Lanjut kembali di postingan ini kita akan membahas kunci jawaban soal OSNK Geografi nomor 21-25. Silahkan disimak dan dipelajari dengan seksama.
Gabung kelas pendampingan OSN Geo Crack 2026 disini: DAFTAR
21. Seorang petani sedang melakukan analisis terhadap tekstur tanah guna menentukan jenis tanah apa yang ada di ladangnya. Petani tersebut mengambil sampel tanah seberat 487 gram, kemudian melakukan pengayakan untuk memisahkan butiran tanah sesuai ukurannya. Setelah dilakukan pengayakan, didapatkan berat butir dan ukurannya sebagai berikut:
Pasir/sand: 306,81 gram
Debu/silt: 136,36 gram
Liat/clay: sisa dari seluruhnya
Debu/silt: 136,36 gram
Liat/clay: sisa dari seluruhnya
Dengan menggunakan segitiga klasifikasi tekstur tanah USDA, dapat ditentukan bahwa jenis tanah di ladang milik petani termasuk dalam jenis tanah...
A. Sandy loam
B. Silt clay loam
B. Silt clay loam
C. Clay
D. Silt loam
E. Sandy clay
22. Gerakan massa tanah (mass movement) merupakan salah satu tipe ancaman bencana yang dapat dibedakan berdasarkan kandungan air pada material yang bergerak. Tipe gerakan tanah dengan kejenuhan air paling tinggi adalah ....
a. soil creep
b. slump
c. mud flow
d. rockfall
e. topples
a. soil creep
b. slump
c. mud flow
d. rockfall
e. topples
23. Pembentukan batuan terus berproses sepanjang waktu, meski memerlukan waktu yang relatif lama. Batuan yang memiliki ketahanan relatif yang paling tinggi oleh pelapukan fisik, sebagian besar terdiri atas mineral...
A. Kalsit
B. Halit
C. Gipsum
D. Olivin
E. Kuarsa
24. Potongan melintang pada gambar menunjukkan bentuk saluran sungai antara x dan y pada suatu titik lokasi sungai. Lokasi yang paling tepat diwakili pada penampang adalah ...
a. A
b. B
c. C
d. D
e. Laut
25. Berdasarkan gamabar no 24, sungai memiliki morfologi bervariasi. Morfologi sungai yang berkelok-kelok tajam dan terdapat di titik A, B, C, D dinamakan ....
a. anastomosing
b. braided river
c. sungai kelok banyak
d. meandering
e. sungai U
Kunci Jawaban:
21. A
Langkah-langkah menjawab:
1. Hitung total massa tanah:
Total = 487 gram
2. Hitung fraksi setiap komponen dalam persen:
Pasir (sand):
(306,81 / 487) × 100 ≈ 63,01%
Debu (silt):
(136,36 / 487) × 100 ≈ 28,00%
Liat (clay):
100% – 63,01% – 28,00% = 8,99%
Pasir (sand):
(306,81 / 487) × 100 ≈ 63,01%
Debu (silt):
(136,36 / 487) × 100 ≈ 28,00%
Liat (clay):
100% – 63,01% – 28,00% = 8,99%
Nah jika ditarik garisnya akan menjadi seperti di bawah. Ketemunya di sandy loam.
22. C
Jawaban: mud flow
Gerakan massa tanah (mass movement) dibedakan berdasarkan:
- Kandungan air
- Kecepatan gerakan
Gerakan massa tanah (mass movement) dibedakan berdasarkan:
- Kandungan air
- Kecepatan gerakan
- Jenis Material
Mud flow (aliran lumpur) ✅
- Gerakan cepat
- Material berupa lumpur jenuh air
- Kandungan air sangat tinggi (paling jenuh)
- Umum terjadi di lereng vulkanik atau pasca hujan deras
Mud flow (aliran lumpur) ✅
- Gerakan cepat
- Material berupa lumpur jenuh air
- Kandungan air sangat tinggi (paling jenuh)
- Umum terjadi di lereng vulkanik atau pasca hujan deras
23. E
Pelapukan fisik (mekanik) merusak batuan tanpa mengubah komposisi kimianya. Ketahanan mineral terhadap pelapukan fisik bergantung pada: Kekerasan (skala Mohs), Stabilitas termal dan kimia, Struktur kristal.
Dalam skala MOHS, kuarsa menempati posisi ke tujuh dimana mineral ini lebih tahan terhadap pelapukan fisika, kimia dan relatif lebih stabil. Cek skala MOHS dibawah:
24. A
Gambar menunjukkan penampang vertikal sungai dan horizontal. Interpretasinya adalah:
Lokasi A =bukan kelokan jadi area kiri kanan erosi seimbang sama seperti gambar di soal
Lokasi B dan C = bagian tengah, bagian kelokan
Lokasi D = dekat muara, dan area kelokan
Laut bukan saluran sungai
Lokasi A =bukan kelokan jadi area kiri kanan erosi seimbang sama seperti gambar di soal
Lokasi B dan C = bagian tengah, bagian kelokan
Lokasi D = dekat muara, dan area kelokan
Laut bukan saluran sungai
Untuk memahami perbedaan laju erosi aliran sungai, perhatikan gambar di bawah:
25. D
Lokasi A, B, C, D adalah kelokan sungai atau meader. Meander sungai adalah pola aliran sungai yang berkelok-kelok, menyerupai huruf "S" berulang. Proses ini terjadi akibat erosi dan pengendapan yang terus-menerus di tepi sungai, membuat alur sungai semakin berkelok-kelok. Meander dapat ditemukan di bagian tengah hingga hilir sungai dan merupakan fenomena alami yang umum terjadi. Berikut perbedaan menadering, braided stream dan anastomosing river.
Lanjut: Soal Nomor 26-30
.png)






