Teori Partikel Zat

- February 27, 2017
Coba kamu ambil sebatang kapur tulis lalu kamu potong kapur itu menjadi dua potong. Lalu kamu potong lagi menjadi dua, seterusnya maka lambat laun kapur itu akan habis bukan. Bagian terakhir dari kapur lagi yang tidka dapat dipotong lagi dan masih memiliki sifat kapur maka itulah yang dinamakan partikel.

Apa yang dimaksud dengan partikel?
Ketika kamu membuka tutup botol, minyak wangi menguap. Partikel-partikel minyak wangi dalma wujud gas bergerak ke seluruh ruangan sehingga kamu dapat mencium bau wangi. Banyaknya partikel minyak wangi dalam wujud gas sama dengan ketika berwujud cair. Hal ini menunjukkan bahwa jarak antara partikel dalam gas lebih jauh daripada jarak antar paertikel dalam zat cair.

Saat gula pasir kamu larutkan ke  dalam air panas maka gula pasir akan mencair. Partikel-partikel gula dalam wujud cair begerak ke seluruh air yang terdapat dalam gelas, sehingga air terasa manis. Banyaknya partikel gula pasir dalam wujud cair sama dengan ketika berwujud padat. Hal ini menunjukkan bahwa jarak antar partikel dalam zat cair lebih jauh daripada jarak antar partikel dalam zat padat.
Teori Partikel Zat
Perbedaan partikel padat, cair dan gas
Dapatkah kamu melihat partikel-partikel minyak wangi atau partikel-partikel gula itu?. Tentu saja tidak. Kamu tidak akan bisa melihat partikel-partikel itu karena ukurannya sangat kecil dan tidak dapat dilihat mata telanjang. Partikel-partikel ini baru bisa dilihat jika diletakkan di bawah mikroskop elektron.  Bagian terkecil zat yang disebut partikel ini lah yang disebut molekul. Jadi, partikel atau molekul adalah bagian terkecil zat yang masih punya sifat zat tersebut.

Contoh mudahnya, minyak wangi berbau wangi maka partikel minyak wangi tentulah berbau wangi. Larutan gula terasa manis, maka partikel larutan gula pun terasa manis. Untuk selanjutnya kita lebih sering menyebut partikel dibandingkan molekul.

Bagaimanakah gerak partikel gas dan zat cair?. Pada 1827, seorang pakar Biologi, Robert Brown mengamati bahwa kelajuan partikel-partikel ini bergerak random atau sembarang dengan kelajuan tetap. Sesuai penemunya, gerak partikel-partikel gas dan zat cair ini dinamkan Gerak Brown.

Bagaimanakah susunan dan gerak partikel pada berbagai wujud?
Zat Padat
Pada zat padat, partikel-partikel saling berdekatan dalam suatu susunan yang teratur dan diikat cukup kuat oleh gaya tarik-menarik antar partikel tersebut. Partikel-partikel dapat bergetar dan berputar di tempatnya tetapi tidak bebas untuk mengubah kedudukannya. Inilah yang menyebabkan zat padat memiliki volume dan bentuk yang tetap. Pada berbagai bahan padat, partikel-partikel tersusun dengan suatu pola tertentu. Pola tertentu dari susunan partikel zat pada dinamakan kristal.
Teori Partikel Zat
Kristal padat
Zat Cair
Dalam zat cair, jarak antar partikelnya lebih jauh dibandingkan dengan zat padar. Partikel-partikel zat cair dapat berpindah-pindah tetapu tidak mudah meninggalkan kelompoknya. Dengan kata lain, zat cair dapat mengalir. Hal ini karena gaya tarik-menarik yang mengikat partikel-partikel zat cair tidak sekuat pada partikel zat padat. Gaya ini mengikat partikel-partikel zat cair tetap pada kelompoknya namun zat cair mengalir untuk mengambil bentuk sesuai dengan wadahnya. Jadi dengan teori partikel dapat dijelaskan mengapa zat cair memiliki volume tetap tetapi bentuknya mudah berubah.
Teori Partikel Zat
Bentuk zat cair mengikuti wadah
Zat Gas
Dalam gas, jarak antar partikel sangat berjauhan sehingga gaya tarik menarik dapat diabaikan. Partikel-partikel bebas untuk bergerak dalam wadahnya. Partikel gas bergerak sangat cepat dan bertumbukkan satu sama lain dan juga bertumbukkan dengan dinding wadahnya. Inilah yang menyebabkan gas memiliki tekanan. Dengan teori ini maka dapat dijelaskan mengapa gas memiliki volume tidak tetap dan dengan cepat mengisi wadah yang ditempatinya.
Comments
0 Comments

Berkomentar yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search