Guru Geografi: Cerita - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Selasa, April 6

Cerita Pengalaman Pertama Vaksinasi Covid Dosis Pertama

Cerita Pengalaman Pertama Vaksinasi Covid Dosis Pertama

Halo pemirsa sekalian salam sejahtera semoga kita semua tetap diberkahi kesehatan oleh Allah SWT. Kali ini saya akan cerita sedikit mengenai kegiatan vaksinasi Covid yang telah saya lakukan.

Jadi ceritanya beberapa bulan lalu sekolah kami sudah mendaftarkan semua guru dan karyawan untuk giliran dapat vaksinasi Covid. Hal ini tentu untuk mendukung pemerintah agar Indonesia cepat mendapatkan Herd Immunity sehingga kembali ke kehidupan normal.

Vaksinasi pertama Covid dosis pertama dilakukan di salah satu sekolah swasta di Galaxy Bekasi Selatan. Saya menerima jadwal vaksinasi baru kemarin dan diminta datang esok hari (6 April). Dalam hati, ini dadakan sekali karena biasanya seminggu atau dua minggu sebelumnya udah dikasih tahu.

Oke berhubung besok akan divaksinasi maka hari sebelumnya saya menjaga diri dengan makan makanan bergizi, beli buah apel, mengurangi aktivitas berat dan tidur cukup. Kenapa saya beli apel, karena apel bisa menstabilkan tekanan darah sepengalaman saya.

Hari ini pagi hari saya bersiap dari rumah untuk pergi ke tempat vaksinasi di SMP PB Soedirman Galaxy. Jadwal vaksinasi tertulis pukul 11.00 dan saya berangkat jam 11.30 pakai motor dari rumah. Gak 30 menit udah nyampe di TKP dan pasti udah banyak orang datang.
Vaksinasi untuk kebaikan bersama
Saya lalu bawa formulir antrian dan dapat nomor 277, lalu mengisi dulu identitas. Sudah banyak teman-teman guru dan karyawan lain yang stand by menunggu giliran divaksin. Sampai pukul 12 ternyata saya belum juga dipanggil, akhirnya break dulu jam 12.00 untuk sholat zuhur dan makan siang.

Daripada madesu ya udah saya dan teman-teman nongkrong dulu di food court samping sekolah untuk ngopi sambil merileksan diri supaya tensi stabil. Usut punya usut beberapa teman juga ada yang gagal divaksin karena tensi tinggi, mungkin karena grogi atau emang ada turunan hipertensi. Kalau tensi tinggi gak boleh divaksin dulu jadi diminta istirahat 15 menit dan merilekskan diri.

Nah jadi sobat perlu ingat ya, kalau mau divaksin harus rileks santai saja jangan mikirin macam-macam hal negatif nanti malah gak jadi vaksinnya. Selepas jam 12.00 saya lalu dipanggil giliran untuk cek suhu tubuh, lalu daftar di meja pendaftaran. 

Dari meja pendaftaran lalu menuju meja ukur tensi, alhamdulillah tensi 120/70 normal saja bos. Jadi langsung ke meja dokter ditanya apakah sedang mengonsumsi obat tertentu atau memiliki riwayat penyakit bawaan dll.

Di meja dokter clear karena saya masih alhamdulillah sehat dan gak sedang sakit berat atau mengonsumsi obat apapun. Lalu langsung ke meja vaksinasi. Vaksinasi dosisi 1 ini gak lama hanya beberapa detik daan tidak terasa karena jarumnya kecil sekali.
Beres vaksinasi tahap 1
Setelah vaksin dimaksukan lalu ke meja observasi untuk dicek apakah ada efek yang terasa. Kalau sudah clear maka diberikan print out jadwal vaksinasi kedua. Jadwal vaksinasi kedua saya adalah 4 Mei jadi masih lumayan lama.

Itulah sedikit cerita vaksinasi covid 19 yang saya lalui dan yang penting kita harus optimis dan jangan share berita-berita negatif vaksin karena itu justru akan melemahkan imun kita dan membuat kita menjadi orang yang suuzon. Nabi pun melarang kita berbuat demikian, berita-berita bohong tentang dampak vaksin adalah hasil dari kaum-kaum tidak bertanggung jawab.

