Guru Geografi: Geografi Teknik - Blog Guru Geografi Gaul
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Geografi Teknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografi Teknik. Tampilkan semua postingan

Kamis, Juli 11

Geografi Kelas 12: Fungsi Peta dan Proyeksi Peta

Geografi Kelas 12: Fungsi Peta dan Proyeksi Peta

Bumi adalah planet berbentuk bulat namun bentuk bulat tersebut bisa dibuat datar dengan menggunakan proyeksi peta. 

Peta kini sudah menjadi sebuah kebutuhan yang vital bagi masyarakat. Peta adalah sumber informasi spasial yang saat ini telah banyak dimanfaatkan berbagai kepentingan.

Peta bukan lagi sesuatu yang asing dalam kehidupan masyarakat modern. Pemanfaatan peta tidak lagi terbatas pada masalah akademis, namun telah termanfaatkan dalam keseharian bagi banyak orang. Kita kalau pesan ojek online saja pasti buka peta.

Meluasnya fungsi dan peran peta dalam kehidupan sangat terpicu oleh perkembangan teknologi digital dan internet yang semakin mudah diakses oleh setiap orang (Kraak, 2004). Dengan berkembangnya metode proyeksi peta saat ini sudah banya variasi bentuk-bentuk peta.
Fungsi peta dalam kehidupan
Fungsi awal sebuah peta lebih pada fungsi penampil data dan penyimpan data.Fungsi penampil data ditunjukkan seperti pada peta referensi. 


Peta difungsikan untuk menampilkan informasi secara spasial. Penggunaan peta-peta ini lebih pada proses pencarian informasi lokasi atau informasi tematik tertentu. 

Fungsi penyimpanan data ditujukan untuk mendukung indeks data dan analisis spasial.
Kraak (2004) menunjukkan bahwa perkembangan teknologi internet dalam bentuk web telah mendorong pergeseran fungsi tradisional dari peta tersebut. 


Fungsi peta digital pada web dapat ditujukan untuk pengindeks informasi spasial, alat pencarian data, dan visualisasi spasial awal dalam proses pengunduhan informasi. 

Kemampuan interaktif pada web memungkinkan peta digital menjadi sumber informasi yang sangat bermanfaat.

Kemanfaatan ini tidak hanya sekedar penampil informasi namun dalam beberapa hal sekaligus merambah pada fungsi matematis dan analisis yang kompleks.

Fungsi selanjutnya adalah peta digunakan sebagai sarana navigasi dari sarana transportasi baik di darat, laut ataupun udara.


Hal ini banyak dicontohkan pada berbagai aplikasi transportasi online ataupun sistem autopiloting pada pesawat terbang.

Kekinian informasi yang terkandung pada peta untuk fungsi- fungsi ini menjadi satu hal yang sangat penting.

Kamis, Maret 8

Pengertian Eksplorasi dan Eksploitasi Sumber Daya Alam

Pengertian Eksplorasi dan Eksploitasi Sumber Daya Alam

Sumber daya alam merupakan anugerah Tuhan yang luar bisa bagi manusia. Semua kebutuhan manusia sudah disediakan di bumi ini dalam bentuk sumber daya alam. 

Salah satu kegiatan pengusahaan SDA adalah dengan kegiatan pertambangan. Isu penting saat ini dalam dunia pertambangan di Indonesia adalah mengenai pentingnya peningkatan nilai tambah bagi sektor pertambangan. 

Isu itu mencuat kembali dengan deras setelah terbitnya Undang-Undang No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).  

Pasal 103 ayat (1) UU Mineral tersebut juga tertulis bahwa: “Pemegang IUP dan IUPK operasi produksi wajib melakukan pengelolaan dan pemurnian hasil penambangan di dalam negeri.” 

Pasal 170 UU yang sama menambahkan bahwa: “Pemegang Kontrak Karya sebagaimana dimaksud Pasal 169 yang sudah berproduksi wajib melakukan pemurnian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103 ayat (1) selambat-lambatnya 5 (lima) tahun sejak undang-undang ini diundangkan.” 

Sangat dipahami bahwa mengolah bahan-bahan tambang seperti mineral, batubara, dan batuan di dalam negeri akan memberikan nilai tambah bagi percepatan kemajuan bangsa dan negara. 

Karena dengan adanya industri pengolahan di dalam negeri seperti industri peleburan logam (smelter), industri mineral dan industri pengolahan peningkatan kualitas batubara (upgrading brown coal) akan dapat menciptakan begitu banyak lapangan kerja, objek pajak baru, dan berkurangnya ketergantungan industri di dalam negeri terhadap bahan-bahan impor. 

Mengacu pada kegiatan pertambangan, secara garis besar dapat dikelompokkan dalam dua kegiatan yang berbeda, yakni aktivitas eksplorasi dan aktivitas eksploitasi.
Pengertian Eksplorasi dan Eksploitasi Sumber Daya Alam
Kegiatan eksplorasi dan eksploitasi SDA
Eksplorasi dan ekpoitasi adalah kata yang sudah tidak asing. Kedua istilah tersebuat sebenarnya memiliki istilah yang sangat erat sekali jika dikaitkan dengan sebuah kepentingan atu tujuan kegiatan. 

