentu anda akan penasaran, bukan?. Saya berikan contoh sederhana berikut: Pernah tidak anda merasa jenuh belajar misal pada jam 12 hingga sore atau pagi hari anda sudah lemes ga jelas, tidak bergairah, bekerja ga mood?. 

Analisanya mungkin anda tidak berada pada "Prime Time" kerja anda!. BPT pada dasarnya adalah waktu maksimum seseorang untuk bekerja atua wkatu terbaik untuk bekerja. Setiap orang punya waktu prime time masing-masing. Jadi menurut buku tersebut, jika anda ingin menjadi seorang yang produktif maka anda harus bekerja pada waktu "prime time" tersebut. Jadi ini harus ditanyakan pada diri anda sendiri, karena anda lah yang mengetahui waktu terbaik anda sendiri. 

Contohnya juga seperti ini, saya memiliki waktu prime time saat subuh hingga jam 11 pagi dan antara jam 7 hingga jam 9 malam. Jadi saya selalu berusaha pergi ke kantor pagi hari dan mengerjakan semua aktifitas mulai dari menulis, mengoreksi dan membuat soal pada jam tersebut. Pada jam tersebut aktifitas otak saya paling maksimum, jadi semua pekerjaan daat dikerjakan dengan cepat. Ide-ide menulis keluar pada saat jam tersebut. 

Lewat jam tersebut, tubuh saya sudah letih dan otak saya sudah menurun stamina nya jadi saya gunakan untuk istirahat atau membaca buku, artikel atau majalah yang ringan-ringan. Jadi jangan heran jika di sekolah pada saat siang hari misalnya ada anak yang malas, capek, gak bergairah belajar. Ya mungkin saja ia tidak saat prime time nya. Jadi sebenarnya waktu belajar seseorang tidak bisa disamaratakan waktu nya. Ada bahkan sekolah yang membuat jadwal waktu tambahan UN hingga sore atau malam. Tentu ini menguras fisik, waktu dan saya yakin ini tidak efektif. Ingat kualitas lebih utama dari kuantitas. 

Dulu saya juga pernah diberikan jam tambahan hingga malam oleh bos saya yang menurut saya "keterlaluan". Masa malam hari ke sekolah belajar tambahan, bukan mengistirahatkan diri dan otak untuk esok hari. Bagi saya itu adalah pemimpin berilmu cetek yang tidak tahu konsep pendidikan. Cobalah untuk belajar dan bekerja dengan cerdas, jangan terlalu keras yang nantinya ujung-ujungnya malah jadi sakit masuk rumah sakit karena tidak bisa me-manage waktu.

Jadi jika anda ingin menciptkan suatu karya atau pekerjaan yang baik maka temukanlah prime time anda masing-masing. Karena bekerja saat waktu otak kita di jam maksimum akan menghasilkan sesuatu yang produktif. Satu lagi singkirkan gangguan yang menghambat waktu kerja anda seperti handphone. Fokus bekerja akan hilang jika sedikit-sedikit handphone, WA, BBM berdering setiap saat. Ingat Einstein bilang bahwa sukses itu adalah kombinasi antara belajar dan bermain bukan?. Jadi bekerja dan belajarlah dengan efektif mulai dari sekarang. Selamat berkarya.
Comments
0 Comments

Berkomentar yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search