Kunci Jawaban Evaluasi Erlangga Geografi Bab 5 Dinamika Kependudukan

Populasi manusia semakin hari semakin bertambah dan bumi menghadapi permasalahan terkait hal ini jika tidak ada solusinya.

Dinamika penduduk dipengaruhi oleh faktor kelahiran, kematian dan migrasi. Saat ini jumlah penduduk bumi sudah mencapai 7 milyar lebih.

Masalah kependudukan semakin kompleks karena kebijakan tata ruang yang tidak baik. Bonus demografi bisa menjadi ancaman jika pemerintah tidak melakukan terobosan dalam menghadapi tsunami angkatan kerja di tahun 2030an.
 
Oleh sebab itu dalam materi geografi, kependudukan menjadi salah satu topik yang penting untuk dipelajari karena permasalahan seputar kependudukan bukan omong kosong belaka.

Kunci evaluasi geografi
 
Kunci evaluasi erlangga bab kependudukan
1. Pilihan Ganda
1.D 2.B 3.C 4.B 5.B 6.B 7.D8.B 9.C 10.D 11.C 12.B 13E 14.A 15.D 16.B 17.B 18.A 19.A 20.C

2. Bagian II
1. warga negara Indonesia dan orang asing
2. natalitas dan mortalitas
3. CBR, GFR, ASFR
4. angka kematian kasar
5. imigrasi
6. migrasi masuk, migrasi keluar dan migrasi bruto
7. waktu mendatang berdasarkan asumsi perkembangan fertilitas, mobilitas dan migrasi
8. mobilitas penduduk
9. pendidikan, kesehatan dan ekonomi
10. Indeks Pembangunan Manusia atau HDI
 
3. Bagian III 
- Angka kelahiran kasar/CBR adalah banyaknya kelahiran dalam satu tahun per seribu penduduk pada pertengahan tahun yang sama.
- Angka kelahiran umum/GFR adalah jumlah bayi yang lahir hidup dari setiap 1000 penduduk wanita berusia reproduktif dalam periode tahun tertentu.
- Angka kelahiran menurut kelompok usia/ASFR adalah jumah kelahiran dari wanita pada kelompok umur tertentu pada satu tahun per 1.000 wanita.

2. Faktor pro mortalitas adalah tingkat kesehatan rendah, akses fasilitas kesehatan minim, tingkat pendapatan rendah, gizi buruk, lingkungan yang tidak sehat, peperangan, bencana alam, kecelakaan lalu lintas.

3. Angka migrasi masuk menunjukkan banyaknya migra yang masuk per seribu penduduk daerah tujuan dalam periode tahun tentu. Angka migras keluar menunjukkan banyaknya migran yang keluar per seribu penduduk daerah asal migran tersebut dalam periode tahun tertentu. Angka migrasi netto adalah selisih banyaknya migran  masuk dan migran keluar per seribu penduduk di suatu wilayah daalam periode tahun tertentu. Angka migrasi bruto menunjukkan banyaknya perpindahan penduduk per seribu penduduk di tempat asal dan tempat tujuan migrasi.

4. Mobilitas permanen terbagi menjadi mobilitas internal yaitu:
- Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. 
- Ruralisasi adalah perpindahan penduduk dari kota kembali ke desa.
- Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari daerah padat ke daerah yang jarang penduduknya

Sementara mobilitas eksternal yaitu:
- emigrasi adalah perpindah penduduk dari tanah air ke negara lain.
- imigrasi adalah perpindahan penduduk dari negara lain masuk ke negara kita.
- remigrasi adalah kembalinya penduduk suatu negara ke tanah air sendiri setelah lama menetap di sana.

5. Piramida penduduk terbagi menjadi piramida ekspansi, stasioner dan konstruktif. 
- piramida ekspansi menunjukkan jumlah penduduk usia muda mendominasi.
- piramida stasioner menunjukkan jumlah penduduk usia dewasa mendominasi.
- piramida konstruktif menunjukkan jumlah penduduk usia tua mendominasi.
 
Piramida penduduk