Kalaupun ada dampak yang ditimbulkan misalnya, itu kan di berita hanya beberapa mungkin 1 banding berapa juta orang. Dalam aspek ilmiah berarti itu case khusus bukan dipukul rata dampaknya sama ke semua orang. Yang penting kita jujur jika punya riwayat penyakit ya sampaikan aja nanti ke dokternya. Salam waras dan mari berjuang kembali ke kehidupan normal.

Jumat, Maret 12

Prosedur Mengurus Perpanjangan SKCK di Polres Majalengka

Prosedur Mengurus Perpanjangan SKCK di Polres Majalengka

Oke guys kali ini saya akan sedikit bercerita lagi tentang bagaimana prosedur memperpanjang SKCK di polres Majalengka. Mumpung hari ini gak ada kegiatan lain dan ngajar juga masih online, jadi saya sempetin ke polres di pagi hari.

Kenapa saya ngurus perpanjangan SKCK lagi?. Karena ada keperluan lah, tapi gak usah diceritain disini ya itu mah. Oke jadi pagi hari jam 7.45 saya langsung tancap gas dari rumah ke Polres Majalengka yang berjarak cuma 15 menitan aja.

Saya pakai mobil karena motor lagi dipakai emak ke pasar, jadi dengan pede pakai celana jeans pendek saya masuk ke gerbang polres. Saya buka jendela mobil lalu langsung ditanya keperluan oleh penjaga dan setelah itu diminta balik lagi coy, gara-gara gak boleh pakai celana pendek.

Daripada ribut, ya udah saya kepaksa balik lagi ke rumah. Buset dah jadi nambah dua kerjaan ini. Oke setelah ke rumah dan ganti celana panjang, saya kembali ke polres dan masuk gerbang tapi kali ini gak ada yang jaga, lagi pada apel kali.

Mobil kemudian saya parkir di belakang gedung unit SKCK. Saya kemudian langsung ke bagian pendaftaran yang masih cukup kosong mengingat hari Jumat dan masih jam 8 pagi. Lalu saya tanya ke bagian pendaftaran tentang tata cara memperpanjang SKCK.

Persyaratan perpanjangan SKCK di Polres Majalengka sebagai berikut, cek di gambar aja ya, udah dengan biayanya. Gak mahal-mahal amat sih.
Syarat memperpanjang SKCK
Nah perlu kalian tahu jika SKCK kalian sudah 1 tahun lebih tidak diperpanjang maka gak usah buat baru lagi, nanti ngisi formulir lagi dan pegel tangan. Udah bawa aja SKCK lama entah itu tahun kapan lalu bilang mau perpanjang.
 
Yang paling penting lagi pastikan kalian siapin persyaratannya lengkap dari rumah biar gak bolak-balik ke fotokopian di polres. Kalau punya printer, silahkan scan dokumen KTP, KK, Ijazah, Akte lalu print sendiri atau kalau punya mesin fotokopi sendiri di rumah lebih bagus.

Setelah itu seperti bisa saya cap jari bayar 15.000 dan bayar penerbitan SKCK 30.000. Setelah semua berkas diberikan lalu tinggal menunggu diprint dan gak nyampe 10 menit udah beres. Kita tinggal fotokopi SKCK dan dilegalisir sesuai keperluan.

Jadi itulah sedikit cerita saya hari ini dalam rangka memperpanjang SKCK yang sudah mati. Jika ingin cepat beres usahakan datang ke polresnya pagi hari saat baru buka biar gak antri lama. Apalagi menjelang penerimaan CPNS, Taruna, TNI pasti akan semakin membludak. Salam sejahtera.

Kamis, Februari 25

Cara Mengurus Akta Lahir di Disdukcapil Majalengka

Cara Mengurus Akta Lahir di Disdukcapil Majalengka

Halo kawan-kawan sekalian, masih bingung cara membuat akta kelahiran anak anda?. Kali ini saya akan cerita tentang cara membuat akta kelahiran anak saya di disdukcapil Majalengka.

Jadi bulan Januari lalu alhamdullillah putra kedua kami lahir di salah satu rumah sakit di Majalengka Jawa Barat. Tentunya jika sudah punya anak lagi maka kartu keluarga harus direvisi dan harus mengurus akta kelahiran baru.

