Guru Geografi: Manchester United | Blog Guru Geografi Milenial
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Manchester United. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manchester United. Tampilkan semua postingan

Rabu, November 23

Manchester United Resmi Pecat Cristiano Ronaldo

Manchester United Resmi Pecat Cristiano Ronaldo


Akhirnya setelah drama sesi wawancara bersama Piers Morgan, MU secara resmi memutus kontrak Cristiano Ronaldo tadi malam.

Pihak MU nampaknya kesal dengan pernyataan Ronaldo dan telah merendahkan harga diri klub yang telah membesarkan nama pemain. 

Dalam wawancara tersebut CR7 mengungkapkan segala keresahan hatinya selama dua musim di Manchester United. Ia mengungkapkan tentang tidak ada perubahan di MU sejak lengsernya Sir Alex hingga ada indikasi beberapa pihak tidak mengingingkan kehadiran dirinya di Old Trafford.

Di awal periode kedua di MU, Ronaldo sebenarnya cukup baik dengan langsung mencetak 2 gol saat melawan Newcastle United. Di era Ole Gunnar Solksjaer, CR7 menjadi target man utama di lini serang MU sehingga mampu mencetak 20 gol lebih.

Namun di era Erik Ten Haag, CR7 kian tersisihkan karena banyaknya talenta muda yang dioribitkan. Selain itu dalam hal performa, CR7 juga semakin menurun dan insting mencetak golnya tidak semengerikan tahun-tahun sebelumnya.

Di usia menginjak 38 tahun, skill dan kecepatan Ronaldo semakin menurun dan tidak segesit saat 5 tahun lalu. Hal ini tentu menjadi kerugian bagi MU yang harus bersaing di papan atas Liga Inggris.

Drama Ronaldo di MU kini telah usai dan para pemain kini harus fokus kepada misi Erik Ten Haag dalam merevolusi tim.

Setelah Piala Dunia berakhir, MU harus mencari tambahan amunisi di lini serang untuk mengganti Ronaldo yang telah pergi.

Beberapa striker yang bisa menjadi incaran MU di bursa transfer musim dingin diantaranya Cody Gakpo, Patrick Schick dan Enner Valencia.

Kita lihat bagaimana perubahan paruh kedua musim ini di skuad Manchester United, apakah semakin baik atau malah semakin carut-marut.

Sabtu, April 30

Manchester United Klub Frustasi dan Sulit Diatur

Manchester United Klub Frustasi dan Sulit Diatur

Manchester United adalah klub sepakbola Inggris yang dulu sangat terkenal di era Alex Ferguson. Bersama sir Alex, MU menjadi klub dengan segudang prestasi dan melahirkan talenta berbakar seperti Cantona, Scholes, Giggs, Neville, Schmeichel hingga Ronaldo.

Prestasi klub juga sangat banyak mulai dari juara Liga Primer Inggris 13 kali hingga Liga Champions 2 kali. Akan tetapi semua tinggal sejarah setelah sir Alex pensiun pada tahun 2013. Saya sendiri sebagai fans MU nih, jadi malas liat permainan MU sekarang yang miskin taktik dan tidak ada determinasi.

Klub yang bermarkas di Old Trafford ini sulit bersaing di 4 besar dan sering jadi bulan-bulanan klub level medioker sekalipun. Pelatih-pelatih hebat mulai dari Mourinho, van Gaal, Moyes sudah pernah mencoba kursi panas namun tidak begitu berhasil.

Pemain-pemain bintang dibeli dengan harga mahal namun hasilnya sangat jauh harapan. Coba tengok saja Liverpoolnya Klopp yang sangat efisen membeli pemain namun dipoles jadi bintang seperti Salah, Mane, Jota, Firmino, Henderson, Alisson Becker dan lainnya.
MU saat kalah di final Europa League

Manchester United kini menjadi klub frustasi dengan masalah yang kusut dari pucuk pimpinan sampai ke level pemain dan suporter. Jadi memang perlu adanya pembangunan ulangan skuad tim dari bawah sampai atas bila ingin membangun mental juara kembali.

Era Ferguson sudah lewat, klub-klub Eropa lain sudah banyak bermetamorfosis dan kreatif menciptkan pola permainan. MU sudah harus berubah dan tidak terpaku pada sejarah Ferguson yang memang sudah lewat dan usang.

Manchester United harus beradaptasi dengan pola permainan sepakbola baru dan para pemain harus sadar. Coba lihat saja permainan tim MU kalau main, seperti tim kelas degradasi dan peara pemain selalu tertunduk, tidak ada pemimpin, loyo dan banyak merengek seperti si Bruno Fernandes.

Sangat jauh dengan pemain macam de Bruyne, Fernandinho, Benzema, Modric, Marcelo dan ya begitulah. Setan Merah harus segera mencari solusi keluar dari krisis jika tidak ingin menjadi bulan-bulanan tim the big four.

Liverpool dulu saat melempem tidak separah MU kayaknya, jadi memang ada hal yang aneh alias parasit di klub ini. MU harus membuang pemain-pemain bermental pengecut dan malah merusak permainan.

Sekarang ini hanya Ronaldo dan De Gea yang bekerja, sementara lainnya apalagi di Maguire seperti orang mabuk. Bek termahal dunia seperti numpang pipis saja transfer ke MU.

Semoga pelatih baru Erik Ten Haag bisa merubah budaya klub dan pemainnya bisa menyatu dan memiliki visi permainan kembali. Tak usah sama seperti sir Alex, yang penting daya juang MU kembali panas seperti dahulu yang lapar trofi.

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done
close