Pengertian Deforestasi, Degradasi dan Fragmentasi Hutan - Gurugeografi.id

Pengertian Deforestasi, Degradasi dan Fragmentasi Hutan

- December 06, 2018

Baca Juga

Deforestasi adalah fenomena penghilangan
wilayah hutan untuk kepentingan tertentu yang tidak berkaitan dengan fungsi hutan. Kegiatan deforestasi dilakukan untuk berbagai kepentingan seperti peternakan, pertanian dan perkotaan. Dalam kondisi ini maka pohon tidak akan ditanam kembali. Data menunjukkan bahwa sekitar 2.000 pohon ditebang setiap menit. Mengejutkan karena 36 juta hektar hutan hujan lenyap setiap tahun. Apakah ini hal serius? Tentu, sangat serius dan berbahaya.

Sejak revolusi industri beberapa abad lalu, setengah dari tutupan hutan dunia telah dihancurkan dan jutaan hewan dan mahluk hidup dalam ancaman kepunahan. Meski kita telah melakukan berbagai macam pendekatan pendidikan, sosialisasi dan sebagainya namun deforestasi tetap terjadi. Masih banyak manusia yang menghilangkan hutan untuk kepentingan pribadi.

Hutan ditebang untuk beberapa alasan seperti:
1. Dimanfaatkan kayu dan komponen lain untuk meubel, ekspor, kerajinan dan lainnya.
2. Untuk kepentingan pertanian seperti perkebunan sawit.
3. Membangun pemukiman transmigrasi atau industri baru.
4. Membuka area tambang batubara dan bahan galian lain.

Degradasi Hutan berbeda pengertiannya dengan deforestasi. Degradasi adalah penurunan kualitas dari fungsi hutan itu sendiri. Degradasi yang berkepanjangan dapat memusnahkan hutan di masa depan. Degradasi dapat menurunkan tingkat tutupan vegetasi, perubahan struktur dan pengurangan jumlah spesies yang ada di lingkungan tersebut. Gambar: disini
Pengertian Deforestasi, Degradasi dan Fragmentasi Hutan
Deforestasi hutan memprihatinkan
Faktor penyebab degradasi hutan antara lain:
1. Kebakaran
Di beberapa hutan tropis maupun boreal, kebakaran hutan masif bisa terjadi dalam satu waktu. Kebakaran ini bisa disebabkan oleh manusia, kecelakaan atau alamiah. Contohnya kebakaran hutan di California AS merusakan ribuan hektar lahan hutan. Kebakaran hutan berdampak pada populasi mahluk hidup yang ada di dalamnya.
2. Perubahan Iklim
Iklim ekstrim dapat menyebabkan degradasi hutan dan mengeringkan saluran air di sekitarnya. Hewan-hewan bisa bermigrasi dan mengurangi kualitas ekosistem hutan.
3. Pestisida dan Penyakit
Hama atau wabah penyakit bisa memicu degradasi hutan. Hutan yang terdegradasi bisa dipulihkan dengan beberapa tindakan. Milyaran hektar hutan di dunia perlu direhabilitasi dari degradasi.

Degradasi hutan juga berkaitan dengan fragmentasi hutan. Fragmentasi hutan membuat wilayah hutan yang tadinya luas menjadi terpecah-pecah sehingga ada sekat antara satu hutan dengan hutan lainnya. Hal ini tidak baik bagi keberlangsungan flora fauna di dalamnya karena lebih baik hidup di satu lokasi tanpa batas dibandingkan hutan yang terpisah-pisah. Deforertasi, degradasi dan fragmentasi hutan adalah masalah lingkungan yang terus terjadi dan menjadi keniscayaan. Kebutuhan mahluk hidup yang meningkat akibat peradaban memaksa hutan menjadi korban rakusnya manusia.

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!. Komentar spam, link aktif akan langsung dihapus. Terimakasih.

 

Start typing and press Enter to search


Iklan Melayang