Mungkin masyarakat awam masih bingung kenapa nilai uang setiap negara itu beda-beda. Misalnya kenapa 1 dollar AS itu sama dengan 15.000 rupiah. Artinya Indonesia jauh di bawah Amerika dong?.
Ya secara kasar memang seperti itu, tapi secara ekonomi ada beragam faktor yang mempengaruhi perbedaan nilai mata uang.
Negara-negara superior dengan produktifitas tinggi dan penguasa market global pastinya akan berada di posisi tawar paling atas.
Nilai uang setiap negara berbeda karena beberapa faktor, seperti tingkat inflasi, stabilitas politik dan ekonomi, produktivitas, dan nilai tukar mata uang. Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi nilai uang setiap negara:
1. Tingkat inflasi: Inflasi adalah kenaikan harga-harga secara umum dalam suatu ekonomi. Negara dengan tingkat inflasi tinggi biasanya memiliki nilai mata uang yang lebih rendah karena uang tidak bisa membeli sebanyak barang dan jasa seperti sebelumnya.
2. Stabilitas politik dan ekonomi: Negara dengan stabilitas politik dan ekonomi yang baik memiliki nilai mata uang yang lebih tinggi karena investor dan bisnis merasa lebih yakin dan aman untuk berinvestasi dan beroperasi di negara tersebut.
3. Produtivitas: Negara dengan tingkat produktivitas yang tinggi memiliki nilai mata uang yang lebih tinggi kkarena memiliki lebih banyak sumber daya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memenuhi permintaan pasar global.
4. Nilai tukar mata uang: Nilai tukar mata uang adalah jumlah mata uang suatu negara yang bisa ditukar dengan mata uang negara lain. Negara dengan nilai tukar mata uang yang lebih kuat biasanya memiliki nilai mata uang yang lebih tinggi.
Faktor-faktor ini tidak selalu berlaku secara tetap dan bisa berubah-ubah dalam waktu singkat. Oleh karena itu, nilai uang setiap negara bisa berubah-ubah seiring dengan perubahan kondisi politik, ekonomi, dan global.
Pesawat Boeing
Jadi pada intinya, sebuah negara akan semakin bernilai dimata dunia jika dibuktikan dengan produktifitas barang dan jasa yang tinggi. Coba misalkan yang membuat pesawat Boeing itu Indonesia bukan Amerika, pasti nilai tukar kita akan lebih baik. Hampir semua negara dunia memiliki pesawat Boeing yang dibeli dari Amerika.
Inilah contoh nilai jual sebuah negara yang meningkatkan nilai ekonomi negara tersebut. Jadi semakin produktif masyarakatnya maka akan semakin potensial dan memiliki posisi tawar tinggi dalam market ekonomi global.
Uang kertas sudah lumrah digunakan sebagai alat transaksi dalam dunia perdagangan. Lalu seperti apa sejarah ditemukannya alat tukar ini?. Mari kita simak uraian singkatnya berikut.
Sejarah penemuan uang kertas sangat panjang dan beragam, tetapi banyak dari mereka memiliki beberapa hal yang sama. Berikut adalah ringkasan sejarah umum mengenai uang kertas.
Uang kertas pertama kali digunakan di China pada abad ke-7. Saat itu, pemerintah China mencetak uang kertas sebagai tanda terima untuk bahan baku dan barang lainnya yang diproduksi oleh pemerintah. Uang kertas mulai digunakan secara luas di China pada abad ke-9 dan menjadi alat pembayaran utama pada abad ke-10.
Uang kertas tertua di Cina
Uang kertas mulai dibuat zaman Dinasti Song di Tiongkok pada abad ke-11 Masehi, hampir 20 abad setelah penggunaan koin logam yang paling awal. Meskipun uang kertas lebih mudah dibawa dalam jumlah besar, penggunaan uang kertas memiliki risiko: pemalsuan dan inflasi.
Bentuk uang paling awal yang diketahui juga berasal dari Tiongkok, yaitu koin tembaga cor dari abad ke-11 SM, yang ditemukan di makam Dinasti Shang di Tiongkok. Koin logam, baik yang terbuat dari tembaga, perak, emas, atau logam lainnya, telah digunakan di seluruh dunia sebagai satuan perdagangan dan nilai. Koin logam memiliki kelebihan, yaitu tahan lama, sulit dipalsukan, dan memiliki nilai intrinsik. Kerugian besarnya? Jika Anda memiliki sangat banyak koin, koin-koin itu menjadi berat.
Namun, selama beberapa ribu tahun setelah koin-koin tersebut dikuburkan di makam Shang, para pedagang, pedagang, dan pelanggan di Tiongkok harus rela membawa koin, atau dengan menukarkan barang dengan barang lain secara langsung. Koin tembaga dirancang dengan lubang persegi di tengahnya sehingga bisa dibawa dengan tali. Untuk transaksi dalam jumlah besar, para pedagang menghitung harga sebagai jumlah untaian koin. Sistem ini bisa diterapkan, tetapi merupakan sistem yang berat.
Namun, selama Dinasti Tang (618-907 M), para pedagang mulai menitipkan untaian koin yang berat tersebut kepada agen yang dapat dipercaya, yang akan mencatat berapa banyak uang yang dimiliki oleh pedagang tersebut pada selembar kertas. Kertas tersebut, semacam surat promes, kemudian dapat ditukarkan dengan barang, dan penjual dapat mendatangi agen dan menukarkan surat promes tersebut dengan untaian koin.
Dengan perdagangan yang terus berkembang di sepanjang Jalur Sutra, penggunaan surat promes menyederhanakan pengangkutan secara signifikan. Namun, surat-surat promes yang diproduksi secara pribadi ini masih belum menjadi mata uang kertas yang sebenarnya.
Pada awal Dinasti Song (960-1279 M), pemerintah memberikan lisensi kepada toko-toko penyimpanan khusus di mana orang-orang dapat meninggalkan koin mereka dan menerima uang kertas. Pada tahun 1100-an, pemerintah Song memutuskan untuk mengambil alih kendali langsung atas sistem ini, dengan menerbitkan uang kertas pertama di dunia yang diproduksi oleh pemerintah. Uang ini disebut jiaozi.
Dinasti Song mendirikan pabrik-pabrik untuk mencetak uang kertas dengan balok kayu, menggunakan enam warna tinta. Pabrik-pabrik tersebut berlokasi di Chengdu, Hangzhou, Huizhou, dan Anqi, dan masing-masing menggunakan campuran serat yang berbeda pada kertas mereka untuk mencegah pemalsuan. Uang kertas awal kadaluarsa setelah tiga tahun, dan hanya dapat digunakan di wilayah tertentu di Kekaisaran Song.
