Fenomena Mobil Murah di Indonesia

- August 26, 2017
Halo sahabat sekalian, semoga sehat selalu dan tetap produktif. Kali ini saya akan berbicara sedikit tentang fenomena yang terkati geografi transportasi yaitu fenomena mobil murah yang semakin menginvasi Indonesia. Mobil murah?, siapa yang tidak tergiur dengan slogan tadi. Pertumbuhan manusia yang cepat ditambah kondisi ekonomi yang membaik membuat penduduk Indonesia sudah banyak yang membutuhkan kendaraan dengan harga murah.

Beberapa dekade lalu mungkin kita hanya mengenal beberapa jenis merek mobil saja, namun kini berbagai dealer mobil sudah menjamur. Mobil murah menjadi senjata bisnis negara-negara maju di negara berkembang. Jadi jangan heran jika banyak macet disana-sini. Kalaupun jumlah ruas jalan itu ditambah maka kemacetan pasti selalu ada, paling tidak hanya berkurang sedikit. Mengapa demikian?. Karena pertumbuhan volumen kendaraan tidak sebanding dengan pertumbuhan ruas jalan. Jika misal satu hari ada 1.000 mobil keluar dealer di Jakarta maka pertumbuhan jalan paling cuma 10 meter per hari. 100 mobil kali panjang mobil misal 2 m saja sudah 200 m bukan. Gambar: disini


Jadi ya, kita realistis saja bahwa mobil murah ini memang salah satu penyebab kemacetan lalu-lintas. Belum lagi adanya fenomena ojek berbasis daring dimana kini mobil pribadi berkeliaran tiap hari di jalanan mencari penumpang. Apakah itu melanggar?. Tidak, itu fenomena wajar dan sudah menjadi takdir di era digital saat ini.

Mobil murah merupakan tanda bahwa masyarakat Indonesia perekonomiannya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi dengan fasilitas kredit kita membeli mobil yang sesuai budget kita. Jadi kemacetan di jalanan merupakan kombinasi berbagai faktor guys, rumit. Regulasi mobil murah+program kredit ringan+ojek daring+jalanan sempit+manajemen lalu lintas+motor semakin banyak dan lainnya. Saya yakin meskipun pajak mobil dinaikan atau harga mobil dinaikan, tetap saja akan laku.

Lalu bagaimana dengan kondisi transportasi massal di Indonesia. Memang pertumbuhannya semakin membaik namun tetap tidak bisa mengimbangi jumlah populasi di kota besar yang semakin tidak terkendali. Fenomena mobil murah memang menjadi salah satu tanda bahwa pertumbuhan industri Indonesia semakin meningkat namun tentu harus diimbangi manajemen lalu-lintas yang handal agar kemacetan bisa diminimalisir atau bahkan dihilangkan.
Comments
0 Comments

Berkomentar yang baik ya!

 

Start typing and press Enter to search