Sejarah Dwi Fungsi ABRI Era Orde Baru - Gurugeografi.id

Sejarah Dwi Fungsi ABRI Era Orde Baru

- March 16, 2019
Halo guys kali ini kita akan sedikit membahas tentang sejarah dwi fungsi ABRI di jaman orde baru. Udah tau kan kalau jaman orba alias orde baru itu adalah salah satu jaman yang sangat otoriter dan membuat rakyat menjadi terkekang. Dwi fungsi adalah  suatu  doktrin di lingkungan militer Indonesia yang menyebutkan militer memiliki dua  tugas, yaitu menjaga keamanan dan  ketertiban negara serta memegang kekuasaan  dan  mengatur negara. Dengan peran ganda ini, militer diizinkan untuk memegang posisi dalam pemerintahan. 

Pada masa pemerintahan Soeharto, konsep ini  mengalami  perubahan  dan  menjadikan  militer menduduki jabatan-jabatan strategis di lingkungan pemerintahan, seperti  menteri, gubernur, bupati  serta  lembaga-lembaga legislatif  dalam  wadah  Fraksi  ABRI.  Kedudukan  ABRI  di  DPR  dan  MPR  didapatkan  tanpa melalui  pemilu  karena  berfungsi  sebagai  stabilisator  dan  dinamisator  pemerintahan Indonesia. 

Fungsi ABRI dalam konsep dinamistator adalah sebagai berikut.
a. ABRI  untuk  secara  nyata  membimbing,  menggugah,  dan  mendorong  masyarakat untuk  lebih  giat  melakukan  partisipasi  dalam  pembangunan.  Contohnya  program ABRI   Masuk   Desa   (AMD)   yang   membantu   segala   hal   yang   berkaitan   dengan pembangunan desa dalam rangka mengabdi kepada masyarakat. 
b. ABRI  dapat  berfungsi  sebagai  penyalur  aspirasi-aspirasi  dan  pendapat-pendapat rakyat. 
c. Penyaluran  disiplin  ABRI  yang  bersumber  dari  Saptamarga  sehingga  ABRI  dapat berbuat banyak dalam rangka pembinaan serta peningkatan disiplin nasional. 
d. ABRI  untuk  memelopori  usaha-usaha  modernisasi  karena  didukung  kemampuan ABRI dalam penguasaan ilmu dan teknologi serta peralatan canggih.
ABRI jaman orba jadi alat kekuasaan
Fungsi ABRI dalam konsep stabilitator adalah sebagai berikut. 
a. ABRI  menjadi  salah  satu  jalur  penting  dalam  rangka  pengawasan  sosial  karena didukung kemampuan berkomunikasi dan memahami aspirasi rakyat. 
b. ABRI sebagai lter pengaruh asing yang bersifat negatif karena didukung kesadaran nasional yang tinggi dimiliki oleh setiap Prajurit ABRI. 
c. Sifat  ABRI  yang  realistis  dan  fragmatis  dapat  mendorong  masyarakat  agar  dalam menanggulangi   masalah-masalah   secara   tepat   waktu,   menentukan   prioritas-prioritas permasalahan dan sasaran-sasaran yang diutamakan. 
d. Kemampuan  ABRI  berbaur  dengan  masyarakat  menyebabkan  gejolak-gejolak  dan keresahan-keresahan  yang  melanda  masyarakat  akan  dengan  cepat  dinetralisir sehingga pembangunan nasional tidak terganggu.

Dengan  memanfaatkan  Dwi  Fungsi  ABRI  ini,  Orde  Baru  telah  berhasil  melegitimasi kekuasaan dan mengamankan kestabilan politik dalam negeri sehingga kekuasaan Orde Baru mampu bertahan hingga 32 tahun. Wah jadi enak banget ya jaman orde baru presiden dilindungi militer.

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!. Komentar spam, link aktif akan langsung dihapus. Terimakasih.

 

Start typing and press Enter to search