Anda harus menyiapkan data-data yang diperlukan untuk merubah kartu keluarga dan mengurus akta kelahiran, jangan sampai datang ke diskdukcapil nanti ditolak. Ikuti cerita saya berikut ini.

Pertama hal yang harus dilakukan adalah meminta surat keterangan lahir di rumah sakit (jika anak anda lahir di rumah sakit). Setelah itu surat keterangan tersebut difotokopi dan dilegalisir di rumah sakit.

Keesokan harinya kita pergi ke kelurahan terlebih dahulu untuk mendapatkan surat pengantar F1 untuk merubah KK. Sebelum ke kelurahan untuk mengurus pergantian KK, siapkan dulu data berikut ini (WAJIB):
 
1. fotokopi akta nikah
2. fotokopi KTP saksi lahir dua buah
3. fotokopi KTP pribadi
4. surat keterangan lahir dari puskesmas
 
Nah data tersebut kemudian diserahkan ke admin kelurahan untuk membuat form F1 yang akan diteruskan ke kecamatan. Saya waktu itu membuat form F1 ke kelurahan Cicenang.

Setelah itu kita pergi ke kecamatan membawa form dari kelurahan tadi untuk membuat pengantar ke disdukcapil. Kita hanya diminta form dari kelurahan dan fotokopi akta nikah. Catat ya, anda wajib membawa dua dokumen tersebut.

Tak sampai lama kemudian surat pengantar dari kecamatan didapat dan saya pergi ke disdukcapil untuk mengurus KK baru dan akta lahir anak. Sebelum membuat akta lahir maka kita harus merubah KK terlebih dahulu jadi pergi ke bagian pengurusan KK.

Saya mengambil nomor antrian dan dapat no 28, sudah banyak juga padahal masih jam 9. Selepas itu kita diminta untuk memfotokopi form dari kecamatan dan menyimpannya di map. Nah pastikan anda bawa map dari rumah, jangan beli di disdukcapil karena mahal 10.000 coy 1 map.

Selepas itu map diserahkan dan saya diminta petugas menunggu 2 jam untuk menunggu print KK baru. Busettt...ternyata untuk ngeprint KK yang kertasnya biasa aja bisa makan waktu 2 jam. Karena gak mau gabut di kantor disdukcapil jadi saya putuskan pulang dulu ke rumah, nanti jam 11an pergi ke kantor lagi.

Di rumah karena ada jadwal ngajar online jam 10-11, maka saya sempatkan mengisi jadwal tersebut. Nah setelah jam 11 saya kembali lagi ke kantor disdukcapil, karena jaraknya gak jauh banget jadi pakai motor 5 menit juga nyampe.

Motor diparkir lalu saya cek ke belakang dan antrian sudah semakin membludak. Saya tanya ke petugas ternyata KK belum jadi, ditunggu aja dulu sebentar lagi. Buset, udah 2 jam lebih ngeprint KK ga beres, ini yang buat pelayanan di kantor makin mengular. Mungkin kedepannya harus ada revolusi untuk mempercepat penerbitan dokumen supaya warga tidak nunggu lama, kasihan seharian harus menunggu print doang.

Akhirnya setelah 30 menitan menunggu, kartu keluarga baru sudah terbit dengan warna putih tidak seperti biasanya berwarna biru dengan motif Pancasila. Sekarang KK kaya print kertas fotokopi, gak istimewa sih, apakah buat pengiritan atau apa gak ngerti.

Ok, KK udah ditangan lalu saya pergi ke bagian administrasi akta lahir untuk membuat akta lahir anak. Saya diminta menyerahkan fotokopi KK, copy saksi, akta nikah, form dari kecamatan dan surat keterangan lahir untuk menerbitkan akta lahir.
Beli map 10.000 di disdukcapil
Habis itu ditunggu maksimal dua hari katanya baru jadi, weleh lelet juga ternyata untuk dapat satu dokumen harus dua hari bolak balik diskdukcapil. Kapan ya bisa proses penerbitkan dokumen bisa disederhanakan?.

