Ekosistem Rawa dan Karakteristiknya

- September 11, 2017
Rawa adalah suatu daerah yang tergenang air, baik air tawar maupun payau. Rawa ada yang bersifat musiman ada yang permanen. Rawa biasanya memiliki topografi yang datar sehingga selalu tergenang oleh air. Ciri rawa adalah memiliki drainase yang buruk sehingga kadar asamnya tinggi. Air yang terdapat pada rawa biasanya berasal dari hujan, sungai atau laut. Rawa merupakan ekosistem yang unik karena terdiri atas tanah dan air. Vegetasi yang biasa terdapat di ekosistem rawa diantarany amangrove dan hutan galam.

Di Indonesia adalah sekitar 33, 4 juta ha lahan rawa. Sekitar 60% atau 20 juta ha merupakan rawa pasang surut dan sisanya merupakan rawa bukan pasang surut. Lokasi rawa mayoritas tersebar di Kalimantan, Papua, Sumatera dan Sulawesi. Menurut lokasinya, rawa dibedakan atas rawa pasnag surut dan rawa bukan pasang surut.

a. Rawa pasang surut, lokasinya terletak di pantai atau dekat pantai, di muara sungai atau dekat dengan muara sungai.
b. Rawa bukan pasang surut, merupakan rawa yang  lokasinya ada di pedalaman dan tidak dipengaruhi pasang laut namun dipengaruhi oleh banjir di bantarannya.
Ekosistem Rawa dan Karakteristiknya
Rawa di Kalimantan
Menurut sejarah pembentukannya, ekosistem rawa dibedakan menjadi rawa abadi, rawa aliran sungai, rawa pantai dan rawa teluk.
a. Rawa abadi, merupakan rawa yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Rawa ini terbentuk oleh genangan air hujan atau air tanah yang tidak punya pelepasan. Air rawa tersebut sangat asam dan berwarna kemerahan karena mengandung unsur besi yang tinggi.
b. Rawa aliran sungai, terbentuk disekitar tanggul alam disepanjang pinggir aliran sungai. Pada saat banjir air akan melewati tanggul alam yang terbentuk dari material besar yang terbawa banjir. Pada waktu air surut kebali, genangan air di luar tanggul itu tidak dapat kembali dan menggenangi daerah disekitarnya. Rawa ini bisa terbentuk pua pada proses pembentukkan oxbow lake atau danau tapal kuda.
Ekosistem Rawa dan Karakteristiknya
Hutan rawa yang tegenang air
 c. Rawa pantai, lokasinya ada di muara sungai. Rawa ini terbentuk saat pasang naik air laut. Kejadian ini berlangsung dua kali dalam sehari dan saat air laut surut kembali maka permukaan air rawa tersebut rendah dan kembali naik saat pasang lagi.
d. Rawa teluk, terbentuk di sebuah teluk yang terbendung oleh bar atau endapan asir di dasar laut. Karena pembendungan tersebut, maka dasar teluk menjadi semakin dangkal dan tertutp vegetasi pantai sehingga terbentuklah rawa pantai. Gambar: disini

Banyak manfaat dari ekosistem rawa diantaranya:
1. Sebagai cadangan air permukaan 
2. Mencegah banjir
3. Mencegah intrusi air laut
4. Habitat berbagai flora dan fauna 
5. Pembangkit listtik dengan modifikasi teknologi
Comments
0 Comments

Berkomentar yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search