Pada tahun 1265, pemerintah Song memperkenalkan mata uang yang benar-benar nasional, dicetak dengan standar tunggal, dapat digunakan di seluruh kekaisaran, dan didukung oleh perak atau emas. Mata uang ini tersedia dalam denominasi antara satu hingga seratus keping koin. Namun, mata uang ini hanya bertahan selama sembilan tahun, karena Dinasti Song runtuh dan jatuh ke tangan bangsa Mongol pada tahun 1279.
Dinasti Yuan Mongol, yang didirikan oleh Kubilai Khan (1215-1294), menerbitkan mata uang kertasnya sendiri yang disebut chao; bangsa Mongol membawanya ke Persia dan menyebutnya djaou atau djaw. Bangsa Mongol juga menunjukkannya kepada Marco Polo (1254-1324) selama 17 tahun tinggal di istana Kubilai Khan, di mana ia kagum dengan ide mata uang yang didukung pemerintah. Namun, uang kertas tersebut tidak didukung oleh emas atau perak. Dinasti Yuan yang berumur pendek mencetak mata uang dalam jumlah yang semakin banyak, yang menyebabkan inflasi yang tidak terkendali. Masalah ini tidak terselesaikan ketika dinasti ini runtuh pada tahun 1368.
Meskipun Dinasti Ming (1368-1644) juga memulai dengan mencetak uang kertas tanpa dukungan, mereka menghentikan program ini pada tahun 1450. Pada sebagian besar era Ming, perak adalah mata uang pilihan, termasuk berton-ton batangan perak Meksiko dan Peru yang dibawa ke Tiongkok oleh para pedagang Spanyol. Hanya pada dua tahun terakhir pemerintahan Ming yang penuh dengan keputusasaan, pemerintah mencetak uang kertas, saat mereka berusaha menangkis pemberontak Li Zicheng dan pasukannya. Tiongkok tidak mencetak uang kertas lagi hingga tahun 1890-an ketika Dinasti Qing mulai memproduksi Yuan.
Uang kertas pertama kali muncul di Eropa pada abad ke-17, ketika bank-bank Eropa mulai menerbitkan uang kertas sebagai ganti untuk logam mulia. Ini dilakukan karena sulit memenuhi kebutuhan uang tunai saat ini. Uang kertas mulai digunakan secara luas di Eropa pada abad ke-18 dan menjadi alat pembayaran utama di seluruh benua.
Di Amerika Serikat, uang kertas pertama kali diterbitkan oleh Bank Sentral AS pada tahun 1863. Saat itu, pemerintah AS membutuhkan banyak uang untuk membiayai Perang Saudara, dan mencetak uang kertas untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Uang kertas menjadi alat pembayaran utama di AS dan menjadi salah satu bentuk uang paling stabil di dunia.
Secara umum, uang kertas pertama kali ditemukan sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan uang tunai yang tidak dapat dipenuhi oleh logam mulia saja. Uang kertas memiliki beberapa keuntungan, seperti mudah diterima dan diterbitkan, mudah dibawa dan dibagikan, dan memiliki nilai yang stabil. Meskipun demikian, uang kertas juga memiliki beberapa kekurangan, seperti rawan terhadap kerusakan dan penipuan.
Sistem pasar bebas atau free market dikemukakan pertamakali oleh Adam Smith pada tahun 1776.
Ekonomi pasar bebas dikendalikan oleh harga dalam pasar yang ditentukan oleh perilaku pembeli dan penjual yang masing-masing bertindak demi kepentingan sendiri dan dalam rangka persaingan satu sama lain.
Pasar bebas membuat berbagai komoditas kini semakin membanjiri pasar dan masyarakat semakin mudah mencari barang kebutuhan mereka sendiri baik di pasar online maupun offline. Pasar bebas telah menjadi suatu keniscayaan di era globalisasi saat ini. Apa dampak pasar bebas bagi Indonesia?. Berikut uraiannya:
Pasar bebas di era globalisasi
Dampak Positif Pasar Bebas 1. Pemasaran barang dan jasa dari Indonesia dapat memperluas jangkauannya ke negara-negara lain. 2. Hambatan perdagangan akan cenderung berkurang bahkan bisa tidak ada. Ini akan berdampak pada peningkatan ekspor yang membuat PDB akan meningkat signifikan. 3. Investor Indonesia dapat memperluas ruang investasinya tanpa ada batasan ruang antar negara anggota ASEAN. Begitupun kita bisa menarik investasi dari para pemodal-pemodal ASEAN. 4. Para pengusaha akan semakin kreatif dengan adanya persaingan ketat. 5. Para profesional akan meningkatkan keterampilan, kompetensi dan profesionalitas yang dimilikinya. 6. Berbagai produk dalam dan luar negeri mudah diperoleh dengan harga lebih bersaing. Dampak Negatif Pasar Bebas 1. Kemudahan masuknya barang luar negeri akan memicu konsumerisme pada masyarakat. 2. Resiko persaingan akan muncul dengan banyaknya barang impor yang mengalir ke Indonesia. 3. Ketidakmampuan bersaing dapat meninmbulkan kerugian bagi industri lokal. 4. Defisit neraca perdagangan bagi Indonesia dapat terjadi. 5. Peningkatan impor karena daya saing yang rendah dapat menyebabkan produk luar negeri menguasai pasar domestik. 6. Jika iklim investasi dalam negeri tidak kondusif, arus modal ke dalam negeri akan berkurang dan terbuka. Maka kemungkinan investasi domestik akan keluar dari Indonesia. Hal ini dapat terjadi karena bebasnya arus investasi antar negara. 7. Akan banyak tenaga asing membanjiri Indonesia akibat persaingan kualitas SDM. Pekerja lokal akan semakin tersisih jika tidak bisa bersaing. 8. Semakin masifnya eksploitasi sumber daya alam yang memicu degradasi lingkungan di Indonesia. 9. Meningkatnya pekerja outsoursing yang sangat merugikan pekerja.
Menjelang akhir tahun 2019 ini Indonesia tengah gusar dengan prediksi adanya resesi ekonomi dunia seperti tahun 2001 dan 2008.
Memang apa sih yang dimaksud resesi ekonomi dunia itu dan mengapa hal tersebut bisa terjadi?. Pengertian Resesi Ekonomi Resesi ekonomi dapat diartikan sederhana sebagai menurunnya Pendapatan Domestik Bruto atau GDP selama kuartal berturut-turut. GDP adalah total nilai barang dan jasa yang diproduksi negara dalam periode waktu tertentu.
Di era ekonomi global saat ini, resesi ekonomi adalah sebuah siklus yang akan berulang dalam beberapa tahun, tidak bisa dibantahkan lagi.
Ada setidaknya 12 faktor penyebab resesi ekonomi. Tanda utama adalah GDP bergerak negatif dalam kuartal tertentu, ini adalah gejala dimulainya siklus resesi ekonomi.
