Pembahasan Soal OSN-K Geografi 2025 No 36-40 - Guru Geografi
News Update
Loading...

Selasa, Januari 27

Pembahasan Soal OSN-K Geografi 2025 No 36-40


Lanjut lagi kita bahas kunci jawaban soal OSNK Geografi tahun lalu dengan topik seputar dinaika hidrologi.

Jangan lupa untuk share postingan ini ke grup medsos kalian. Bagi yang memerlukan 150 soal basic OSN geografi, bisa cek di link berikut: 150 Soal Basic OSN

36. Fenomena erosi merupakan salah satu bentuk dari eksogenik. Faktor erosi yang menghasilkan goresan dan alur pararel pada permukaan batuan adalah ....
a. gletser
b. aliran air
c. angin
d. marine
e. gerakan massa

37. Alfred Russel Wallace (1853), dikembangkan oleh Harald Sioli (1984), mengklasifikasikan sungai-sungai dalam DAS Amazon ke dalam tiga tipe, yaitu air hitam (blackwater), air putih (whitewater), dan air jernih (clearwater). Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan karakteristik kimiawi sungai air hitam (blackwater river) adalah
A. Memiliki pH mendekati netral (6.5–7) dan konduktivitas listrik tinggi
B. Memiliki konsentrasi ion Na, Mg, dan Ca yang sangat rendah dan memiliki pH yang relatif asam
C. Kaya akan sedimen illite dan montmorillonite yang membawa nutrisi tinggi
D. Sangat jernih dengan warna hijau kehitaman dan tingkat padatan terlarut yang tinggi
E. Mengalir melalui daerah pegunungan tinggi, sehingga pH-nya bervariasi secara musiman

38. Terdapat dua jenis SDA: renewable dan unrenewable. Pada tiap-tiap pilihan berikut yang merupakan SDA renewable dan unrenewable adalah ...
a. nuklir, miinyak bumi
b. surya, panas bumi
c. gas alam, air
d. angin, gas alam
e. biomassa, panas bumi

39. Salah satu jenis energi baru yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia adalah energi nuklir. Namun demikian, pengembangannya di Indonesia masih menghadapi sejumlah kendala utama, misalnya...
A. Indonesia merupakan daerah rawan bencana alam yang dapat terjadi kapan saja
B. Biaya investasi yang relatif tinggi, ketergantungan teknologi asing, dan risiko limbah radioaktif yang memerlukan pengelolaan yang cermat
C. Sulitnya memperoleh bahan baku nuklir karena politik dagang, seperti adanya embargo asing
D. Pengembangan energi nuklir di Indonesia sudah tidak menjadi fokus sejak BATAN dilebur ke dalam BRIN
E. Masyarakat menolak PLTN karena persepsi risiko kebocoran radiasi nuklir seperti pada kasus di Chernobyl dan Fukushima

40. Pemanfaatan SDA selain memberikan nilai tambah komersial tapi di sisi lain juga menimbulkan dampak tidak diinginkan. Salah satu dampak penggunaan SDA fosil sebagai sumber energi adalah ....
a. harganya sangat mahal dan persebaran tidak merata
b. pengangkutannya memerlukan biaya mahal
c. menyebabkan terjadi pencemaran sungai
d. menyebabkan rusaknya lingkungan perkotaan
e. berkontribusi pada peningkatan suhu global

Kunci 
36. A
Erosi oleh gletser menghasilkan goresan dan alur paralel (striations) pada permukaan batuan akibat gesekan bongkahan es yang membawa material batuan saat bergerak.

37. B
Sungai air hitam (blackwater river)—seperti Sungai Rio Negro di Amazon—memiliki ciri kimiawi khas:
Konsentrasi ion terlarut (Na, Mg, Ca) sangat rendah
- pH relatif asam (biasanya sekitar 4–5)
- Warna gelap disebabkan oleh zat organik terlarut (asam humat dan fulvat) dari pelapukan bahan organik hutan hujan, bukan sedimen mineral
Evaluasi opsi lain:
A ❌ → pH netral & konduktivitas tinggi = ciri whitewater
C ❌ → sedimen kaya nutrien (illite, montmorillonite) = whitewater
D ❌ → blackwater memang gelap, tapi padatan terlarutnya rendah
E ❌ → pegunungan tinggi bukan ciri daerah aliran sungai blackwater

38. D
Angin → termasuk SDA renewable (terbarukan) karena tersedia terus-menerus secara alami
Gas alam → termasuk SDA unrenewable (tidak terbarukan) karena jumlahnya terbatas dan terbentuk sangat lama

39. B
Kendala utama pengembangan energi nuklir di Indonesia bersifat struktural dan teknis, yaitu:
Biaya investasi awal sangat tinggi (pembangunan, keselamatan, dan infrastruktur)
Ketergantungan pada teknologi asing (reaktor, SDM, sistem keselamatan)
Risiko dan pengelolaan limbah radioaktif yang harus sangat ketat, aman, dan jangka panjang

40. E
Penggunaan SDA fosil (minyak bumi, batu bara, gas alam) sebagai sumber energi menghasilkan emisi gas rumah kaca (terutama CO₂) yang memperkuat efek rumah kaca, sehingga berkontribusi langsung pada pemanasan global / peningkatan suhu bumi.

Yuk Sebarkan Artikel Ini

Yuk, berkomentar di blog ini!.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done
close