Sumber Daya Energi Biomassa, Kelebihan dan Kekurangannya - Guru Geografi
News Update
Loading...

Senin, Oktober 24

Sumber Daya Energi Biomassa, Kelebihan dan Kekurangannya


Salah satu jenis energi alternatif ramah lingkungan adalah biomassa. Biomassa adalah sumber energi terbarukan yang berasal dari bahan biologis atau organisme hidup seperti kayu, limbah, (hidrogen) gas dan bahan bakar alkohol.

Biomassa umumnya berasal dari bahan tanaman yang ditumbuhkan untuk menghasilkan listrik atau panas. Potensi energi biomassa sangat besar di negara Indonesia khususnya di wilayah pedesaan.

Biomassa hidup juga bisa disertakan sebagai tanaman yang bisa menghasilkan listrik saat masih hidup. Residu hutan seperti pohon mati, cabang dan tunggul pohon, serpihan kayu dan sampah sering digunakan sebagai sumber energi.

Biomassa juga meliputi materi tumbuhan atau hewan yang digunakan untuk produksi serat atau bahan kimia. Biomassa ini termasuk limbah biodegradable yang dapat dibakar sebagai bahan bakar dan tidak termasuk bahan organik seperti bahan bakar fosil.

Beberapa tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan baku biomassa adalah rami, jagung, polar, sorgum, tebu da berbagai jenis pohon dari mulai kayu putih sampai kelapa sawit.

Walaupun bahan bakar fosil juga bersal dari biomassa kuno, namun bahan bakar konvensional ini tidak dianggap biomassa secara umum karena mengandung karbon yang telah keluar dari siklus karbon dalam waktu lama (jutaan tahun). 

Dalam aspek ekonomi, biomassa dapat dilihat pada nilai produk bahan biomassa yang digunakan sebagai penghasil energi. Untuk jenis biofuel dapat dijadikan sebagai bahan bakar portable dengan harga lebih tinggi.

Sementara itu  bahan bakar biomassa untuk pembangkit listrik stasioner dapat menggunakan jasad hayati seperti kayu, jerami, ampas atau sisa pertanian lain dan perkebunan.

Penggunaan biomassa ini bertujuan membantu mengurangi penggunaan energi konvensional untuk listrik. Berikut ini kelebihan dan kekurangan energi biomassa.


Kelebihan Biomassa Kekurangan Biomassa
dapat digunakan sebagai bahan bakar, mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil pekerjaan tambahan diperlukan di bidang-bidang seperti metode panen
selalu tersedia dan dapat diproduksi sebagai sumber daya terbarukan tanah yang digunakan untuk tanaman energi yang mungkin dalam permintaan untuk keperluan lain seperti faming, konservasi, perumahan, resor atau pertanian
dapat diperoleh dari limbah pertanian sebagai produk sekunder untuk nilai tambah pada tanaman pertanian beberapa proyek konversi biomassa berasal dari limbah hewan dan relatif kecil alias terbatas
pertumbuhan tanaman biomassa menghasilkan oksigen dan menyerap karbon dioksida penelitian diperlukan untuk mengurangi biaya produksi bahan bakar biomassa
mengurangi kebutuhan tempat pembuangan akhir sampah kemungkinan dalam beberapa kasus merupakan penyebab utama polusi
karbon dioksida dilepaskan ketika biomassa dibakar, namun diambil kembali oleh tanaman
Baca Juga

Jangan Lupa Share Artikelnya

Yuk Komentar Positif di Blog ini.
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close