Cara Menggunakan Pendekatan Keruangan, Kelingkungan dan Kewilayahan - Guru Geografi
News Update
Loading...

Selasa, November 21

Cara Menggunakan Pendekatan Keruangan, Kelingkungan dan Kewilayahan

Sebagaimana kita tahu bahwa pendekatan geografi itu ada tiga yaitu keruangan (spasial), kelingkungan (ekologi) dan kewilayahan (regional). 

Lalu bagaimana cara menggunakannya pak?. Seringkali siswa saya bertanya dan bingung memahami perbedaan pendekatan geografi tersebut.

Nah untuk memudahkannya maka kita akan coba langsung memberikan contoh kalimat-kalimat yang menyatakan penggunaan pendekatan tersebut.

1. Pendekatan keruangan geografi itu mengacu pada bagaimana kita menganalisa fenomena di permukaan bumi yang dari sudut pandang pola kejadian, persebaran dan hubungan sebab akibatnya. Disini kata kunci pendekatan keruangan adalah mengkaji elemen-elemen pembentuk ruang yang natural, bukan sebuah hasil interaksi mahluk hidup. 

Contoh kalimat pendekatan geografi keruangan:
1. Satu kecamatan mengalami pemadaman listrik di Kab. Bogor karena gardu induk tersabar petir saat hujan deras sore kemarin.
2. Curah hujan terjadi sangat tinggi selama satu bulan di Jabodetabek karena pengaruh La Nina.
3. Gempa di Palu disebabkan pergerakan sesar Palukoro.

2. Pendekatan kelingkungan geografi adalah pendekatan adaptasi dari ilmu ekologi. Hal ini dikarenakan pola ruang dan struktur permukaan bumi banyak mengalami perubahan akibat kegiatan mahluk hidup terutama manusia.

Contoh kalimat pendekatan kelingkungan geografi:
1. Masyarakat Kampung Naga membangun rumah menghadap ke timur agar mendapatkan sinar matahari optimal saat pagi hari.
2. Genangan air di jalan perumahan Soka disebabkan sumbatan selokan oleh sampah organik dan non organik.
3. Serangan harimau ke pemukiman disebabkan habitat fauna tersebut semakin menyempit oleh kegiatan perluasan lahan sawit.

3. Contoh kalimat pendekatan geografi kewilayahan:
1. Pembangunan jalan tol Bocimi akan meningkatkan mobilitas masyarakat Sukabumi, Cianjur dan sekitarnya.
2. Proyek kereta cepat Jakarta Bandung akan memicu pertumbuhan pusat ekonomi baru di Karawang, Purwakarta dan Bandung Barat.

Nah itulah contoh kalimat yang menyatakan penggunaan tiga pendekatan geografi. Bagaimana apakah sudah bisa membedakan perbedaan ketiganya?.

Share with your friends

Yuk, berkomentar di blog ini!.

Maaf, komentar spam, link, ujaran kebencian tidak akan dipublish.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done
close