1. Hilangnya Kepercayaan Investasi Hilangnya kepercayaan investasi membuat konsumen berhenti untuk membeli dan balik ke defensif mode. Dalam masa krisis ini, kepanikan mulai terbentuk. Penjualan retail menurun, bisnis-bisnis menjalakan sedikit iklan dan pengangguran meningkat.
Manufaktur mengurangi produksi imbas dari menurunnya permintaan pasar. Untuk mengembalikan kepercayaan investasi, bank federal dan central harus mengambil kebijakan strategis.
2. Suku Bunga Tinggi Saat harga naik maka likuiditas akan dibatasi. Pelaku terbesar adalah Pihak Federal yang sering menaika suku bunga untuk melindungi dollat.
The Fed menaikkan suku bungan untuk melawan stagflasi, penyebab resesi 1980. Tujuannya sama untuk melindungi dollar dan emas, sehingga depresi besar ekonomi bisa diminimalisir. 3. Anjoklnya Pasar Saham Hilangnya kepercayaan mendadak dalam investasi dapat menciptakan "bear market" dan mengurasi modal bisnis. Pasar saham yang mengalami crash adalah salah satu penyebab resesi ekonomi.
Pengertian dan faktor terjadinya resesi ekonomi
4. Jatuhnya Harga Properti Harga properti yang jatuh akan membuat pemilik rumah kehilangan ekuitas yang mendorong banyaknya penyitaan. Ini adalah pemicu awal resesi ekonomi untuk alasan berbeda. Bank kehilangan uang yang berdasar pada nilai dasar unit properti. 5. Pesanan Manufaktur Melambat Saat pesanan manufaktur melambat maka resesi bisa diprediksi. Pesanan untuk barang tahan lama mulai jatuh pada Oktober 2006, jauh sebelum resesi 208 melanda. 6. Deregulasi Pembuat kebijakan/UU bisa memicu resesi ekonomi dengan menghapus beberapa perlindungan penting dalam sektor ekonomi makro dan mikro. 7. Manajemen Buruk Praktik bisnis yang buruk bisa memicu resesi ekonomi. Di tahun 1990 lebihd ari 1.000 bank di AS dengan total aset 500 juta dollar kolaps akibat dari tukar guling tanah, pinjaman macet dan aktivitas ilegal lain. 8. Kontrol Upah Pekerja Ini terjadi pada 1971 saja, saat Presiden Richard Nixon membekukan upah dan harga untuk menghentikan inflasi. Permintaan jatuh karena keluarga memiliki pendapatan rendah. Perusahaan tidak bisa menurunkan harga sehingga mereka banyak mem PHK pekerja, resesi terjadi di 1973. 9. Pelambatan Pasca Perang Perekonomian melambat setelah Perang Korea yang memicu resesi 1953. Kejadian serupa terjadi setelah PD II yang menyebaban resesi ekonomi tahun 1945. 10. Krisis Kredit Hal ini terjadi saat lembaga keuangan punya beban utang berat dalam menjalankan kewajiban hutang. Perputaran uang macet sehingga terjadi krisis besar-besaran. 11. Meledaknya Aset Hal ini terjadi saat harga barang seperti emas, saham atau perumahan meningkat di luar nilai normal. Penggelembungan nilai harga aset ini menjadi awal pertanda resesi ekonomi. 12. Deflasi Saat harga jatuh maka akan menjadi efek buruk dibandingkan inflasi. Deflasi mengurangi nilai barang dan jasa yang dijual di pasaran, mendorong orang menunggu harga lebih rendah. Permintaan kemudian jatuh dan resesi dimulai. Deflasi disebabkan perang dagang yang mendorong depresi besar ekonomi.
Negara maju adalah negara yang sudah mapan scara ekonomi. Namun apakah kalian pikir negara maju di dunia tidak punya masalah?.
Pada hakikatnya negara maju merupakan negara yang berkecukupan dan sudah terpenuhi semua kebutuhannya. Seperti halnya negara Jepang sudah terkenal dengan masyarakatnya yang disiplin dan teratur.
Seluruh sarana jalan telah diatur sedemikian rupa sehingga terlihat rapi, begitu pun gedung-gedung pencakar langitnya dibangun dengan teratur.
Meskipun sudah terbiasa dengan budaya disiplin dan hidup dengan teratur, tetapi tetap saja negara-negara maju seperti Jepang juga menghadapi berbagai masalah ekonomi. Masalah tersebut adalah sebagai berikut.
Sudut Kota Zurich di Swiss
1. Ekpansi Tenaga Kerja Negara Berkembang Negara maju memiliki pertumbuhan penduduk yang lambat atau bahkan berangka satu (zero population growth) sehingga negara maju kekurangan tenaga kerja.
Meskipun di negara maju peraturan ketenagakerjaan sudah baik, tetapi tetap saja arus masuk tenaga kerja dari negara berkembang ke negara maju membawa dampak negative.
Hal ini disebabkan perbedaan budaya antara penduduk asli dan penduduk pendatang. Dampak negative itu diantaranya, terjadi bentrokan fisik atau konflik sosial lain antara penduduk asli dan penduduk pendatang 2. Masuknya Produk Negara Berkembang
Produk negara berkembang banyak masuk kenegara maju. Globalisasi ekonomi menyebabkan hambatan perdagangan antar negara semakin berkurang.
Produk negara berkembang seperti dari Cina dan Taiwan banyak beredar dipasar negara Eropa sehingga konsumen lebih banyak memiliki pilihan produk.
Produk cina dan Taiwan tidak kalah bersaing dari segi inovasi maupun kualitasnya. Produk-produk cina dan Taiwan biasanya lebih murah sehingga dapat mengancam produk-produk eropa yang biasanya lebih mahal harganya
3. Investasi Banyak Ke Luar Negara
Banyak pengusaha dari negara maju yang menanamkan investasi di negara berkembang. Mereka berusaha menghindari pajak yang tinggal di negaranya sendiri dan berusaha untuk menghemat biaya produksi.
Disamping itu, negara berkembang merupakan pasar potensial bagi produk-produk dari luar negeri.
Jika pengusaha dari negara maju membuka perusahaan di negara berkembang, tentu akan lebih mendekatkan diri dengan konsumen. Hal ini jelas akan lebih mempermudah sistem pemasarannya.
Akibat langsung dari pengusaha negara maju yang berinvestasi di negara berkembang adalah menurunnya tingkat investasi di negara maju tersebut
4. Kerusakan Lingkungan
Negara maju mengklaim bahwa negara berkembanglah yang banyak membuat kerusakan lingkungan. Hal tersebut dapat dimaklumi karena memang sebagian besar negera berkembang belum memiliki peraturan yang jelas mengenai pencemaran lingkungan.
Akan tetapi, hal tersebut tidak sepenuhnya benar karena banyak juga pengusaha dari negara maju yang mengeruk sumber daya alam sebesar-besarnya untuk keperluan produksi.
