Dampak Interaksi Desa dan Kota

- April 17, 2017
Kota dan Desa sama-sama merupakan suatu wilayah penghidupan bagi manusia di atasnya. Kota identik dengan kehidupan yang glamor, keras, individual dan rumit. Sementara desa terkenal dengan kehidupan yang tenteram, alami, kekeluargaan dan nyaman. Semua kota secara umum pada awalnya berkembang dari pedesaan yang tumbuh dari waktu ke waktu. 

Baca juga:
Klasifikasi iklim Koppen
Bedanya meteorologi dan klimatologi
5 potensi fisik wilayah Indonesia dan manfaatnya 
Bentuk-bentuk interaksi sosial masyarakat 
Karakteristik tanah aluvial dan pemanfaatannya 
Perbedaan sirkum pasifik dan mediterania
Menghitung angka kelahiran penduduk
Tahapan perkembangan kota di Indonesia

Saat ini desa dan kota merupakan dua bagian sistem kehidupan yang saling berinteraksi satu sama lain. Desa saat ini bertugas sebagai hinterland atau daerah penyokong kota. Beberapa kebutuhan kota dipasok dari desa terutama bahan kebutuhan pangan. Interaksi desa dan kota saat ini semakin intens sehingga menghasilkan dampak bagi kedua belah pihak. Berikut ini dampak interaksi desa dan kota di Indonesia.
Dampak Interaksi Desa dan Kota
Desa kini berkembang menjadi daerah wisata
Dampak Positif

Bagi Kota
- Kota akan menerima pasokan pekerja kelas menengah bawah dari desa untuk sektor industri.
- Bahan pangan tersedia mulai dari beras, sayuran, buah-buahan.
- Pertumbuhan kota semakin pesat karena banyaknya pembangunan.
- Pendapatan daerah meningkat karena banyaknya penduduk yang hijrah ke kota.

Bagi Desa
- Pendapatan masyarakat desa relatif meningkat.
- Tingkat pendidikan, kesehatan masyarakat desa mulai membaik.
- Pola pikir mulai rasional seiring masuknya informasi dan teknologi.
- Fasilitas jalan mulai banyak dibangun.
- Banyak sektor wisata alam mulai dibangun di desa untuk memenuhi kebutuhan wisata masyarakat kota.

Dampak Negatif

Bagi Kota
- Banyak muncul slum area atau pemukiman kumuh di penggiran kota.
- Kota semakin padat dan menimbulkan kemacetan.
- Polusi meningkat.
- Volume sampah meningkat dan merusak lingkungan.
- Kriminalitas meningkat.

Bagi Desa
- Desa semakin kekurangan tenaga produktif.
- Arus modernisasi merusak tata kehidupan tradisional masyarakat desa.
- Lahan pertanian semakin berkurang karena ekspansi bisnis penduduk kota.
- Pencemaran mulai banyak berkembang di desa.

Gambar: visitingjogja.com
Comments
0 Comments

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik!

 

Start typing and press Enter to search