Itulah rangkaian cerita saya membuat akta kelahiran dan kartu keluarga baru di disdukcapil Majalengka. Ringkasan alurnya di bawah ini ya.

1. Print surat keterangan lahir di rumah sakit
2. Minta form ke kelurahan, jangan lupa bawa copy KK, KTP, KTP saksi (dua orang), copy akta nikah
3. Pergi ke kecamatan, serahkan KK asli dan copy akta nikah.
4. Ke disdukcapil bagian penerbitan KK dulu (bawah map, fotocopy form dari kecamatan) 
5. Pergi ke loket akta lahir, serahkan KK baru, akta nikah, form dari kecamatan dan keterangan lahir dari rumah sakit.

Jika ingin cepat beres, pastikan dapat antrian awal. Datanglah jam 8 pas kantor buka biar dapat no antrian pertama. Untuk biaya gratis, hanya bayar parkir dan fotokopi saja.

Selasa, Februari 9

Analogi Banjir dan Konsep Rezeki

Analogi Banjir dan Konsep Rezeki

Awal tahun ini Indonesia kembali dilanda ujian berupa fenomena cuaca ekstrim yang melanda beberapa wilayah mulai dari Kalimantan Selatan, Sulawesi dan kini Jawa sedang memasuki puncak penghujan.

Banjir besar terjadi dimana-mana dan menyebabkan korban jiwa dan material yang besar. Mulai dari banjir besar Kalimantan Selatan, Manado dan kini Jawa sedang mengalaminya.

Angin muson barat yang membawa uap air masif dari daratan Asia dan Samudera Hindia membuat curah hujan ekstrim terjadi di bagian barat Indonesia.

Terakhir sampai tulisan ini dibuat, bencana banjir besar sedang melanda Jakarta, Subang dan wilayah pantai utara Jawa. 

Hujan pada prinsipnya adalah rezeki dan anugerah dari Allah SWT. Betapa tidak hal ini sudah tercantum dalam Al Quran itu sendiri. 

Akan tetapi saat ini hujan yang levelnya tinggi membuat kapasitas permukaan tanah tidak sanggup menampung debit curahan tersebut sehingga akhirnya banjir terjadi.

Lantas apakah semua ini salah Tuhan?. Saya rasa bukan seperti itu, namun kita bisa membangun cara pandang yang lain mengenai rezeki ini.

Beberapa waktu lalu pemimpin kita ada yang bilang bahwa banjir itu dikarenakan curah hujan yang tinggi atau ekstrim. Memang ada benarnya tapi salahnya juga lebih banyak sebenarnya.

Kota sekelas Venezia, Paris atau di Jepang saja sering banjir kalau hujan ekstrim, apalagi di Indonesia. Sebenarnya banyak sekali ahli tata ruang di Indonesia jebolan akademi perencanaan kota atau jurusan apalah namanya.

Namun hasil dilapangan seperti tak ada artinya, semua hanya sebatas ilmu teori. Saya juga berfikir bahwa banjir di Jakarta saja tidak akan pernah bisa teratasi karena kesalahannya sudah ekstrim dari jaman dahulu.

Dataran rendah dengan puluhan anak sungai dibangun kota megapolitan beton berpuluh tahun yang tidak mungkin untuk menghindari banjir. Ini fakta sejarah dan geografis sejak zaman kerajaan dan kolonialisme.
Banjir jadi alat politik
Saat ini becana di kita hanya menjadi komoditas saling ejek antar elite politik. Ini yang menjadikan negeri kita dikutuk oleh Tuhan karena pemimpinnya tidak amanah.

Hujan adalah fenomena alam sementara banjir adalah bencana. Bencana dan fenomena alam berbeda dari aspek sebab.

Fenomena alam adalah sebab turunnya rezeki sementara banjir karena kesalahan mahluk karena tatanan ekologis yang buruk.

Nah balik lagi ke judul tentang analogi banjir dan konsep rezeki. Seringkali kita mengeluh karena menganggap rezeki Tuhan yang diberikan sedikit padahal itu semua ada maknanya.