Bahkan, ada pengusaha dari negara maju yang mengambil sumber daya alam dari negara berkembang tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan
Belajar geografi pastinya akan berurusan dengan yang namanya wilayah atau region. Gak ada rgeion gak ada geografi namanya.
Wilayah adalah kajian utama geografi karena berbagai fenomena terjadi dalam batas-batas wilayah permukaan bumi.
Wilayah dapat diartikan sebagai ruang di permukaan bumi dimana manusia dan mahluk lainnya dapat hidup dan berkatifitas.
Wilayah adalah unit tata ruang yang terdiri atas jarak, lokasi, bentuk, ukuran atau skala. Dengan demikian sebagai satu unit tata ruang yang dimanfaatkan manusia, maka penataan dan penggunaan wilayah dapat terpelihara dan berkelanjutan.
Hadjisaroso menyebutkan wilayah adalah sebutan untuk lingkungan pada umumnya dan tertentu batasnya.
Contohnya nasional adalah sebutan untuk wilayah dalam kekuasaan negara, dan daerah adalah sebutan untuk batas wilayah dalam batas kewenangan daerah. Pembangunan wilayah tidak terlepas dari pembangunan berkelnajutan.
Bandara Kertajati Majalengka
Wilayah-wilayah di bumi ini terus berkembang dari sisi fungsi dikarenakan peradaban manusia yang semakin berubah. Pertumbuhan ekonomi wilayah menjadi sinyal maju tidaknya wilayah tersebut.
Sejak pertengahan abad ke 20 para ahli sejarah perekonomian geografi mencoba merumuskan pola pertumbuhan ekonomi suatu wilayah yang ideal.
Penelitian terkait wilayah-wilayah yang terkenal berhasil pembangunan ekonominya memunculkan beberapa teori seperti Growth Pole Theory yang mendasarkan diri pada proses pertumbuhan internal dan Teori Rostow tentang fase pertumbuhan ekonomi negara.
Lalu apakan pola dan teori pertumbuhan ekonomi suatu wilayah itu sama?. Apakah teori di negara-negara maju sama halnya terjadi di negara berkembang seperti Indonesia.
Ini patut kita pelajari karena ada banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan wilayah termasuk faktor genetik ras dan sejarah mula wilayah tersebut.
Yang jelas pertumbuhan wilayah harus beriringan dengan pertumbuhan kualitas hidup manusia agar terjadi keseimbangan hidup.
Anda seorang pengusaha?. Tentu pasti ingin mendapatkan laba yang menggiurkan bukan?. Seorang wirausahawan bukanlah masuk dalam bagian dari faktor produksi tenaga kerja.
Wirausahawan secara fisik tidak terlihat dalam menjalankan alat-alat produksi karena tugas utama mereka adalah menyatukan ketiga sumber daya faktor produksi yang ada berupa tanah/lahan, tenaga kerja dan modal untuk menjalankan unit usaha sebagai bagian dari rumah tangga produksi guna mencapai hasil yang memuaskan.
Oleh sebab itu balas jasa yang ditermia oleh seorang pengusaha itu berbeda dari apa yang diterima seorang pekerja yang biasanya berupa gaji. Untuk seorang wiraswastawan, balas jasa yang diterima disebut dengan laba, yang merupakan bagian dari keuntungan yang diperoleh perusahaan.
Berikut ini beberapa teori yang mengemukakan alasan mengapa seorang wirausahawan mendapatkan laba.
Teori laba pengusaha
a. Teori Jean Baptiste Say
Dalam teori ini seorang wirausahawan adalah orang yang harus mampu memimpin dan mengawasi jalannya perusahaan agar perusahaan itu mampu meraih keuntungan yang sebesar-besarnya.
Oleh sebab itu sebagai balas jasa maka wirausahawan layak mendapatkan bagian yang disebut dengan laba pengusaha. J.B Say tidak menjelaskan perbedaan upah dan laba pengusaha.
b. Teori Schumpeter
Joseph Schumpeter adalah seorang ahli ekonomi Austria yang mengemukakan teori terkenal yaitu innovative theory. Menurut Schumpeter seorang wirausahawan adalah orang yang kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan banyak kombinasi baru dalam berproduksi.
Temuan batu ini akan meningkatkan produktifitas dan mengakibatkan biaya produksi menjadi lebih murah. Perusahaan akan lebih diuntungkan sehingga sudah sewajarnya jika sebagian keuntungan ini diberikan kepada wirausahawan.
c. Teori Karl Marx
Karl Marx mengemukakan teori terkenal yaitu teori nilai lebih atau surplus value theory yang mengatakan bahwa laba pengusaha muncul karena adanya perbedaan antara upah yang seharusnya dan upah yang rendah dari upah yang seharusnya.
Selisih ini disebut dengan nilai lebih hasil kerja buruh yang kemudian diberikan kepada wirausahawan. Contohnya tenaga kerja yang memiliki nilai produktifitas 10.000 hanya akan dikasih upah 7.000 sementara selisih 3.000 merupakan ilai lebih yang dijadikan laba perusahaan.
d. Teori Hawley
Hawley berpendapat bahwa salah satu fungsi dari pengusaha adalah menanggung resiko yang berkaitan dengan perusahaan termasuk pada saat perusahaan bangkrut alias gagal. Karenanya wirausahawan berhak mendapatkan bagian dari laba perusahaan. Teori ini disebut juga dengan risk bearing theory.
Ada banyak jenis-jenis pasar dalam dunia ekonomi dan salah satunya adalah pasar monopoli.
Jika dibandingkan dengan pasar monopoli, sebenarnya pasar persaingan monopolistik lebih sering kita jumpai di masyarakat.
Kalau dalam pasar monopoli hanya ada satu pelaku usaha alias perusahaan yang berhadapan dengan banyak konsumen maka di dalam pasar persaingan monopolistik, terdapat beberapa perusahaan yang berhadapan dengan banyak konsumen.
Jadi pengertian pasar monopolistik adalah suatu pasar dimana ada banyak produsen yang menghasilkan barang yang serupa namun punya perbedaan dalam beberapa aspek. Contoh pasar monopolistik adalah pasar sepeda motor, mobil, elektronik dan komputer.
Ciri-ciri pasar persaingan monopolistik
Ada beberapa ciri yang terdapat pada pasar persaingan monopolistik yaitu:
1. Ada banyak produsen atau penjual
Meski produsennya banyak namun jumlahnya gak sebanyak pasar persaingan sempurna. Pada pasar persaingan monopolistik, tidak ada satu pun produsen yang punya skala produksi yang lebih besar dari produsen lainnya.
2. Jenis barang yang dijual berbeda
Inilah yang membedakan pasar monopolistik dengn pasar persaingan sempurna. Di pasar ini barnag yang dihasilkan bisa dibedakan antara satu produsen dengan produsen lainnya. Meski barangnya sama namun tentu kita bisa mmbedakan dari sisi kemasan, cara bayar, layanan purnajual dan lainnnya.
