Konsep Interaksi Dalam Geografi

- February 26, 2017
Interaksi adalah konsep yang sangat dikenal dalam sosiologi sebagai gejala saling pengaruh antara individu (manusia). Dalam sosiologi, saling pengaruh ini berlaku untuk objek-objek dan ruang yang mewadahi objek tersebut. Maka dikenal tiga kelompok interaksi. Pertama, vegetasi dengan iklim ,tanah dengan lahan; kedua antara manusia dengan sifat politik-ekonomi wilayah; ketiga antara rumah tangga dengan pertokoan. Itu semua interaksi dalam konsep sosiologi. Baca juga: Geografi kota Yerusalem

Bagaimana makna interaksi dalam geografi?. Dalam geografi, interaksi digunakan untuk melihat pengaruh berikut:
- berpindahnya manusia, barang dan informasi di permukaan bumi, antara titik-titik yang berlainan.
- untuk menjembatani jarak.
- efek yang terjadi di titik-titik diantara terjadinya interaksi.
Konsep Interaksi Dalam Geografi
Jalan Tol Mempermudah Interaksi Wilayah
Geografi menyebutnya sebagai interaksi keruangan atau spatial interaction, jika relasi horizontal dapat diciptakan. Oleh sebab itu Ullman mengaitkan interaksi geografi itu dengan interdependensi antar wilayah dengan wilayah lainnya. Geograf lain Chapman mempertentangkan istilah interaksi dengan difusi. Bedanya adalah: fungsi interaksi itu untuk menjamin kelestarian fungsi suatu sistem keruangan. Sebaliknya fungsi difusi keruangan akan mengubah sistem yang telah ada sebelumnya.

Baca juga:
Pengertian pendekatan kelingkungan 
Kumpulan rumus hitungan geografi bab peta

Seperti diulas sebelumnya, interaksi meliputi perpindahan manusia, barang dan gagasan. Contoh manusia adalah adanya kaum penglaju, para traveller, pengungsi atau yang sedang bersekolah. Semua gerakan yang terkait manusia dinamakan migrasi sementara perpindahan barang disebut transportasi. Baca juga: Fenomena pra dan post vulkanisme

Biasanya perpindahan orang dan barang itu diawali dengan tersebarnya informasi berupa gagasan, ide atau konsep. Media perantaranya bisa telefon, koran, website, TV, radio, internet, reklame dan lainnya. Kesimpulannya ada tiga akibat dari interaksi keruangan yaitu:

a. munculnya pusat-pusat interaksi baru.
b. karena spatial interaction maka sistem keruangan akan stabil termasuk spesialisasi yang dimiliki wilayah-wilayah yang berinteraksi tadi.
c. terjadinya sebaran atau difusi baru dari barang dan manusia.
Baca juga: Potensi air tanah permukaan dan dalam
Gambar: poskotanews 
Sumber: Daljoeni. Geografi Kota dan Desa
Comments
0 Comments

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!

 

Start typing and press Enter to search