Struktur Kota: Teori Inti Ganda Harris-Ullman

- March 26, 2017
Jika dua teori ruang kota sebelumnya masih membentuk pola melingkar maka Harris-Ullman memberikan pandangan berbeda mengenai pola ruang kota. Teori ini dikemukakan pada tahun 1945 dalam buku berjudul Readings in Urban Geography. Harris dan Ullman berpendapat meskipun pola konsentris dan sektoral dalam sebuah kota itu ada namun kenyataannya lebih kompleks dari apa yang ada dalam teori Burgess dan Hoyt.

Menurut Haris dan Ullman, pertumbuhan kota berawal dari suatu pusat dengan arah yang rumit dan tidak terstruktur. Hal ini disebabkan oleh munculnya pusat-pusat tambahan yang masing-masing akan menjelma menjadi pusat pertumbuhan. Di sekitar inti-inti pertumbuhan baru itu akan mengelompok tata guna tanah yang bersambungan secara fungsional. Kondisi seperti itu akan melahirkan struktur kota yang memiliki sel-sel pertumbuhan.
Struktur Kota: Teori Inti Ganda Harris-Ullman
Pola kota Teori Inti Ganda
Tempat-tempat yang bertipe inti atau nucleus itu misalnya bandara, kompleks industri, kampus, pelabuhan atau stasiun besar. Nucleus bukan hanya milik kota nmaun juga desa-desa besar atau kota-kota kecil yang pusatnya merupakan pusat pelayanan penduduk.

Setelah itu disekelilingnya muncul pengelompokkan tata guna lahan dengan perhitungna keuntungan ekonomis. Industri akan mencari lokasi dekat terminal transportasi, perumahan baru mencari lokasi dekat pusat perbelanjaan dan lainnya. 

Teori Burgess dan Hoyt hanya menunukkan contoh dari realitas saja. Sebenarnya ciri-ciri penyebaran jenis tata guna lahan ditentukan oleh faktor-faktor yang unik berupa situs kota dan sejarahnya pula. Memang ada beberapa kota yang memiliki pola sama seperti Burgess atau Hoyt hingga saat ini. Akan tetapi dengan pekembangan peradaban dan teknologi, kini sebaran kutub pertumbuhan semakin beragam di berbagai lokasi dan tidak hanya di tengah kota. Gambar: harrisullman.weebly
Comments
0 Comments
 

Start typing and press Enter to search