Terbentuknya Hot Spot Volcano Island

- April 07, 2017
Kebanyakan gunung api terbentuk di batas lempeng atau subduksi, namun ada beberapa yang terletak jauh di tengah-tengah lempeng. Area ini dinamakan intraplate volcanism atau hot spot volcano. Kegiatan vulkanisme ini tidak berhubungan dengan gerakan lempeng di batas-batasnya. 

Menurut teori saat ini, tidak semua hot spot volcano dihasilkan dari mantle plume. Mantel plume merupakan material panas yang muncul naik dari dalam bumi karena arus konveksi. Mantel plume dapat digambarkan seperi balon panjang yang ditiup dan berbentuk juga seperti jamur. Beberapa mantle plume ini punya diameter dari 500 - 1.000 km. 

Pada saat mantle plume naik, terkanan akan turun namun suhu tetap tinggi. Hal ini menyebabkan pelelehan dekompresional dari bahan mantel bumi tersebut. Ilmuwan percaya bahwa aliran lava basalt diproduksi saat mantle plume mencapai litosfer.
Terbentuknya Hot Spot Volcano Island
Pembentukan hot spot volcano island
Banyak ilmuwan percaya bahwa mantle plume mungkin berasal dari inti bumi. Studi ilmiah terbaru menunjukkan bahwa hot spot volcano dapat ditemukan dengna kedalaman lebih dangkal di mantel bumi dan dapat bermigrasi perlahan-lahan dalam skala geologi. 

Gunung api di atas hot spot tidak meletus selamanya. Ia melekat pada lempeng tektonik di bawahnya, lalu lempeng tektonik bergerak dan akhirnya keluar dari titik hot spot. Tanpa sumber magma gunung api akan mati dan mendingin. Pendinginan ini menyebabkan batuan gunung api menjadi lebih padat. Sementara di titik hotspot, gunung api baru terus diciptakan. Baca juga: Perbedaan stalaktit dan stalagmit

Banyak geolog percaya bahwa ada 40-50 hot spot di seluruh bumi meski angka ini dapat bervariasi karena perbedaan definisi dai hot spot itu sendiri. Hot spot volcano utama di bumi antara lain Islandia hot spot, Reunion hot spot, Afar Hot spot dan Hawaii hot spot. 
Terbentuknya Hot Spot Volcano Island
Caldera Yellowstone
Aktivitas vulkanik di titik hot spot dapat membuat gunung api dasar laut yang dikenal dengan seamount. Beberapa ilmuwan percaya bahwa gunung api laut berjasa membangun 28.8 juta km persegi daratan di permukaan bumi. 

The Louisville Seamount Chain tersusun atas lebih dari 80 gunung laut yang membentang sejauh 4.000 km di Samudera Pasifik selatan, berjarka sekitar 1.500 km dari Welllington Selandia Baru.

Hots spot juga bisa terbentuk di atas benu contohnya Yellowstone Hots Spot. Yellowstone menghasilkan fitur vulkanik mengarah ke timur laut sejauh 650 km. Lebih dari 16 juta tahun, hot spot ini telah menghasilkan 15 - 20 letusan besar yang meninggalkan depresi vulkanik raksasa bernama kaldera. 

Hot spot tidak selalu menghasilkan gunung api yang memuntahkan lava. Kadang magma memanaskan air tanah di bawah permukaan bumi yang menyebabkan uap air meletus atau geyser. Ketinggian letusan geyser ini bisa mencapai 50 m lebih.
Gambar: volcanoes-in-aus.weebly.com, businessinsider.com, youtube

Comments
0 Comments
 

Start typing and press Enter to search