Anggaplah rezeki Tuhan itu adalah air hujan yang jika turun sekadarnya saja maka akan sangat menguntungkan dan memberikan kehidupan. Namun coba jika rezeki air tersebut diberikan sekaligus seperti saat ini, tentunya akan ada banyak keburukan seperti banjir.

Tuhan lebih tahu apa yang kita butuhkan dibandingkan dengan apa yang kita inginkan. Jadi menyikapi rezeki adalah salah satu hal penting bagi manusia.

Sedikit tapi membawa keberkahan, kebahagiaan adalah baik dibandingkan diberikan sekaligus tapi bisa jadi rezeki tersebut akan membawa kita pada keburukan, keserahakan, lupa diri dan lupa akan Tuhan.

Semoga banjir segera berlalu dan manusia mengambil pelajaran dari fenomena alam ini.

Senin, Februari 8

Pengalaman Sembuh Telinga Berdenging dan Kliyengan Tinitus

Pengalaman Sembuh Telinga Berdenging dan Kliyengan Tinitus

Halo kawan-kawan sekalian sobat blogger, kali ini saya akan sedikit bercerita terkait masalah kesehatan yang saya alami.
 
Jadi sekitar dua mingguan yang lalu selepas bangun tidur, tiba-tiba telinga saya bunyi "ngiiiing" disertai badan kliyengan alias keseimbangan kacau.
 
Waduh, meskipun masih bisa melakukan aktivitas namun kepala rasanya cenat-cenut dan bunyi telinga sebelah kanan membuat saya tidak bisa tidur.
 
Akhirnya saya browsing tentang sakit apa sebenarnya ini. Ternyata istilah medis dari telinga bunyi atau berdenging adalah tinitus.

Menurut beberapa literasi, tinitus itu bukan penyakit tapi sensasi alias gejala sekunder. Jadi ada sebab lain yang menyebabkan terjadinya sensasi bunyi di telingan kita.

Tinitus yang saya alami semakin keras saat suasana sunyi, terutama saat mau tidur. Selain itu kepala kliyengan dan kadang detak jantung terdengar keras.

Karena tidak mau berlarut-larut akhirnya saya coba periksa ke dokter THT dan melakukan endoskopi telinga. Hasilnya ternyata gendang telinga sebelah kanan saya tertarik ke belakang sehingga membuat gelembung udara tidak bisa keluar dan membuat sensor jadi kacau.

Selain itu saya cek tensi darah juga 145/95 alias hipertensi, mungkin inilah yang menyebabkan detak jantung terasa kencang di telinga.

Akhirnya dokter memberi resep dekongestan dan obat anti radang. Tinitus yang saya alami mungkin dari kebiasaan saya ngorek kuping kalau gatal atau sedang membersihkan pakai alat seperti sendok kecil.

Jadi bagi teman-teman yang gak mau mengalami sensasi bunyi dengung maka jangan main-main dengan telinga.

Mending langsung ke dokter aja kalau mau bersihkan telinga pakai alat irigasi, dijamin tokcer dan tanpa merusak organ lainnya. 

Penyebab tinitus sebenarnya masih banyak lagi, dan syukurnya yang saya alami bukan karena faktor penyakit yang berat. Jadi jaga baik-baik telinga kalian sobat blogger.
Gendang telinga ketarik ke belakang (endoskopi)

Jumat, Januari 1

Tulisan Pertama di Tahun 2021

Tulisan Pertama di Tahun 2021

Alhamdulillah hari ini kita sudah menginjak tahun 2021 penanggalaman Masehi dan tepat di hari Jumat. Apa yang harus kita lakukan pertamakali?.

Tentunya dalah bersyukur, karena Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kita untuk memperbaiki diri di tahun ini. 
 
Kita masih bisa bangun tidur, bernafas menghirup udara segar, dan melakukan aktifitas. Di sisi lain beberapa saudara kita ada yang masih berjuang melawan virus dan terbaring di rumah sakit.
 
Di tengah pandemi corona yang belum usai, tahun 2021 sejatinya adalah harapan agar semua kembali ke keadaan normal. Manusia ingin semua kembali seperti dua tahun lalu.

Dua tahun lalu kita masih bisa berkumpul bersama, sekolah seperti biasa, beramai-ramai di tempat terbuka, ngopi tanpa ada jarak satu sama lain, berdempetan di bis, lihat konser, tidak pakai masker dan kerumunan adalah tanda ekonomi berjalan.

