Perbedaan Lahar Panas dan Lahar Dingin Gunung Berapi - Guru Geografi
News Update
Loading...

Rabu, Agustus 24

Perbedaan Lahar Panas dan Lahar Dingin Gunung Berapi

Erupsi gunung api pasti menghasilkan beberapa produk diantaranya lahar panas dan lahar dingin. Apa perbedaan kedua istilah tersebut?.

Sebenarnya istilah lahar itu cuma ada di Indonesia saja. Lahar adalah istilah Indonesia yang digunakan terhadap produk gunung api yang diangkut oleh media air meteorik (hujan) atau berasal dari danau kepundan.  

Istilah ini sudah menjadi internasional yang sebelumnya dikenal sebagai “mudflow” atau “fragmental flow”. Lahar bergerak mengalir sepertinya lava, dikendalikan oleh gaya berat dan topografi. Di Indonesia, terutama bagi orang awam, istilah lahar dan lava seringkali dikaburkan. Apa yang mereka sebut lahar, sebenarnya adalah lava yang keluar dari kepundan.

Perlu dipahami bahwa tidak semua gunung api Indonesia menghasilkan lahar lho!. Lahar itu umum dijumpai di wilayah sekitar gunung api yang secara periodik mengeluarkan bahan piroklastika.

Contohnya adalah endapan piroklastik di Gunung Merapi, Semeru, Kelud, Sinabung. Endapan-endapan vulkanik ini yang menjadi bahan utama lahar.

Ada dua jenis lahar berdasarkan proses terjadinya yaitu lahar panas dan lahar dingin. Mari kita bahas sekilas di bawah.
Lahar dingin erupsi Galunggung

a. Lahar Dingin
Bahan-bahan hasil erupsi gunung api seperti batuan, debu, kerikil terkumpul di puncak gunung api dan lereng kemudian saat hujan deras tiba di wilayah tersebut maka material tadi akan ikut terangkut ke bawah sebagai aliran pekat dengan densitas tinggi.

Pergerakan bahan-bahan piroklastika tadi dikontrol oleh gravitasi dan kemiringan topografi lereng. Lahar dingin ini bisa mengalir dengan kecepatan tinggi dan bahkan bisa membawa bongkah batuan seukuran rumah sekalipun.

Endapan lahar dingin dicirikan dengan pemilahannya sangat buruk dan memiliki kecenderungan fragmen berukuran besar akan berada di bawah endapan. Kadang-kadang endapan lahar dingin sulit dibedakan dari endapan awan panas, terutama endapan yang sudah lama. Setelah perjalannya agak jauh dari sumbernya, lahar ini akan berangsur menjadi sungai dan mengendapkan bebannya sebagaimana sungai biasa.

Fenomena banjir lahar dingin sering terjadi di beberapa lokasi dan setelah itu maka endapan pasir masif akan muncul dan menjadi bahan potensial untuk kegiatan pembangunan.
Perjalanan lahar gunung api
b. Lahar Panas
Beberapa gunung api itu ada kepundannya yang kedap air sehingga air hujan akan tertampung dan membentuk danau di puncak. Contoh gunung api yang bertipe ini adalah Galunggung, Kelud, Agung. Kenapa kepundan kedap air?. Karena bahan lempung yang bersifat halus turun ke dasar kawah membentuk suatu lapisan kedap. 

Gunung Galunggung di Tasikmalaya meletus dahsyat pada tahun 1822 dan memuntahkan  seluruh isi danau yang sudah bercampur magma. Akibatnya terjadi aliran lahar panas hingga sejauh 60 km. Lahar panas memiliki suhu yang masih tinggi sehingga bisa membakar apapun yang dilaluinya.

Lahar panas biasanya turun berbarengan atau memiliki jeda waktu yang pendek sejak erupsi terjadi. Berbeda dengan lahar dingin yang pergerakannya terjadi setelah adanya endapan yang mendingi di puncak lalu tersapu kemudian oleh air saat hujan tiba. 
Baca Juga

Share with your friends

Yuk Komentar Positif di Blog ini.
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close