Eksplorasi merupakan suatu bentuk kegiatan penggalian informasi atau kumpulan data-data yang dilakukan dengan tujuan untuk mengumpulkan beberapa data maupun informasi-informasi yang nantinya akan diteliti atau di informasikan kepada pihak-pihak lain yang membutuhkanya. 

Sedangkan pengrtian dari ekploitasi sendiri adalah upaya atau bentuk kegiatan yang sifatnya cenderung pada penggalian potensi-potesi yang terdapat pada suatu obyek sebagai tingkat lanjut dari kegatan eksplorasi.

Kegiatan eksplorasi sangat penting dilakukan sebelum pengusahaan bahan tambang dilaksanakan mengingat keberadaan bahan galian yang penyebarannya tidak merata dan sifatnya sementara yang suatu saat akan habis tergali. 


Sehingga untuk menentukan lokasi sebaran, kualitas dan jumlah cadangan serta cara pengambilannya diperlukan penyelidikan yang teliti agar tidak membuang tenaga dan modal, disamping untuk mengurangi resiko kegagalan, kerugian materi, kecelakaan kerja, dan kerusakan lingkungan.

Suatu kegiatan eksplorasi harus direncanakan sebaik-baiknya dengan memperhitungkan untung-ruginya, efisiensi, ekonomis serta kelestarian lingkungan daerah eksplorasi tersebut. Perencanaan eksplorasi meliputi beberapa hal sebagai berikut:

a. Pemilihan daerah ekslorasi 
b. Studi pendahuluan 
c. Perencanaan eksplorasi dan pembiayaannya 
d. Hasil serta tujuan yang didapatkan dari seluruh operasi. 

Kegiatan eksplorasi terdiri atas berbagai penyelidikan yang mendukungnya antara lain penyelidikan untuk  geologi dan geokimia. Penyelidikan ini dilaksanakan untuk mengetahui perkiraan kadar logam, senyawa kimia dan unsur-unsur penyerta dimana logam tersebut berada. 

Eksploitasi adalah usaha penambangan dengan maksud untuk menghasilkan bahan galian dan memanfaatkannya. Kegiatan ini dapat dibedakan berdasarkan sifat bahan galiannya yaitu, galian padat dan bahan galian cair serta gas. 

Eksplorasi merupakan kegiatan pengumpulan data tentang jenis maupun keberadaan persebaran bahan tambang yang akan digali. Oleh karena itu diperlukan etos kerja yang baik, keberanian, kreatif, dan secara profesional. 

Harapannya, hasil data tersebut akan akurat karena berpengaruh pada kegiatan berikutnya, yaitu eksploitasi. 

Sumber: Modul UKG Geografi 
Gambar: disini

Senin, Oktober 9

Pekerjaan Lulusan Sarjana Geografi Apa Saja?

Pekerjaan Lulusan Sarjana Geografi Apa Saja?

Mungkin banyak para mahasiswa yang bertanya "pekerjaan apa sih yang dilakukan oleh sarjana geografi?". 

Sebenarnya ada banyak pilihan karir potensial bagi para lulusan geografi. Geografi merupakan jurusan yang mengajarkan siswa keterampilan yang cukup dibutuhkan di pasar kerja saat ini. 

Kemampuan komputer, riset, analisa dibutuhkan seorang sarjana geografi. Meskipun tidak banyak pekerjaan yang bertitel 'geografer' namun ada banyak posisi yang sesuai dengan bidang geografi. 

Perencana Tata Kota
Geografi sangat erat dengan perencanaan wilayah terutama tata kota. Ahli tata kota bertugas membuat zonasi, penggunaan lahan, pengembangan, dari mulai renovasi salah satu bangunan seperti terminal, stasiun, bandara hingg merencanakan sebuah kota baru. 

Anda dapat bekerja dengan pemilik properti, pengembang dan pejabat lain. Jika kamu tertarik mendesain suatu daerah maka kamu bisa masuk jurusan tata kota atau perencanaan wilayah.

Kartografer
Bagi kamu yang hobi bikin peta maka kamu bisa menjadi seorang kartografer handal. Berbagai media penerbit buku, atlas, instansi pemerintah sampai BIG membutuhkan kemampuan peta. 

Spesialis SIG
Saat ini pemerintah daerah, badan pemerintah dan perusahaan swasta banyak membutuhkan profesional SIG/GIS. Kursus dan magang GIS sangat penting untuk mendapatkan lisensi. Kemampuan komputer dan teknik pemetaan digital yang handal banyak dibutuhkan saat ini.

