Contoh Konservasi Tanah, Air, Udara Secara Berkelanjutan - Guru Geografi
News Update
Loading...

Selasa, Desember 6

Contoh Konservasi Tanah, Air, Udara Secara Berkelanjutan

Konservasi adalah upaya perlindungan terhadap sesuatu hal (sumber daya) yang terdapat pada suatu tempat. Perlindungan ini dilakukan untuk mencegah kepunahan dan kelangkaan terhadap sumber daya.

Tanah, air dan udara adalah salah satu jenis sumber daya vital bagi kehidupan yang wajib dijaga kelestariannya sesuai kaidah pembangunan berkelanjutan.

Pembangunan berkelanjutan dilaksanakan untuk menjaga keseimbangan ekologis dan generasi masa depan akan tetap bisa mendapatkan manfaat dari sumber daya.

Dalam konteks yang luas, konservasi tidak hanya diartikan sebagai menjaga atau memelihara lingkungan alam (pengertian konservasi fisik), tetapi juga bagaimana nilai-nilai dan hasil budaya dirawat, dipelihara, dijunjung tinggi, dan dikembangkan demi kesempurnaan hidup manusia.

Cara konservasi tanah, air, dan udara secara berkelanjutan dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu:

1. Konservasi Tanah
a. Strip-cropping
Strip-cropping adalah salah satu cara melindungi tanah dari kerusakan. Caranya dengan budidaya tanaman pangan semusim secara berselang-seling dengan tanaman hijau pada suatu lahan.
b. Contour farming
Conturing-farming adalah cara menanam tanaman mengikuti bentuk tanah, seperti lereng. Cara ini digunakan untuk mengurangi erosi dan bahaya longsor. Contour farming ini sebenarnya hampir sama dengan cara terasering

c. Terasering
Terasering adalah cara yang hamper sama dengan contour-farming, perbedaannya sebenarnya hanya dari bentuknya. Terasering dilakukan pada tempat bentuknya lereng-lereng, sedangkan Contour-farming dilakukan pada lahan yang landai.

2. Konservasi Air
Konservasi lingkungan air berkaitan dengan menghemat penggunaan air dalam keidupan sehari- hari :
a. Jangan menggunakan air yang digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari secara berlebihan
b. Guna mengatasi kelangkaan jumlah air, buatlah sebuah sumur serapan/tanki untuk menampung air hujan yang nantinya dapat dipergunakan sebagai kebutuhan hidp sehari-hari.
c. Seperti halnya konservasi tanah, lakukan konservasi air dengan penanaman kembali pohon- pohon pada kawasan yang telah gundul. Kegiatan ini dilakukan untuk mengatasi bahaya erosi.
Contoh bak penampungan air hujan

3. Konservasi Udara
Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadi kerusakan lingkungan udara beberapa diantaranya adalah :
a. Penggunaan kendaraan bermotor secara berlebihan dikurangi.
b. Pohon hijau ditanam di sisi jalan raya untuk gerakan penghijauan sehingga pohon tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk menyerap polusi.
c. Suatu kerja sama antara pelaku industri dengan pemerintah perlu dijalani. Sebagai pelaku industri tidak boleh membuat polusi udara sembarangan. Maka, membuat sebuah saluran penyaring udara. Sementara itu, pemerintah harus membuat sebuah tindakan tegas jika terjadi perusakan terhadap lingkungan udara.
Baca Juga

Jangan Lupa Share Artikelnya

Yuk Komentar Positif di Blog ini.
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close