Sekarang, semua telah berubah dan manusia kini mulai menjaga jarak satu sama lain karena ada virus yang mengancam. Segala hal ini sangat diatur dan tentunya menjengkelkan bagi semua manusia.

Peradaban manusia telah melalui berbagai macam peristiwa besar sejak ribuan tahun lalu dan sejarha mencatat manusia bisa melaluinya.

Pandemi Black Death, Perang Dunia, Virus Flu Spanyol, Flu Burung dan lainnya adalah bagian dari siklus kehidupan di bumi untuk mencari keseimbangan.

Bumi mungkin dalam beberapa tahun meminta untuk di refresh karena keseimbangannya terganggu oleh ulah manusia yang sudah melewati batas normal.

Dalam Al Quran pun Tuhan menyebutkan bahwa segala hal yang melampaui batas aturan-Nya maka akan menjadi masalah.

Masalah utama umat manusia adalah mereka kini mencoba melampaui batas dengan kemampuan akal dan pikiran yang sebenarnya diberikan Tuhan agar manusia sadar bahwa tidak ada yang bisa menandingi kekuatan sang Pencipta.

Kecacatan logika manusia yang semakin jauh dari aturan Tuhan membuat bumi semakin merana. Harusnya kita menjaga jarak dengan Tuhan agar sedekat mungkin. 

Di dunia kita diperintahkan jaga jarak antar manusia, namun sebaliknya kita harus mendekat kepada sang Pencipta dengan hadirnya pendemi ini.

Tuhan pernah berkata, "dekati Aku, maka akan kuberikan Segalanya". Hanya Tuhan yang berhak sombong karena Dialah pemilik kita dan penguasa langit dan bumi.

Di tahun 2021 Masehi ini kiranya menjadi sebuah harapan akan kembalinya Bumi ke keadaan yang normal. Pandemi mengasah jiwa kita untuk lebih berempati, peduli satu sama lain sesama manusia.

Semoga peradaban manusia kembali menjadi beradab dan tidak lagi sebatas berlomba menyombongkan diri sebagai seorang mahluk yang sebenarnya tidak punya daya upaya.

Selamat tahun baru, semoga dunia kembali seperti sediakala dan pandemi segera berakhir.
Selamat tahun baru

Minggu, Desember 27

Awan Topi Lentikular Muncul Di Puncak Gunung Ciremai

Awan Topi Lentikular Muncul Di Puncak Gunung Ciremai

Pagi hari ini seperti biasa saya pergi mencari sarapan ke luar rumah dengan jalan kaki melewati pesawahan di kampung. 

Rumah saya memang berada di kota Majalengka namun masih banyak pesawahan. Bulan ini memasuki puncak musim hujan dan hampir setiap sore hingga malam hujan terus turun di kota Majalengka.

Dampaknya pagi hari suhu udara sangat dingin dan membuat fenomena langka muncul di atas Ciremai. Fenomena tersebut adalah awan topi lentikular.

Saya bergegas mengambil kamera untuk mengabadikan fenomena atmosfer yang jarang terjadi ini. Lalu apakah kehadiran awan lentikular ini menjadi pertanda bahaya?. 

Tentu tidak karena fenomena atmosfer ini adalah murni karena faktor alam. Yuk kita simak faktor terjadinya awan lentikular ini.
 
Awan lentikular adalah awan berbentuk lensa atau melingkar yang terbentuk di troposfer dan biasa terbentuk karena pembentukannya searah dengan arah angin di puncak gunung. Ada tiga jenis awan lentikular: 
 
1. altocumulus standing lenticular (ACSL),
2. stratocumulus standing lenticular (SCSL),
3. cirrocumulus standing lenticular (CCSL)
Awan lentikular di puncak Ciremai
Proses terbentuknya awan lentikular
Saat udara mengalir di permukaan bumi, maka ia akan menghadapi beberapa hambatan. Hambatan ini bisa buatan manusia seperti bangunan atau alami seperti bukit, gunung atau lembah. Gangguan ini menyebabkan alian udara akan berubah

Semakin tinggi udara maka akan semakin dingin. Ketika dingin, kelembaban yang dikandungnya berubah menjadi tetesan air. Tetesan inilah yang membentuk awan. Dengan demikian, arus udara hangat mendingin bergerak naik gunung, menciptakan awan.