Oleh karena itu barang yang dijual di pasar persaingan monopolistik bukan merupakan jenis barang pengganti alias subtitusi sempurna namun hanya semisubtitusi yang akhirnya memungkinkan para produsen memiliki kekuatan untuk memonopoli pasar meski di satu produk saja.
Pabrik perakitan mobil di Bekasi
3. Adanya kemampuan produsen untuk mempengaruhi harga
Beda dengan pasar persaingan sempurna, dimana produsen tidak punya kemampuan untuk menentukan harga, maka di pasar monopolistik produsen punya kemampuan itu walau tidak sebesar produsen dari pasar monopoli dan oligopoli.
Kemampuan ini muncul dari sifat barang yang dihasilkan karena perbedaan, ciri khas, kualitas maka konsumen tidak akan berpindah ke merek lain. Konsumen tetap memilih produk tersebut meski harganya naik.
4. Produsen lain mudah masuk ke dalam pasar
Jika ingin masuk pasar, produsen haeus mampu membuat produk yang lebih menarik, bernilai jual, kreatif dan mampu menarik minat konsumen. Disinilah pentingnya riset dan pengembangan produk untuk mampu memikat pasar.
5. Promosi penjualan harus aktif
Ini karena pada pasar persaingan monopolistik harga bukanlah faktor yang bisa mendongkrat pembeli. Kemampuan perusahaan mencitrakan diri dalam benak konsumen adalah yang paling utama.
Jadi branding wajib dilakukan sampai masyarakat terpikat dan terhipnotis. Makanya kini berbagai produk mencoba membranding diri dengan meng endorse artis-artis terkenal untuk mendongkrak citra produk sehingga masyarakat akan tertarik membelinya.
Kamu tentu sering melihat berita di televisi dan pastinya pernah menemukan info tentang kenaikan harga bbm, harga pangan, kebijakan pemerintah, subsidi dan lainnya.
Semua contoh tadi adalah bagian dari ilmu ekonomi, namun padasarnya ruang lingkupnya ekonomi dibagi dua yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro.
a. Ekonomi Mikro
Berdasarkan pola dan ruang lingkup pembahasannya, ekonomi mikro dapat didefinisikan sebagai suatu bidang dalam ilmu ekonomi yang menganalisis bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Dalam ekonomi mikro dibahas aspek-aspek berikut ini:
1. Bagaimana dan mengapa pelaku ekonomi membuat keputusan ekonomi?
2. Perilaku dan interaksi produsen dan konsumen.
3. Sifat-sifat dan karakter produsen dan konsume.
4. Biaya peluang yang timbul sebagai konsekuensi pilihan yang diambil.
Asumsi-asumsi yang digunakan dalam ekonomi mikro adalah:
1. Pelaku-pelaku ekonomi bertindak mengikuti keinginan pribadi
2. Produsen dan konsumen bertindak rasional.
3. Konsumen berusasha memaksimalkan kepuasan yang mungkin didapatnya dan produsen berusaha memaksimalkan keuntungan.
4. Kelangkaan faktor-faktor produksi
Pembahasan dalam ekonomi mikro didasari asumsi faktor-faktor produksi yang dimiliki masyarakat terbatas sementara kebutuhan masyarakat tidak terbatas. Karenanya masyarakat harus membuat pilihan.
Transaksi di pasar tradisional
b. Ekonomi Makro
Makro berarti besar, ekonomi makro adalah ekonomi yang menganalisasi keseluruhan dalam permasalahan kegiatan perekonomian. Analisanya bersifat umum dan tidak membhas hal-hal yang rinci.
Ekonomi makro membahas isu-isu pokok yang selalu dihadapi perekonomian. Analisanya berusaha memberik an jawaban untuk pertanyaan berikut ini:
1. Faktor-faktor apakah yang menentukan tingkat kegiatan suatu perekonomian?
2. Mengapa pertumbuhan ekonomi tidak selalu tinggi?
3. Mengapa kegiatan ekonomi tidak berkembang stabil?
4. Mengapa pengangguran terus meningkat di Indonesia?
Selain untuk menjelaskan faktor-faktor terjadinya fenomena tersebut, ekonomi makro juga bisa menerangkan kebijakan alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.
Singkatnya masalah ekonomi makro negara adalah pertumbuhan ekonomi, ketidakstablian kegiatan ekonomi, pengangguran, inflasi, ketimpangan neraca perdagangan dan pembayaran.
Bank merupakan tempat kita menyimpan uang bukan?. Namun apakah hanya sebatas menyimpan uang saja?.
Pengertian bank menurut UU Nomor 10 tahun 1998 adalah Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya ke masyarakat dalam bentuk kredit dan bentuk lain dalam rangka meningkatkan taraf hidup orang banyak.
Berdasarkan pengertian tadi maka bank bisa dibilang sebagai lembaha keuangan yang menghimpun dana dari masyarakat yang kelebihan dana dan menyalurkannya lagi kepada masyarakat yang kekurangan dana, juga memberikan pelayanan jasa di bidang keuangan lainnya seperti mengirim uang, pemindahbukuan dan menyediakan jaminan bank.
Lalu kapan sih sebenarnya bank itu mulai ada?. Perkembangan bank dimulai pada 1200-1600 di Italia. Istilah bank diambil dari bahasa Italia banco dan banca yang artinya bangku.
Pada saat itu kegiatan bank dilakukan di jalanan menggunakan bangku seperti pedagang kaki lima guys.
Awalnya nih, kegiatan bank berfungsi sebagai pedagang uang. Bank dapat membeli dan menjual uang emas dan uang perak. Setelah itu kegiatan bank semakin bertambah seperti menerima titipan simpanan uang logam.
Sebagai tanda bukti seseorang telah menitipkan uang di diberi nota emas smith yang dikenal gold smith noted yang sekarang dikenal sebagai uang giral.
Bank oh bank
Lalu apa sebenarnya fungsi bank itu?. Fungsi pokok bank adalah sebagai penghubung antara masyarakat yang kelebihan dana dan masyarakat yang kekurangan dana.
Kegiatan yang dapat dilakukan oleh bank adalah menyelenggarakan jasa-jasa lalu lintas keuangan. Setidaknya ada 3 fungsi utaman bank yaitu:
1. Bank berfungsi sebagai penghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan, deposito dan rekening koran atau giro.
2. Bank berfungsi sebagai pemberi kredit kepada masyarakat, baik jenis kredit produktif untuk usaha maupun kredit konsumtif.
3. Bank dapat berfungsi sebagai perantara lalu lintas moneter yaitu melakukan jasa pengiriman uang, wesel, cek, giro dan inkaso.
Halo teman-teman sekalian bagaimana kabarnya hari ini?. Semoga sehat selalu dan tetap produktif.
