Permafrost, Tanah Membeku Abadi

- March 10, 2017
Tanah di Indonesia pada dasarnya berkisar dari kering hingga lembab, namun bagaimana jika tanah tersebut membeku atau Permaforst?. Meskipun banyak manusia hidup di daerah permafrost seperti Siberia, Kanada dan Alaska namun membangun arsitektur di atas permafrost sangat sulit. Bangunan nantinya akan menaikan suhu lapisan tanah sehingga es akan mencair. Dampaknya, bangunan akan tenggelam atau runtuh ke dalam lumpur.

Apa itu permafrost?
Permafrost merupakan lapisan es beku di bawah permukaan bumi yang didalamnya bisa mengandung tanah, kerikil dan pasir. Permafrost biasanya berada di pada lapisan tanah dengan suhu dibawah 0⁰ C selama minimal dua tahun.

Permafrost dapat ditemukan di tanah yang berada di bawah lantai samudera dan di daerah dimana suhu jarang naik di atas titik beku. Sebarannya antara lain di Greenland, Alaska, Russia, Cina dan Eropa Timur.
Permafrost, Tanah Membeku Abadi
Tanah Permafrost
Ketebalan permafrost berkisar dari 1 meter hingga lebih dari 1.000 m. Lapisan tanah ini mencakup 22.8 juta km persegi di belahan bumi utara. Tanah beku tidak selalu sama dengan permafrost. Lapisan tanah yang membeku selama lebih dari 15 hari per tahun disebut "tanah beku musiman". Lapisan tanah membeku antara 1 - 15 hari dalam setahun disebut "tanah membeku sementara". Sementara permafrost membeku selama dua tahun lebih.

Permafrost tidak selalu terbentuk dalam satu horison tanah, namun ada dua cara utama untuk menggambarkan sebarannya yaitu: continous dan discontinuous.

Continuos permafrost merupakan lapisan tanah beku yang luas di daratan contohnya di Siberia Russia. Sementara discontinuous permafrost merupakan lapisan tanah beku yang teprisah-pisah oelh vegetasi, pegunungan sepanjang tahun. Di daerah ini, matahari musim panas melelehkan es selama beberapa minggu atau bulan. Contohnya ada di daerah Teluk Hudson Kanada.
 
Permafrost, Tanah Membeku Abadi
Tipe Permafrost
Permafrost sangat kaya akan kandungan karbon organik. Menurut perkiraan, lapisan permaforst mengandung 1700 miliar ton karbon organik atau dua kali lipat total karbon di atmosfer. Saat tanah membeku, karbon tersimpan di dalamnya namun saat es mencair dekomposisi bahan organik melalui mikroba akan meningkat tajam sehingga sebagian karbon terlepas ke atmosfer sebagai CO₂.

Ilmuwan yang meneliti permafrost mampu memahami perubahan iklim di bumi dengan mengamati perubahan permafrost. Studi menunjukkan bahwa permafrost bumi menghangat 6⁰ C selama abad ke 20. Ilmuwan memprediksi bahwa permafrost akan mencair pada 2100.

Lapisan es yang mencair akan menaikkan permukaan air laut dan meningkatakan erosi. Erosi terjadi saat permafrost mencair karena tanah dan sedimen mudah hanyut tanpa es yang mengikat agregat tanah.
Gambar: alaskakids.org
Comments
0 Comments

Berkomentar yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search