Awan lentikular adalah awan berbentuk lensa yang biasanya berkembang di sisi bawah gunung atau pegunungan. Ini terjadi ketika udara yang stabil dan lembab mengalir di atas gunung, menciptakan serangkaian gelombang berosilasi. 
 
Jika suhu di puncak gelombang udara sama dengan suhu titik embun, kondensasi terjadi dalam formasi bentuk lensa. Ketika udara jatuh ke dasar gelombang udara, di mana suhu udara dan suhu titik embun tidak sama maka penguapan terjadi. Dengan demikian, awan gelombang, atau serangkaian awan lentikular, mampu terbentuk.

Awan lentiluar menjadi pertanda cuaca sedang ektrim di puncak gunung dan bisa memicu hujan lebat di lereng gunung. Namun awan ini bukan menjadi pertanda akan adanya fenomena lain seperti gempa atau tsunami.

Rabu, Desember 23

Webinar Kolaborasi MGMP Geografi Kota dan Kabupaten Bekasi

Webinar Kolaborasi MGMP Geografi Kota dan Kabupaten Bekasi

Setelah sekian lama vakum tanpa kegiatan, di akhir tahun ini MGMP Geografi Kota dan Kabupaten Bekasi mengadakan kegiatan webinar untuk meningkatkan kompetensi keilmuan guru.

Biasanya kegiatan MGMP dilakukan offline namun karena suasana pandemi maka dialihkan ke online atau daring. 
 
Atas inisiatif komunitas MGMP Geografi Kota dan Kabupaten Bekasi akhirnya bisa menyelenggarakan kegiatan webinar via zoom yang akan dibagi ke dalam 3 pertemuan.

Pertemuan pertama sudah dihelat pada 22 Desember kemarin dengan menghadirkan beberapa narasumber berkompeten dari kota dan kabupaten Bekasi.
Webinar guru geografi
Kegiatan dibuka oleh ketua acara yaitu Bapak Anang Suherman kemudian disusul sambutan dari Bapak Rojali selaku pengawas. Bapak Rojali kemudian memaparkan materi pertama terkait kebijakan pemerintah terkait merdeka belajar.

Bapak Rojali menggantikan Bapak Casmadi yang kodarullah dipanggil Allah SWT beberapa hari sebelum acara terselenggara. Kebijakan merdeka belajar pada dasarnya memberikan keleluasaan kepada guru untuk berkreasi dalam memberikan pendidikan dan pengajaran kepada siswa.

Sesi kedua kemudian diisi oleh Ibu Endang Rahayu yang memberikan pencerahan tentang tata cara pembuatan soal hots. Soal hots memiliki beberapa karakter dan bisa dimodifikasi dari soal lots dengan sedikit tambahan stimulus.

Sesi ketiga kemudian dilanjutkan oleh Ibu Anita yang memaparkan tentang tata cara kenaikan angka kredit bagi guru PNS. Kenaikan pangkat guru dapat dipercepat dengan melakukan beberapa kegiatan publikasi ilmiah dan ikut dalam kegiatan peningkatan kompetensi yang bekerjasama dengan instansi terkait.

Sesi keempat dilanjutkan oleh Agnas Setiawan yang menjelaskan tentang bagaimana menjadi seorang guru blogger. Di era milenial saat ini media sosial menjadi salah satu alat ampuh untuk meningkatkan kreatifitas seorang guru.

Sesi kelima atau terakhir diisi oleh Ahmad Habibi yang memberikan ulasan tentang cara menjadi guru youtuber. Youtube bisa menjadi sarana pendidikan dan pengajaran geografi saat ini apalagi di tengah pandemi yang memaksa pembelajaran dilakukan dengan jarak jauh.

Pukul 12.30 rangkaian acara webinar pertemuan 1 akhirnya selesai dan ditutup dengan penugasan kepada setiap peserta. Kegiatan webinar akan dilanjut di pertemuan kedua akhir Desember.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close