Oke langsung saja kali ini saya akan coba menjelaskan tentang perbedaan luas rumah tipe 21, 36 dan 45.
Rumah merupakan kebutuhan pokok manusia dan saat ini perkembangan penjualan properti ini semakin menjamur.
Tapi bagi kamu-kamu yang sedang mencari dan merencanakan untuk membeli rumah maka harus paham dulu tentang perbedaan luas tipe 21, 32 dan 45.
Tiga tipe rumah tersebut adalah yang paling banyak diburu konsumen karena dari sisi harga masih masuk kantong rata-rata pekerja.
Rumah tipe 45
Tipe Rumah 21 dan Luas
Rumah tipe 21 adalah tipe rumah paling minimalis dengan luas bangunan 21 m², contohnya adalah ukuran 6 x 3,5 m. Ukuran luas tanah tipe 21 digabungkan dengan ukuran luas tanah yaitu 6 x 10 m² = 60 m² atau 6 x 12 m² = 72 m².
Rumah tipe 21 relatif sempit dengan 1 kamar tidur, 1 WC dan 1 ruang depan. Rumah tipe ini cocok untuk keluarga kecil atau pekerja yang baru menikah. Atau cocok juga untuk rumah singgah bagi kaum urban.
Tipe Rumah 36 dan Luas
Rumah tipe 36 adalah tipe rumah dengan luas bangunan adalah 36 m² dengan luas total 6 x 6 m= 36 m². Luas total tanah rumah tipe 36 dapat digabungkan dengan luas tanah 60 m² atau 72 m².
Rumah tipe 36 memiliki 2 kamar tidur, 1 ruang tamu dan 1 kamar mandi. Tipe masuk kategori menengah karena gak terlalu sempit dan gak terlalu luas. Cocok untuk para kaum milenial saat ini.
Tipe Rumah 45 dan Luas
Rumah tipe 45 adalah tipe rumah dengan luas bangunan 45 m² misalnya dengan ukuran 6 x 7,5 m atau 8 x 5,6 m pada luas kavling tanah 96 m².
Tipe rumah 45 punya 3 kamar tidur, 1 WC, 1 ruang tamu, 1 garasi dan teras depan cukup luas. Rumah tipe ini cukup ideal dan bisa dimodifikasi di masa depan sesuai budget anda.
Itulah 3 jenis tipe rumah yang kini banyak diburu kamu milenial. Jadi pahami antara luas bangunan dan luas tanah terlebih dahulu sebelum membeli rumah.
Selain itu ada banyak faktor yang harus diperhatikan seperti lokasi, akses jalan, keamanan dan tentunya kredibilitas pengembang perumahan. Ingatlah prinsip rumah bertumbuh!.
Memang jika beli dari pengembang, kualitas rumah standar saja namun seiring berjalannya karir anda maka lambat laun bisa direnovasi tahun ke tahun. Selamat mencari rumah impian anda!.
Pengangguran, siapa yang tidak sedap mendengar kata yang satu ini. Semua penduduk usia produktif tentu tidak ingin menjadi pengangguran karena akan menambah beban keluarga.
Berdasarkan lama waktu kerja, pengangguran dapat dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu Pengertian Pengangguran Terbuka, Setengah Menganggu dan Terselubung.
a. Pengangguran terbuka adalah situasi dimana orang sama sekali tidak bekerja dan berusaha mencari pekerjaan. Pengangguran terbuka bisa disebabkan karena lapangan kerja yang tidak tersedia, ketidakcocokan antara kesempatan kerja dan latar belakang pendidikan dan tidak mau bekerja.
Untuk menghitung berapa besar tingkat pengangguran terbuka dapat digunakan rumus berikut
Tingkat Pengangguran Terbuka = Jumlah Pengangguran Terbuka/Angkatan Kerja x 100%
b. Setengah menganggur adalah situasi dimana orang bekerja tapi tenaganya kurang termanfaatkan diukur dari curahan jam kerja, produktifitas kerja dan penghasilan kerja yang diperoleh.
Misalnya orang yang bekerja sebagai freelancer, dimana ia tidak ada kepastian mengerjakan pekerjaan pada waktu tertentu. Untuk menghitung berapa besar tingkat setengah menganggur, dapat digunakan rumus berikut:
Tingkat Setengah Menganggur = Bekerja kurang 35 jam per minggu/Jumlah Angkatan Kerja x 100%
Jenis-jenis penganguran dalam ekonomi
c. Pengangguran terselubung terjadi karena tenaga kerja tidak berkerja secara optimal. Kondisi ini diakibatkan adanya ketidasesuaian antara pekerjaan dengan bakat dan kemampuannya.
Dampak ketidakcocokan akan berpengaruh pada produktifitas kerja dan pengasilan yang rendah alias di bawah rata-rata. Misalnya seorang lulusan S1 Pendidikan bekerja sebagai pegawai bank.
Dia tidak melaksanakan pekerjaan sebagai pegawai bank dengan baik sehingga mengurangi proses kerja.
Pengangguran terselubung juga dapat terjadi karena terlalu banyaknya tenaga kerja yang dipakai untk mengerjakan suatu pekerjaan melebihi batas optimalnya.
Misalnya sebuah perusahaan memperkerjakan 10 karyawan untuk menangani pemasaran padahal hanya dengan memperkerjakan 7 karyawan pun tugas tersebut dapat tertangani dengan baik. Maka 3 orang diaktakan sebagai pengangguran terselubung.
Itulah jenis pengangguran menurut lama waktu kerja yang jika tidak ditangani dengan baik maka akan menambah masalah bagi pembangunan di Indonesia. Salah satu cara untuk mengatasi pengangguran adalah dengan meningkatkan peran serta industri kreatif.
Uang adalah alat pembayaran yang sah dan ada banyak mata uang di dunia ini. Setiap mata uang punya nilai masing-masing tergantung berbagai faktor.
Bagaimana cara menghitung nilai kurs mata uang?. Coba perhatikan caranya di bawah ini!.
Menghitung Nilai Tukar Valuta Asing Berdasarkan Kurs yang Berlaku
Apabila jumlah uang yang beredar terlalu banyak,maka nilai uang akan turun dan sebaliknya. Perhitungan Kurs mengenal dua istilah sebagai berikut:
a.Kurs Beli adalah kurs yang dihitung pada saat pelaku pasar (Bank, money changer) membeli valuta asing (Dollar, Riyal dan sebagainya)
b.Kurs Jual adalah perhitungan kurs pada saat pelaku pasar (Bank, money changer) menjual valuta asing.
c.Kurs tengah, yaitu kurs antara kurs jual dan kurs beli (penjumlahan kurs beli dan kurs jual yang dibagi dua).