Ahli Cuaca
Badan pemerintah seperti BMKG atau swasta lain kini semakin sibuk memberitakan kabar cuaca harian hingga tahunan. Bidang meteorologi dan klimatologi memang membutuhkan keahlian khusus dalam memahami gejala cuaca dan menganalisanya sebelum menjadi produk masyarakat. Kamu bisa masuk ke sekolah BMKG jika ingin berkarir disini.
Pekerjaan Lulusan Sarjana Geografi Apa Saja?
Lapangan kerja bidang geografi cukup luas
Ahli Transportasi
Seperti halnya ahli tata kota, manajeman jaringan transportasi juga dibutuhkan dalam menunjang pelayanan masyarakat. Perkembangan kota yang cepat membuat seorang ahli manajemen transportasi dibutuhkan untuk mengatur skema tata ruang lalu lintas yang handal.

Manajemen Lingkungan
Berbagai masalah lingkungan kini melanda bumi karena peradaban manusia. Disinilah diperlukan seorang ahli penilaian lingkungan, pembersih, analis lingkungan yang handal. Berbagai perusahaan swasta berbasis lingkungan kini bermunculan dan mengharapkan bantuan skill para ahli lingkungan.

Peneliti/Penulis
Selama bertahun-tahun anda kuliah tentu banyak menghabiskan waktu untuk mengembangkan kemampuan menulis terutama riset. Pertimbangan karir sebagai penulis sains atau travel writer untuk majalah/koran bisa menjadi alternatif lulusan sarjana geografi.

Guru
Pengetahuan geografi di sekolah/kuliah tentu membutuhkan seorang guru/dosen yang handal menguasai materi geografi. Kamu bisa menjadi guru geografi terbaik atau terus menjadi profesor di bidang geografi untuk meningkatkan kemampuan geografi dan mentransfernya ke siswa. 

Surveyor
Kini banyak sekali lowongan surveyor perusahaan-perusahaan besar. Disini sarjana geografi atau geologi dibutuhkan untuk mencari tahun keterdapatan sebuah lokasi mineral atau penentuan lokasi tambang.

Vulkanolog
Mengingat Indonesia banyak dihuni gunung api maka tentu membutuhkan pengawasan oleh ahli terkait. Dalam hal ini seorang vulkanolog handal dibutuhkan untuk menjaga gunung-gunung api Indonesia.

Manajemen Bencana
Saat ini kerentanan bencana geologi semakin tinggi maka Badan Bencana Daerah Nasional kini mulai mencari bibit-bibit para petarung tangguh yang siap untuk mengelola mitigasi bencana di setiap lokasi.

Guide tourism
Potensi wisata yang semakin berkembang di setiap daerah membuat banyak wisatawan lokal dan mancanegara datang ke Indonesia. Disinilah dibutuhkan seorang guide yang paham tentang seluk-beluk geografi lokasi geowisata. 

Anda bisa menjadi professional guide dan mendapatkan bayaran yang lumayan tentunya. Baca juga: Soal pendekatan geografi dan jawabannya

Kamis, Januari 19

Rumus Analisa Tetangga Terdekat (Nearest Neighbour Analysis)

Rumus Analisa Tetangga Terdekat (Nearest Neighbour Analysis)

Geografi tidak hanya menganalisa sebaran sebuah gejala namun di dalamnya juga ada teknik-teknik perhitungan matematis. Salah satunya adalah Analisa Tetangga Terdekat. Untuk menganalisa pola sebuah sebaran terutama pemukiman, dua orang ahli geografi yaitu P. J Clark dan F. C Evans menggunakan sebuah analisa matematik. Baca juga: Soal USBN Geografi 2018 dan jawabannya

Menurut keduanya, penyebaran suatu gejala atau sector kehidupan termasuk pemukiman diukur dari jarak antar benda satu sama lain. Dari hasil hitung empiris ini mereka mendapatkan tiga bentuk pola penyebaran yaitu:

a. Bergerombol (cluster)
b. Tidak merata (Random)
c. Merata (Dispersed)

Analisa Tetangga Terdekat (Nearest Neighbour Analysis) dilakukan pada luas wilayah tertentu yang telah diketahui sebelumnya dengan menghitung jarak suatu benda, gejala atau sector terhadap sector lain yang ada di dekatnya. Rumus Hitung nya menggunakan skala " R " yaitu:

R = Skala Tetangga Terdekat
d = rata-rata jarak tetangga yang terobservasi
N = jumlah benda/gejala/sektor
a = luas total wilayah

Dari hasil pengukuran empirik tersebut diperoleh hasil bahwa nilai R berkisar antara (0) nol hingga 2,1491. Jika diterapkan ke dalam 3 pola di atas maka akan terjadi pola sebagai berikut:

I. 0,00 - 0,70            Pola bergerombol (Cluster Pattern)
II. 0,70 - 1,40           Pola tersebar tidak merata (Random Pattern)
III. 1,40 - 2,1491       Pola tersebar merata (Dispersed Pattern)  


Baca juga: Geografi kota Yerusalem

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
Mau info terbaru tentang artikel blog ini?. Like fanspage guru geografi di facebook!.
Done
close