Klasifikasi Awan Baru Menurut World Meteorological Organization (WMO) - Guru Geografi
News Update
Loading...

Selasa, April 19

Klasifikasi Awan Baru Menurut World Meteorological Organization (WMO)

Ada banyak jenis awan di atmosfer kita yang sering terlihat mulai dari kumulus, stratus, sirrus hingga cumulonimbus. Nah pada tahun 2017, World Meteorological Organization (WMO) telah mengidentifikasi jenis awan baru.

Hal ini berdasarkan pengamatan yang dilakukan para ahli terkait bentuk-bentuk awan yang dijumpai pada atmosfer beberapa tahun kebelakang. 

Sistem klasifikasi awan saat ini berasal dari tahun 1802 ketika ahi meteoroogi amatir Luke Howard menulis esai mengenai Modifikasi Awan.

Awan tersebut diantaranya alto, cirus, cumulus, nimbus, stratus. Berikut ini daftar jenis awan baru menurut WMO:
Fluctus
Jenis Baru
1. Volutus adalah awan horizontal panjang berbentuk seperti tabung, biasanya di atmosfer bawah dan seperti bergulung. 

Fitur Tambahan
1. Asperitas adalah jenis awan seperti gelombang di bagian bawah dengan permukaan terlihat kasar jika terlihat dari bawah permukaan.
2. Fluctus adalah jenis awan formasi gelombang yang relatif berumur pendek, biasanya berada di atas permukaan awan, berbentuk ikal atau gelombang pecah.
3. Cavum adalah jenis awan dengan celah besar biasanya melingkar atau elips yang dapat muncul di awan cirrocumulus atau altocumulus.
4. Murus adalah jenis awan dinding yang terlokalisasi, sering tiba-tiba muncul dari dasar cumulonimbus berbentuk corong atau tornado.
5. Cauda adalah jenis awan berbentuk ekor memanjang pada bagian bawah atmosfer dan masih bagian presipitasi utama dari super cell cumulonimbus

Awan Aksesori
1. Flumen adalah kumpulan awan rendah yang bergerak ke arah atas dari awan badai raksasa.

Awan Spesial
1. Flamagenitus adalah jenis awan berbentuk seperti lidah akibat naiknya arus udara yang dipicu panas dari kebakaran lahan atau aktivitas gunung api.
2. Hommogenitus adalah jenis awan yang merupakan hasil dari aktivitas manusia misalnya jejak kondensasi pesawat atau kenaikan suhu di atas pembangkit listrik.
3. Hommomutatus adalah jenis awan berbentuk cirrus yang dihasilkan penyebaran kondensasi hasil mesin pesawat yang kemudian berubah meluas seiring waktu.
4. Cataractagenitus adalah awan berkembang secara lokal di sekitar air terjun besar karena naiknya udara.
5. Silvagenitus adalah awan yang berkembang secara lokal di atas hutan sebagai akibat dari peningkatan kelembaban karena penguapan dari kanopi pohon.

Untuk gambar lengkap awan-awan baru tersebut silahkan cek di artikel berikut: Jenis Awan Baru 
DONASI VIA OVO Merasa blog ini bermanfaat?. Yuk kirim donasi terbaikmu untuk pengembangan blog www.gurugeografi.id. Terima kasih.
Baca Juga

Share with your friends

Yuk Komentar Positif di Blog ini.
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close