Contoh soal
a.Suatu hari Dona memperoleh tugas meliput berita ke Amerika Serikat. Ia mendapatkan uang saku dinas perjalanan sebesar Rp.38.000.000,00. Saat itu, kurs yang berlaku adalah
kurs jual Rp.9.500 per US$ 1
kurs beli Rp.9.200 per US$ 1.
Mata uang dollar amerika
Berapa jumlah uang saku dalam dolar yang diterima Dona?. Di Amerika Dona menggunakan uangnya sebesar US$3,000. Setelah kembali ke Amerika, Dona menukarkan sisa uangnya dengan rupiah. Kurs yang berlaku adalah kurs jual Rp.9.750 per US$ 1 dan kurs beli Rp.9.425 per US$ 1. Berapa jumlah rupiah yang diterima Dona?
Jawab:
Jika Dona ingin menukarkan uang rupiah ke dolar, ia akan menggunakan perhitungan kurs jual. Jadi, uang Dona dalam bentuk dolar sebesar Rp.38.000.000 : Rp 9.500 = US$ 4,000.
Sisa uang Dona yang ada sebesar US$4,000 – US$ 3,000 = US$ 1,000.
Jika Dona ingin menukarkan uang dolar ke rupiah, berarti menggunakan perhitungan kurs beli. Jadi, sisa uang Dona dalam rupiah sebesar US$1,000 x Rp.9.425 = Rp.9.425.000,00.
b.Seorang pelajar dari Amerika berwisata ke Bali dengan bekal uang sejumlah US$20,000. Kurs beli saat itu Rp.8.900 dan jual Rp.9.040. Berarti dia akan memperoleh jumlah nilai rupiah sebesar.....
Jawab :
Uang sebesar US$20,000, akan ditukarkan ke dalam rupiah
Kurs yang berlaku saat itu:
Kurs jual US$ 1 = Rp.9.040
kurs beli US$ 1 = Rp.8.900
Dalam hal ini pihak bank berlaku sebagai pembeli dollar sehingga yang dipakai adalah kurs beli, sehingga US$ 20,000 x 8900 = Rp.178.000.000,00.
Nona Sabilla mendapat kiriman uang dari pamannya yang bekerja di Amerika Serikat sebesar US$1.000 dan kiriman kakaknya yang bekerja di Jepang sebesar ¥5.000. Kurs jual US$1 = Rp7.200,00 dan ¥1 = Rp240,00; sedangkan kurs beli US$1 = Rp7.000,00 dan ¥1 = Rp250,00.
Berapa rupiah uang yang akan diterima Nona Sabilla? Oleh karena Nona Sabilla sebagai pemilik valuta asing, Nona Sabilla sebagai orang yang ber niat untuk menukar valuta asingnya atau menjualnya kepada bank atau money changer.
Dengan begitu, kurs yang berlaku adalah kurs beli. Adapun uang yang akan diperolehnya adalah sebagai berikut.
a.US$1.000 x Rp7.000,00 = Rp 7.000.000,00
b.¥5.000 x Rp250,00 = Rp 1.250.000,00
Jadi, Rp. 7.000.000,00 + Rp. 1.250.000,00 = Rp 8.250.000,00
Jika Tuan Hanif memiliki uang rupiah sebesar Rp10.080.000,00, kemudian ia ingin menukarkannya dengan dolar atau dengan yen, berapa dolar atau yen yang akan ia peroleh?.
Oleh karena Tuan Hanif sebagai pemilik rupiah yang akan ditukar dengan valuta asing, maka bank sebagai penjual dolar atau yen kepada Tuan Hanif.
Dengan demikian, kurs yang akan digunakan adalah kurs jual. Jumlah uang asing yang akan diperoleh Tuan Hanif adalah sebagai berikut.
Ada banyak negara di dunia ini dan semua negara tentu melakukan kerjasama di berbagai bidang termasuk ekonomi. Kerjasama ekonomi antar negara yang paling umum adalah kerjasama ekonomi regional.
Sebuah negara perlu bekerjasama agar bisa saling melengkapi kebutuan satu sama lain. Berikut ini beberapa badan kerjasama ekonomi yang bersifat regional:
a.ASEAN
Association South Of East Asian Nations (ASEAN) adalah organisasi bangsa-bangsa di kawasan Asia Tenggara. ASEAN didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok atas prakarsa Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Pendirian ASEAN berdasarkan Deklarasi Bangkok. Saat ini ASEAN beranggotakan sepuluh negara.
Tujuan utama ASEAN dalah mengadakan kerja sama dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya antarnegara anggota ASEAN. Pada tahun 1992 beberapa negara anggota ASEAN melalui kepala negara sepakat untuk menggalakkan kerja sama dalam bidang politik dan keamanan di kawasan Asia Tenggara.
Kerja sama ASEAN bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Dalam perkembangannya, kerja sama ASEAN mengarah perdagangan bebas pada tahun 2003 di kawasan Asia Tenggara (ASEAN Free Trade Area/AFTA).
Tujuan AFTA adalah meningkatkan keunggulan kompetitif produk-produk ASEAN, serta mengurangi tarif guna meningkatkan efisiensi produksi atas industri perdagangan. Pada tahun 2015 negara-negara anggota ASEAN menginginkan terbentuknya komunitas ekonomi. Hal ini dipertegas dengan penandatanganan ASEAN Economic Community (AEC) Blueprint oleh pemimpin negara-negara ASEAN. Kesepakatan ini diharapkan membawa kawasan Asia Tenggara menuju pasar tunggal dan basis produksi pada tahun 2015.
b.APEC
Negara-negara di kawasan Asia Pasifik membentuk kerja sama ekonomi pada bulan November 1989 di Canberra, Australia. Kerja sama ini disebut Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) yang mencakup Benua Asia, Australia, Amerika Utara, dan Amerika Selatan.
Tujuannya menjalin kerja sama perdagangan, investasi, dan pariwisata; memperkuat perdagangan multilateral bagi kepentingan Asia Pasifik serta negara-negara lain; mengurangi hambatan perdagangan antarnegara; serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna mendorong pelaksanaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
Pada tanggal 5 November 1994 berlangsung KTT II APEC di Bogor, Indonesia yang menghasilkan Deklarasi Bogor (Bogor Declaration). APEC mencanangkan perdagangan bebas pada tahun 2010 untuk negara maju dan tahun 2020 untuk negara berkembang.
Peta Negara APEC
c.EEC
European Economic Community (ECC) juga disebut Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). MEE berdiri pada tahun 1957 di Roma, Italia atas kesepakatan beberapa negara Eropa Barat. Pada bulan Febuari 1992 MEE berubah menjadi Uni Eropa (European Union/EU).
Untuk mempererat kerja sama negara-negara anggota Uni Eropa, mulai tanggal 1 Januari 1999 dikeluarkan mata uang tunggal, yaitu euro.
