po Faktor Tidak Meratanya Persebaran Penduduk Indonesia - Guru Geografi
News Update
Loading...

Minggu, Agustus 22

Faktor Tidak Meratanya Persebaran Penduduk Indonesia

Pastinya banyak guru yang bertanya di kelas tentang kenapa penduduk Indonesia itu kebanyakan terkonsentrasi di pulau Jawa?. Dalam bab dinamika penduduk, pertanyaan ini nampaknya wajib dijawab oleh siswa.

Pulau Jawa itu dihuni oleh 56% dari total populasi Indonesia atau sekitar 151 juta penduduk, sementara itu pulau Jawa hanya memiliki luas 7% dari total luas Indonesia.

Masalah ini berkaitan dengan aspek kuantitatif kependudukan. Lalu faktor apa yang menyebabkan orang Indonesia sangat senang bermukim di Jawa?. Menurut saya ada setidaknya 4 faktor yang bisa dicermati.


1. Tanah
Pastinya tanah menjadi faktor paling utama karena Jawa adalah rumah bagi hampir separuh gunung api aktif di Indonesia. Gunung api adalah wilayah yang subur di sekitarnya karena endapan mineral hasil erupsi. 

Masyarakat sejak jaman dahulu sangat senang tinggal di sekitar gunung api karena mudah diolah untuk pertanian dan menjadi penghidupan. Selain itu tanah yang subur juga ada di wilayah hilir yang merupakan tanah aluvial 

Pesawahan luas banyak terdapat di wilayah dataran rendah sekitar sungai di wilayah Jawa. Jadi memang tanah Jawa itu adalah tanah emas bagi pertanian. Pastinya masyarakat akan senang tinggal di daerah dengan kondisi fisiografis seperti ini.

2. Ibukota
Kedua adalah faktor ibukota yang berada di Jakarta. Ibukota pastinya akan menarik berbagai orang untuk datang karena disanalah berkumpulnya semua kegiatan.

Tidak ada ibukota yang sepi, pastinya akan sangat ramai. Hal inilah yang menjadikan orang akan banyak mengadu nasib di Jakarta. Selain itu upah kerja di ibukota juga sangat tinggi dan spesialisasi pekerjaannya juga sangat beragam.

Inilah yang memikat semua masyarakat pekerja dari kelas bawah hingga kelas atas. Ibukota menjadi tempat mengadu nasib.

3. Industri
Industri sangat berperan dalam menyerap tenaga kerja, sehingga pastinya akan menambah populasi. industri-industri besar kebanyakan dibangun di Jawa sejak orde baru karena faktor jarak, aksesibilitas hingga faktor politik.

Industri inilah yang menggerakan manusia untuk datang sehingga banyak kota-kota tumbuh pesat. Sekarang pun kota-kota pinggiran mulai menyaingi kota besar dan terus mendesak ke wilayah luar.

4. Sejarah
Sejarah mencatat bahwa dahulu Daendels membangun jalan trans pertama dari Anyer hingga Panarukan. Jalan inilah yang memicu perkembangan populasi di kota-kota yang dilewatinya. Jika ada jaringan jalan raya dibangun melewati suatu wilayah pastinya pertumbuhan kota tinggal menunggu waktu saja.

Itulah setidaknya 4 faktor yang mempengaruhi tidak meratanya persebaran penduduk di Indonesia. Memang sejak jaman dahulu Jawa adalah pulau yang sudah dihuni banyak penduduk, karena kerajaan-kerajaan Hindu Buddha dan Islam pun banyak berkembang di Jawa.

Itulah mengapa pemerintah sekarang mulai membangun basis-basis industri di luar Jawa dengan harapan persebaran penduduk bisa lebih merata karena sentra pembangunan tidak hanya terpusat di Jawa saja.

Bagikan postingan ini.

Give us your opinion
Buka Komentar
Tutup Komentar

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!. Komentar spam, link aktif akan langsung dihapus. Terimakasih.

Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close