MEE bertujuan menghilangkan hambatan perdagangan bebas guna memajukan kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat Eropa, mempersatukan perekonomian ke dalam wilayah pemasaran bersama, memobilisasi potensi ekonomi, serta meningkatkan daya saing MEE dalam perekonoman global.
d.Colombo Plan
Colombo Plan merupakan rencana kerja sama untuk mengembangkan ekonomi di Asia Selatan dan di Asia Tenggara. Colombo Plan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di Asia Selatan dan di Asia Tenggara melalui penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja sama internasional.
Adapun bentuk-bentuk bantuan Colombo Plan adalah sebagai berikut.
1)Pinjaman dan sumbangan untuk proyek nasional.
2)Bahan makanan, pupuk, dan barang konsumsi.
3)Alat perlengkapan (mesin, alat transportasi, dan alat laboratorium).
4)Jasa tenaga ahli
5)Pendidikan dan latihan keterampilan.
e.NAFTA (North American Free Trade Area)
NAFTA merupakan blok perdagangan di kawasan Amerika Utara (USA, Kanada, dan Meksiko) NAFTA akan melakukan perdagangan bebas di kawasan Amerika Utara pada tahun 2010, di mana arus lalu lintas barang dagangan antara anggota bebas masuk tanpa hambatan/non tarif di kawasan NAFTA.
Pertumbuhan ekonomi adalah suatu kondisi dimana terjadi peningkatan domestik bruto dari suatu negara atau daerah. Pertumbuhan ekonomi tiap negara berbeda-beda.
Pertumbuhan ekonomi disebut meningkat jika persentase kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) pada suatu periode lebih besar dari periode sebelumnya. Kenaikan PDB tersebut tidak disertai perhitungan persentasenya terhadap tingkat pertumbuhan penduduk.
Jadi pertumbuhan ekonomi adalah suatu keadaan dimana terjadi kenaikan PDB suatu negara tanpa memandang apakah kenaikan tersebut lebih besar atau lebih kecil dari tingkat pertumbuhan penduduk.
Ada beberapa teori tentang pertumbuhan ekonomi yaitu:
a. Teori pertumbuhan ekonomi klasik
Menurut para ahli ekonomi klasik seperti Adam Smith dan David Ricardo, ada empat faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu sebagai berikut:
1. Jumlah penduduk
2. Persediaan barang-barang modal
3. Luas tanah dan kekayaan alam
4. Penerapan teknologi
Dari keempat faktor tersebut, para ahli ekonomi klasik menitikberatkan teorinya pada pertambahan penduduk dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi dengan asumsi faktor luas tanah dan penerapan teknologi adalah tetap. Berikut akan dijelaskan gambaran pertumbuhan ekonomi klasik:
1. Pertumbuhan ekonomi dikatakan tinggi saat jumlah penduduk masih sedikit, persediaan modal cukup banyak dan tersedia lahan luas.
2. Sedangkan, pertumbuhan ekonomi tergologn tidak berkembang alias statis saat produktifitas penduduk menurun karena berkurangnya kapasitas produksi sehingga kemakmuran masyarakat dan frekuensi kegiatan ekonomi pun ikut menurun.
b. Teori pertumbuhan ekonomi Schumpeter
Peranan pengusaha sangat penting dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Inilah penekanan dari Schumpeter dalam teorinya. Wiraswasta akan terus menerus melakukan inovasi untuk menghasilkan hal-hal baru yang berguna bagi usahanya dan dapat meningkatkan keuntungan yang diperoleh.
Adapun bentuk inovasi-inovasi yang dilakukan oleh pengusaha antara lain mencari lokasi pasar yang barum, meningkatkan efektifitas dan efisiensi produksi dan mencari sumber bahan mentah. Untuk menjalankan inovasi yang telah ditemukan tentu membutuhkan modal.
Pengusaha akan meminjam modal tersebut untuk keperluan investasi usahanya. Akibat dari investasi tersebut adalah kenaikan pendapatan nasional yang mendorong peningkatan konsumsi masyarakat.
Karena konsumsi meningkat berarti kapasitas produksi pengusaha pun ikut meningkat dan menimbulkan investasi baru oleh pengusaha. Ada dua jenis investasi yang timbul yaitu:
1. Investasi otonom adalah investasi yang timbul akibat adanya kebutuhan modal untuk keperluan inovasi
2. Investasi terpengaruh adalah investasi yang timbul akibat kenaikan pendapatan nasional yang mendorong munculnya investasi baru.
Schumpeter berpendapat saat tingkat kemajuan ekonomi makin tinggi maka kemungkinan untuk melakukan inovasi semakin terbatas. Sulitnya melakukan inovasi membuat pertumbuhan ekonomi berjalan lambat dan akan berhenti pada titik tertentu yang dinamakan stationary state.
Berbeda dengan aliran klasik yang berpendapat bahwa keadaan stationary state muncul saat tingkat pertumbuhan ekonomi rendah.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin pesat dan siap mengguncang dunia
c. Teori pertumbuhan ekonomi neoklasik
Beberapa teori pertumbuhan ekonomi aliran neoklasik adalah:
1. Teori pertumbuhan ekonomi Harrod-Domar
Ada empat asumsi dalam teori ini dalam menganalisa faktor-faktor pendukung pertumbuhan ekonomi yaitu:
a. Barang modal telah digunakan secara penuh
b. Besarnya tabungan proporsional dengan fluktuasi pendapatan nasional
c. Perbandingan antara modal dan hasil produksi adalah tetap
d. Perekonomian hanya terdiri dari dua sektor
Investasi yang terjadi pada tahun tertentu akan menyebabkan peningkatan barang modal pada tahun berikutnya.
Agar seluruh penambahan barang modal tersebut digunakan seluruhnya maka total pengeluaran harus meningkat sebesar penambahan barang modal tersebut. Kenaikan total pengeluaran menyebabkan kenaikan pendapatan nasional.
Seperti yang kita ketahui, pertumbuhan ekonomi terjadi karena adanya peningkatan PDB dari suatu negara atau masyarakat. Oleh karena itu investasi harus tetap meningkat agar pertumbuhan ekonomi meningkat.
2. Teori pertumbuhan ekonomi Solow
Menurut teori ini, pertumbuhan ekonomi tergantung pada perkembangan faktor-faktor produksi. Bisa juga dikatakan bahwa teori ini lebih melihat dari sisi penawaran atau sisi produksi.
Ada tiga faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu:
a. Pertumbuhan modal
b. Pertumbuhan penduduk
c. Pertumbuhan teknologi
Dari ketiga faktor tersebut, faktor teknologi menjadi faktor paling menentukan pertumbuhan ekonomi. Data sejarah mencatat pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat pada abad 19 dan 20 dipengaruhi oleh teknologi sekitar 80-90%.
Sementara itu peranan pertumbuhan modal terhadap pertumbuhan ekonomi di beberapa negara maju hanya sebesar 18-25% dari tahun 1952-1962.